
Nangong Li tertawa ringan ketika mendengar kata kata penuh kepercayaan diri milik Chang Rui sebelum akhirnya menatap Chang Rui dengan tajam.
"Aku senang dengan kepercayaan dirimu, aku berharap jika kamu tidak mengecewakan ku. "Ucap Nangong Li.
Chang Rui tertawa mendengar balasan Nangong Li yang sebenar nya tidak menyenangkan, tapi ini sudah menjadi ciri khas pria di depannya ini.
Di awal tampak terasa manis yang mengecoh orang lain dan di akhir terasa pahit dan menusuk untuk menghancurkan musuhnya.
Itu adalah mahakarya dari kata kata berbisa milik Nangong Li, Nangong Li terlalu pandai menyembunyikan diri.
Setelah membuka lapis pertama, itu masih ada lapis kedua, setelah lapis kedua ada lapis ketiga keempat, kelima dan seterusnya.
Seolah olah penyamaran Nangong Li tidak ada habisnya dan semua yang dia tunjukkan pada saat ini hanyalah sudut dari puncak gunung es yang sesungguhnya.
Memikirkan kenyataan ini membuat Chang Rui tidak bisa tidak merasa kedinginan di seluruh tubuhnya.
Chang Rui menekan reaksi alamiah tubuhnya dan membuat dirinya tampak tidak peduli dengan aura penindas yang dikeluarkan oleh Nangong Li.
Orang orang semacam ini terlalu mengerikan bukan ? Chang Rui benar benar membuat keputusan yang tepat untuk mengatasi ruang gerak hatinya dan tidak pernah memberi ruang untuk menumbuhkan sesuatu yang menyulitkan nya untuk bertindak di masa depan.
Bagi Chang Rui, kehidupan percintaan hanyalah sebuah ilusi. Tidak ada yang benar benar indah melainkan membawa segudang penderitaan di kehidupan nya yang sudah sangat sulit.
Chang Rui tidak pernah tertarik untuk menjalani kehidupan percintaan, setelah melihat hubungan yang dimiliki oleh Ayah dan Ibunya dimasa lalu.
Chang Rui akhirnya mengerti bahwa itu hanya didasarkan pada untung rugi, di kehidupan lalu Ayah dan Ibunya menikah untuk menguatkan perusahaan masing masing dan menambah jaringan perusahaan mereka.
Lalu, bagaimana dengan Chang Rui yang terjebak ditengah tengah posisi canggung itu ? Chang Rui tidak pernah bisa memilih untuk berada di sebuah keluarga yang seperti apa dan hanya bisa menjalani takdirnya.
Bahkan jika Nangong Li tampan dan berhasil untuk membuatnya tertarik pada saat ini. Tapi, Chang Rui yakin jika perasaan ini akan hancur ketika beberapa bulan kedepan berjalan.
__ADS_1
Chang Rui pamit kepada Nangong Li dan berjalan ke kediamannya, di depan kediamannya dia kehilangan keseimbangannya dan hampir jatuh ke tanah.
Untunglah karena Qinlin dan Qiaoling dengan sigap membantu Nona mereka untuk berdiri dan membawa Nona mereka masuk ke dalam kediaman untuk beristirahat.
Keduanya memandang dengan khawatir ketika melihat ada segaris tanda merah dileher Nona mereka.
Kulit Chang Rui tidak terlalu putih seperti kebanyakan wanita melainkan berwarna agak lebih pucat.
Kebanyak wanita disini mengidamkan kulit putih bersinar tapi Chang Rui cenderung berwarna putih pucat tampak seperti boneka salju.
Warna kulitnya hampir sama dengan milik Nangong Li, entah apa yang membuat mereka memiliki warna kulit yang sama.
Warna kulit ini tidak bisa ditemukan di banyak orang dan hanya orang penyakitan yang memiliki kulit semacam ini.
Wajah Chang Rui juga tidak bisa dikatakan sebagai wanita paling cantik atau kecantikan yang bisa membuat runtuh dua Kekaisaran.
Melainkan itu tampak lebih tegas dari kebanyakan wanita biasa dan lebih teguh. Belum lagi dengan aura yang tidak biasa akan membuat orang orang tertarik dengan Chang Rui.
2 jam kemudian
Disisi lain, Nangong Li sedang bersama dengan Long Yu dan di depan mereka ada tiga tabib tua.
"Bagaimana dengan tanaman tanaman disini ? Apakah semuanya aman untuk di konsumsi ?" Tanya Long Yu.
"Semua tanaman ini adalah tanaman yang tidak berguna, tapi tidak menimbulkan racun. Tidak tahu kenapa Tuanku ingin menanyakan bahan bahan rendahan semacam ini ? " Tanya seorang Tabib Tua.
"Apakah mungkin Chang Rui membohongi mu ? " Bisik Long Yu pada Nangong Li.
"Dengan kepribadiannya maka tidak ada gunanya untuk berbohong. Karena itu tidak akan menimbulkan efek negatif maka beli semua bahan yang dicatat. " Ucap Nangong Li dengan acuh tak acuh.
__ADS_1
Ketiga tabib itu tampak terkejut karena Nangong Li tetap bersikeras untuk membeli tanaman tanaman obat yang tidak berguna ini.
Sejumlah bahan ini hanya berguna untuk mengobati flu ringan dan merupakan obat di antara para rakyat jelata.
"Berapa banyak Tuan menginginkan hal ini ?" Tanya Long Yu dengan hormat.
"Beli semua yang ada di toko obat. " Ucap Nangong Li.
"Tidak baik untuk membeli begitu banyak, Wangye. " Ucap Chang Rui di depan pintu dengan pakaian baru.
Chang Rui baru saja berganti pakaian dengan pakaian baru yang sangat megah seolah olah dia akan pergi keluar.
"Kenapa begitu ?" Tanya Nangong Li.
" Itu adalah obat untuk rakyat jelata, bagi orang orang kaya maka itu semudah membalikkan telapak tangan. Tapi, bagaimana dengan mereka yang tidak sanggup membeli obat mahal ? Mereka hanya bisa mengandalkan sesuatu yang disebut dengan 'tanaman murah' ini. Wangye, aku tahu jika kamu berpikiran luas pasti tahu apa yang harus kamu lakukan untuk hal ini. " Ucap Chang Rui menekankan kata kata tanaman murah.
Kata kata Chang Rui jelas saja menampar wajah ketiga tabib tua yang berpengalaman itu.
"Apakah kata kata ku salah ? " Tanya Chang Rui dengan seringaian.
"Selama itu bisa membuat Jiu Wang senang, maka apa arti nyawa semua orang itu ?" Tanya seorang tabib dengan tidak senang karena di interupsi oleh seorang gadis muda seperti Chang Rui.
"Jika aku tidak salah maka kamu adalah Tabib Yue bukan ? Dikatakan bahwa kamu sombong dan sombong, hanya melayani orang lain setelah menawarkanmu satu peti Tael. Sepertinya, sekarang kata kata rumor itu tidak salah sepenuhnya. Tabib adalah pekerjaan yang mulia dan bisa menyelamatkan banyak nyawa, tapi tampaknya Tabib Yue telah melakukan hal yang berbeda. " Ejek Chang Rui dengan terang terangan.
"Ah ya, dimana sopan santun ku ?! Bagaimanapun Tabib Yue adalah ahli pengobatan terkemuka sudah berpengalaman, maafkan mulutku yang tidak bisa mengatakan hal hal baik. " Ucap Chang Rui dengan sindiran.
Kata kata Chang Rui mengisyaratkan bahwa dia menyesal tapi nadanya berkata sebaliknya.
Tabib Yue ingin marah tapi bahkan jika ingin memukul seekor anjing masih harus melihat siapa pemiliknya.
__ADS_1
Karena Nangong Li disini sebagai Tuan semua orang tidak mengatakan apapun maka Tabib Yue tidak bisa melakukan apapun selain memendam seluruh penghinaan ini di dalam hatinya dan berharap jika bisa membalasnya di masa depan.
"Hmph ! Tampaknya aku tidak terlalu berguna disini, tabib Tua ini akan pamit sekarang. Selamat tinggal !"