
Chang Rui merasa bahwa pertanyaan ini agak menjebak dan memutuskan untuk tidak menjawab dengan terburu buru melainkan mempertimbangkan dengan hati hati.
"Menurutku , jika memang tidak bersalah maka tidak bisa disebut menanggung dosa dari orang bar bar. Jika harus dilihat dari segala sisi, maka tidak ada yang salah dari kedua pihak. Orang Bar bar membunuh penduduk setempat sementara prajurit membunuh orang bar bar. Akan sangat baik jika tidak saling menganggu, tapi apa boleh buat. Tanah orang bar bar gersang, perilaku mereka liar, sulit untuk ditundukkan dengan kata kata. " Ucap Chang Rui.
"Jika memang ada anak yang merupakan setengah setengah maka tidak ada salahnya selama dia ingin bertobat dan memutuskan untuk mengikuti penduduk sekitar, apa yang salah dengan hal tersebut ? Apakah anak itu bisa memutuskan untuk menjadi setengah orang bar bar atau tidak ?" Tanya Chang Rui.
"Bagaimana jika aku yang menjadi anak itu ?" Tanya Nangong Li dengan nada bercanda.
"Tuan Nangong telah mengelabui ku. Walaupun aku bodoh dan tidak paham akan dunia luar, tapi tidak mungkin bagi Tuan Nangong menjadi anak itu bukan ?" Tanya Chang Rui balas bercanda.
Sayang sekali bahwa Chang Rui tidak mengetahui bahwa kata katanya salah dan membuat Nangong Li agak sedih ketika mendengarnya.
"Ya, anggap saja. Jika itu aku, apakah Nona Chang akan menerima ku ? " Tanya Nangong Li dengan ekspresi yang sama.
"Ehm..... tentu saja akan menerima. Tuan Nangong membuat banyak kontribusi, bahkan jika Tuan Nangong adalah orang bar bar sepenuhnya. Aku masih akan datang untuk membantu, Tuan Nangong. " Ucap Chang Rui dengan senyum lebar dan memutuskan untuk tidak marah lagi pada Nangong Li karena hanya mendapatkan sepucuk surat dari pria itu di masa lalu.
Kedua sudut bibir Nangong Li terangkat dan membentuk senyuman yang indah, bahkan Chang Rui sendiri terpesona dengan keindahan ini.
"Di masa depan, kamu harus lebih sering tersenyum seperti ini. Apakah kamu tahu bahwa kamu menjadi lebih tampan dalam kondisi ini ?" Goda Chang Rui.
Nangong Li yang awalnya agak sedih berubah menjadi sangat bahagia dan perasaannya berbunga bunga, perasaan ketika di cintai dan di hargai oleh orang lain ini tidak akan pernah tergantikan.
Nangong Li benar benar bahagia, perasaan ini membuatnya menjadi gila dan kecanduan. Pujian yang biasanya dia dengar itu berubah menjadi sangat spesial ketika orang yang mengucapkannya adalah orang yang di cintainya.
Hanya saja masih tidak tahu bagaimana apabila Chang Rui mengingat dirinya di masa lalu, apakah Chang Rui akan membencinya ? Atau mungkin akan kabur dari sisinya ?
__ADS_1
Nangong Li benar benar tidak berani bahkan hanya untuk membayangkannya, Nangong Li yang sudah berpengalaman sekalipun kerasa takut akan kehilangan orang yang disayanginya.
"Tuan Nangong, karena kamu baru saja sampai di sini pasti belum tahu terlalu banyak tentang tempat tempat di sekitar sini, biarkan aku mengajak mu berjalan jalan dan melihat lihat pemandangan di sekitar sini. Walaupun Kota Wu adalah kota yang kecil , tapi pemandangannya luar biasa dan tidak bisa terbayarkan oleh gemerlap Ibukota. Walaupun indah dan penuh dengan cahaya, tapi aku selalu merasa bahwa di Ibukota terlalu sesak. " Ucap Chang Rui sambil menarik tangan Nangong Li menuju sebuah bukit yang indah.
Disana, mereka melihat pemandangan yang ada dari atas bukit dengan penuh kekaguman. Chang Rui duduk di sisi bukit dan Nangong Li mengikuti.
"Begitu indahnya, benar kata Nona Chang. Walaupun Ibukota indah tapi tetap tidak bisa membayar pemandangan yang sangat indah semacam ini. Tidak heran Nona Chang memutuskan untuk menjadi seorang walikota di kota ini. Aku belum memberikan selamat kepada Nona Chang, selamat atas kenaikan jabatan mu, Nona Chang. " Ucap Nangong Li dengan tulus.
Chang Rui menatap ke arah mata Nangong Li yang hitam pekat lalu melihat pantulan dirinya sendiri yang tampak berbinar binar lalu dia menundukkan kepalanya karena merasa tersipu.
Chang Rui tidak pernah dekat dengan lawan jenis tapi sekali dekat , dia bahkan harus dekat dengan seorang iblis penggoda seperti Nangong Li.
Dalam dua kehidupannya, tidak pernah dia menemukan seseorang yang setampan Nangong Li.
Setiap bentuk wajah Nangong Li seolah olah adalah ukiran yang paling sempurna, tinggi badannya dan tubuhnya yang tegap , membuatnya lebih luar biasa lagi.
"Ayo kita lihat ! " Seru Nangong Li.
Chang Rui mengangguk dan keduanya berlari ke arah kaki bukit lalu menyadari bahwa disana ada bandit gunung yang menganggu ketenangan dan menyandera beberapa penduduk.
Bahkan kedua bawahannya pun bingung bagaimana untuk melawan para bandit gunung ini, tapi Chang Rui sama sekali tidak bingung dan berjalan memecah kerumunan.
"Apa yang kalian inginkan ?" Tanya Chang Rui dengan senyum tipis.
"Kami ingin wanita dan makanan. " Ucap kepala bandit.
__ADS_1
"Oh, kalian membawa orang orang yang sudah berumur , bagaimana jika kalian melepaskan mereka dan menggantinya dengan diriku ? Aku tentunya lebih berguna untuk dibandingkan mereka." Tanya Chang Rui.
Kepala bandit itu saling menatap dengan saudaranya dan melepaskan para penduduk yang sudah ketakutan lalu menyandera nya.
"Berikan makanan, jika tidak maka aku akan membunuh walikota kalian !" Seru kepala bandit itu.
"Kenapa terburu buru dengan hal hal seperti ini, hm ? Apakah kalian benar benar tidak sabar ?" Tanya Chang Rui sebelum akhirnya mengeluarkan pedang pendek miliknya dan memotong tengan yang menyandera nya.
Pedang terjatuh dan Chang Rui menendang dada ketua bandit itu yang ditangkap oleh bandit bandit lain.
"Kakak pertama ! Kakak Pertama !" Teriak para bandit itu dengan sedih.
Chang Rui hanya menatap mereka dengan tatapan merendahkan, lalu melihat pedang pendeknya.
"Bunuh wanita hina itu untukku !" Seru ketua bandit itu dengan marah.
Sementara Chang Rui telah bersiap dan dengan cepat dia menahan dua orang dengan salah satu kakinya.
Lalu menahan yang lain dengan tangannya. Bahkan dua belas orang tidak akan bisa menangkapnya.
Tapi, Fu Jin Yang sudah terburu buru maju ke depan dan membantu Chang Rui yang membuat Chang Rui menatap dengan tidak senang.
Lalu kepala Fu Jin Yang ditepuk oleh Jiu Qing. Fu Jin Yang tampak bingung dengan kesalahannya.
"Jelas jelas Nona akan memamerkan kemampuannya di depan pria yang dia sukai dan kamu merusak segalanya. " Bisik Jiu Qing dan Fu Jin Yang baru saja mengerti bahwa dia telah dalam bahaya karena kebodohannya sendiri.
__ADS_1
Tapi, Chang Rui memilih untuk tidak memperpanjang masalah hal ini dan mendekati sandera dan menanyakan kondisi mereka.
"Apakah kalian baik baik saja ?" Tanya Chang Rui dengan lembut agar tidak menakuti mereka.