
Nangong Li berjalan keluar dengan langkah yang penuh hawa membunuh, lalu membunuh siapapun yang bertemu dengannya.
Nangong Li melihat di persimpangan jalan di depannya ada Chang Rui jadi dia berbelok dan berjalan ke arah tempat Hu Yi dengan tenang.
Tidak banyak orang yang tahu seberapa kejam dia, karena kebanyakan orang yang tahu seberapa kejam dia sudah menemui Raja Neraka terlebih dahulu.
Hanya ada tiga orang yang pernah melihat penyiksaannya secara langsung dan masih hidup sampai saat ini.
Yang pertama adalah Ibu Suri yang pada saat ini di penjara, lalu kedua adalah Nangong Xi yang menghilang di tengah jalan.
Yang ketiga adalah orang yang paling mengerti dirinya dan telah melihat segala kekejamannya, siapa lagi jika bukan Chang Rui ?
Tidak hanya melihat, Chang Rui telah merasakan semua kekejamannya, mulai dari pengkhianatan dan semua kejahatannya yang lain.
Jika melihat ke masa lalu, bukankah dia sangat tidak tahu diri dengan berlari di depan Chang Rui kemana mana tanpa sadar diri ?
Dengan semua kejahatannya di masa lalu, dia benar benar tidak layak untuk jiwa yang murni seperti Chang Rui.
Chang Rui mengerti dirinya sementara dirinya tidak pernah mengerti Chang Rui, itu adalah kenyataan yang menyedihkan tapi tidak bisa ditolak olehnya.
Nangong Li merenung dan tertawa miris seperti seekor binatang buas yang kehilangan cakarnya, tidak bisa lebih menyedihkan lagi.
Nangong Li melihat ruangan Hu Yi yang dijaga oleh 12 orang, orang orang ini paling paling hanya setara dengan Chang Rui paling banyak.
Atau mungkin, Chang Rui bahkan bisa menangani mereka dua orang setiap pertarungan.
Nangong Li menerjang ke depan tanpa ragu dan memulai rencananya dari yang paling sudut dan terus berjalan sampai ke tengah, sesampainya ditengah , ada tiga orang yang menghadang nya.
"Utusan Nangong, tidak perlu bagimu untuk bertindak begitu keras, jika terjadi sesuatu padaku, apakah kamu bisa bertanggung jawab ?" Tanya Hu Yi dengan sinis dan memandang rendah ke arah Nangong Li.
Nangong Li tersenyum tipis dan tidak mengurusi hal ini lalu terus bertarung, pedangnya menembus jantung salah satu bawahan milik Hu Yi dan melempar tubuh bawahan itu kepada Hu Yi.
Hu Yi yang bodoh langsung jatuh ke belakang ditimpa oleh bawahannya sendiri dan mulai meraung dengan marah.
Nangong Li menyelesaikan yang tersisa dan sudut pedangnya mengalirkan darah yang bisa dilihat jelas oleh Hu Yi dengan mata anjingnya.
__ADS_1
Nangong Li berjalan keluar dan tersenyum layaknya seorang Malaikat pencabut nyawa, berjalan mendekati Hu Yi lalu berjongkok dan mencengkram dagu milik Hu Yi.
Selanjutnya, tidak terdengar suara lagi, sementara disisi lain, Chang Rui dihadang oleh seorang ahli yang sangat kuat.
"Kamu bukan orang kediaman Hu, kenapa kamu harus berhadapan denganku ?!" Bentak Chang Rui dengan marah.
Long Yu yang menggunakan jubah hitam tidak menjawab hanya memberikan kekehan pelan, kekuatan Chang Rui pada saat ini tidak sebaik di kehidupan sebelumnya.
Jika kekuatan Chang Rui sudah kembali seperti semula maka akan sulit bagi Long Yu untuk menahan Chang Rui selama setengah jam.
"Aku berhutang budi pada Hu Yi, aku akan membantunya !" Ucap Long Yu mencari alasan dengan asal asalan.
"Jika begitu maka kita hanya bisa melihat siapa yang bertahan !" Seru Chang Rui dengan kesal.
Chang Rui benar benar kesal ketika di hadang oleh pria misterius ini, belum lagi dia tidak bisa melihat seperti apa rupa milik pria ini.
Satu satunya di pikiran Chang Rui adalah takut bahwa Hu Yi menemukan keributan ini dan memanggil pengawalnya.
Jika begitu maka dirinya dan Nangong Li akan berada dalam bahaya, Chang Rui tidak tahu bahwa Nangong Li telah membantu Chang Rui, walaupun secara diam diam.
Chang Rui baru saja akan menyatakan kekalahannya sebelum akhirnya pria misterius ini berjalan mundur tiga langkah.
"Aku sudah selesai disini, aku tidak akan menang jika melawan mu lagi. Selamat tinggal, kita akan bertemu lagi dimasa depan !" Teriak Pria misterius itu sebelum akhirnya berlari menjauh.
Chang Rui tidak berusaha untuk mengejar pria itu dan mengatur nafasnya sebelum akhirnya berjalan menuju tempat Hu Yi seharusnya berada.
Tapi, Chang Rui terkejut ketika melihat pemandangan di depannya, Chang Rui berlari kedalam dan melihat bahwa Hu Yi ada didalam dalam kondisi yang mengenaskan.
Lalu, diatas meja ada sebuah surat pernyataan kesalahan Hu Yi dengan tanda tangan Hu Yi, serta beberapa bukti lain yang dia cari.
Chang Rui terdiam dan bingung dengan ulah siapa yang melakukan ini, orang ini jelas jelas tidak memiliki niat buruk padanya, hanya saja Chang Rui harus tahu apa niat orang ini.
"Siapa orang yang memiliki kemampuan untuk ini ?" Tanya Chang Rui dengan lirih dan melihat ke sekeliling.
Chang Rui berusaha untuk menemukan petunjuk tapi tidak menemukan apapun lalu mengingat bahwa Nangong Li masih sendirian.
__ADS_1
Chang Rui langsung membawa setumpuk surat itu lalu berlari ke paviliun tempat Nangong Li berada, sesampainya disana ,Chang Rui langsung membuka pintu dan melihat bahwa Nangong Li sedang duduk dengan wajah polos.
"Apakah kamu sudah dengan urusan mu ?" Tanya Nangong Li.
"Ya, sudah selesai. " Balas Chang Rui dengan kaku tapi di dalam hati dia merasa lega ketika melihat bahwa Nangong Li baik baik saja.
"Ayo pergi, disini tidak aman. " Ucap Chang Rui.
"Memangnya ada apa ?" Tanya Nangong Li.
"Aku tidak tahu siapa yang membantuku hanya saja tidak ada yang membantu tanpa syarat, aku pikir aku tidak akan bisa menghadapi orang ini. "Jawab Chang Rui.
"Mungkin saja orang ini adalah orang yang di kirim oleh Ayahmu untuk membantu. " Ucap Nangong Li dengan tenang.
"Tidak mungkin, Yu Lian menginginkan aku mati, tidak mungkin membantu ku untuk menjalani tugas. " Bantah Chang Rui tanpa keraguan.
Chang Rui membaca surat itu sambil berjalan keluar sementara di belakang Nangong Li mengikuti dengan senyum penuh makna.
Nangong Li menoleh ke belakang dimana ada bayangan hitam lalu mengangguk sedikit dan bayangan hitam itu menghilang.
"Apakah kita akan baik baik saja ?" Tanya Nangong Li sambil memandang sekitar.
"Tenang saja, kita akan baik baik saja. " Jawab Chang Rui dengan yakin.
"Jika begitu maka aku mengandalkan mu, apakah aku boleh memanggilmu Chang Rui ? Sementara kamu bisa memanggil ku Nangong Li. " Ucap Nangong Li dengan terus terang.
Chang Rui yang mendengar ini langsung menghentikan langkahnya dan wajahnya memerah lalu memandang Nangong Li.
"Tentu.... kamu bisa memanggilku Chang Rui jika hanya berdua seperti ini. " Ucap Chang Rui dengan canggung.
"Bagus, aku sangat senang ! " Seru Nangong Li dengan kekanakan.
...----------------...
Bonus Like 12, 5 k : 2/ 3
__ADS_1
Aduh maaf banget ya, gak bisa update sisanya, lanjut besok ya. Harusnya bisa ngetik lagi tapi gak taunya author sakit, jadi gini deh..... sekali lagi mohon maaf ya 🙏