REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
59. Hukuman II


__ADS_3

Disisi lain, Nangong Li sedang duduk dan menikmati kopi panas yang di buatkan oleh Long Yu.


Pada saat ini, ada sebuah senyum tipis di wajah Nangong Li, tampak ada kebencian dalam di wajahnya.


"Nangong Li, apakah ini tidak berlebihan ? Tidak banyak orang yang bisa bertahan dari sana. " Ucap Long Yu.


"Semua yang berasal dari sana adalah orang yang layak untuk mati, semua orang yang dibawa kesana adalah orang yang melakukan kejahatan besar. " Lanjut Long Yu.


"Apakah menurutmu dia tidak melakukan kesalahan besar ? Apakah kamu berusaha untuk membelanya, hm ? Kamu merasa kasihan dengannya ?" Tanya Nangong Li dengan acuh tak acuh.


"Jika dia meninggal maka kita harus melakukan banyak hal. " Balas Long Yu.


"Alih alih menjawab pertanyaanku kamu justru mengalihkan topik pembicaraan, apakah kamu menyukainya ?" Tanya Nangong Li.


Nangong Li pada saat ini benar benar tampak seperti Iblis yang siap untuk menghancurkan banyak orang.


Bahkan, Long Yu yang sudah lama mengikuti Nangong Li telah berubah menjadi pucat seutuhnya.


Nangong Li pandai memanipulasi orang lain dan pandai dalam mengendalikan pikiran orang lain, ini adalah salah satu kelebihannya.


"Aku tidak berani !" Balas Long Yu dengan buru buru.


"Baguslah, jika begitu. Jika tidak maka kamu akan patah hati, karena nyawanya tidak akan bertahan lama. " Ucap Nangong Li.


"Apa yang akan kamu lakukan padanya ?" Tanya Long Yu.


"Kita akan lihat, jika dia mampu maka dia akan bisa melewati yang kali ini, lalu di depan aku masih akan menilainya lagi. " Jawab Nangong Li dengan aneh.


Jawaban Nangong Li tidak terlalu sesuai dengan pertanyaan Long Yu tapi semuanya telah menggambarkan masa depan suram untuk Chang Rui.


"Bagaimana dengannya ? Sudah 6 jam berlalu. " Tanya Nangong Li.


"Menurut semua yang di laporkan oleh penjaga, tidak ada suara yang terdengar dari dalam. Aku pikir dia telah pingsan. " Ucap Long Yu.

__ADS_1


" Oh ? Biarkan saja jika begitu, dia harus tahu dengan jelas, siapa Tuan nya yang sesungguh nya. Mencoba untuk mengambil keuntungan dariku, bawa orang lebih banyak untuk menjaga sekitaran nya agar dia tidak kabur !" Perintah Nangong Li.


Sementara disisi lain, Cgabg Rui terbaring di tanah dengan kedua tangan terlentang, tatapannya tampak sayu.


Kedua tangannya sedingin es beku, dan wajahnya pucat pasi tampak sepenuhnya telah beku.


Tapi, dia masih membawa tekad pada tatapannya, menolak untuk menyerah. Sudah sangat lama, tidak tahu berapa banyak waktu yang telah berjalan.


Perutnya kosong, tidak punya tenaga, Chang Rui tertawa tanpa suara dan menggunakan kedua tangannya untuk menopang dirinya berdiri dengan paksa.


Lalu, mulai menyandarkan dirinya di dinding, ini menambah kehangatan tubuhnya. Di ruangan ini, sayang sekali bahwa tidak ada jerami sama sekali.


Chang Rui duduk dan melepaskan ikatan rambutnya lalu mengepang rambutnya dengan lembut.


"Bagaimana dengan keadaan Qinlin dan Qiaoling ,apakah mereka masih baik baik saja ?" Tanya Chang Rui dengan pelan.


Ruangan gelap ini, bahkan membuatnya tidak bisa melihat tangannya sendiri, hanya bisa mengepang rambutnya dan terus memaksa dirinya agar tetap sadar dan tidak pingsan.


"Aku penasaran dengan teknik apalagi yang bisa kamu gunakan untuk memaksaku tunduk di masa depan , jika hanya dengan teknik rendahan ini, maka kamu telah memandang rendah aku !" Gumam Chang Rui dengan dingin.


"Wangye, kamu telah datang. " Ucap Chang Rui dengan tawa manis.


"Kamu masih bisa tertawa, hm ? Aku senang sekali. " Ucap Nangong Li sambil tertawa dengan antusias seolah olah sedang bertemu dengan teman baik.


"Tentu saja, jika aku berhenti tertawa, bukankah itu akan memenuhi niat Wangye ?" Tanya Chang Rui dengan tajam.


Chang Rui memaksa dirinya yang gemetar untuk terus berdiri, kakinya lemas dan telah berada di tempat dingin ini untuk waktu yang sangat lama.


"Lihatlah, apa yang kamu lakukan padaku bahkan tidak memberikan efek banyak. Apakah kamu benar benar berpikir bahwa hukuman ini adalah cara terbaik ?" Tanya Chang Rui dengan sinis dan berjalan mendekat ke arah Nangong Li sebelum akhirnya jatuh pingsan.


Chang Rui jatuh ke depan dan jatuh di atas tubuh Nangong Li, posisi ini membuat Long Yu salah tingkah.


"Ini.... aku akan meminta pelayannya untuk membawanya pergi. " Ucap Long Yu dengan tergagap.

__ADS_1


"Tidak perlu !" Perintah Nangong Li dan membawa tubuh Chang Rui untuk masuk ke dalam pelukannya.


Nangong Li bisa merasakan tubuh Chang Rui yang sama dinginnya dengan tubuhnya pada saat ini.


"Bawa aku kembali ke kediaman dan minta tabib untuk merawat dia di kediaman ku. " Ucap Nangong Li dengan murah hati.


Nangong Li benar benar tidak bisa ditebak, sehari bisa menjadi seorang malaikat dan hari lain menjadi iblis.


Long Yu hanya menuruti semua permintaan dan keinginan Nangong Li sebelum pria ini berubah menjadi gila lagi dan memarahi setiap orang yang terlihat olehnya.


Chang Rui dibaringkan di atas ranjang Nangong Li dan tabib kediaman mereka yang masih muda dan tampan, baru saja kembali tadi siang.


Itu adalah Tabib Zhang yang suka mengembara dan merupakan teman Nangong Li yang lain selain Long Yu.


"Oh ini adalah Istri Nangong Li ?" Tanya Zhang Yue dengan tatapan menilai pada Chang Rui yang pingsan.


"Kamu sebaiknya segera memeriksa nya. " Balas Nangong Li dengan tidak sabar.


"Tampaknya kamu sangat perhatian dengan wanita ini, siapa yang bisa membuatnya seperti ini ?" Tanya Zhang Yue.


"Tentu saja dia yang membuatnya. " Balas Long Yu dengan jengah.


Zhang Yue terdiam dan menatap Nangong Li lalu menatap Chang Rui lagi dengan tatapan tidak habis pikir.


"Memang sesuatu yang tidak bisa di mengerti oleh mahkluk fana yang tampan dan cerdas sepertiku. " Keluh Zhang Yue.


"Kamu benar benar tidak tahu malu, apakah debu jalanan telah membuat wajahmu menjadi lebih tebal ?" Tanya Nangong Li dengan kejam.


"Dia berada dalam kondisi yang buruk, dia mungkin akan menemui kematiannya. " Ucap Zhang Yue menakut nakuti Nangong Li.


"Tidak terlalu buruk, aku akan melaporkan hal ini kepada Kaisar dan aku akan mendapatkan istri lain. " Balas Nangong Li dengan antusias.


"Benar benar tidak tertolong. " Tatapan Zhang Yue berubah menjadi merendahkan.

__ADS_1


"Sungguh sial wanita yang menikah denganmu ini, aku dengar dia sendiri telah menderita di keluarganya dan sekarang menikah denganmu bahkan lebih menderita. Dia bahkan dianiaya olehmu seperti ini. " Ucap Zhang Yue sambil menghela nafas.


"Tutup mulut sialanmu ! Dia tidak semenyedihkan yang kamu pikirkan. " Balas Nangong Li dengan tidak terima ketika digambarkan sebagai orang yang kejam oleh Zhang Yue.


__ADS_2