REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
260. Dewa Perang


__ADS_3

Tidak lama kemudian, terdengar suara langkah kaki tapi tidak membuat Chang Rui menoleh ke belakang seolah olah dia sudah tahu siapa yang datang kemari.


Chang Rui menyimpan sayap besarnya dan kembali ke bentuk semula seolah olah dia adalah manusia biasa yang tidak sengaja datang kemari.


"Aku tidak menyangka bahwa ikatan hubungan kita begitu dalam sampai sampai bahkan ketika aku sedang menghadapi cobaan ku, aku harus bertemu denganmu dan terikat denganmu. " Ucap Chang Rui dengan lembut.


"Kamu bukannya tidak pernah bertemu denganku sebelumnya, disini beberapa ribu tahun lalu, kamu bermain denganku ketika kamu saat itu masih kecil. " Balas pria di belakangnya.


"Aku sebenarnya agak lucu, mengingat semua ini secara tiba tiba membuatku terkejut. Tapi, aku sepertinya pernah mengatakan hal ini padamu sebelum aku turun ke dunia fana. " Ucap Chang Rui menghentikannya sejenak lalu menoleh ke belakang untuk melihat Nangong Li dengan tampak yang berbeda.


Nangong Li benar benar tampak sangat tampan dan tidak bisa dijelaskan dengan kata kata, bahkan Chang Rui yang sudah bersama dengan Nangong Li untuk waktu yang lama masih terpana dan terpaku begitu dalam terkait dengan pesona Nangong Li yang tiada tara nya.


"Aku mengingat bahwa aku pernah berbicara padamu bahwa aku tidak ingin menikah dengan orang yang lebih tua dariku, tapi sekarang aku menyesal dan aku akan menarik kata kataku. " Ucap Chang Rui dengan senyum yang merekah dan berlari untuk memeluk Nangong Li.


Nangong Li merentangkan tangannya dan memeluk Chang Rui dengan erat, bahkan jika status mereka pada saat ini telah berubah menjadi Dewa.


Cinta mereka tidak ada yang berubah hanya menjadi luas mengingat hubungan ribuan tahun mereka, ujian dunia fana selalu memiliki caranya sendiri untuk menyatukan yang telah terpisah.


Chang Rui memeluk Nangong Li dengan erat erat karena takut kehilangan pria itu, Chang Rui menyadari betapa pentingnya Nangong Li pada saat ini.


Dia tidak pernah takut kematian karena dia tahu bahwa dia akan kembali terlahir tapi kali ini, Chang Rui tahu bahwa dia telah menemukan takdirnya dan jika dia menemukan kematian maka tidak akan ada kesempatan lain untuknya.


"Pertarungan ini mengerikan, bagaimana jika salah satu dari kita akan pergi terlebih dahulu ?" Tanya Chang Rui.


"Jika kamu yang pergi dahulu maka aku akan belajar dari kesalahan dan aku akan ikut denganmu, aku tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama. " Jawab Nangong Li.

__ADS_1


"Tapi, jika aku yang pergi dahulu maka kamu memiliki hak untuk mencari orang lain penggantiku dan hidup dengan bahagia, jangan sampai aku menghancurkan hidupmu. " Lanjut Nangong Li.


"Tidak bisa begitu, baik kita berdua, jika salah satu dari kita pergi terlebih dahulu maka satu di antara kita harus masih bertahan dan hidup dengan bahagia. " Ucap Chang Rui dengan penuh keyakinan.


Itu adalah hal yang menurutnya paling bijaksana di antara mereka, baik di antara mereka berdua telah berkorban begitu banyak.


Tidak layak bagi mereka untuk saling mengatakan hal ini sebenarnya tapi masing masing di antara mereka sadar dengan baik bahwa kehidupan mereka bisa saja terancam dalam peperangan melawan Iblis ini.


Sementara disisi lain, seorang pria yang sedang disiksa oleh api neraka dan dirantai sambil berteriak dengan marah.


"Aku tidak akan mati ! Aku akan membunuh Nangong Li dan Chang Rui !" Teriak pria itu dengan marah.


Pria itu terus menerus meraung dengan marah dan kesakitan, tapi siapa yang bisa mendengarnya di dalam jurang yang penuh dengan api neraka itu ?


Pria itu, kepalanya ditumbuhi oleh tanduk kecil di dekat telinga lalu ada sayap merah tua yang sangat besar dan kuat.


Di atas , sudah ada sangat banyak orang dengan rupa yang mirip dengan orang itu dan berlutut dengan hormat.


"Kami menyambut Raja Iblis yang baru. " Ucap orang orang yang berlutut itu.


"Ha ha ha, aku akan membunuh semua Dewa dan Dewi. Aku ingin peperangan dan menghancurkan semua orang ! Apa yang seharusnya menjadi milikku akan aku dapatkan !" Seru pria yang disembah sebagai Raja Iblis itu.


Tidak ada yang tahu pria itu siapa, tapi siapapun yang baru keluar dan melewati uji coba dari Jurang Neraka maka akan di angkat menjadi Raja Iblis.


Kekuatannya benar benar tiada tara dan selama ini yang bisa mengalahkan Raja Iblis hanyalah Dewi Bulan.

__ADS_1


Tapi, Dewi Bulan sudah meninggal dan tidak ada penerusnya paling tidak itu adalah semua yang diketahui oleh Klan Iblis.


Orang orang hanya tahu bahwa Dewi Bulan memiliki seorang Putra dan Klan Iblis telah menunggu ini untuk waktu yang lama.


"Sudah saatnya untuk mencapai kejayaan kita yang sudah lama seharusnya kita dapatkan, aku akan membalaskan dendam saudara saudara kita yang dibunuh oleh Dewi yang hina itu. Pada saat ini, apa itu Dewi Bulan ? Tidak ada yang bisa menggantikannya, Huang Lingyi sekalipun bukanlah tandingan ku. " Ucap Raja Iblis.


"Raja benar, Huang Lingyi sendirian tidak akan pernah bisa menghalangi kekuatan Raja. Kekuatan dari Dewa Perang juga sudah menurun pesat selama beberapa ratus tahun belakangan ini. Ini adalah saatnya kebangkitan Klan Iblis kita." Ucap bawahan Raja Iblis dan mereka semua mulai bersorak sorai dengan bahagia seolah olah telah memenangkan pertandingan.


Mereka tidak pernah tahu bahwa Dewi Bulan sudah terlahir kembali dengan kekuatan yang jauh lebih besar dibandingkan milik Ibunya, kekuatan yang tidak di miliki ibunya, dimiliki oleh Chang Rui.


Kekuatan Dewi Bulan dan Dewa Pengobatan yang digabungkan menghasilkan sebuah entitas yang luar biasa kuat, yaitu adalah Chang Rui.


Sementara Dewa Perang yang mereka remehkan telah diganti dengan orang yang telah menghabiskan hidupnya di medan Perang.


Bahkan jika dulunya dia adalah manusia, Nangong Li ditakdirkan untuk menjadi seorang Dewa Perang.


Bahkan ketika dia masih menjadi manusia, kekuatannya tidak kalah dari seorang Dewa. Itu adalah kehebatan yang tiada tara nya dan tidak akan ada yang bisa menandingi.


Orang orang mungkin tidak tahu tapi Chang Rui tahu dengan jelas, kehebatan Nangong Li sebagai Raja Neraka di medan Perang telah menjadi reputasi yang menakutkan di antara perwira.


Hanya saja, kelompok Klan Iblis ini tidak mengetahuinya dengan baik dan sangat percaya diri dengan lahirnya Raja Iblis yang baru.


"Kita akan bangkit dan membalaskan dendam !" Seru Raja Iblis.


"Ya, kita akan bangkit ! Kita akan mengalahkan para musuh ! Kita akan membalaskan dendam kita !" Teriak para bawahannya dengan penuh semangat sampai menggetarkan tanah.

__ADS_1


__ADS_2