REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
216. Ye Qing


__ADS_3

"Aku tidak menyangka bahwa Tuan Feng memiliki ambisi yang begitu besar untuk memenangkan hati orang orang. " Ucap Ye Qing.


Suara Ye Qing sangat nyaman untuk di dengar seolah olah sedang mendengarkan dongeng, suara yang ringan dan penuh dengan pengertian itu seolah olah merupakan suara milik seseorang yang memiliki segala pengetahuan dan kebijaksanaan.


Dari kata katanya, Ye Qing benar benar tidak kalah dari seorang sarjana yang terpelajar. Dikatakan bahwa cara bicara seseorang dapat menentukan perilakunya dan Ye Qing ini memiliki cara bicara yang benar benar luar biasa.


Ye Qing ini tampaknya sangat dewasa dan gaya bicaranya mirip dengan seseorang yang dia kenal tapi Chang Rui telah melupakan orang itu, siapakah orang yang mirip dengan Ye Qing ini ? Chang Rui sendiri tidak dapat mengingatnya dengan baik.


Seperti yang dikira oleh Chang Rui, pertandingan di selesaikan dan semuanya boleh pulang pada saat ini.


Ketika bertemu dengan Hua Jin, gadis itu tampaknya memiliki banyak hal yang ingin di tanyakan padanya.


"Apa yang ingin kamu tanyakan padaku ?" Tanya Chang Rui dengan lembut.


"Kenapa kamu memilih Ye Qing yang merupakan orang terakhir ?" Tanya Hua Jin.


"Karena dia spesial menurutku, dia berhasil untuk menarik minatku. Tenang saja , aku tidak akan kalah pada saat ini bahkan jika kemampuannya mengecewakan tapi aku berharap bahwa dia tidak akan mengecewakan harapan yang telah aku miliki padanya. Bagaimanapun dia adalah satu satunya orang yang mampu untuk membuatku tertarik di pertandingan ini. " Ucap Chang Rui panjang lebar.


"Baru kali ini aku melihat mu mengatakan sesuatu dengan panjang lebar seperti ini, pada saat ini apakah kamu tahu apa yang kamu lakukan atau kamu hanya tersihir oleh tampangnya ?" Tanya Hua Jin.


"Tampangnya ? Tampangnya yang mana saja kamu tidak tahu, dia menggunakan topeng kulit manusia. " Jawab Chang Rui dengan santai dan sementara disisi lain, di sebuah gang yang sempit dan gelap.


Seorang pria dengan perawakan yang gagah sedang berdiri dengan bangga dan ada pria lain yang agak sedikit lebih pendek dari pria yang pertama.


"Jadi bagaimana setelah menjadi Ye Qing ?" Tanya pria yang kedua.


"Tidak ada yang salah, aku tidak menyangka bahwa dia akan memilihku pada akhirnya. Bahkan jika dia menyembunyikan wajahnya dibalik topi bambu atau cadar, aku masih bisa mengenalinya hanya dalam satu pandangan. " Ucap Pria yang pertama.


"Kenapa seperti itu ? Kamu begitu yakin bahwa kamu akan bisa menang. " Ucap pria kedua.


"Kenapa aku tidak yakin ? Aku memiliki kemampuan, tapi pada saat ini aku tidak bisa muncul dengan identitas asli ku dan membuat perhatian tertuju padaku, itu tidak akan baik untuk dirinya sendiri. " Balas pria yang pertama.


Itu adalah Nangong Li dan Long Yu yang ikut datang ke Ibukota, tentu saja mereka memiliki niat lain dengan datang kemari.


Di Ibukota ini, Nangong Li memiliki niat untuk melindungi Chang Rui secara diam diam dan terpaksa untuk menggunakan cara lain seperti menyamar sebagai orang lain seperti ini.


"Bagaimana jika pada akhirnya kamu ketahuan olehnya ?" Tanya Long Yu.


"Bagaimana mungkin ? Itu tidak akan ketahuan , aku memiliki sikap yang sangat berbeda dan belum lagi aku hanya seorang pria yang akan gemetar ketika memegang pedang. Jadi kenapa dia harus mencurigai ku ?" Tanya Nangong Li.


"Jika di masa depan hanya kamu yang bertemu dengannya di final, apa yang ingin kamu lakukan ? Pemenang untuk mendapatkan pedang pusaka hanya ada satu. " Ucap Long Yu.


"Kamu sudah menginginkan Pedang Pembunuh Dewa sejak kamu masih belajar berjalan, pada saat ini kamu di hadapkan dengan pilihan yang berat seperti ini dan yang mana yang akan kamu pilih ?" Tanya Long Yu.


"Pedang Pembunuh Dewa adalah sesuatu yang aku inginkan sejak kecil sementara dia adalah orang yang aku inginkan untuk menemaniku seumur hidupku, bahkan jika harus mengorbankan sebuah pedang maka aku tidak akan keberatan sama sekali. " Ucap Nangong Li dengan jujur dan lantang.


Kata kata Nangong Li sangat menyentuh, sayang sekali orang yang seharusnya ditujukan untuk kata kata ini tidak mampu untuk mendengarnya dan memberikan reaksi secara langsung pada tindakan ini.


"Aku mencintainya, aku akan membiarkannya mendapatkan kemuliaan, aku akan membiarkannya mendapatkan apa yang dia inginkan. Lagipula Pedang Pembunuh Dewa adalah pedang yang berkualitas tinggi, ditangannya tentu saja tidak akan sia sia. " Lanjut Nangong Li dengan senyum yang dalam.


Sementara orang yang seharusnya menerima niat baik dari Nangong Li sedang duduk dan menjahit sebuah gaun untuk Pesta Bulan hari terakhir.

__ADS_1


Chang Rui memikirkan bahwa jika dia memenangkan pertandingan maka dia akan mendapatkan sebuah Pedang legenda yaitu Pedang Pembunuh Dewa. Chang Rui sudah pernah melihat langsung pedang itu di ruang kerja milik Yu Lian.


Benar benar tidak ada yang terlihat luar biasa dari Pedang itu selain auranya yang sombong dan penuh dengan aura yang menindas.


Tapi, sayangnya itu adalah pedang panjang dan tidak akan bisa digunakan olehnya. Tidak tahu kepada siapa dia harus memberikan pedang itu.


Bagaimna jika dia memberikannya kepada Nangong Li ? Kemampuan pria itu rendah dan dengan bantuan Pedang Pembunuh Dewa maka akan bisa untuk melindungi diri sendiri apabila mereka berpisah di masa depan.


Shhhh !


Tanpa di duga duga, karena dia sedang melamun. Jarum yang sedang menjahit tidak sengaja menusuk jarinya sampai berdarah.


"Apa yang sedang kamu pikirkan ? Dalam menjahit tidak diperkenankan untuk bengong dan kehilangan fokus jika tidak maka kamu akan kembali dengan tangan yang penuh perban. " Ucap Liu Wuji dengan sabar.


"Tidak ada, aku hanya memikirkan seseorang. " Ucap Chang Rui dengan tenang.


"Apakah itu adalah kekasih mu ?" Tanya Hua Jin.


"Dengan gambaran ku, apakah aku akan bisa mendapatkan pasangan ? Setiap hari aku hanya menggunakan pakaian pria dan pedang, aku selalu berada di garis terdepan dalam melawan musuh. Benar benar tidak kalah dari seorang pria, aku takut para pria akan mundur terlebih dahulu sebelum datang ke rumah dan mengirimkan lamaran. Lagipula, aku tidak bisa menjadi putri yang anggun dan enak untuk dipandang. " Ucap Chang Rui dengan perasaan rendah diri.


Ada beberapa orang yang mengatakan bahwa sebenarnya wajahnya biasa saja dan tidak enak di pandang dan ini membuat Chang Rui tidak percaya diri dengan tampilan wajahnya yang asli.


Hal ini juga tidak bisa menyalahkan Chang Rui sepenuhnya sementara orang orang itu mengatakan semuanya dengan begitu jahat dan lugas tanpa takut bahwa itu akan menyakiti perasaan orang lain.


Chang Rui benar benar berharap bahwa orang orang yang mengatakan hal tersebut akan mendapatkan balasannya tapi pada saat ini dia tidak akan bisa melihat balasan itu lagi.


Orang orang terdekatnya beberapa kali atau lebih tepatnya berulang kali mengkritik penampilannya yang menyedihkan tampak seperti seseorang yang tidak terawat dan anehnya itu keluar dari bibir kedua orang tuanya.


Seolah olah tidak pernah bisa menemukan obat salep yang tepat dan terus berganti salep hanya memperparah luka, bukan menyembuhkannya.


Chang Rui memahami hal ini dengan baik, bahwa menjadi putri keluarga kaya maka harus memiliki wajah dan penampilan yang sempurna juga..


"Apakah kamu baik baik saja ?" Tanya Hua Jin.


"Aku sedikit masuk angin, apakah aku boleh kembali dan beristirahat dulu ?" Tanya Chang Rui.


"Ya, kamu pergilah dulu, jangan khawatir. " Ucap Hua Jin dan Chang Rui tidak menunda lagi lalu masuk ke dalam kamarnya dengan pintu yahh agak dibanting dan membuat orang orang terkejut sementara dia sesampainya di dalam kamar langsung berlari ke dalam selimut.


Di dalam selimut itu dia mengeluarkan raungan kecil yang menyedihkan, tampak seperti hewan buas yang menjilati luka lukanya dengan lembut.


Chang Rui benar benar terluka pada saat ini, entah bagaimana kenangan yang sudah sangat lama dia kubur dalam dalam kembali muncul dalam ingatannya dan memberikannya mimpi buruk.


Tidak tahu apa yang memicu ingatan buruk ini kembali muncul dan memberikan mimpi buruk padanya.


"Kenapa ? Kenapa harus kembali lagi ? Aku benar benar tidak ingin mengingat nya..... "Gumam Chang Rui dibalik selimutnya.


Di dalam selimut, hanya ada dirinya sendiri dan kenangannya yang penuh luka. Memeluk dirinya sendiri dalam kesendirian dan kesepian.


Untungnya langit berbaik hati dan menghapus semua ingatan Chang Rui tentang Nangong Li, jika tidak maka Chang Rui mungkin tidak akan sanggup untuk menanggung semuanya.


Chang Rui berdiri sendiri selama ini dan harus terlihat kuat walaupun sebenarnya dia tidak sekuat yang dilihat oleh orang orang.

__ADS_1


Dia adalah gadis pada umumnya yang masih memerlukan perlindungan dari orang lain. Tapi, setelah memikirkan Nangong Li pada akhir akhir ini membuat kehidupannya lebih bercahaya.


Mereka pergi berkuda bersama, mereka pergi untuk bermain bersama, mereka mencoba kedai kedai yang baru dibuka bersama.


Mereka menghabiskan waktu yang lama di atas bukit, di padang bunga untuk bermain bersama tapi pada akhirnya itu bukan sesuatu yang penting bagi pihak sana.


Sebagaimana Nangong Li dapat berubah sikap dengan begitu cepat hanya dalam beberapa detik membuat Chang Rui merasa putus asa.


Apakah Nangong Li berusaha untuk menghapus semua yang ada menjadi abu ? Kenapa selalu seperti itu ?!


Kenapa Nangong Li selalu berhenti ketika itu akan mencapai suatu garis yang paling rendah dimana mereka akan mencapai garis yang baru.


Apakah Nangong Li merasa bahwa dia tidak layak atau sebenarnya Nangong Li hanya melihatnya sebagai hiburan ?


Chang Rui merasa bahwa semuanya menjadi jauh lebih buruk dan benar benar ingin menangis, sebagaimana hal yang terjadi selama ini terasa menjadi begitu gelap dan suram.


Chang Rui memang memiliki sebuah periode dimana serangan kecemasan dan kesedihannya akan kambuh dan dia akan merasa semuanya begitu menyedihkan dan menyakitkan untuk ditanggung.


Chang Rui tidak pernah tahu bahwa Nangong Li tidak kalah menderita dari dirinya. Semakin Nangong Li mengatakan sesuatu yang buruk pada Chang Rui maka semakin sedih Nangong Li.


Tapi, Nangong Li ingin selalu melindungi Chang Rui dan membiarkan Chang Rui menemukan orang lain yang lebih layak untuk dirinya sendiri dan mampu untuk menjaga dirinya dengan baik sehingga tidak akan membuatnya menangis lagi.


Tidak seperti Nangong Li yang mengecewakan dan telah menghabiskan dua masa kehidupan Chang Rui.


Jadi, sebenarnya semuanya yang ada disini hanya berputar di tengah ketakutan dan kesalahpahaman tapi sayangnya masalah ini tidak akan berakhir dengan cepat .


Sebagaimana Chang Rui memiliki pemikiran yang buruk terhadap Nangong Li dan ketakutan Nangong Li akan perlakuan Chang Rui ketika mendapatkan ingatan penuhnya lagi tentang mereka di masa lalu.


Keesokan harinya, Chang Rui datang dan berdiri bersama dengan Ye Qing. Pada saat ini, mereka benar benar menjadi pasangan yang serasi.


Sebagaimana Chang Rui tampak sangat pendek ketika berdiri di samping Ye Qing. Dan Ye Qing tampak seperti tiang listrik.


Sementara orang yang lain rata rata berkelompok dengan orang yang memiliki nilai mirip mirip dengan mereka atau satu sekte, berbeda dengannya yang mengambil tindakan ekstrem ini dan mengejutkan semua orang.


Tapi, siapa yang perduli pada pandangan orang lain ? Chang Rui hanya perduli dengan dirinya sendiri.


"Pada saat ini, hari sangat cerah dan dua kelompok akan bertanding satu sama lain. Seperti yang kalian tahu, hanya ada 50 orang yang masuk ke babak ketiga dan lanjut ke babak keempat dimana hanya ada 25 orang yang melanjutkan perjalanan kalian hari ini. Jadi kerjakan dengan sebaik mungkin kesempatan yang telah kalian dapatkan. Pada saat ini, dari 100 orang ini, hanya ada 25 orang yang melangkah ke depan dan sisanya akan kembali ke kediaman masing masing. " Ucap Kasim Liu dengan terus terang dan kata katanya dingin.


"Apakah kalian mengerti ? Atau ada yang ingin kalian tanyakan ?" Tanya Kasim Liu.


Chang Rui langsung mengangkat tangannya dan menanyakan apa yang sudah ada di benaknya sejak tadi tertahan dan pada saat ini dia benar benar ingin menanyakan nya untuk mendapatkan kepastian dari Kasim Liu.


"Pada saat selanjutnya, atau babak keempat apakah masih berkelompok?" Tanya Chang Rui.


"Itu benar, masih akan berkelompok. Jadi jika kalian memilih kelompok yang baik maka kalian pasti sudah mengamankan posisi untuk tiket dua puluh lima orang. " Ucap Kasim Liu.


" Tapi, hasil dari kelompok ini akan menghasilkan yang genap. Maka bagaimana dengan satu p l orang lain ?" Tanya Chang Rui.


"Pertanyaan yang menarik, dari tadi aku menunggu pertanyaan ini. Karena hasilnya genap maka satu orang ini, memiliki kesempatan untuk menantang seseorang dan merebut posisi orang lain , hanya satu kali saja dan pada saat itu jika kamu menang maka kamu akan menang dan jika tidak maka kamu tetap harus kembali, ini adalah keputusan dari Yang Mulia. " Ucap Kasim Liu dengan suara yang lantang.


"Baik, kami mengerti !" Teriak pada pendekar dan Chang Rui pun yakin bahwa dia tidak akan kembali pada babak ketiga dan keempat ini, pada saat ini dia sangat percaya diri pada kekuatannya sendiri.

__ADS_1


"Oh ya, tidak ada racun yang diperbolehkan dalam pertandingan. " Ucap Kasim Liu yang mengejutkan semuanya.


__ADS_2