REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
224. Kekacauan


__ADS_3

Ketika pertandingan sedang berlangsung, tiba tiba ada seorang utusan yang datang untuk menyampaikan sebuah pesan.


Chang Rui memperhatikan gerak gerik Yu Lian yang ekspresinya langsung berubah ketika mendengar pesan yang di sampaikan oleh Utusan tersebut.


Yu Lian memberi tanda pada Kasim Liu untuk pertandingan di tunda sementara, Kasim Liu meskipun tidak tahu apa yang terjadi langsung memahami maksud dari Kaisar sehingga menghentikan pertarungan antara kedua kelompok terakhir.


"Hentikan sebentar, pada saat ini ada situasi yang mendesak Yang Mulia. Kelanjutan dari pertandingan akan di beritahukan kembali. "Ucap Kasim Liu dengan dingin.


Pertandingan di hentikan dan semua orang diminta untuk keluar dari lapangan istana Kekaisaran, lalu dengan segera gerbang di tutup.


Tapi, sejak awal Chang Rui tidak pernah berjalan keluar. Hanya saja pada saat ini dia sedang mengikuti seseorang untuk berlari sepanjang jalan dan akhirnya menemukan sebuah rumah yang sederhana.


Ini adalah kediaman milik Yu Cheng Qing yang berada sangat di ujung. Dekat dengan batas paling luar, jika tidak di batasi dengan tembok maka dia akan bisa langsung pergi ke tanah milik orang bar bar.


Benar benar tidak menyangka bahwa perbatasannya akan begitu ekstrem, beruntung bahwa Yu Cheng Qing tidak meninggal karena terkena pemberontakan dari orang bar bar, bagaimanapun tembok disini memiliki tinggi yang lebih pendek 5 meter dari pagar lainnya.


Ketika sampai dalam, mereka langsung berganti pakaian, Chang Rui menggunakan pakaian Gua Jin sementara Hua Jin menggunakan pakaian miliknya, benar benar membuka pandangan sekali dengan kenyataan bahwa semuanya adalah pakaiannya.


Tapi tidak apa apa, apa yang salah dengan hal itu ? Pada saat ini, banyak orang yang membutuhkan bantuan maka Chang Rui dengan senang hati membantunya.


Hua Jin dan Liu Wuji adalah orang yang baik dan tahu balas budi, jika begitu maka siapapun yang membantu mereka juga ikut merasa senang yang menjengkelkan adalah ketika yang di tolong tidak mengenal kata terima kasih.


Chang Rui berjalan ke Istana untuk mengikuti rapat walaupun dia tidak di ajak oleh Yu Lian, tapi jika dia ingin ikut maka tidak masalah. Lagipula pada saat ini dia tidak hanya menjadi seorang putri Kekaisaran lagi melainkan dia adalah seorang Walikota yang di pilih untuk membangun Kota Wu.

__ADS_1


Ketika dia masuk, ruangan itu masih sepi dan meja meja telah di siapkan tapi tidak ada meja miliknya sama sekali.


"Tampaknya kalian telah berubah menjadi lebih dan lebih tidak sopan dari hari ke hari, bahkan tidak menyiapkan tempat duduk untuk putri kalian, kalian benar benar berusaha untuk menjadi seorang penguasa lokal, hm ?" Tanya Chang Rui dengan sinis.


Para pelayan itu tidak ketakutan dan segera mengambil meja lain dengan ukiran berbentuk Phoenix dan Chang Rui hanya mengangguk saja.


"Adik, jika kamu seperti itu terus menerus maka akan menimbulkan rumor tidak sedap bahwa orang Istana memiliki sikap yang angkuh terhadap orang kecil. "Ucap pria di belakangnya dan ketika dia menoleh ternyata itu adalah Putra Mahkota yang hanya dalam nama.


"Saudara besar sebaiknya memikirkan dengan baik bagaimana cara untuk mengembalikan reputasi, bagaimana jika menunggu ayahanda berbaik hati ? Mungkin saudara besar juga akan diberikan sebuah kota untuk di kelola. " Ucap Chang Rui dengan angkuh.


"Adik perempuan tidak ingin di nasehati, aku sebagai kakak tentu saja tidak bisa memaksa. " Balas Putra Mahkota.


"Aku memang tidak suka di nasehati, jadi ada baiknya jika kamu menahan dirimu baik baik. " Ucap Chang Rui dengan santai.


Kebanyakan orang orang akan pergi ke meja orang lain di karenakan makanan yang berbeda beda di setiap meja.


Chang Rui tidak tahu kenapa hal ini di lakukan padahal hanya akan menimbulkan rasa iri dan juga ke tidak puasan, kenapa tidak menggunakan sistem restoran ?


Chang Rui bertanya tanya di dalam hati tentang hal ini sampai akhirnya Yu Lian pun datang dan ruangan rapat ini telah berubah menjadi sangat bersih.


Tampaknya pelayan Istana telah bekerja keras untuk untuk menyelamatkan martabat Kekaisaran, dimana Istana Kekaisaran identik dengan kemewahan dan kemegahan.


Hal ini sendiri tergambar jelas, mulai dari ketika baru saja melangkah masuk sampai pada saat ini.

__ADS_1


Pada saat ini, paling tidak ada tiga atau lima orang yang sedang menatapnya, Chang Rui sendiri bisa menebak apa yang ada di dalam pikiran mereka.


"Ayahanda, disini semuanya adalah pria. Baik pria yang masih lajang maupun pria yang memiliki istri, bukankah tidak bijak sana apabila Adik perempuan tetap berkeras disini " Ucap Putra Mahkota masih tidak percaya dengan hal ini.


"Jika begitu, maka apakah jika menghadiri sekelompok pesta pernikahan adalah hal yang salah ?" Tanya Chang Rui.


"Jika salah,bagaunaba dengan anggota Diva dimana mereka membuat ide sendiri. Apakah sebelumnya memang lama dalam hal pencobaan ? Kasim Han dan Kasim Jiu Disana ada orang yang kecapi, sitar dan lain lain tapi pada tahun ini sangat sepi. "Lanjut Chang Rui.


"Berhentilah, pada saat ini Cheng Qing adalah Walikota dari Kota Wu . Dia tentu saja bertanggung jawab untuk menangani kelancaran hidup rakyat kota Wu seperti menjauhkannya dari kemiskinan dan kekeringan " Ucap Yu Lian dengan terus terang.


Pada akhirnya, Putra Mahkota merasa tidak senang karena merasa bahwa dirinya telah di permalukan di depan umum, tapi lebih baik apabila dia tidak memiliki dendam pada Chang Rui.


Jika dia memiliki dendam pada Chang Rui maka semuanya akan tamat, Chang Rui tidak akan segan pada orang yang telah menganggu nya terlebih dahulu.


Jadi jika Putra Mahkota ingin menganggu Chang Rui maka Yu Lian harus bersiap siap untuk kehilangan seorang putra yang sangat di sayangi olehnya.


"Yang Mulia sangat bijak, hamba ini benar benar merasa terharu. " Seru Chang Rui sambil berlutt dengan satu kaki.


Semuanya kembali ke tempat duduk masing masing di mana mereka akan menjelaskan kata kata yang telah tertunda sejak awal dan juga kata kata yang menjadi alasan mereka di panggil ke sini.


"Pada saat ini ada seorang utusan yang menyampaikan bahwa Kota Wu tidak terlalu stabil, sehingga ada beberapa orang bar bar yang mencoba untuk menyerang, tapi sayangnya dengan tembok tinggi yang dibangun. Mereka pada akhirnya bisa bertahan, hanya saja aku takut bahwa mereka tidak akan menyerah dan datang dengan lebih banyak temannya. Pada saat ini Pesta Bulan akan ditunda terlebih dahulu. " Perintah Yu Lian yang mendapat banyak penolakan keras.


"Tidak akan ! Apa urusan dari kota yang jauh pada Ibukota kami ?" Tanya seorang bangsawan dengan tidak senang.

__ADS_1


__ADS_2