REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
138. Racun Mawar Hitam


__ADS_3

Tidak lama, seorang tabib datang dengan buru buru dan tampak seperti sedang ada pisau di lehernya.


Sebenarnya kata kata itu juga tidak salah, mengingat Fu Jin Yang mengancam tabib itu untuk segera datang.


Jika tidak maka Fu Jin Yang akan membunuhnya di tempat, Fu Jin Yang juga mengatakan bahwa ini adalah seorang Putri Kekaisaran walaupun tidak menyebutkan namanya.


Tabib itu untungnya sadar diri dan tahu bahwa ini bukan tempatnya untuk dia membanggakan diri. Jika terjadi sesuatu pada Putri Kekaisaran ini, maka dia akan bertanggung jawab untuk ini.


Siapapun yang telah dijatuhi tuduhan mengerikan seperti itu tidak akan bertahan hidup, belum lagi dengan seorang pria yang duduk di samping Putri Kekaisaran yang dimaksud.


Walaupun Tabib itu tidak tahu siapa pria itu, tapi dilihat dari aura berkelas dan menakutkan yang ditunjukkan oleh pria itu, tentu saja itu bukan orang sembarangan.


Tabib itu memeriksa dan memegang denyut nadi milik Chang Rui dan hampir terlompat, tubuhnya gemetar dan menatap ke arah Nangong Li dengan keringat dingin.


"Kenapa ?" Tanya Nangong Li dengan dingin.


"Ini..... ini...... ini.... " Tabib itu tidak bisa mengatakan apa maksudnya karena terlalu gugup dan ketakutan.


"Apakah kau membawa Tabib asal ?" Tanya Nangong Li pada Fu Jin Yang.


"Dia adalah Tabib paling baik di Kota ini. " Jawab Fu Jin Yang.


"Putri menderita keracunan, racun ini hanya bisa berasal dari Kerajaan Chuwei, ini disebut dengan Racun Mawar Hitam. Sesuai dengan namanya, Mawar Hitam ini adalah jenis Mawar khusus yang hanya berbunga setiap 15 tahun sekali. " Ucap Tabib itu.


Nangong Li mengerutkan dahinya karena belum pernah mendengarkan nama Racun itu sama sekali, lagipula Kerajaan Chuwei sangat jauh dari Dinasti Qing.


"Mawar Hitam ini , hanya memiliki 7 kelopak ketika mekar sempurna dan setiap kelopak akan diubah menjadi 9 tetes racun yang mematikan. Setiap tetes racun ini, bisa membunuh kuda dalam waktu tiga detik. Fakta bahwa Putri bisa bertahan selama ini adalah keajaiban. " Ucap Tabib itu.


"Kenapa aku tidak pernah mendengar racun semacam ini ?" Tanya Nangong Li dengan kerutan di dahi.


Nangong Li tidak mempercayai kata kata Tabib ini secara langsung, bagaimanapun Tabib ini tampak mencurigakan.

__ADS_1


"Sulit untuk mendengar dan mengetahui nama ini jika Tuan hanya berada di ibukota, tapi kami orang orang yang tinggal disini, mengetahui tentang ini dengan jelas. " Ucap Tabib itu dengan tenang dan tidak gagap lagi.


Nangong Li menaruh pedangnya di leher Tabib itu dan wajah Tabib itu berubah menjadi pucat.


"Siapa kau sebenarnya ? Kau sebenarnya hanya pura pura takut, seseorang paling tidak akan berkeringat dua kali lipat lebih banyak ketika mereka sedang ketakutan, tapi kamu tidak berkeringat sebanyak itu. Juga, jika orang ketakutan secara alami tentu saja bibir mereka akan bergetar dan mengeluarkan suara gertakan gigi halus, tapi kamu hanya menggetarkan bibirmu tanpa mengeluarkan gertak gigi. " Ucap Nangong Li dengan tatapan tajam.


"Tuan , tolong turunkan terlebih dahulu, tidak ada gunanya membunuh ku, aku hanya ingin memberitahu bahwa sebaik apapun obat yang kamu berikan, Putri Kekaisaran tidak akan bisa bangun, yang bisa membuatnya sadar adalah dirinya sendiri. " Ucap Tabib itu dengan tenang dan tidak terburu buru.


Memang apa yang dikatakan oleh Nangong Li benar, semua ketakutan yang di tunjukkan oleh tabib itu adalah kepalsuan.


"Apa maksudmu ?" Tanya Nangong Li.


"Aku akan memberikan resep untuk mempertahankan kesehatannya dan mengisi nutrisi di tubuhnya, sementara Mawar Hitam akan menggerogoti kesadarannya, kita hanya bisa berdoa bahwa Putri baik baik saja. " Ucap Tabib itu sambil tersenyum manis.


Nangong Li mengerutkan dahinya dan menurunkan pedangnya, walaupun orang ini terlihat mencurigakan tapi tidak memancarkan aura jahat atau perlawanan.


Nangong Li sudah berpengalaman dalam menilai orang lain, hanya salah ketika menilai Chang Rui. Jadi, Nangong Li sangat percaya dengan kemampuannya untuk menilai orang lain.


Tidak banyak orang yang bisa menilai orang lain dengan tepat, tapi Nangong Li bisa. Karena dia telah menemui ribuan jenis orang orang dengan niat yang berbeda beda.


"Seharusnya, sudah waktunya untuk aku pergi. " Ucap Tabib itu dengan lembut.


Nangong Li memandang tabib itu dengan tatapan tajam tapi tidak menghalangi tabib itu untuk pergi.


"Apakah kamu tidak menginginkan bayaran mu ?" Tanya Fu Jin Yang.


Tabib itu menghentikan langkahnya dan memandang ke arah Fu Jin Yang dengan senyum tipis.


"Jika aku meminta bayarannya, apakah kamu sanggup untuk membayarnya ?" Tanya Tabib itu dengan dingin.


Lalu berjalan pergi, ketika sampai diluar, tabib itu melepaskan rambut palsunya dan kumis palsunya, itu menunjukkan wajah yang tampan dan dingin.

__ADS_1


Wajahnya berwarna perak yang indah dan sangat panjang, wajahnya mirip dengan wajah Nangong Li.


"Begitu merepotkan, tapi pria itu memiliki kemampuan yang luar biasa, sesuai dengan reputasinya. " Ucap pria itu dengan senyum dingin, pria itu tidak lain tidak bukan adalah Zhong Li.


Zhong Li ini entah bagaimana telah di tugaskan untuk menjaga Chang Rui agar tidak meninggal untuk ketiga kalinya atau bahkan keempat kalinya.


Zhong Li bahkan sudah bosan dengan ini, bukan dia yang salah tapi Chang Rui yang terlalu berani dan terus menerus mendekati kematian.


Zhong Li tidak bisa menahan seseorang yang berlari menuju kematian mereka sendiri bukan ? Zhong Li melepaskan pakaian kusam di bagian depan.


"Menyebalkan sekali bahwa aku harus terjebak di dunia fana ini, tapi bagaimanapun ini adalah Perintah dari Kaisar Langit. " Ucap Zhong Li sambil menggerutu.


Sementara di sisi lain, Long Yu baru saja kembali dengan satu keranjang penuh dengan obat obatan berharga.


"Aku membutuhkan ini dan ini saja. " Ucap Nangong Li.


"Dimana tabib nya ?" Tanya Long Yu dengan heran.


"Tabib nya sudah pergi, pergi dan cari tahu tentang tabib itu. " Ucap Nangong Li.


"Yah, aku baru saja datang dan aku sudah tidak tidur kemarin, izinkan aku beristirahat ya ?" Tanya Long Yu dengan wajah memelas.


"Ya sudahlah, mau bagaimana lagi, kemampuanmu telah menurun. Lagipula, siapa yang menyuruh mu untuk tidak tidur semalaman ?" Tanya Nangong Li dengan kesal.


"Ya ya ya, ini adalah salah ku. " Ucap Long Yu dengan pasrah dan menerima semua kesalahannya dengan lapang dada.


Semua orang mengamati hubungan antara tuan dan bawahan yang aneh ini, ini lebih ke arah seperti bawahan memerintah Tuan bukan ? Bukankah ini agak aneh ?


Apakah mereka memang dekat atau Nangong Li ini agak bodoh ?


"Kalian semua keluarlah dulu. " Ucap Nangong Li.

__ADS_1


"Tapi, Tuan Nangong, kamu dan Nona tidak saling mengenal satu sama lain, mohon maaf atas kekasaran ku, aku menolak untuk membiarkan kamu hanya berdua dengan Nona. " Ucap Cuiyun dengan berani, walaupun dia takut dengan Nangong Li.


Bagi Cuiyun, keamanan Nonanya adalah nomor satu sementara ketakutannya adalah nomor dua.


__ADS_2