REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
171. Pangkalan Militer


__ADS_3

"Toko persenjataan ? Kamu bisa membelinta di perbatasan kota. Ada sangat banyak disana, bukankah lebih ideal untuk meminta dari Istana ?" Tanya Lan Qing dengan heran.


"Meminta dari Istana ? Aku takut mereka bahkan tidak memiliki senjata yang cukup untuk melindungi tempat mereka sendiri. " Jawab Chang Rui dengan senyum tipis.


Chang Rui mengatakan hal ini dengan maksud yang ganda, tapi pada akhirnya Lan Qing tidak bisa menangkap maksud dari kata kata nya.


Lan Qing memang pintar tapi pada akhirnya kurang pengalaman dan kurang pembelajaran. Orang orang seperti Lan Yang dan Lan Ming adalah orang yang mudah untuk merasakan iri.


Alasan kenapa dia mengatakan bahwa mereka mudah merasakan iri adalah karena mereka menganggap bahwa mereka mendapatkan kemampuan mereka dengan susah payah dan ingin bersaing dengan semua orang termasuk ke orang orang terdekat mereka.


Itu adalah hal yang sering terjadi, selain mereka tidak ingin membagi pengetahuan mereka. Mereka juga tidak ingin tersaingi, hal ini adalah sifat yang buruk.


Memang tidak semua orang seperti itu, tapi satu yang pasti adalah Lan Ming dan Lan Yang adalah orang seperti itu.


Orang yang mudah untuk merasakan iri dan pada saat itu tidak ingin membagi pengetahuan nya.


"Lan Qing, karena di masa depan kamu akan mengikutiku maka ada baiknya untukmu selalu memperhatikan apapun yang aku perbuat, aku yakin bahwa itu akan membantu mu. " Ucap Chang Rui dengan serius.


"Pada saat ini, aku harus pergi ke Istana. Kamu dan Cuiyun tinggal saja di penginapan." Chang Rui mengibaskan lengan pakaiannya dan menutup gelang yang ada di pergelangan tangannya.


"Nona, bukankah mereka tahu bahwa kita telah kembali ? " Tanya Cuiyun dengan heran.


"Itu mudah, aku tinggal mengatakan bahwa aku melupakan satu hal dan Kota Wu telah diserang oleh hewan buas. " Ucap Chang Rui dengan muka tebal.


Dengan begitu maka dia akan mendapatkan uang lagi dari Istana untuk membeli persenjataan dari beberapa pengrajin besi.


"Nona, aku pikir kamu akan malu jika melakukan ini. " Ucap Cuiyun dengan canggung.

__ADS_1


Bahkan jika Cuiyun memikirkannya, itu telah membuatnya merasa sangat malu tapi Chang Rui mengatakan hal itu dengan lantang seolah olah itu adalah rencana yang cemerlang.


"Rasa malu tidak bisa memberimu makanan dan keamanan, apa yang salah dengan membuang rasa malu mu untuk bertahan hidup ?" Tanya Chang Rui dengan santai.


Chang Rui adalah orang yang fleksibel, selama tidak menginjak harga dirinya, maka Chang Rui tidak keberatan untuk membuang harga dirinya.


Seperti yang dia katakan tadi, rasa malu tidak bisa membuat kenyang. Pada akhirnya Chang Rui kembali ke Istana tanpa keraguan dan bertemu dengan Liu Chang.


"Putri Cheng Qing ?" Tanya Liu Chang dengan terkejut melihat kondisinya yang tampak mengenaskan karena tidak menggunakan sepatu.


"Kasim Liu ! Mohon membantuku untuk melaporkan hal ini, bahwa hamba ini ingin bertemu dengannya untuk membahas Kota Wu.


Ketika hamba ini ingin pulang, Kota Wu telah dikelilingi oleh hewan buas. "Ucap Chang Rui dengan sedih dan tampak menangis.


"Ajak Putri Cheng Qing untuk menggunakan pakaian dan sepatu yang baru lalu membawa Putri Cheng Qing bertemu dengan Yang Mulia. "Perintah Liu Chang.


Lalu, beberapa pelayan Istana membawa nya untuk berganti pakaian menjadi pakaian yang lebih layak.


"Cheng Qing, aku sudah mendengar masalah mu. Bagaimana keputusanmu untuk menangani masalah ini ? " Tanya Yu Lian.


"Hamba ini berniat untuk membeli persenjataan dan membangun tembok besi yang tinggi, terutama karena Kota Wu berbatasan dengan orang bar bar. Sebagai gantinya, Kota Wu bersedia untuk di jadikan sebagai pangkalan militer untuk prajurit yang berjaga. " Ucap Chang Rui dengan tatapan tajam.


"Pangkalan militer, hm ?" Yu Lian tampak mengelus janggut nya dan berpikir dengan keras terhadap keuntungan yang telah di tawarkan oleh Chang Rui.


"Selama ini prajurit tidak memiliki tempat singgah yang layak, tapi kali ini jika peperangan memanas maka mereka bisa mundur dan menunggu bala bantuan di dalam Kota Wu. " Ucap Chang Rui dengan berwibawa.


Yu Lian tanpa sadar telah dimanipulasi oleh Chang Rui yang memang ingin dia mengirimkan pasukan ke Kota Wu.

__ADS_1


Dengan begitu maka sebagian besar prajurit akan dengan mudah di tahan di dalam Kota Wu. Pada saat itu, penggulingan tahkta Yu Lian bahkan lebih mudah di lakukan sama seperti membalikkan telapak tangan.


"Selain itu juga, kami berencana untuk membangun tembok besi setinggi empat orang dewasa sehingga orang barbar sulit untuk menembus masuk ke dalam Kota Wu. " Ucap Chang Rui dengan serius.


Pada saat ini, Yu Lian benar benar ingin menilai tapi keuntungan yang diberikan oleh Putri nya terlalu menguntungkan.


"Jika ayah ragu maka Cheng Qing akan menunggu dengan sabar sampai ayah memiliki keputusan. " Ucap Chang Rui tidak memaksa.


Semakin dia memaksa maka akan membuat orang semakin curiga. Tapi semakin dia lengah maka orang orang akan memandang bahwa dia tidak memaksa dan tidak perduli dengan pertukaran ini.


Chang Rui benar benar serius dalam hal ini dan ini merupakan pertaruhan besar, jika dia berhasil maka akan memberikan kehidupan yang lebih layak untuk Kota Wu sementara jika tidak berhasil maka ya sudah.


Tidak ada kerugian apapun yang dia terima apabila dia gagal untuk mendapatkan pertukaran ini, paling paling dia harus mengeluarkan uang lebih banyak.


Tapi tidak apa apa, harta yang dimiliki oleh Lan Yang dan Lan Ming sudah lebih dari cukup sebenarnya.


Jadi hanya perlu menunggu, oh ya belum ada kabar dari Yu Qingyun. Apakah Yu Qingyun masih hidup dengan penyakitnya ?


Chang Rui menatap ke arah Yu Lian dengan tatapan yang sangat tenang, seolah olah dia tidak perduli dengan apapun keputusan Yu Lian.


semakin menatap ke arah Chang Rui maka semakin Yu Lian merasa ragu, pada awalnya dia langsung ingin membatalkan karena merasa tidak senang.


Tapi, pada akhirnya keuntungan yang diberikan oleh Chang Rui terlalu besar. Lebih besar dari pada yang bisa diterima olehnya.


"Baiklah, aku setuju dengan dana 2,5 juta Tael untuk membangun gerbang dan 1 juta Tael untuk persenjataan. Aku akan mengirim 150 orang untuk pergi bersama dengan mu nanti. " Ucap Yu Lian..


Pada akhirnya, keserakahan Yu Lian mengalahkan akal sehatnya. Jelas jelas Yu Lian tahu bahwa jika dia membantu Yu Cheng Qing maka seperti memberi makan kepada harimau.

__ADS_1


Hanya saja, Yu Lian benar benar terlalu bodoh untuk memahami semua bahaya yang terkandung di balik hal ini.


"Yu Cheng Qing berterima kasih atas keputusan bijak yang dimiliki oleh Ayahanda !" Seru Yu Cheng Qing sambil berlutut.


__ADS_2