
Xu Shu Rui juga tidak menghindar hanya melindungi dadanya menggunakan pedang miliknya, siapa yang menyangka bahwa tendangan yang tampak mematikan itu tidak membawa terlalu banyak tenaga.
Xu Shu Rui sendiri tidak terlalu bodoh dan menjatuhkan dirinya sendiri ke belakang sambil menabrak pembatas arena pertandingan.
Diam diam, Xu Shu Rui mengucapkan terima kasih dalam diam kepada Chang Rui karena tahu bahwa Chang Rui berbelas kasihan padanya jika tidak maka dadanya akan remuk bersama dengan patahan pedang nya.
"Apakah kamu berniat untuk menyerah ?" Tanya Chang Rui.
"Aku menyerah !!" Seru Xu Shu Rui dengan lantang.
Marquis Xu tampak tidak senang dan keputusan putranya lalu membanting sapu tangannya dan berdiri untuk bersiap pergi dari pertandingan.
Tapi, bagaimana mungkin Chang Rui melepaskannya dengan mudah ? Ketika ada kesempatan seperti ini ?
"Marquis Xu dikatakan bahwa memiliki jiwa yang adil dan jujur , tapi tampaknya agak bias. Ketika melihat Tuan muda Xu kalah dan menyerah, Marquis Xu langsung bersiap pergi tanpa memandang Yang Mulia lagi. " Ucap Chang Rui dengan suara yang lantang.
Tentu saja tidak ada yang salah dengan meninggalkan lapangan untuk pergi mencari udara segar tapi karena Marquis Xu adalah anggota Kekaisaran maka itu akan menjadi masalah besar.
Paling tidak harus dengan alasan yang jelas dan menyampaikannya kepada Kaisar, tindakan seperti Marquis Xu ini sangat tidak terpuji sekali bahkan bisa membuatnya dihukum bersama dengan seluruh keluarganya.
"Tuan muda ini tampaknya memiliki dendam mendalam terhadap keluargaku, bagaimanapun aku sudah tua dan memiliki asma sehingga aku harus keluar dan menghisap udara segar. Aku yakin bahwa Yang Mulia juga mengetahui hal ini." Ucap Marquis Xu dengan tidak senang.
"Ternyata seperti itu, seharusnya sudah menjawab pertanyaan semua orang. Selama ini tidak pernah mendengar bahwa Marquis Xu memiliki penyakit terutama ketika taman bunga Marquis Xu selalu bertambah setiap tahunnya, jadi semua orang mengira bahwa Marquis Xu adalah seorang pria yang gagah. " Balas Chang Rui.
(Taman bunga disini adalah selir ya. )
__ADS_1
"Yang Mulia dapat memaklumi tindakan dari Marquis Xu, bagaimana dengan orang lain yang telah salah paham ? Apakah Marquis Xu akan membiarkan mereka salah paham selamanya lalu membiarkan harga diri milik Yang Mulia jatuh ke dasar ?" Tanya Chang Rui dengan menyerang.
"Hentikan, kalian semua telah menunda acara untuk waktu yang sangat lama !" Seru Yu Lian dengan datar.
Chang Rui hanya tertawa ringan dan berjalan turun dari arena hanya menonton orang yang naik ke atas panggung.
Orang orang ini menyedihkan dan mudah tersinggung, sementara dia hanya mengatakan sesuatu dan Yu Lian telah berubah menjadi tidak sabar.
Chang Rui hanya menonton dengan malas sementara Ye Qing sendiri menonton dengan serius.
"Apakah saudara Ye tidak takut bahwa aku akan menyeret mu ke dalam masalah ?" Tanya Chang Rui.
"Apa yang dikatakan oleh Saudara Feng sama sekali tidak salah, kenapa harus takut ?" Tanya Ye Qing dengan percaya diri.
"Aku sangat suka dengan kepercayaan diri milik Saudara Ye, sangat membahagiakan apabila semua orang di dunia ini tampak sepertimu. Dengan begitu maka aku tidak perlu takut bahwa aku akan menyinggung seseorang. " Ucap Chang Rui dengan helaan nafas.
"Entahlah, semua kata kata mu telah menjelaskan semuanya menurutku. Aku bisa menilai seseorang dengan baik, jadi aku pikir hal ini juga sama dengan saudara Ye, aku seharusnya tidak salah dengan perkiraan ku. " Ucap Chang Rui dengan jujur.
Chang Rui benar benar tidak tahu ada hal apa yang harus membuatnya percaya dengan kata kata Ye Qing bahwa Ye Qing adalah orang yang baik.
Tapi, entah kenapa, Chang Rui merasa bahwa Ye Qing ini mirip dengan seseorang yang dikenalnya. Tidak tahu, siapa orang yang dikenalnya itu ?
Bahkan cara bicaranya saja, familiar. Chang Rui benar benar tidak tahu dengan hal ini dan tidak bisa mengingatnya, semakin dia mencoba untuk mengingat orang yang familiar ini maka semakin kabur ingatannya.
Apakah ingatannya memang seburuk ini ? Sejak kapan ingatannya menjadi sangat buruk ? Kaisar sendiri tidak terlalu banyak gerakan lagi setelah itu hanya menonton pertandingan dalam diam.
__ADS_1
Sementara tatapan Chang Rui tertuju pada seseorang yang duduk dibarisan Kaisar, orang itu adalah Hua Jin.
"Apakah kamu tahu siapa putri yang duduk disana ? Aku bukan orang sini sehingga tidak mengenal putri yang menggunakan cadar itu. " Ucap Chang Rui sambil menunjuk Hua Jin.
Ye Qing yang sedari tadi terfokus pada pertandingan langsung menoleh ke arah yang ditunjuk oleh Chang Rui lalu melihat Hua Jin.
"Ah, itu adalah Tuan putri Yu Cheng Qing. Dia adalah wanita hebat yang tidak pernah aku temukan sebelumnya, dia adalah wanita pertama yang bisa menjadi seorang Wali Kota. Dia membangkitkan kembali Kota yang telah hancur, dia membangun prajurit yang telah lama hilang, dia adalah legenda. " Ucap Ye Qing dengan penuh semangat sementara Chang Rui sendiri keringat dingin.
Siapa orang ini ? Kenapa mengetahui hal ini ? Apakah ada informasinya yang bocor ? Tidak ada yang tahu apakah dia membangun pasukan atau tidak.
Melihat bahwa Chang Rui diam saja membuat Ye Qing merasa bingung.
"Apakah ada yang salah dari hal ini ?" Tanya Ye Qing dengan santai.
"Tidak ada yang salah, hanya saja aku tidak pernah mendengar hal ini sebelumnya. Apakah aku boleh tahu darimana Saudara Ye mengetahui hal ini ?" Tanya Chang Rui.
"Tidak, ini adalah rahasia umum. Membangun pasukan tidak berarti benar benar melatih pasukan hanya saja, di katakan bahwa tempat itu menjadi pangkalan militer oleh Yang Mulia sehingga hal ini menjadi kekaguman di antara rakyat jelata seperti kami. " Ucap Ye Qing dengan mata yang berbinar.
"Ini adalah pemandangan pertama bagi kami untuk melihat seorang wanita menggunakan baju zirah, aku sepertinya akan pindah menuju Kota Wu nanti. " Lanjut Ye Qing.
Layaknya seorang penggemar keras seorang Yu Cheng Qing palsu alias Chang Rui, Ye Qing tampak dengan semangat terus menerus menceritakan tentang Chang Rui.
"Menurutmu, apakah tidak mengerikan membayangkan perangai seperti apa yang akan di miliki oleh wanita seperti itu ?"Tanya Chang Rui dengan heran.
"Tentu saja, seharusnya dia adalah orang yang hebat dan gagah. Aku tidak akan menyesal sedikitpun jika harus pindah ke Kota Wu untuk bertemu dengannya. " Ucap Ye Qing terus menerus mengulangi kalimat yang hampir sama.
__ADS_1
"Tampaknya kamu benar benar menyukai Tuan putri Yu Cheng Qing ini, dilihat lihat wajahnya tampaknya biasa saja. " Ucap Chang Rui.
"Bagian mana yang terlihat biasa saja ? Menurutku keindahannya cukup untuk menjadi wanita tercantik di Tiga Dinasti. " Puji Ye Qing tanpa tahu bahwa wajah Chang Rui telah memerah dibalik topi bambu.