
"Sekarang, apakah kamu tahu siapa Tuan mu saat ini ?" Tanya Chang Rui dengan senyum iblisnya.
Chang Rui akan menjadi keras kepada orang yang keras dan lembut pada orang yang lembut, jika Lan Qing ini tidak bisa di tundukkan dengan cara yang lembut maka dia akan mencoba dengan cara yang keras.
Layaknya menjinakkan seekor kuda, jika kamu adalah penakut maka dia akan menindas mu sementara jika kamu berani maka dia akan tunduk padamu, itu adalah hukum alam yang berlaku dimana saja.
Di tempat ini, tidak ada hukum yang pasti. Setiap orang yang kuat bisa melakukan apapun yang mereka mau dan orang orang hanya bisa menerima petarung yang kuat.
Chang Rui tentu saja tidak ingin menjadi mangsa melainkan menjadi pemangsa, Chang Rui tidak akan bermain main dibawah genggaman orang lain.
Setelah memindahkan 12 peti besar yang penuh dengan uang dan harta, Iris menjatuhkan sebuah lampion.
Lampion itu jatuh dan membakar seluruh halaman dengan api yang menyambar luar biasa hebat, Lan Qing menatap itu dengan tatapan berkaca kaca.
Pada saat ini, Lan Qing sedang sangat menderita, terjepit antara cinta dan benci. Dimana kata kata dari kakek dan ayahnya menyakiti hatinya.
Sementara sentimen lama antara dia dan keluarganya masih tersisa di dalam hatinya. Lan Qing hanya bisa menatap dalam kesedihan, melihat tempatnya tumbuh besar dilalap oleh api sampai habis dan tidak menyisakan bentuk.
Chang Rui membawa Lan Qing pergi dari sana dan memutuskan untuk memperlakukan anak muda itu lebih baik.
"Jika kamu tidak nakal maka aku akan memperlakukan mu dengan baik, tapi jika kamu tidak ingin menurut maka aku akan menggunakan cara yang keras. " Ucap Chang Rui.
Chang Rui memasuki penginapan dan meninggalkan Lan Qing dengan Cuiyun yang masih termenung di depan bangunan penginapan mewah itu.
"Apakah kamu juga dipaksa dengan kontrak darah ?" Tanya Lan Qing pada Cuiyun.
"Tidak, Nona tidak melakukan hal semacam itu padaku. Jika kamu menganggap bahwa Nona adalah orang yang jahat maka kamu salah besar, dia adalah orang yang baik. Aku telah tumbuh bersamanya, dia memang agak sensitif tapi sebenarnya tidak jahat. " Ucap Cuiyun dengan sangat serius.
Cuiyun sangat tulus terhadap Chang Rui, terutama karena mereka tumbuh bersama.
__ADS_1
"Benarkah ? Kamu benar benar tidak berbohong ?" Tanya Lan Qing dengan heran.
"Bohong ? Untuk apa ? Menurutmu apa keuntungan yang aku dapatkan untuk membohongi mu ?" Tanya Cuiyun dengan nada mengejek.
"Aku tidak suka membohongi orang lain terutama Nona, Nona adalah orang paling baik yang pernah aku temui. Dia akan melakukan apa saja untuk menjaga orang terdekatnya. Karena kamu pada saat ini menjadi salah satu anggota terdekatnya maka kamu juga akan di jaga olehnya. " Lanjut Cuiyun.
"Di jaga ?" Tanya Lan Qing dengan bingung.
"Ya, musuh dari Nona sangat kuat kuat, tentu saja bukan orang sembarangan. " Ucap Cuiyun dengan serius.
"Di masa depan, kamu akan menemui keluarga baru untuk mu. Kamu tidak perlu khawatir bahwa kamu akan kesepian di masa depan. Kamu akan mendapatkan keluarga baru yang akan menerima dirimu apa adanya. Juga ada dua bawahan lain yang mengikuti Nona. Namanya adalah Jiu Qing dan Fu Jin Yang, mereka sangat pintar dan ahli dalam bertarung. " Lanjut Cuiyun dengan tulus memuji keduanya.
Cuiyun tidak tahu saja bahwa masing masing dari keduanya bukanlah orang biasa, jika itu bisa dibandingkan dengan orang biasa maka tidak akan ada orang yang bisa disebut sebagai orang berbakat.
Satu adalah pemenang ZhuangYuan sementara yang lain adalah orang yang mengikuti latihan militer sejak usia muda dan merupakan keturunan dari Menteri Perang.
Tidak ada perpaduan yang lebih sesuai dari ini, satu adalah orang yang pandai dalam hal hal berkaitan dengan akuntan sementara yang lain kuat dan berbakat dalam bela diri.
Mereka akan menjadi perpaduan yang hebat di masa depan, ini adalah keuntungan terbesar yang pernah di dapatkan oleh Chang Rui dalam hidup ini.
Sementara Chang Rui sendiri meminta orang untuk membawa harta benda keluarga Lan menggunakan gerobak tanpa mengatakan apa isinya.
Ketika sampai di depan penginapan, hal itu dibuka dan dibawa oleh Lan Qing dan Cuiyun. Chang Rui juga membantu tapi tidak terlalu banyak.
Setelah memindahkan semuanya ke dalam kamar, Chang Rui akhirnya mengerti bahwa dia akan memberikan kehidupan yang jauh lebih baik untuk Kota Wu.
Pada saat itu, dia akan membuat Kota Wu menjadi salah satu Kota paling kuat dan tidak kalah dari Ibu Kota.
Sebelum pulang ini, dia harus membeli persenjataan untuk menjaga perbatasan Kota Wu.
__ADS_1
Kota Wu berbatasan dengan Orang Barbar, sementara itu orang Barbar akan bisa menyerang kapan saja jika sedang musim dingin.
Di katakan bahwa ketika musim dingin maka orang Bar bar akan masuk ke Kota dan desa untuk mencari makanan.
Chang Rui ingin membangun Kota yang kuat dengan persenjataan yang lengkap dan tembok yang tinggi sementara dia menjadi kepala pengawal yang menjaga kedamaian semua orang.
Chang Rui memikirkan angan angan yang indah ini, Chang Rui benar benar tidak bisa tidak merasa bangga dengan dirinya sendiri.
"Nona, kenapa kamu tersenyum sendiri ?" Tanya Cuiyun.
"Aku membayangkan apabila nanti gerbang yang di miliki oleh Kota Wu setinggi tiga orang atau empat orang, dengan begitu maka akan bisa melindungi dari dari serangan hewan buas. " Ucap Chang Rui dengan jujur.
Dan Lan Qing tampak terkejut dengan kata kata Chang Rui, lalu memandang Chang Rui dan Cuiyun secara bergantian.
"Kota Wu yang ada di perbatasan ?" Tanya Lan Qing.
"Itu benar, Nona telah menjadi wali kota dari Kota Wu. Alasan kenapa Nona mencari uang kemana mana adalah karena untuk membantu Kota Wu yang telah sangat menderita selama ini. " Ucap Cuiyun dengan penuh kebanggaan.
Lan Qing pun menatap ke arah Chang Rui tapi pada akhirnya masih belum bisa menerima Chang Rui sebagai Tuannya.
Hanya saja , Lan Qing akhirnya menyadari bahwa mungkin sebenarnya Chang Rui tidak seburuk yang telah dia duga selama ini.
Mungkin saja, Chang Rui adalah orang yang baik tapi mereka di takdirkan untuk saling membenci dan berdiri di sisi yang berlawanan.
"Disini, dimana harus membeli persenjataan ?" Tanya Chang Rui.
"Bertanya padaku ?" Tanya Lan Qing dengan terkejut ketika melihat bahwa Chang Rui menataonya.
"Tentu saja bertanya padamu, jika tidak aku harus bertanya pada siapa lagi ?" Tanya Chang Rui dengan sinis.
__ADS_1