
Sesampainya di kediaman, Nangong Li di dorong ke dalam kediaman nya dan Long Yu menatap ke arah Chang Rui yang masih tertidur pulas.
"Bagaimana dengan Wangfei ? Apakah perlu untuk meminta pelayan membawanya ?" Tanya Long Yu.
"Tidak perlu, aku akan membiarkan nya disini. Kamu keluar dari sini dan aku akan memabggilmu nanti. "Ucap Nangong Li dengan datar.
"Ya, Tuan. Harap jangan segan untuk memerintahkan Long Yu. " Ucap Long Yu dengan sopan sebelum akhirnya berjalan keluar.
Setelah pintu di tutup, Nangong Li berdiri sambil memeluk Chang Rui yang tertidur pulas.
Tentu saja itu bukan sesuatu yang di anggap berdiri, hanya sangat sekilas dan tidak menginjak tanah.
Itu adalah kemampuan meringankan tubuh milik Nangong Li yang sangat baik dan membuatnya bisa melayang untuk sejenak.
Jadi, Nangong Li membiarkan Chang Rui berbaring di atas tubuhnya dalam posisi tengkurap, ternyata harum tubuh wanita ini cukup baik dan mengingatkan nya pada Permaisuri.
Hanya saja, Permaisuri terlalu mengerikan dan berendam di dalam air mawar setiap hari agar tetap awet muda. Itulah yang membuatnya di usia 45 tahun masih terlihat seperti gadis berusia 25 tahun.
Kecantikan nya sama sekali tidak kalah dari para anggota harem lain yang jauh lebih muda darinya dan sikapnya jauh lebih terjaga daripada harem lain, karena itu Kaisar sangat menyukainya.
Hanya saja itu adalah yang orang ketahui, bagaimana dengan yang di ketahui oleh keluarganya ?
Pada suatu hari, ketika Nangong Li baru berumur sekitar 5 - 6 tahun, muncul sebuah kerutan di dahi Ibunya yang cantik.
Menurut Nangong Li, itu tidak merusak kecantikan ibunya sama sekali. Tapi, Permaisuri tampak sangat ketakutan dan mulai memarahi semua orang dan berteriak ke sana kemari.
Dua pelayan yang selalu menemaninya bahkan dibunuh olehnya, semua orang tahu bahwa pelayan itu mengkhianati Permaisuri.
Tapi, pada kenyataan nya mereka hanyalah pelampiasan. Permaisuri selalu menolak untuk menjadi tua dan ingin terus menjaga kecantikan nya lebih dari apapun.
__ADS_1
Ketika selesai melahirkan maka dia akan berhenti makan selama 1 minggu dan hanya minum air putih.
Tidak apa apa pingsan, yang penting tubuhnya kembali seperti semula. Permaisuri benar benar telah gila, belum lagi dengan banyak kegilaan lain yang membuat Nangong Li merasa takut.
Jujur saja, Nangong Li merasa takut dengan wanita karena berbagai kejadian mengerikan yang menimpa dirinya pada saat itu.
Tapi, Chang Rui berbeda. Chang Rui menunjukkan aura yang bersinar dan tidak menunjukkan sebagai orang yang gila dengan kecantikan.
Chang Rui berlaku dengan apa adanya dan akan melakukan apa yang dia inginkan , ini membuat Nangong Li merasa lebih nyaman untuk menjadikan nya sebagai partner di masa depan.
Bagaimana pun mereka akan lebih sering bertemu satu sama lain di masa depan sehingga mereka harus saling memahami satu sama lain. Nangong Li merasa bahwa dadanya bergerak naik turun dengan lebih kencang ketika memikirkan sebuah kenangan yang paling buruk dalam kehidupannya.
Semua kenangan buruk yang dia miliki dalam kehidupan ini selalu berkaitan dengan Permaisuri dan membuat Nangong Li merasa enggan.
Beberapa saat berlalu dan Chang Rui terbangun untuk menyadari bahwa dirinya tertidur di atas tubuh Nangong Li.
Chang Rui melihat bahwa Nangong Li juga sedang tertidur. Chang Rui tiba tiba merasa bahwa jantungnya berdebar lebih kencang ketika memikirkan ini.
"Apa yang membuatmu berdebar begitu cepat, hm ?Apakah karena melihat wajah tampan ku ?" Tanya Nangong Li dengan percaya diri.
"Apakah Wangye akan membunuh ku setelah ini ?" Tanya Chang Rui dengan polos.
"Untuk apa aku membunuhmu ? Dengan kecantikan di dalam pelukan ku, apa lagi yang harus aku katakan ?" Tanya Nangong Li dengan acuh tak acuh.
"Tolong jangan bercanda, Wangye. Aku tidak sanggup untuk menerima pujian anda. " Ucap Chang Rui dengan cepat turun agar bisa menjauhi Nangong Li.
Jika Nangong Li benar benar ingin membunuhnya maka dia masih akan bisa mengelak jika dengan jarak sejauh ini.
Apa maksud dari Nangong Li yang gila ini dengan menyebut nya sebagai "Kecantikan didalam pelukan" ?
__ADS_1
Benar benar menakutinya sampai mati !!!
Chang Rui merasa bahwa semakin hari maka semakin sulit untuk menebak perasaan Nangong Li yang aneh ini. Tampaknya, tidak menunggu waktu lama untuk membuatnya ikut gila bersama dengan Nangong Li.
"Wangye, aku akan pamit terlebih dahulu. Di masa depan tolongan jangan memanggil ku sebagai kecantikan di dalam pelukan atau semacamnya, aku benar benar tidak berani menerima pujian semacam itu !" Ucap Chang Rui sebelum akhirnya kabur dengan ketakutan.
Seluruh bulu kuduk nya berdiri karena hal ini, Nangong Li benar benar aneh, sepertinya jika kata kata Nangong Li manis maka tidak akan ada hal baik yang akan terjadi.
Jadi, setelah ini, Chang Rui langsung berlari dan masuk ke dalam kediamannya sambil terengah engah.
Long Yu yang sedang memindahkan barang, untuk sejenak terkejut ketika melihat Chang Rui berlari dengan kecepatan super seperti itu bahkan terlihat seperti ketakutan.
"Tampaknya Tuan telah memberikan beberapa kata yang mengerikan pada Wangfei. " Gumam Long Yu.
"Menurutmu, apa yang bisa dikatakan oleh Tuan sampai sampai membuat Wangfei berlari dengan begitu ketakutan ?"Tanya Kepala pelayan.
"Apakah Tuan mengancan Wangfei akan mengusir Wangfei dari kediaman jika tidak melakukan perintahnya ?" Tanya Long Yu dengan penasaran.
"Sepertinya sesuatu yang lebih buruk dari itu, bukankah di Tuan sudah sering mengatakan itu secara tidak langsung kepada Wangfei ? Apa yang bisa dikatakan oleh Tuan sampai sampai begitu menakutkan ?" Tanya Kepala Pelayan dengan bingung..
Mereka terus menerus berspekulasi dengan semangat dan berlomba untuk menentukan kalimat yang mengerikan, sementara di dalam kamar.
Nangong Li duduk di atas ranjang nya dan menatap ke arah pintu dengan salah satu alis yang terangkat naik dengan begitu tinggi.
"Apa yang salah ? Aku memujinya dan dia terkejut seolah olah sedang melihat hantu ?! Apakah dia merendahkan ku dengan mengejekku sebagai hantu yang mengerikan ?!" Tanya Nangong Li dengan murka.
Tapi, sesaat kemudian , kemarahan Nangong Li berubah menjadi tawa ringan dan menatap sekilas.
"Atau apakah dia merasa malu ? Bukankah dia sangat menggelikan ?" Gumam Nangong Li sambil tertawa ringan.
__ADS_1
Tapi, 3 menit kemudian , wajah Nangong Li kembali berubah menjadi dingin dan datar, tatapan Nangong Li setajam pisau dan akan memotong siapapun yang menatap nya.
"Siapa yang peduli dengan apa yang dia rasakan ? Dia adalah seseorang yang bekerja untukku, selama dia bekerja dengan baik, maka apa peduli ku ?" Tanya Nangong Li dengan acuh tak acuh.