
Chang Rui menyeret Iblis Iri dibawah kakinya sementara tangannya mengambil sesuatu di pinggangnya.
Itu adalah sebuah pisau kecil yang berkualitas rendah dan dia melemparkannya kepada Iblis Keserakahan.
Itu tentu saja tidak menjadi halangan bagi Iblis Keserakahan tapi ada hal yang berefek dari tindakan itu.
Fokus dari Iblis Keserakahan menjadi terpecah dan Nangong Li akhirnya menemukan titik lemahnya yaitu berada di pinggang bawah.
Nangong Li memotong pinggangnya dan darah berceceran, itu adalah darah berwarna hitam pekat berbeda dengan darah pada umumnya.
"Sialan ! Kalian melakukan sesuatu dengan curang ! Dasar sekelompok orang pecundang !" Teriak Iblis Keserakahan.
"Apakah kami pecundang atau tidak itu bukanlah hal yang diperdulikan orang orang karena yang dianggap sebagai Raja adalah pemenang, bukan yang kalah. " Ucap Chang Rui dengan seringaian.
Chang Rui mengarahkan tangannya ke Iblis Iri yang berada dibawah kakinya dan menggunakan kekuatan Bulannya untuk memurnikan Iblis Iri.
Teriakan demi teriakan terdengar tapi Chang Rui tampak tidak mendengar apapun, bukan karena dia sengaja untuk melakukan itu melainkan karena dia benar benar tidak bisa mendengarkannya.
Kekuatannya habis bahkan melebihi daripada yang dia miliki membuatnya terluka dan dia kesulitan untuk mendengar.
Terutama ketika luka disebabkan oleh permainan Guqin Peng Xiao yang melukai gendang telinga nya, sampai saat ini masih belum pulih sepenuhnya.
Oleh karena itu dia harus cepat cepat menghisap Energi Yin Murni, Nangong Li tidak menemukan kesalahan ini sampai setelah dia mengalahkan Iblis Keserakahan dan memanggil Chang Rui dengan kebahagiaan tapi tidak ada jawaban apapun dari Chang Rui.
Ketika menoleh, Nangong Li bisa melihat bahwa Chang Rui sedang menghisap energi Yin Murni dari Iblis Iri dengan ekspresi yang sangat datar.
"Chang Rui ?" Panggil Nangong Li dengan pelan tapi tidak ada jawaban.
Nangong Li mendekati Chang Rui dan menyentuhnya , pada saat itu barulah Chang Rui menyadari bahwa Nangong Li sudah menyelesaikan tugasnya.
"Selamat untukmu, kamu melakukan yang terbaik. " Ucap Chang Rui berusaha untuk menutupi masalah yang terjadi pada telinganya.
Tapi Nangong Li tidak bodoh sama sekali dan menunjuk telinganya dengan ekspresi khawatir.
"Tidak apa apa, aku hanya kelelahan. " Ucap Chang Rui.
Nangong Li masih tidak percaya dan memegang tangan Chang Rui dengan erat untuk menunjukkan bahwa dia akan selalu ada untuk Chang Rui dalam situasi apapun.....
Dalam situasi apapun.......
Kesan yang ditinggalkan oleh Nangong Li ini sangat mendalam sampai sampai membuat Chang Rui merasa merinding dan tidak bisa berkata kata lagi.
Mendapatkan kasih sayang yang begitu besar dari orang yang dicintainya membuatnya menjadi lebih tegar dan kuat.
Chang Rui menyelesaikan penyulingan energi Yin Murni miliknya dan Iblis Iri berubah menjadi abu sama seperti Peng Xiao.
Setelah itu telinga Chang Rui sudah berubah menjadi lebih baik dan bisa mendengar kata kata Nangong Li.
__ADS_1
Anehnya adalah ini, dia bisa menjadi Dewi Pengobatan bagi orang lain tapi tidak bagi dirinya sendiri. Ini adalah hal yang aneh.
"Sekarang aku sudah bisa mendengar kembali kata katamu. " Ucap Chang Rui.
"Kenapa kamu bisa seperti tadi ? Apakah kamu terluka di bagian telinga ? Tolong jangan bohongi aku, aku benar benar menginginkan kejujuran darimu. " Ucap Nangong Li dengan nada memohon.
Melihat Nangong Li dalam kondisi ini membuat Chang Rui tidak tega dan pada akhirnya menghela nafas dengan lembut lalu mengatakan apa yang sebenarnya terjadi.
"Aku akan memeriksanya untukmu ?" Tanya Nangong Li.
"Bodoh.... bagaimana kamu bisa memeriksanya ? Itu berada di dalam telingaku. " Ucap Chang Rui dengan tawa kecil.
"Benar juga, aku juga bingung bagaimana cara menanganinya. Tapi, bagaimana dengan tubhhmu yang lain ? Apakah baik baik saja ?" Tanya Nangong Li.
"Baik baik saja, hanya ada luka luka kecil. Aku hanya menderita sedikit...... luka dalam. Tapi ini tidak parah, seperti yang kamu tahu aku memiliki penyembuhan diri yang cepat. " Jawab Chang Rui dengan terburu buru karena tidak ingin membuat Nangong Li cemas.
"Baguslah kalau begitu, luka dalam itu haruskah aku membantumu mengobatinya ? Biarkan aku memeriksanya untukmu. " Ucap Nangong Li.
"Tidak, tidak, ini bukan benar benar sesuatu yang parah. Pada saat ini kita sedang dalam peperangan , kamu harus membantu mereka. Aku mungkin akan duduk disini sebentar dan beristirahat. Entah kenapa aku menjadi sangat mudah lelah. " Ucap Chang Rui dengan senyum menenangkan miliknya.
Melihat istrinya baik baik saja maka Nangong Li berubah menjadi lebih tenang dan maju ke depan untuk melawan Iblis yang tersisa.
Sementara Chang Rui merasa bahwa perutnya agak keram , tidak tahu disebabkan oleh apa. Mungkin karena dia terlalu lelah karena menggunakan kekuatannya sampai habis.
Chang Rui bermeditasi dengan tenang dan damai secara pikiran untuk memulihkan kekuatannya yang habis.
Semakin cepat dia pulih maka semakin baik dia, dia akan bisa menyelesaikan peperangan ini secepat yang dia bisa.
Kedua Dewa besar yang bertugas membantu Nangong Li pun melakukan tugas mereka dengan baik.
Chang Rui bermeditasi cukup lama hampir selama 3 jam dan memakan sebuah roti untuk memgisi perut kosongnya, setelah itu dia merasa jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.
Apakah mungkin karena dia terlalu lapar ? Oh ya dia belum makan selama dua hari belakangan ini.
Bahkan jika dia adalah seorang Dewi, masih merupakan hal yang tidak masuk akal untuk tidak makan selama dua hari dalam peperangan intens.
Tapi jika hanya bermeditasi saja maka mungkin bisa bertahan 4 sampai 5 hari tanpa makanan dan minuman.
Sementara Chang Rui dua hari tanpa makanan selama peperangan terus menerus, mungkin melihat darah dan senjata telah membuatnya merasa kenyang.
Baru hari ini, dia merasa nafsu untuk makan. Sebelumnya, satu satunya yang dia ketahui adalah melawan musuh, mengobati pasukan, dan menyusun strategi.
Tanggung jawabnya sebagai pemimpin tentu saja tidak remeh, Chang Rui membuka matanya dan melihat Nangong Li yang bertarung di depan sana dengan ekspresi bangga.
Seolah olah ingin menunjukkan kepada semua orang bahwa pria gagah di medan perang itu adalah suaminya.
Chang Rui benar benar merasa bangga dengan Nangong Li, bahkan jika masa lalu mereka tidak terlalu baik satu sama lain. Mereka akan berubah di masa mendatang menjadi lebih baik lagi.
__ADS_1
Chang Rui memasang ekspresi menyemangati ketika Nangong Li menoleh ke belakang untuk melihatnya.
Nangong Li menghampirinya dan memeriksa keadaannya, lalu tersenyum cerah.
"Kamu sudah jauh membaik, ini sangat bagus. " Ucap Nangong Li dengan senyum lembut.
"Tentu saja. " Ucap Chang Rui dengan bahagia.
Tapi kedamaian itu tidak bertahan lama sebelum akhirnya mereka melihat panggilan darurat dari Huang Lingyi.
Suara Huang Lingyi menggema diseluruh langit Kerajaan Langit, membuat Chang Rui langsung bangkit berdiri dengan waspada.
"Gerbang Timur telah didatangi oleh Kedua Raja Iblis !" Ucap Huang Lingyi.
"Apa ?!" Chang Rui terkejut dan langsung menumbuhkan sayapnya.
"Jangan pergi ! Kamu masih dalam kondisi kurang sehat !" Seru Nangong Li.
"Jika tidak maka siapa yang akan pergi kesana ? Aku harus pergi, semua orang harus pergi karena disana adalah penentuan terakhir. Siapa yang menang dan siapa yang kalah akan ditentukan. " Ucap Chang Rui dengan serius.
Chang Rui benar benar serius dan tidak menunjukkan tanda tanda belas kasih, hatinya benar benar jatuh pada peperangan ini.
Inilah puncak peperangan, seluruh Iblis dari berbagai penjuru ditarik dan dibawa menuju Gerbang Timur.
Ketika dia dan Nangong Li tiba disana, sudah ada Dewi Air dan yang lain lain bahkan sudah ada juga Bing Fanrui dan Lin Junya.
Chang Rui berjalan kedepan bersama dengan Nangong Li, dimana mereka berdiri sejajar dengan Huang Lingyi dan Dewa Dewi lain berdiri di belakang mereka.
"Lihatlah betapa tidak kompaknya kalian, terlihat ada diskriminasi dimana mana. " Ucap pria dengan jubah hitam.
Satunya menggunakan jubah putih dan yang lain menggunakan jubah hitam. Chang Rui menatap mereka dengan tatapan dingin dan bermusuhan, tangannya menggenggam erat senjata hanya saja dia tidak asing dengan suara ini.
"Nangong Xi ?!" Tanya Chang Rui dengan terkejut.
Pria dengan jubah hitam itu tertawa dan membuka tudungnya lalu menunjukkan wajah busuknya.
"Aku tidak menyangka bahwa kamu begitu mengenalku bahkan tahu dengan suaraku. Tampaknya kamu memiliki obsesi mendalam padaku. " Ucap Nangong Xi.
"Aku takut, kamulah yang memiliki obsesi itu. Bagaimana mungkin aku lupa dengan orang yang memaksaku untuk bunuh diri ? Bagaimana aku lupa dengan orang yang membunuh seluruh bawahanku ? Bagaimana ku lupa dengan orang yang membuat suamiku menjadi lumpuh ?" Tanya Chang Rui dengan dingin.
Dia membawa nafsu membunuh yang besar, benar benar tidak bisa dikendalikan.
"Jangan terlalu marah, lagipula aku tidak sendirian dalam aksi ku itu. Aku ditemani oleh sahabat lamaku, ini adalah temanku. " Ucap Nangong Xi lalu membuka jubah putih yang dikenakan oleh temannya.
"Zhang Yue ?!" Tanya Nangong Li dengan terkejut dan tampak terpukul dengan kenyataan ini sementara Chang Rui sendiri sudah menduga hanya saja tidak menyangka bahwa Zhang Yue adalah salah satu dari Raja Iblis.
"Kenapa kamu terkejut dengannya ? Bukankah kamu sudah membunuh kakaknya ? Apakah kamu mengira bahwa hatinya sangat luas sampai sampai bisa menolong berulang kali pada orang yang membunuh kakaknya ?" Tanya Nangong Xi.
__ADS_1
"Tidak heran, seseorang dengan ketergantungan pada Akar Astragalus, itu adalah kamu. Jika aku tidak salah maka buku pengobatan yang kamu ambil pada malam itu mengandung penyembuhan Racun Gu. " Jawab Chang Rui dengan seringaian dingin.
"Tapi kamu benar benar melakukannya dengan kasar , tidak cocok dengan gelarmu sebagai Raja Iblis. Apakah Raja Iblis yang dimaksud hanya setara dengan penyusup rendahan seperti itu ? Aku sebenarnya curiga padamu sejak kamu tidak datang pada pernikahan Long Yu. Aku berusaha untuk menekan prasangka ku, siapa yang menyangka bahwa aku benar ? Jika aku tidak salah maka kamu menambahkan bubuk ilusi pada obat Nangong Li pada dua tahun lalu ?" Tanya Chang Rui.