
Setelah menghadapi begitu banyak pertentangan, Chang Rui memasang wajah cemberut sepanjang hari.
Mendengar bagaimana Yu Qingyun menyebutnya murahan membuatnya tidak senang, terlebih lagi Yu Qingyun menghina Yu Cheng Qing dan Chang Bin Ri.
Dan Yu Lian bahkan tidak menunjukkan ketidak nyamanannya ketika mendengarkan kata kata kasar itu.
Kematian Chang Bin Ri pasti ada kaitannya dengan Permaisuri pada saat ini, Fang Xiao Hua. Itu adalah ibu dari Yu Qingyun.
Chang Bin Ri telah hidup sendirian juga berkat kebaikan Yu Lian yang luar biasa. Memotong jembatan setelah melewatinya, betapa menjijikkan nya.
Chang Rui akan memberikan sedikit pelajaran pada Yu Qingyun yang membuatnya akan ketakutan untuk bicara.
Tentu saja tidak sampai membuatnya menjadi seorang tersangka, Chang Rui juga akan menghasilkan banyak uang dari ini.
Chang Rui duduk di halaman kediamannya dan menyadari bahwa ada hal yang sangat baik untuk di lakukannya ketika dia kembali ke Kota Wu.
"Bagaimana Nona ? Bagaimana Nona akan membalas penghinaan yang telah Nona dapatkan ?" Tanya Cuiyun mengerti dengan niat milik Chang Rui.
Chang Rui tidak menjawab dan hanya memberikan senyum lebarnya, senyum Chang Rui benar benar segar untuk di pandang.
Tapi, ketika dilihat dalam kondisi ini maka akan menampilkan hasil yang berbeda. Itu bahkan terasa sangat mengerikan.
"Cuiyun, malam ini kamu harus menjaga disini dan mengatakan bahwa aku sedang beristirahat." Ucap Chang Rui.
"Apakah Nona akan berubah kembali menjadi seorang pria ?" Tanya Cuiyun dengan penasaran.
"Ya." Balas Chang Rui dengan singkat.
Pikirannya telah penuh oleh rencana jahat yang akan dia lakukan pada Yu Qingyun. Ketika malam hari tiba, Chang Rui berganti menjadi pakaian pria dan menggunakan pakaian serba hitam.
Jika dia menjadi seorang tabib maka dia akan menggulung semua rambutnya ke atas sementara jika dia malam ini maka dia akan menguncir rambutnya seperti ekor kuda.
Chang Rui melihat bahwa ada 6 orang yang berjaga di bagian depan, Chang Rui mengendap ngedap sebelum akhirnya memukul titik kesadaran orang yang paling sudut.
Lalu semakin maju sebelum akhirnya semua menjadi pingsan dan akan sadar dalam beberapa jam.
__ADS_1
Chang Rui membuka pintu dan melihat bahwa Yu Qingyun sedang duduk di atas tempat tidurnya dengan pakaian yang tipis.
"Siapa disana ?!" Teriak Yu Qingyun.
"Siapa disini ? Menurutmu siapa ?" Tanya Chang Rui dengan lembut dan menunjukkan wajahnya.
" Yu Cheng Qing ! Apakah kamu ingin mati dengan kemari ?!" Bentak Yu Qingyun dengan murka.
Chang Rui mencondongkan tubuhnya kedepan dan menempelkan jari telunjuk nya di bibir Yu Qingyun.
Wajah mereka sangat dekat sampai sampai Yu Qingyun bisa merasakan hembusan nafas Chang Rui yang sangat hangat.
Yu Qingyun tidak bisa tidak terdiam dan menatap lekuk wajah Yu Cheng Qing dengan tatapan yang aneh.
Wajah Yu Qingyun secara tidak terduga memerah, tapi Chang Rui mengira bahwa Yu Qingyun memerah karena marah.
Chang Rui mengeluarkan sebuah botol dan mencengkram rahang Yu Qingyun lalu menuangkan isi botol itu kedalam mulut Yu Qingyun.
Yu Qingyun memberontak dan berusaha untuk melepaskan diri dari genggaman Chang Rui , tapi siapa yang menduga bahwa tenaga milik Chang Rui sangat besar ?
"Apa yang kamu lakukan, dasar sialan !" Bentak Yu Qingyun.
"Nikmatilah dan ketahuilah bahwa mulutmu yang indah ini , tidak boleh melontarkan sesuatu yang kasar. " Bisik Chang Rui sambil mengelus bibir Yu Qingyun dengan perlahan.
Yu Qingyun terus menggeleng dan berusaha untuk mengatakan sesuatu tapi tidak ada yang keluar dari bibirnya.
Belum lagi dengan rasa sakit yang membuat tubuh menjadi lumpuh, Chang Rui berdiri dan menatap ke arah Yu Qingyun dengan tatapan dingin.
"Kita akan bertemu lagi di masa depan. " Ucap Chang Rui sebelum akhirnya melarikan diri lewat jendela.
Tidak menyangka bahwa rencana nya akan berjalan begitu lancar, dia pikir bahwa Yu Qingyun berlatih seni bela diri.
Siapa yang menyangka bahwa sebenarnya Yu Qingyun sendiri tidak menghasilkan terlalu banyak tenaga.
Chang Rui sudah selesai dengan memberi sedikit pelajaran pada Yu Qingyun dan nanti dia akan datang untuk mengobati Yu Qingyun dengan identitas lain, yaitu Tabib Chang Rui.
__ADS_1
Pada saat itu maka dia akan mendapatkan banyak uang sebagai gantinya. Lalu, dia juga akan mendapatkan uang dari Lan Yang.
Chang Rui menduga bahwa dia seharusnya mendapatkan uang senilai 1,5 juta Tael ketika dia pulang ini.
Chang Rui kembali ke kediamannya dan disana sudah ada Cuiyun yang menunggu nya.
"Apakah kamu sudah mendapatkan apa yang aku minta ?" Tanya Chang Rui.
"Sudah Nona, ini adalah dokumen yang Nona inginkan. " Ucap Cuiyun sambil membungkuk dan menyerahkan sesuatu ke arah Chang Rui.
Chang Rui langsung menerimanya dengan tenang dan membaca hal hal yang tertulis di atasnya.
Terlihat bagaimana dan seberapa banyak harta milik Lan Yang selama 45 tahun dia bekerja di Pengadilan Istana.
"9, 8 juta Tael, ini adalah yang terdaftar di kementrian pendapatan. Bagaimana jika yang tidak terdaftar, aku penasaran. " Ucap Chang Rui.
"Untuk nyawanya yang berharga, tentu saja dia tidak akan keberatan untuk memberikan 500 ribu Tael bukan ?" Tanya Chang Rui lagi dengan semangat.
"Lalu untuk Fang Liang dan Fang Xiao Hua, masing masing memegang 15 Juta Tael. Aku pikir, tidak akan sulit bagi mereka untuk memberikan 1,5 juta Tael kepadaku sebagai ganti mengobati Yu Qingyun. Pada saat itu aku akan membawa pulang sekitar 2 Juta Tael. " Ucap Chang Rui dengan antusias.
"Nona, menurut perhitungan Jiu Qing kemarin , kita harus mengumpulkan paling tidak 2,5 juta Tael lagi untuk bertahan selama 3 tahun ke depan. " Ucap Cuiyun sambil menunduk.
"Tidak apa apa, itu untuk tiga tahun ke depan. Kita akan mencari cara untuk mencari 500 ribu Tael lain. " Balas Chang Rui dengan pikiran yang tenang.
Jika dia adalah orang yang mudah panik maka dia tidak akan bisa menjadi seorang Walikota yang baik.
Chang Rui telah menyusun rencana dan ingin uang berputar dengan cepat, oleh karena itu dia meminta untuk para wanita membuat anyaman selagi para pria bekerja untuk membangun kediaman.
Setelah kediaman barulah menyiapkan sawah untuk bercocok tanam, mengingat Kota Wu berada di kaki Gunung Wu.
Seharusnya tanahnya adalah tanah yang subur, jadi Kota Wu haruslah dimanfaatkan sebaik mungkin.
Selama semuanya sudah siap maka dia tidak perlu lagi mengeluarkan uangnya.
"Nona, anda sudah bekerja begitu keras untuk Kota Wu, apakah karena merasa bersalah akibat pekerjaan kakek anda ?" Tanya Cuiyun.
__ADS_1
Chang Rui menatap tajam ke arah Cuiyun, sudah berulang kali mengingatkan Cuiyun untuk tidak menyebut Chang Yue Qing sebagai kakeknya terutama di Istana.
" Mohon maaf kepada Nona, Cuiyun bodoh dan tidak bisa berpikir dengan baik. " Ucap Cuiyun buru buru berlutut ketika melihat peringatan dari Nona nya.