REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
180. Pembalasan


__ADS_3

Chang Rui menarik cambuknya dan memukul Xu Yang dengan sekuat tenaga, terdengar beberapa tulang retak.


Sebelumnya terdengar ratapan penuh kesedihan dari sel sel di sebelah, terdengar juga tangisan putus asa dari sel depan.


Tapi, ketika cambuk Chang Rui sudah mendarat. Tidak ada lagi yang berani untuk mengeluarkan suara, bahkan orang orang yang telah melakukan banyak kejahatan, tiba tiba merasa sangat takut seolah olah setelah itu adalah giliran mereka.


Bahkan Jiu Qing sekalipun menutup matanya sejenak dan tidak bisa berkata kata lagi terhadap ini.


Beberapa orang di takdirkan untuk menjadi orang yang kejam dan semua orang akan tunduk padanya, Chang Rui adalah salah satunya.


Pada saat ini, tidak ada yang tidak tunduk pada Chang Rui. Bahkan, rahang Xu Yang telah patah dan tidak bisa mengatakan apapun selain ringisan yang tidak jelas.


Ya, Chang Rui tidak mengarahkan cambukan sekuat tenaga tadi ke tubuh, untuk apa ? Dia akan menghancurkan wajah Xu Yang terlebih dahulu.


Tidak lama kemudian, Fu Jin Yang kembali lagi dengan sebuah gulungan nama. Chang Rui menerimanya lalu membacanya dengan hati hati.


"Ini adalah daftar nama wanita yang telah di rugikan oleh Xu Yang, berjumlah 68 orang. Beberapa di antaranya telah meninggal karena bunuh diri, mereka tidak tahan dengan penghinaan yang mereka dapatkan. " Ucap Fu Jin Yang.


Chang Rui memutar cambuknya dengan tatapan dingin, lalu duduk di sebuah sela besi jeruji di penjara.


"Betapa hebatnya, 68 orang. Aku yakinkan, tidak hanya ini. Kamu akan dibawa keliling kota, sebagai permintaan maaf atas tindakan mu yang hina. Aku akan membiarkan semua orang melihat betapa menyedihkan nya dirimu. Semua orang yang telah mendapatkan ketidak adilan, akan melempari mu dengan batu dan sayuran busuk. Tapi, kamu layak untuk itu semua, bukan ?" Tanya Chang Rui dengan seringaian.


"Nona, apa yang akan kamu rencanakan untuk Xu Yang ?" Tanya Fu Jin Yang.


"Kalian berdua pergilah dan cari semua kesalahan yang telah dia perbuat, dia akan di adili di depan umum dan dibawa keliling kota sambil memeluk gelar pengkhianat. " Ucap Chang Rui dengan dingin.


"Lebih baik mati daripada menerima itu..... " Keluh Xu Yang dengan tidak jelas karena rahangnya yang patah.

__ADS_1


Chang Rui menjulurkan kakinya dan menendang dada Xu Yang dengan kuat , lalu menatapnya dengan tajam.


"Ini bukan hak mu untuk berbicara !" Bentak Chang Rui.


Lalu Chang Rui kembali mencambuk Xu Yang dengan kuat, pukulan demi pukulan di layangkan sampai akhirnya hanya menyisakan genangan darah.


Xu Yang bahkan sulit untuk mengatakan sesuatu dan tidak bisa melihat apapun karena terluka terlalu parah.


"Jangan terburu buru, waktu kematian mu masih jauh. " Bisik Chang Rui.


Lalu menarik rantai yang terikat dengan atap, membiarkan Xu Yang tertarik oleh dua sisi, seolah olah tangannya akan diputuskan dengan perlahan lahan.


"Aku akan memberikan keadilan kepada 68 orang yang telah kamu hina dan kamu nodai. Aku juga akan memberikan keadilan untuk 15 wanita yang telah kau kurung dan kau rusak masa depan mereka. Akan ku pastikan bahwa kamu tidak akan melupakan hukuman ini bahkan sampai tiga kehidupan. " Ucap Chang Rui dengan penuh kebencian.


"Nona Chang, tampaknya sangat menikmati hal ini. " Ucap suara dari belakang yang mengejutkan Chang Rui.


Ketika dia menoleh, Nangong Li ternyata berdiri di belakangnya dengan tangan yang terlipat di depan dada, tampak sangat tampan dan menawan bahkan dalam cahaya yang remang remang ini.


"Apalagi ? Aku melihat hiburan tentu saja. " Balas Nangong Li dengan santai dan tanpa rasa bersalah.


"Tampaknya , selera Tuan Nangong agak ekstrem untuk dilihat. " Ucap Chang Rui dengan senyum yang di paksakan.


Berarti, sejak tadi dia telah di tonton oleh Nangong Li dan ini membuatnya merasa kesal, bagaimana mungkin dia tidak mengetahui keberadaan Nangong Li ?


Ilmu meringankan tubuh Nangong Li seharusnya tidak sebagus itu bukan ? Sampai dititik dimana dia tidak bisa merasakannya ?


Sayang sekali bahwa Chang Rui tidak bisa menyadari bahwa dirinya telah sepenuhnya jatuh ke dalam tipu daya milik Nangong Li.

__ADS_1


Orang orang asing mengatakan bahwa Nangong Li adalah seorang pangeran yang maju dengan keberuntungan dan tidak memiliki kemampuan dan Chang Rui juga merasa seperti itu ketika melihat kesederhanaan yang di miliki oleh Nangong Li.


"Tentu saja, beberapa orang mengatakan hal yang sama dengan Nona Chang. " Balas Nangong Li.


Chang Rui tidak bisa melihat dengan jelas wajah Nangong Li, hanya bisa melihat bahwa dibawah cahaya yang tidak jelas ini , jakunnya bergerak naik turun dengan perlahan dan keringat membasahi jakunnya.


Lalu, ketika naik ke atas sedikit terdapat leher yang panjang dan ramping, berwarna agak kecokelatan seolah olah itu sudah lama terjemur.


Tapi, itu masihlah sangat indah dan sedap untuk di pandang. Tapi, ketika naik lagi ke atas, orang orang akan langsung menyesal.


Menyesal karena tidak melihat dari awal ! Karena, itu adalah sebuah mahakarya yang tiada tandingnya ! Ketampanan yang tiada duanya ini, betapa beruntungnya wanita yang bisa menjadi istrinya.


Tidak tahu hal baik apa yang dilakukan oleh wanita wanita itu sehingga bisa menikah dengan Nangong Li.


"Nona, kamu sudah membawa 15 orang yang kamu minta. " Ucap Jiu Qing kembali lagi.


Chang Rui mengangguk dan memberikan mereka sebuah pisau, lalu mereka tahu apa aku yang harus mereka lakukan.


Mereka bergantian dan memberikan tusukan pada tubuh Xu Yang, masing masing menusuk di tangan dan kaki, seperti permintaan Chang Rui.


Mengingat bahwa Xu Yang masih belum boleh meninggal terlalu cepat mengingat bahwa semua ini masihlah pembukaan, dia tentu saja tidak boleh terlalu bersemangat dalam hal ini.


"Teknik yang kamu gunakan ini benar benar tiada duanya, aku harus belajar dari Nona Chang dalam hal ini di masa depan. " Ucap Nangong Li memberikan apresiasi.


"Jika Tuan Nangong tidak keberatan, maka aku tidak akan keberatan untuk mengajar Tuan Nangong. Bagaimana jika aku mengajari Tuan Nangong untuk berlari berkuda sambil memanah ? Walaupun aku tidak bisa menjamin selalu mendapatkan di point 10 , tapi paling tidak aku yakin point 9 . " Bisik Chang Rui dengan serius.


"Kamu memiliki kemampuan untuk memainkan ini di masa muda? " Tanya Nangong Li.

__ADS_1


"Tentu saja, aku telah mempelajari ini di masa depan, jadi apakah Tuan Nangong masih setia dengan kata kata ku sebelumnya ?" Tanya Chang Rui.


"Kenapa aku harus keberatan dengan Nona Chang ? Nona Chang pandai dan pantas untuk menerima semua berkah ini. " Puji Nangong Li sambil melihat ke arah luar penjara.


__ADS_2