
Chang Rui menyadari bahwa dia memiliki sesuatu yang disebut dengan Qi, atau tenaga dalam untuk bahasa yang lebih sederhananya.
Hanya saja, pada saat ini dia benar benar lemah, dikatakan bahwa Qi bisa ditingkatkan jumlahnya tapi wadah Qi atau yang disebut dengan Dantian yang ada di tubuh kita adalah bawaan lahir.
Itulah yang menjadi bakat kultivasi , jika terlahir dengan Dantian yang luas dan besar maka akan bisa menampung Qi dalam jumlah banyak.
Tapi, bagi mereka yang diangkat menjadi Dewa dan Dewi ini dipastikan adalah bakat teratas dari semua bakat yang ada.
Chang Rui tidak tahu seberapa banyak dia bisa menyerap Qi, hanya saja dia ingin memperbaiki kediaman Bulan.
Karena sudah lama tidak digunakan, kediaman Bulan tampak seperti rumah yang tidak terurus. Tidak tahu, bagaimana cara memperbaikinya hanya saja sesuai dengan ingatannya tentang Ibunya yang meninggalkan pesan adalah cara merawat Kediaman Bulan hanya dengan mengalirkan Qi secara berkala.
3 Bulan kemudian,
Chang Rui bermeditasi dengan damai bersama dengan Nangong Li untuk memulihkan kekuatan mereka.
10 hari disini sama dengan 1 hari di dunia fana, jadi ketika mereka tiga bulan disini di dunia fana baru saja tidak lebih dari 10 hari.
Kekuatan mereka menambah agak banyak, hanya saja jika dirasakan itu bahkan belum mengisi Dantian setengahnya.
Chang Rui mengalirkan Qi nya dengan cara memfokuskan kekuatannya ke telapak tangan dan menyentuh batu yang ada di gerbang Kediaman Bulan.
Lalu, baru itu bercahaya dengan terang layaknya cahaya bulan. Chang Rui menyadari bahwa Kediaman Bulan yang dia katakan indah sebelumnya berubah menjadi jauh lebih indah ketika sudah diperbaiki seperti ini, ini adalah sebuah mahakarya yang tidak pernah ada penggantinya di dunia ini.
Tidak tahu bagaimana Dewi Bulan bisa menemukan artefak yang sangat berharga seperti Kediaman Bulan.
Setelah beberapa lama, akhirnya Kediaman Bulan tidak menyerap Qi nya lagi dan Chang Rui menarik tangannya dengan posisi tubuh yang tidak seimbang.
__ADS_1
Lalu di tangkap oleh Nangong Li agar dia tidak jatuh ke tanah.
"Apakah kamu baik baik saja ?" Tanya Nangong Li dengan khawatir.
"Ya, aku baik baik saja. Jangan khawatir, aku hanya kelelahan karena tidak pernah menggunakan kekuatan sebanyak ini sebelumnya. " Jawab Chang Rui dengan senyum yang agak pucat.
Lalu barulah Chang Rui menyadari posisi Kolam Yin Yue yang sangat legendaris, selama ini Chang Rui belum pernah menemukannya sekalipun.
Chang Rui membuka pakaian luarnya dan mulai melangkah masuk ke dalam, ketika dia menyentuh airnya itu adalah dingin yang sejuk dan membuatnya sangat nyaman seolah olah ini adalah rumah nya.
Tapi ketika Nangong Li mengulurkan tangan untuk memeganginya dan tidak sengaja menyentuh air kolam, Nangong Li langsung menarik tangannya seolah olah tersengat oleh aliran listrik.
Hal ini membuat Chang Rui merasa heran, apakah memang benar dengan legenda yang dikatakan oleh orang orang ?
"Apakah kamu tidak tahan jika menyentuh air Kolam Yin Yue ?" Tanya Chang Rui.
"Tapi memang ada rumor yang beredar bahwa Kolam Yin Yue ini dibangun oleh pendahulu Dewi Bulan yang diceraikan oleh Suaminya, Kaisar Langit untuk menikah dengan wanita lain. Karena bentuk kekecewaannya terhadap laki laki, maka dari itu Dewi Bulan membantuk sebuah sumber daya yang sangat berharga tapi tidak akan pernah bisa jatuh ke tangan laki laki. " Lanjut Nangong Li.
"Ada cerita seperti itu ? Kenapa Ibuku tidak pernah mengatakannya padaku ? " Tanya Chang Rui dengan heran.
"Karena hal ini sebenarnya agak sulit untuk di bicarakan, memang benar setiap keturunan Dewi Bulan menikah dan memiliki anak. Tapi, biasanya hanya menikah untuk memiliki anak bukan karena berlandaskan cinta. Tapi, Ibumu berbeda, dia benar benar mencintai Dewa Pengobatan yang telah menjadi teman bermainnya semasa kecil. "Jawab Nangong Li menjelaskan di karenakan Nangong Li lebih tua darinya dan mengetahui lebih banyak hal tentang Kerajaan Surga dibandingkan dirinya yang belum umur seberapa sebelum akhirnya diturunkan ke dunia Fana.
Chang Rui sesungguhnya tidak memiliki kesan banyak tentang Kerajaan ini, kesan yang paling mendalam dan tajam adalah ketika dia berada di dunia modern.
Jika begini, apakah dia terlempar diantara ruang dan waktu ? Atau memang sebenarnya dunia yang dianggap masa depan itu hanya dimensi yang berbeda ?
Chang Rui tidak tahu jawabannya dengan jelas dan seharusnya bertanya kepada Ibunya yang telah melemparnya ke dunia Fana untuk penjelasannya hanya saja sayangnya tidak ada lagi yang bisa menjawab pertanyaannya.
__ADS_1
Ah benar , seharusnya masih ada, yaitu kakaknya. Pada saat itu kakaknya sudah dewasa seharusnya dia tahu sedikit hal mengenai hal ini.
Dia harus mencari kakaknya yang entah berdiam diri dan bersembunyi dimana, tidak tahu apakah dalam kehidupan ini dia masih bisa bertemu dengan kakaknya atau tidak.
Dia selama ini tidak memiliki ingatan masa lalu, apakah kakaknya juga sama ? Tapi itu baik juga padanya, tidak ada gunanya untuk mengingat semua ini.
Akan lebih baik jika dia sudah memiliki sepasang putra dan putri yang lucu serta istri yang baik dan pengertian, itu akan lebih dari cukup.
Tidak perlu menganggu ketenangan kehidupannya, Chang Rui berpikir bahwa ini adalah ide terbaik.
Dimana tidak akan melukai satu sama lain, ada benarnya juga tentang pepatah semakin dikit yang kamu ketahui maka semakin baik.
Karena Chang Rui sadar bahwa semakin banyak yang di ketahui olehnya semakin berat tanggung jawab yang dimiliki olehnya.
Chang Rui sendiri tidak lagi terlalu penasaran dengan hal hal yang seharusnya tidak membuatnya penasaran.
Chang Rui harus bisa menahan rasa penasarannya agar tanggung jawabnya tidak bertambah lagi.
"Apa yang sedang kamu pikirkan ? Apakah kamu merasa baikan dengan berendam disana ?" Tanya Nangong Li masih khawatir dengan keadaan Chang Rui.
"Sudah membaik jauh, ini bahkan kekuatanlu meningkat dengan cepat. Hanya saja aku sedang memikirkan keberadaan kakak ku. " Ucap Chang Rui dengan jujur.
"Apakah kamu akan mencarinya ?" Tanya Nangong Li.
"Tidak, aku yakin bahwa dia telah memiliki kehidupan pribadinya dan aku tidak ingin menganggunya dari kehidupan tenang miliknya. Aku lebih senang jika dia melupakan semuanya dan tidak pernah ingat bahwa dia punya seorang adik. " Jawab Chang Rui.
"Kenapa seperti itu ? Apakah kamu tidak berpikir apakah dia akan sedih atau tidak jika mendengarmu mengatakan hal ini ?" Tanya Nangong Li dengan heran.
__ADS_1
"Karena, di tempat ini, semuanya hanyalah tipu muslihat. Tidak ada hal baik yang harus dilihat, aku lebih senang jika dia tidak kembali disini dan menjadi incaran orang lain. "