
"Maafkan aku, karena ketidak mampuan ku membuatku harus memanggilmu kemari. " Ucap Nangong Xiu pada Long Yu.
"Aku lahir di Dinasti Qing dan berkorban demi Dinasti Qing, tidak perlu merasa bersalah. Menggantikan Nangong Li untuk menjaga Dinasti Qing adalah tanggung jawabku. Aku hanya berharap..... bahwa bisa hidup lebih lama sebentar saja dan melihat kelahiran anakku. " Ucap Long Yu dengan senyum tipis.
Sudah dua bulan sejak pernikahan mereka, baru saja dikatakan bahwa istrinya, Jiu Hua sedang mengandung anak mereka.
Long Yu benar benar tidak bisa menahan rasa sedihnya yang menyeruak ke dalam hatinya karena didalam hati siapapun, mereka tahu bahwa mereka tidak akan menang dan ini sama seperti pertarungan bunuh diri yang tidak menguntungkan.
Karena hal ini, mereka harus siap untuk meninggalkan keluarga mereka, berharap bahwa dengan serangan mereka kali ini akan menghasilkan hal yang berbeda bagi keluarga mereka.
Berharap bahwa mereka berhasil mengusir musuh bahkan jika mereka mati hari ini, tidak hanya Prajurit terlatih.
Bahkan para pria dari anak anak sampai tua, mengangkat senjata seadanya dan siap untuk ikut berperang.
Beberapa wanita bahkan membawa pedang mereka dan siap untuk bertarung bersama. Karena mereka tahu, jika mereka tidak memenangkan ini hari ini maka tidak akan ada harapan untuk hidup bagi mereka di masa depan.
"Bahkan jika kita mati hari ini, kita harus membawa sepuluh orang musuh bersama kita agar kita tidak kesepian ! Jika tidak, maka kalian tidak diizinkan untuk mati ! " Teriak Nangong Xiu.
Orang orangnya berteriak dengan penuh semangat seolah olah masih ada harapan untuk menang, seolah olah mereka tidak kalah unggul dari kedua pasukan ini.
Nangong Xiu menerjang ke depan dengan pedangnya dan peperangan pun pecah, Nangong Xiu bertarung dengan kedua Kaisar musuhnya.
Bahkan jika mereka lebih tua darinya , tetapi itu sama sekali tidak menunjukkan bahwa mereka akan menang dari Nangong Xiu.
Orang yang dilatih secara pribadi oleh Nangong Li, bagaimana mungkin menjadi seseorang yang gagal di peperangan ? Nangong Li tidak memilih seseorang untuk dilatih dengan asal.
Seorang wanita dengan wajah yang agak tua , tapi menunjukkan keberanian membawa pedangnya dan menyerang ke depan dengan berani.
Dia membunuh musuhnya tanpa pandang bulu, kuda kuda sekalipun tidak bisa menyentuhnya. Kemampuannya sama sekali tidak rendah seolah olah dia memang orang yang terlatih.
Jika orang yang sudah tua maka akan tahu siapa itu, itu adalah Yuan Xinyun. Orang dengan posisi jantung yang agak berbeda dari orang lain.
Berhasil hidup dari tikaman Nangong Xi, berhasil untuk menyelamatkan diri dan hidupnya dibiayai oleh Chang Rui.
Dia pada saat ini sama sekali tidak menurunkan kemampuannya, dia benar benar sama baiknya dengan tiga tahun lalu ketika dia dibawa keluar oleh Chang Rui.
Dia benar benar petarung yang baik, Yuan Xinyun bisa saja melarikan diri dan tidak ikut bertarung sebagaimana orang orang tahu bahwa dia sudah mati.
Tapi, Yuan Xinyun masih memilih untuk membela Kekaisaran yang telah mengkhianatinya ini. Dia jelas jelas tidak bersalah, orang orang membunuh putrinya.
Orang orang memfitnah keluarganya dan mengatakan bahwa dia berselingkuh dan berupaya untuk membunuh Kaisar terdahulu.
Tapi, pada akhirnya apa ? Ketika saat mendesak seperti ini, dia masih memilih untuk menjatuhkan hidupnya pada Kekaisaran yang menghancurkannya ini.
Yuan Xinyun terhenyak ketika perutnya terkena pedang musuh tapi kakinya bergerak dan menendang musuh sementara tangannya menarik pedang dan memenggal musuhnya.
__ADS_1
Yuan Xinyun terus maju dan menyerang secara membabi buta, bahkan para prajurit menatapnya yang gagah berani tidak kalah dari seorang pria.
Langsung menjadi bersemangat dalam membunuh musuh, Nangong Xiu sudah terjatuh dari kudanya tapi musuhnya tidak lebih baik juga.
Mereka bertarung di daratan dan bertahan. Nangong Xiu menjalankan langkah langkah yang diajarkan oleh Nangong Li padanya seolah olah Nangong Li berdiri di sampingnya untuk memberi instruksi padanya.
Sementara Long Yu, dia juga tidak kalah dari Yuan Xinyun dan membunuh demi menjaga kehidupan keluarganya.
"Demi keluargaku, kalian semua harus mati ! Maafkan aku !" Seru Long Yu dengan penyesalan tapi hal ini tidak menurunkan kinerjanya.
Sebagai orang yang tumbuh di medan perang , Long Yu memahami bahwa peperangan tidak dapat dihindari.
Mereka yang berdiri sebagai Prajurit juga tidak menginginkan hal ini, jadi mereka hanya membunuh untuk bertahan hidup karena jika tidak membunuh maka mereka yang akan dibunuh.
Itu adalah hukum alam yang sudah terukir selama belasan generasi dan tidak akan pernah bisa berubah dengan alasan apapun.
Long Yu menebas musuhnya dengan cara yang efisien tapi tidak menguras banyak tenaga karena dia sudah paham, mana titik yang vital bagi manusia.
Orang orang yang hampir mati kembali bangkit dan menarik pedang mereka dengan terseok Seok untuk membunuh musuh.
"Tidak boleh mati jika tidak membawa sepuluh orang bersama !" Teriak seorang prajurit bahkan dengan pedang yang menancap di dadanya.
Dia menarik pedangnya dan menusuk lawannya sebelum akhirnya jatuh juga bersama lawannya dengan mulut yang penuh darah.
Tapi semangatnya sama sekali tidak menurun seolah olah dia tidak memiliki rasa sakit dan hanya merupakan mesin pembunuh.
"Aku tidak akan membiarkan kalian menghancurkan tanah ini, tanah yang telah dijaga oleh leluhur ku selama tujuh generasi !" Raung Yuan Xinyun lalu memenggal musuhnya.
Jiu Hua melihat kekacauan ini dari kejauhan dan menahan tangis, dia sejak dahulu hanya seorang gadis rumahan yang bahkan tidak bisa memegang senjata.
Jiu Hua menyesali dirinya yang terlalu dimanja sampai sampai tidak bisa memegang senjata dengan benar, jika tidak maka dia pasti bisa membantu suaminya.
"Kakak, dimanakah kamu ?" Tanya Jiu Hua dengan permohonan, berharap bahwa Chang Rui akan segera kembali.
Tanpa tahu bahwa Chang Rui juga sekarat, Chang Rui didorong sampai ke pilar dan ditekan dengan keras oleh kekuatan Nangong Xi yang menggila.
Sementara itu, Nangong Li berhasil menembus jantung Zhang Yue yang membuat Zhang Yue jatuh berlutut di hadapannya.
"Aku memang berhutang dengan Zhang He tapi bukan berarti kamu bisa menyakiti semua orang yang ku lindungi. " Ucap Nangong Li dengan pedangnya sementara Zhang Yue meludah ke arahnya dengan jijik.
"Kamu tidak lebih dari seseorang yang munafik. " Ejek Zhang Yue sebelum akhirnya berubah menjadi abu.
Nangong Li menoleh ke belakang untuk melihat Chang Rui lalu terkejut melihat kondisi Chang Rui yang dipojokkan oleh Nangong Xi.
Nangong Li akan masuk kedalam lingkaran pertarungan Nangong Xi dan Chang Rui tapi Chang Rui langsung berteriak.
__ADS_1
"Jangan mendekat ! Jika tidak maka kamu akan mati !" Teriak Chang Rui dengan panik.
"Tidak perduli ! " Teriak Nangong Li dan menerjang masuk untuk menahan Nangong Xi sejenak.
Nangong Li bertarung sengit dengan Nangong Xi, keduanya beradu senjata untuk membuktikan siapa yang lebih tangguh.
Nangong Li tidak menggunakan pedang dengan kualitas yang baik tapi kemampuannya menunjukkan kualitasnya.
"Aku tidak akan mengalah padamu, aku akan menunjukkan bahkan tanpa pedang sepertimu aku masih bisa mengalahkanmu. " Ucap Nangong Li.
"Jangan bermimpi ! Kamu hanyalah anak haram ! Untuk apa membandingkan diri di depan ku !" Teriak Nangong Xi dengan lantang seolah olah ingin semua orang mendengarkan identitas Nangong Li dan mempermalukan nya di depan muka umum.
Tapi, Chang Rui dengan terseok seok menarik pedangnya seolah olah tidak ingin tertinggal dari ini, hanya saja perutnya sangat keram dan dia merasa kepalanya pusing.
Dia benar benar ingin muntah, sepertinya karena pukulan dikepalanya menyebabkannya mengalami gegar otak ringan.
"Jangan lupa bahwa kamu sendiri tidak lebih dari anak haram Yu Lian. Dia bahkan tidak melarangku untuk membunuhmu, dia menatapmu tidak lebih dari pion yang bisa dia gunakan. " Ucap Chang Rui dengan datar.
Chang Rui benar benar mengatakan apa yang seharusnya dia katakan dengan sangat baik. Chang Rui menampar Nangong Xi dengan kenyataan yang sangat jelas di hadapan semua orang.
Selama ini, identitasnya sangat misterius di kalangan petinggi Iblis tapi pada saat ini semuanya terungkap dengan jelas dan membuatnya ditertawakan.
"Diam ! Kamu jelas jelas tidak tahu apa apa ! Lebih baik tutup mulutmu, dasar wanita jal*ng !" Teriak Nangong Xi.
"Tidak menyangka bahwa kamu benar benar pernah menjadi Kaisar dengan mulutmu yang sampah itu membuatku benar benar muak. " Ucap Chang Rui sambil bersandar di pilar dan memeluk erat perutnya yang terasa sangat sakit.
Tidak hanya itu, Huang Lingyi selaku seorang Kaisar juga tidak terdiam lama dan membantu Nangong Li untuk mengalahkan Nangong Xi.
Tapi kekuatan yang dimiliki Nangong Xi benar benar gila, Chang Rui sendiri masih mengepalkan tangannya dimana kekuatannya sudah hampir meledak.
Darahnya mendidih dan kepalanya hampir pecah, pembuluh darahnya membengkak dan saraf ditubuhnya menegang.
Tubuhnya sudah tidak sanggup lagi dengan tekanan yang diberikan oleh kekuatan Dewi Bulan, jika dia terus memaksakan untuk menggunakannya maka akan selalu ada efek samping yang mendalam.
Pilihannya adalah tetap menggunakannya atau tidak, jika dia berhenti maka mereka pasti kalah karena Huang Lingyi dengan Nangong Li tidak akan menang melawan kekuatan Nangong Xi.
Hanya Jiwa Bulan miliknya yang bisa mengalahkan Nangong Xi dan kekuatan Pedang Raja Iblis yang telah mengendalikan pikiran Nangong Xi.
Pedang Raja Iblis semula adalah Pedang yang ditempa oleh Kaisar Langit untuk putra kesayangannya , lalu putra kesayangannya karena tidak sabar untuk menguasai tahkta dan nafsu memburunya pada akhirnya membunuh ayahnya sendiri dan menempati tahkta milik ayahnya lalu memimpin Kerajaan Langit yang jatuh ke dalam kekacauan.
Siapapun yang berani untuk memberontak dibawah pemerintahannya akan dijatuhkan hukuman mati ditempat, tidak ada yang berani sampai akhirnya 300 tahun berlalu.
Sekumpulan tetua yang sudah diam untuk waktu yang lama pada akhirnya bekerja sama dan meletakkan kesombongan mereka untuk menjatuhkan Kaisar Langit yang tiran ini.
Setelah itu, terjadi pedang internal besar besaran yang memakan sangat banyak sekali korban.
__ADS_1