
Chang Rui berdiri dan berjalan ke arah kursi roda Nangong Li dan berdiri cukup dekat dengan pria itu untuk menunjukkan bahwa dirinya bukan seseorang yang bisa Chang Zi ganggu dengan mudah, paling tidak untuk saat ini.
"Bagaimana dengan Pangeran Keempat dan putriku ? Apakah putriku merepotkan Pangeran Keempat, jika dia melakukan kesalahan maka aku akan meminta maaf padamu atas namanya." Ucap Chang Zi ingin mencari pahala dan kebaikan untuk dirinya sendiri di depan Nangong Li, benar benar memuakkan.
Chang Rui benar benar bosan dengan semua ini tapi mau bagaimana lagi ? Karena sudah seperti ini maka mereka harus melanjutkan nya sampai selesai, jika tidak maka akan sia sia.
"Rui sangat baik dan memperlakukan ku dengan penuh ketulusan, aku merasa sangat bahagia dengan bisa menikah dan hidup bersama dengan Rui. " Ucap Nangong Li memanggil namanya dengan intim.
"Ini adalah kebaikan yang Rui terima karena bisa menjaga dan merawat Wangye. " Ucap Chang Rui dengan penuh lembut.
"Itu adalah kewajiban dan berkah bagi Chang Rui untuk bisa menjaga Pangeran Keempat dan melayani Pangeran Keempat dengan baik. " Chang Zi dengan cepat mengambil kesempatan ini untuk kembali menjilat Nangong Li dengan sangat baik.
Tidak lama kemudian, seorang wanita terlihat mendorong dua orang penjaga yang ada.
"Nyonya, Tuan sedang menerima tamu. " Ucap penjaga.
"Lepaskan aku ! Aku ingin bertemu dengan Tuan ! Lepaskan aku !" Teriak wanita itu yang Chang Rui ketahui adalah suara milik Fang Qing Ying.
"Ada apa ini ? Siapa yang begitu berani untuk membuat keributan di depan Pangeran Keempat ?" Tanya Chang Zi dengan wajah yang memerah karena menahan malu.
Chang Rui tertawa ringan dan berjalan maju sebelum akhirnya memeluk Fang Qing Ying dengan lembut.
Tapi, karena amarah Fang Qing Ying mendorong Chang Rui ke belakang, Chang Rui seharusnya bisa berdiri dengan jatuh tapi pada akhirnya tetap menjatuhkan diri ke belakang dengan wajah ketakutan.
"Istriku !" Teriak Nangong Li dengan ketakutan.
Chang Rui jatuh ke belakang dan membenturkan diri ke dinding dengan air mata.
__ADS_1
"Ahh, sakit sekali..... " Ucap Chang Rui dengan tangisan kencang.
Chang Zi ikut ketakutan dengan pemandangan ini dan langsung membantu Chang Rui untuk berdiri.
Tapi, kaki Chang Rui 'terkilir', jadi hampir jatuh lagi sebelum akhirnya ditangkap oleh Nangong Li.
Chang Rui tidak menyangka bahwa Nangong Li akan mengambil tindakan ini, padahal dia akan kembali menjatuhkan dirinya lagi agar membuat drama yang lebih menarik agar lebih memanas.
Chang Rui merasa canggung dengan tangan Nangong Li yang melingkari pinggangnya dengan sangat erat, dan tangan yang lain menekan kepalanya untuk bersandar di dada pria itu.
Chang Rui tidak menolak hal ini dan menyandarkan kepalanya di dalam dada Nangong Li.
"Aku sudah lama tidak bertemu dengan Nyonya Fang, jadi aku ingin memeluknya. Siapa yang menyangka bahwa Nyonya Fang tidak mau dan tidak suka denganku ?" Tanya Chang Rui dengan nada menyedihkan.
Dibawah tuduhan mematikan ini, Fang Qing Ying tidak akan pernah bisa membebaskan diri. Wajah Nangong Li berubah menjadi dingin.
Wajah Chang Zi berubah pucat ketika mendengar ini, jika kata kata ini terdengar dan menyebar keluar maka reputasi yang telah dengan susah payah dia bangun selama ini akan hancur dengan mudah.
Chang Zi benar benar ingin menampar dan mengusir Fang Qing Ying dari kediaman Chang. Chang Zi benar benar murka tapi tidak bisa mengatakan nya dengan terang terangan.
"Ini adalah kesalah pahaman, kesalah pahaman. Qing Ying ingin memeluk Rui juga tapi tidak sengaja mendorong Rui. " Ucap Chang Zi dengan buru buru.
"Itu yang Jenderal Chang sebut dengan pelukan balasan ? Apakah Jenderal Chang berniat untuk melindungi pengkhianat ini ?Mencoba untuk melukai keluarga Kekaisaran ? Benar benar hebat ! Siapa yang memberikan mu nyali untuk melakukan ini ?!" Bentak Nangong Li dengan murka.
Chang Rui menyadari bahwa akting Nangong Li benar benar luar biasa, siapa yang tahu bahwa sebenarnya Nangong Li benar benar marah.
Sesuatu yang telah menjadi miliknya maka tidak boleh di sentuh oleh orang lain, karena Chang Rui telah menjadi Wangfei nya maka Nangong Li akan menjaganya dan hanya dia sendiri yang bisa menyakiti gadis itu , orang lain hanya boleh bermimpi dengan semua itu.
__ADS_1
Kali ini Fang Qing Ying mencoba untuk menyentuh sesuatu yang telah menjadi miliknya, benar benar membuat murka.
"Tidak, tidak, Pangeran Keempat jangan marah. Aku akan membiarkan orang orang untuk menghukum !" Balas Chang Zi dengan buru buru.
"Tuanku ! Aku tidak melakukan kesalahan !" Teriak Fang Qing Ying dengan menyedihkan dan mulai menangis dengan keras.
"Diam ! Dasar rubah, kamu telah membujuk ku untuk melakukan semua yang kamu inginkan! Baik kamu dan putri mu adalah hal yang mengecewakan dan membuat malu ! Penjaga, bawa dia dan cambuk 35 kali ! " Teriak Chang Zi.
"Tunggu sebentar, ayah. Nyonya Fang datang kemari dengan terburu buru dan keluar dari masa tahanan rumahnya. Biarkan dia berbicara apa yang dia inginkan. " Ucap Chang Rui.
Chang Rui tidak berniat untuk memberikan keringanan karena itu akan menambah hukuman untuk Fang Qing Ying.
Wajah Chang Zi yang mendengar ini menjadi hitam dan tidak bisa berkata kata lagi, tampaknya dia telah meremehkan putri keduanya yang selalu dipandang sebelah mata selama ini.
"Seret Nyonya Fang dan sekarang Nyonya Kediaman Chang resmi diganti. " Ucap Chang Zi.
"Tuan ! Tidak, Tuan !" Teriak Fang Qing Ying dengan ketakutan tapi tidak bisa mengatakan apapun.
"Baguslah jika begitu , aku bisa tenang. " Ucap Nangong Li setelah melihat Fang Qing Ying pergi.
Mereka mengatakan beberapa kata sebelum akhirnya memutuskan untuk berpisah, Chang Rui masih duduk di kaki Nangong Li tanpa bergerak dan membenamkan kepalanya di dada Nangong Li yang dingin dan penuh dengan harum tubuh Nangong Li yang misterius.
"Apakah kamu tidak ingin beranjak ?" Tanya Nangong Li menyindir Chang Rui.
Tapi, pada akhirnya tidak ada jawaban sama sekali dan ketika Nangong Li menundukkan kepalanya, barulah menyadari alasan tidak ada jawaban.
Itu semua karena Chang Rui tanpa sadar tertidur di dada Nangong Li dengan begitu nyenyak, Nangong Li untuk sesaat kehilangan kata katanya sebelum akhirnya berjalan menuju kereta kuda dan dibantu oleh Long Yu untuk naik ke kereta kuda dengan Chang Rui yang masih di pangku oleh Nangong Li.
__ADS_1
Nangong Li memandang wajah Chang Rui dengan tatapan yang tidak bisa di artikan. Tidak ada yang dilakukan oleh Nangong Li, hanya menatap tanpa melakukan apapun