
1 minggu berlalu dengan cukup damai, ya cukup damai.
Hari ini, dia akan ikut datang ke Istana sebagai Jiu Wangfei dan sebagai Nona Tertua keluarga Chang dan akan menentukan putusan Kaisar terhadap masalah Chang Qiao Ye dan Nangong Xi.
"Apakah aku tidak bisa izin saja ? Tidak bisakah Wangye mengatakan bahwa aku sakit dengan sangat parah ?" Tanya Chang Rui dengan sebal.
"Sejak kapan kamu menjadi sangat manja, hm ? Biarkan kamu pergi dan menyelesaikan apa yang telah kamu buat. " Ucap Nangong Li tanpa perasaan.
"Baiklah, aku akan membuat kekacauan disana. " Ucap Chang Rui mengancam Nangong Li.
"Jika begitu maka aku akan menyerahkan mu kepada Kaisar dan meminta Istri lain yang lebih penurut dan lembut. " Balas Nangong Li tanpa perasaan.
Chang Rui yang mendengar ini hanya tertawa ringan dan sekarang dia merasa bahwa hatinya menjadi lebih dingin.
Bersama dengan Nangong Li ini, maka artinya harus mematikan seluruh hubungan dengan hati. Dengan begitu barulah bisa melangkah dengan baik.
Karena , jika harus terlibat dengan hati maka mungkin saja akan jatuh ke dalam jebakan Nangong Li atau wajahnya yang tampan dan mempesona.
"Tentu saja, wanita dengan jenis seperti itu akan lebih mudah di manipulasi. " Ejek Chang Rui dengan acuh tak acuh yang menunjukkan bahwa dia tidak terganggu dengan apapun.
"Tentu saja, lebih mudah di manipulasi. Tapi, kamu harus tahu jika terlalu mudah maka itu tidak akan menarik. " Ucap Nangong Li lalu mengambil jeda dan mendongak untuk melihat wajah Chang Rui yang berdiri.
Tangan Nangong Li terulur dan mencengkram dagu Chang Rui untuk kesekian kalinya, Chang Rui dengan terpaksa menundukkan tubuh nya dan wajah nya menjadi sangat dekat dengan wajah Nangong Li.
Bahkan , hembusan nafas Nangong Li yang dingin, bisa dirasakan oleh nya. Terasa sangat tidak nyata seolah olah semua ini adalah mimpi.
"Sejujur nya, aku lebih suka dengan orang yang sulit untuk di taklukkan. Aku suka dengan seseorang yang terus menerus berjuang dan keras kepala, sepertimu. " Ucap Nangong Li dengan senyum iblis nya.
"Wangye benar benar tahu bagaimana cara mengintimidasi orang lain, jika aku tidak terbiasa maka mungkin aku akan menganggap kalau Wangye tertarik denganku. " Ucap Chang Rui dengan nada sinis.
__ADS_1
"Kenapa tidak ? Wangye ini sangat tertarik denganmu. Wangye ini benar benar ingin menjadi lebih dekat dengan mu. " Ucap Nangong Li dengan tatapan mata yang menghipnotis.
Chang Rui segera dengan paksa melepaskan diri dari cengkraman Nangong Li lalu tersenyum dan mengibas ngibaskan dagu nya.
"Sudah waktu nya aku pergi, Wangye. Aku akan terus bermain dengan mu setelah kembali, selamat tinggal. Tolong jangan pelihara kecantikan kecil lain di dalam pelukan mu atau aku akan cemburu. " Ejek Chang Rui dengan wajah senyum sinis.
"Tentu saja, selamat pergi Istri ku. Aku akan menunggu kepulangan mu, harap jangan ragukan kesetiaan ku padamu yang mengalahkan luas nya lautan. " Ucap Nangong Li meladeni permainan yang di buat oleh Chang Rui.
Chang Rui yang mendengar ini merasa bahwa diri nya akan segera memuntahkan seluruh makanan yang telah di telan nya pagi ini jadi langsung berlari ke atas kereta kuda milik nya.
Kereta kuda ini sangat nyaman sampai akhirnya tiba di Istana yang sangat megah tapi mengerikan dan membawa aura suram ini.
"Salam kepada Yang Mulia Kaisar !" Ucap Chang Rui yang datang bersamaan dengan Chang Zi.
Semua hal dilakukan dan Chang Rui berdiri di sebelah Nangong Xi karena kedudukan mereka sama untuk saat ini sementara di belakang nya ada Chang Zi.
Di belakang Chang Zi barulah ada Chang Qiao Ye yang telah berubah dan kehilangan kecantikan nya sepenuhnya bahkan tampak seperti tidak di beri makan 3 hari.
"Keputusan ku adalah Pertunangan ini akan dibatalkan. " Ucap Kaisar.
"Yang Mulia ! Yang Mulia ! Tolong kembalikan pertunangan ku ! Kami di jebak ! Kami di jebak !" Ucap Chang Qiao Ye sambil merangkak maju.
Kaisar mengerutkan dahi nya sementara Chang Rui menemukan bahwa ini terlalu luar biasa untuk di lewatkan.
Chang Qiao Ye telah menyalahi aturan dan melewati Chang Zi dengan Chang Rui sehingga bersujud pada Kaisar dari jarak yang sangat dekat.
"Sialan ! Apa yang sedang kamu lakukan ?! Dasar rubah jahat ! Kamu telah melakukan banyak hal untuk menjebak ku !" Teriak Nangong Xi dengan begitu kasar.
"Mohon maaf atas ketidak sopanan ku, tapi Yang Mulia, tidak layak untuk mengatakan kata kata itu di depan umum seperti ini. " Ucap Chang Rui sambil menunduk.
__ADS_1
Kaisar tidak mengatakan apapun yang menunjukkan bahwa diri nya tidak ingin mengatakan apapun terhadap hal ini.
"Apakah kamu bekerja sama dengan nya untuk menjatuhkan ku, hah ?! Dasar seseorang yang berasal dari bulu yang sama ! Pengawal, seret mereka semua dan minta mereka bertiga untuk berlutut di depan pintu Istana sampai aku meminta mereka untuk pergi !" Teriak Nangong Xi.
Kaisar masih diam saja dan Chang Rui tersenyum tipis, telah menemukan jawaban yang dia inginkan.
Tampak nya, kata kata yang diberikan oleh Nangong Li tidak sepenuhnya salah. Chang Zi dan Chang Qiao Ye memohon untuk kesalahan ini.
Sebenarnya ini tidak layak , tapi Kaisar tidak mengatakan apapun lagi sehingga pengawal tidak berani membantah.
Chang Rui di seret oleh dua orang dan berjalan ke tengah lapangan yang penuh dengan matahari terik lalu berlutut di sana.
Chang Qiao Ye terus memberontak dan menangis sementara Chang Rui hanya diam dan tersenyum tipis.
Chang Rui tidak melakukan semua ini tanpa sebab melainkan menunggu seseorang,melihat apakah orang yang di tunggu nya akan datang atau tidak.
Jika orang itu tidak datang dalam waktu setengah jam maka Chang Rui akan melepaskan diri dari hukuman ini.
Setengah jam kemudian, kaki Chang Rui telah mati rasa tapi dia masih penasaran dan menunggu orang itu untuk datang.
Tidak lama, seseorang dengan kursi roda datang dan di dorong oleh Long Yu.
"Siapa yang mengizinkan mu untuk berlutut ?!" Bentak Nangong Li.
Chang Rui tersenyum tipis dan tidak mengatakan apapun untuk sejenak. Kaisar tidak mengatakan apapun , adalah karena dia takut dengan pengaruh yang di miliki oleh Nangong Xi seperti yang dikatakan oleh Nangong Li.
"Wangye, aku saat ini di hukum dan di fitnah oleh Yang Mulia Putra Mahkota. Apa yang bisa aku lakukan selain berlutut di sini ? " Tanya Chang Rui dengan sedih.
Chang Rui berniat untuk membalaskan dendam nya pada Nangong Li dengan menggunakan pria itu sebagai batu pijakan !
__ADS_1
Hal ini akan membuat perselisihan di antara Kaisar, Putra Mahkota dan Nangong Li dan pada saat itu, dia hanya perlu menonton pertunjukan ini dan mendapatkan untung paling besar.