
Chang Rui dan keempat bawahannya berpisah di tengah jalan dan Chang Rui mengatakan akan menghampiri mereka di lain waktu.
Chang Rui dan Nangong Li sampai ke kediaman mereka dan baru saja Chang Rui turun dari kereta kuda, dua orang langsung menahan bahunya dari belakang dengan pedang di atas bahunya kanan dan kiri dan menguncinya.
Jika dia berusaha sedikit saja untuk kabur maka dia akan terpotong oleh pedang tersebut.
"Apa maksud Wangye dengan ini ?" Tanya Chang Rui dengan tenang.
Chang Rui melihat bahwa yang menahannya adalah Long Yu dan seorang bawahan lain yang tidak kalah kuat dari Long Yu.
Mungkin pemuda ini hanya sedikit lebih rendah dari Long Yu, hanya sedikit. Pantas saja keberadaan mereka tidak di ketahui oleh Chang Rui.
Chang Rui menilai, jika dia memberontak, apakah dia akan bisa menang atau tidak melawan kedua orang ini ?
Setelah menimbang dalam hati, tampaknya kecil kemungkinan untuk menang. Bahkan jika dia menang, itu masih akan membuatnya menderita banyak kerugian.
Qinlin dan Qiaoling yang ditinggal oleh Chang Rui akhirnya datang dan melihat bahwa Nona mereka ditahan.
"Nona !" Teriak mereka dengan sedih.
Chang Rui menggelengkan kepalanya dan memerintahkan mereka berdua untuk tetap diam.
Jika dia tidak bisa menang melawan kedua orang ini, bagaimana dengan kedua pelayannya ?
Chang Rui menganggap mereka sebagai keluarganya sendiri dan tidak ingin mereka terluka, lagipula Nangong Li tidak akan membunuhnya hari ini.
Paling paling hanya beberapa luka yang di deritanya, Chang Rui tidak takut dengan apapun.
Beberapa pukulan keras telah menjadi teman di masa kecilnya, jadi beberapa pukulan lain bahkan tidak akan menganggu nya.
"Kamu tampaknya terlalu lancar belakangan ini, jadi aku ingin kamu merenungkan dirimu sendiri. " Ucap Nangong Li dengan seringaian iblis miliknya.
"Aku penasaran, apa yang bisa diberikan oleh Wangye untuk membuat ku merenungkan diriku sendiri ? Aku benar benar tidak sabar. " Balas Chang Rui sambil menyipitkan matanya.
"Benar benar seseorang yang pemberani, kamu bahkan bisa menekan Kaisar sampai ke titik tertentu tanpa terganggu, aku benar benar kagum padamu. Tapi, sayangnya kamu harus tahu, siapa Tuanmu yang sesungguhnya. " Ucap Nangong Li dengan dingin.
__ADS_1
"Bawa dia ke ruang hukuman dan biarkan dia merenungi kesalahannya selama 24 jam !" Perintah Nangong Li.
"Siapapun yang mengunjunginya tanpa izin ku maka akan dibunuh ditempat tanpa terkecuali !" Lanjut Nangong Li dan kali ini kalimatnya ditujukan untuk kedua pelayan Chang Rui.
"Wangye , aku harap kamu tidak menyesal di masa depan. Hari ini kamu mungkin berhasil membuatku merenungkan kesalahanku, tapi di masa depan kamu mungkin yang merenungkan kesalahanmu. " Bisik Chang Rui dengan provokatif.
Chang Rui tahu bahwa Nangong Li adalah orang yang mudah curiga, seharusnya satu kalimatnya ini akan bisa membuat Nangong Li kesulitan untuk tidur nyenyak.
Chang Rui dibawa ke sebuah bangunan lusuh di bagian belakang halaman, disana gelap, kotor dan dingin.
Chang Rui masuk ke dalam sambil mengerutkan dahinya dan tidak bisa tidak mengerutkan bibirnya dengan jijik.
"Benar benar keluarga yang miskin. " Ejek Chang Rui.
"Tuan kalian kaya dan merupakan keluarga Kekaisaran tapi bahkan tidak bisa membayar orang untuk merapihkan tempat ini, aku benar benar tidak tahu apakah itu pelit atau miskin." Lanjut Chang Rui.
Kedua bawahan Nangong Li tidak mengatakan apapun seolah olah mereka adalah patung.
Chang Rui di dorong masuk dan pintu di kunci. Chang Rui tidak bisa melihat sekitar dan hanya bisa duduk di lantai dengan tenang.
FLASHBACK
"Ayah ! Ayah ! Buka pintunya !" Teriak gadis kecil yang sedang menangis sambil menggedor pintu.
Tapi, tidak ada balasan dari luar, pintu besar itu bukanlah sesuatu yang bisa dibuka paksa oleh gadis kecil itu.
Gadis kecil itu duduk meringkuk di lantai dan memeluk lututnya sambil menangis tanpa suara.
Ruangan ini gelap dan tanpa jendela membuat ruangan ini lembab dan dingin. Tubuh gadis kecil itu penuh dengan lebam karena pukulan.
"Kamu harus duduk dan merenungi kesalahan mu sendiri ! Kamu harus tahu jika kamu adalah penerus satu satunya, kamu harus mendapatkan nilai sempurna untuk semua mata pelajaran !" Teriak Ayahnya dari luar ruangan.
"Tapi, aku suka melukis.... " Balas Chang Rui kecil dengan lirih.
"Tidak ada gunanya untuk terus melukis, kamu sebaiknya belajar dengan benar atau aku akan membakar semua peralatan melukis mu !" Teriak Ayahnya lagi.
__ADS_1
Chang Rui kecil duduk termenung dengan air mata yang tidak bisa berhenti mengalir, pada saat itu dia barulah berumur 8 tahun.
FLASHBACK OFF
Chang Rui duduk sambil menyenderkan kepalanya dan tertawa ringan dengan santai. Nangong Li ini...... benar benar mirip dengan karakter ayahnya.
Sayangnya, dia tumbuh dibawah hukuman semacam ini, membuatnya mati rasa. Apa arti hukuman semacam ini ?
Ketika pertama kali rasanya sangat berat, kedua kali berubah menjadi berat, ketiga kali menjadi sedang dan lama kelamaan itu bahkan tidak ada rasa yang tersisa.
Chang Rui duduk di tengah kesunyian itu dan menikmati hukuman yang diberikan oleh Nangong Li.
24 jam, di ruangan gelap dan dingin ini, tentu saja bukan hal yang terlalu buruk bukan ?
Chang Rui tertawa, tapi itu membuatnya tampak menyedihkan. Tidak mudah menjadi satu satunya penerus, kedua orang tuanya tidak sedang membesarkan seorang anak melainkan alat.
Alat yang bisa mereka gunakan di masa depan, tidak peduli dengan perasaannya sama sekali dan hanya peduli dengan reputasi mereka.
" Orang orang mengatakan bahwa ini adalah hukuman yang kejam tapi bagiku, ini bahkan terasa sangat lembut. " Lirih Chang Rui.
Chang Rui memejamkan matanya dan kepalanya terkulai ke samping lalu mulai tidur.
Lantai yang berdebu ini sangat dingin, membuat seluruh tubuh Chang Rui mati rasa dan perlahan lahan membeku.
Kedua tangan Chang Rui telah berubah menjadi putih pucat dan bibirnya berubah menjadi kering dan pecah pecah.
Matanya tampak sayu dan memandang sekitar dengan lemah tapi didalam tatapannya masih ada tekad yang tidak terbantahkan.
Tidak tahu, berapa lama waktu yang telah berjalan di dalam sini. Chang Rui merasa bahwa dirinya berubah menjadi lapar.
Tapi, Chang Rui tahu bahwa selama masa hukumannya maka tidak akan ada makanan yang bisa dia dapatkan.
Tidak apa apa, satu hari tidak makan maka Chang Rui akan membalas ini di masa depan 10 kali lipat.
Chang Rui mengukir permusuhan ini untuk di balaskan olehnya di masa depan. Pada saat ini, hubungan mereka telah tidak dapat di damaikan lagi.
__ADS_1
Chang Rui benar benar ingin menghancurkan Nangong Li menjadi ribuan keping pada saat ini !