
Chang Rui berjalan mendekati seorang pelayan yang terus menerus meneriakkan tentang mencari seorang tabib.
"Apakah Kediaman Lan sedang mencari seorang tabib ?" Tanya Chang Rui.
"Ya ! Kami sedang mencari tabib, kalian sebaiknya menyingkir !" Bentak pelayan itu karena tidak tahu bahwa dirinya adalah seorang tabib.
Kebanyakan tabib akan menggunakan pakaian khusus sementara dia hanya menggunakan pakaian biasa.
"Aku adalah seorang tabib. " Ucap Chang Rui.
"Berhentilah membual dan jangan membuat ku sulit dalam pekerjaan ku !" Bentak pelayan itu lagi.
Chang Rui tertawa ringan dan tidak mengatakan apapun lagi sebelum akhirnya berjalan menuju kediaman Keluarga Lan.
Sesampainya disana ada seorang pria yang menggunakan pakaian hitam, tampak muda tapi tidak terlalu muda juga.
"Apakah Tuan ini adalah Tuan Muda Lan ?" Tanya Chang Rui.
"Ya ?" Tanya Tuan Muda Lan, Lan Ming.
"Kebetulan aku ingin mencoba untuk membantu Tuan Lan. " Ucap Chang Rui.
Lan Ming tampak ragu ketika melihat tampilannya yang tidak meyakinkan.
Chang Rui tertawa terbahak bahak ketika melihat keraguan yang dimiliki oleh Lan Ming dan menunjukkan tanda pengenal miliknya.
"Apakah aku diterima disini sekarang ?" Tanya Chang Rui dengan dingin.
"Tabib Chang Rui ! Maafkan aku karena memiliki mata tapi tidak bisa melihat keagungan dari Tuan tabib. " Ucap Lan Ming dengan buru buru dan menundukkan kepalanya dalam dalam.
"Tidak apa apa, aku datang kemari juga tidak gratis. " Ucap Chang Rui dengan santai.
Keduanya saling berjalan kedalam dan masuk untuk menemui Lan Yang, Chang Rui melihat pria tua yang terus berusaha menyudutkan nya itu terbaring di atas ranjang dengan kaku.
"Alergi, hm ?" Tanya Chang Rui ketika memandang dan menilai.
__ADS_1
"Tuan Tabib bisa menilai penyakit hanya dengan melihat ?" Tanya Lan Ming dengan terkejut dan tampak antusias.
"Aku sudah sering bertemu dengan penyakit ini berulang kali. " Ucap Chang Rui dengan sombong.
Jika di dunia modern maka akan ada berbagai macam obat yang akan membantu untuk menyembuhkan alergi.
Tapi, di zaman ini, Alergi telah berubah menjadi penyakit mematikan yang tidak memiliki obat. Jadi, tidak heran bahwa Chang Rui bisa memeras uang dari cara sederhana ini.
"Bukankah itu berarti Tuan tabib bisa mengobati Ayahanda ?" Tanya Lan Ming, tampak sangat semangat.
"Tentu saja, aku bisa mengobati Tuan Lan. Hanya saja itu tidak akan menjadi kegiatan amal, aku bukan orang baik yang akan melakukan semuanya dengan gratis. "Jawab Chang Rui dengan tatapan tajam.
"Berapa yang kamu inginkan ?" Tanya Lan Yang dari atas kasur dengan terbata bata.
"Menurutmu....... berapa nilaimu ?" Tanya Chang Rui balik.
Semuanya akan kembali lagi ke Lan Yang, seberapa tinggi dia akan menaruh nilai nyawanya.
"1, 5 juta Tael ! Kami bersedia untuk memberikan 1,5 juta Tael. " Ucap Lan Ming dengan buru buru membuka suara.
"1, 8 Juta Tael, tolong obati Ayahanda. " Ucap Lan Ming.
"Tampaknya Tuan Muda Lan tidak terlalu tulus, memberi hal hal yang tanggung dan ambigu. " Ucap Chang Rui.
"2 Juta Tael. " Ucap Lan Yang.
Senyum Chang Rui langsung merekah dan dia bertepuk tangan, langsung setuju dengan semua ini.
"Baik, aku akan menerima ini, hanya saja aku ingin Tuan Lan menerima semua pilihan obat yang ku ambil. " Ucap Chang Rui.
Chang Rui menuliskan resep, mulai dari akar ginseng 30 gram, bunga lily tiga helai dan bunga lavender.
Chang Rui juga menuliskan beberapa resep lain untuk sebagai pelengkap dan ketika datang, Chang Rui langsung menggiling itu dengan hati hati agar tidak menghancurkan semuanya.
Ketika dia sudah selesai menggiling, langit telah berubah menjadi warna oranye. Chang Rui menyeka keringatnya dan menuang bubuk yang telah dia racik dengan susah payah itu ke dalam sebuah wadah giok.
__ADS_1
Lalu, di sebuah mangkuk kecil , Chang Rui menuangkan sedikit bubuk itu dan memberikannya air.
Lalu mengoleskan nya pada ruam ruam merah yang ada di tubuh Lan Yang. Lalu melapisnya beberapa kali untuk menjamin hal tersebut.
"Hal ini akan sembuh dalam 12 kali olesan, harus menunggu 3 jam lagi. Apakah ada sebuah ruangan ? Aku lelah dan ingin pelayan ku memijat tubuhku. " Ucap Chang Rui mencari alasan.
"Betapa kasarnya aku ! Pelayan ! Cepat bawa Tuan Chang untuk beristirahat. " Ucap Lan Ming.
Chang Rui dibawa oleh pelayan ke sebuah ruangan untuk beristirahat sementara Lan Ming mendekati Lan Yang untuk mendengar kata kata lemah dari ayahnya.
"Bagaimana dengan perasaan Ayahanda ? Apakah sudah membaik dalam satu kali olesan ? Apakah orang ini bisa dipercaya ?" Tanya Lan Ming.
"Orang ini sudah masuk ke Istana tentu saja bukan orang yang sederhana, sebelumnya dia membantu Yu Cheng Qing yang tidak mempunyai uang. Tapi, dia membantu Yu Cheng Qing sampai tuntas. Lalu kenapa dia meminta pada kita sebanyak mungkin ?" Tanya Lan Yang.
Keduanya saling menatap satu sama lain , Ayah dan anak itu lalu mencapai sebuah kesepakatan bersama.
"Apakah kamu mengira bahwa aku benar benar ingin menyerahkan 2 Juta Tael yang telah aku dapatkan dengan susah payah padanya ? Setelah dia berhasil mengobati ku maka....... " Lan Yang melanjutkan kata katanya dengan gerakan memotong leher.
Lan Ming tampan agak bergetar ketika melihat keinginan dari Lan Yang, Lan Yang ingin dirinya mengirimkan orang untuk membunuh Chang Rui setelah selesai mengobati Lan Yang.
Sementara di sisi lain, Chang Rui sendiri sedang duduk dan tampak sangat senang karwb terus tertawa lebar.
"Pada akhirnya hanya perlu 9 kali olesan, jika lebih satu kali maka ruam akan menghilang sepenuhnya tapi kulit panas. Tapi, jika lebih dari satu kali olesan maka itu akan membuat kulit melepuh. " Ucap Chang Rui dengan begitu senang.
"Betapa menyenangkan nya ! Dia benar benar berpikir bahwa aku akan mempercayai semua kebohongannya ? Untuk orang yang begitu pelit sepertinya bisa menawarkan dua juta Tael dengan begitu mudah ? Tentu saja tidak masuk akal. " Lanjut Chang Rui.
"Maksud Nona........ " Cuiyun tampak kehabisan kata kata untuk menanggapi.
"Memang seperti inilah kehidupan Istana yang di pandang dengan bangga oleh semua orang. Pada saat ini, kenyataan bahwa dia belum bergerak adalah karena dia takut bahwa salep yang aku buat kurang untuk digunakan 12 kali. " Ucap Chang Rui.
"Nona, bukankah kalau begitu seharusnya kita pergi ?" Tanya Cuiyun.
"Pergi ? Tidak ada di dalam kamusku untuk kabur dari hal semacam ini. " Balas Chang Rui dengan penuh kebanggaan.
"Nona...... ayo cepat kembali ! 2 Juta Tael masih bisa di cari nanti !" Ucap Cuiyun dengan ketakutan ketika membayangkan bahwa mereka di kepung oleh pasukan pribadi milik Lan Yang.
__ADS_1