REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
232. Ditahan


__ADS_3

1 Bulan berlalu dan Chang Rui merasa bahwa dirinya telah ditipu oleh seseorang, siapa lagi jika bukan Nangong Li yang mampu menipunya berulang kali.


Sudah lebih dari dua minggu tapi, tapi Nangong Li tidak pernah kembali untuk menepati janjinya, tidak tahu apa yang membuatnya menunggu begitu lama disini.


Chang Rui benar benar merasa lelah ketika menyadari bahwa dia telah ditipu lagi, tapi jika Nangong Li kembali maka dia mungkin akan kehilangan keteguhan hatinya kembali.


Chang Rui selalu membanggakan kemauannya dalam melakukan sesuatu yang sangat teguh dan lebih kuat dibandingkan pria dewasa.


Hanya saja, ketika berkaitan dengan Nangong Li, Chang Rui tidak tahu apa yang salah dengan dirinya.


Dia tidak bisa merasakan kemiripan ini lagi dan hanya merasakan sesuatu yang asing, dimana dia merasa bahwa semuanya tidak lagi dia.


Chang Rui merasa bahwa dia kehilangan jati dirinya ketika bersama dengan Nangong Li, dia yang seharusnya tegas dalam membuat keputusan berubah menjadi penuh pertimbangan.


Apakah efek samping dari cinta memang sekuat ini ? Chang Rui tidak mengerti dengan hal ini karena belum pernah merasakannya.


Ketika dia sedang merana dan duduk di tepi danau sendirian, Chang Rui melihat bahwa seekor burung merpati menghampirinya dengan surat.


"Surat ? Dari siapa ?" Tanya Chang Rui dengan heran.


Chang Rui membuka surat itu dengan dahi yang berkerut karena tidak menyangka bahwa dia harus mendapatkan sebuah surat sementara dua sendiri tidak menunggu surat dari manapun.


"Tolong jangan khawatir akan keadaan Tuanku, Tuanku pada saat ini sedang ditahan karena menolak perintah dari Yang Mulia. " Baca Chang Rui.


Chang Rui melihat ada sebuah cap yang digunakan oleh Nangong Li dibagian bawah, Chang Rui langsung berdiri dan membawa beberapa senjata.


Sebuah busur besar yang terpajang dibagian depan halaman rumah Chang Yue Qing sekalipun, dibawa olehnya bersama dengan wadah anak panah.


Chang Rui benar benar tampak marah dengan semua ini.


Tidak ada yang tahu alasan kenapa Chang Rui tampak begitu marah, sampai akhirnya di hampiri oleh Cuiyun.


"Nona, kemana kamu akan pergi ?" Tanya Cuiyun dengan terkejut.

__ADS_1


"Dinasti Qing, Nangong Li ditahan oleh Kaisar baru. Betapa beraninya, aku ingin melihat siapa yang berani menghalangi ku. " Ucap Chang Rui dengan geram.


Cuiyun menyelimuti tubuh Chang Rui dengan mantel tebal lalu Chang Rui melompat ke atas kuda jantan miliknya.


"Tunggu sebentar ! Aku akan ikut denganmu. " Ucap Jiu Qing.


"Tidak perlu, kalian harus menjaga Kota Wu dengan baik. Aku tidak akan lama, hanya sebuah Dinasti Qing belaka tidak akan membuatku takut." Ucap Chang Rui.


Chang Rui memacu kudanya tanpa henti selama dua hari satu malam, diperjalanan dia hanya memakan buah buahan liar dan meminum air sungai.


Chang Rui akhirnya sampai ke Dinasti Qing yang ingin dihampiri olehnya sejak awal, tiba tiba sakit kepala yang keras menghantam dirinya.


Chang Rui berjalan masuk lebih dalam dan memacu kudanya untuk melihat Istana, disana ada Istana yang sangat megah dan dijaga dengan ketat.


"Apakah ada yang tahu dengan kediaman dari Tuan Nangong Li ?" Tanya Chang Rui.


"Pada saat ini, Tuan Nangong Li adalah seorang tahanan rumah. Apakah kamu tidak tahu tentang itu ? Dikatakan bahwa dia tidak ingin pergi berperang. " Keluh seseorang yang ditanyai oleh Chang Rui.


Tentu saja tidak , hanya saja dengan kekuatannya, bagaimana mungkin tidak salah paham.


Chang Rui bertanya beberapa kali lagi dan akhirnya tiba disebuah kediaman yang sangat megah.


Chang Rui turun dari kudanya dan sakit kepala yang hebat menghantam kepalanya, Chang Rui benar benar tidak bisa menahannya kali ini.


Chang Rui bertahan pada kuda untuk menopang tubuhnya, Chang Rui ingin berjalan masuk tapi langkahnya di halangi oleh dua orang ini.


"Ada baiknya kalian segera menyingkir, jika tidak maka jangan salahkan aku karena kejam. " Ucap Chang Rui dengan kejam.


Tapi, kedua orang ini tidak mungkin menyerah dengan begitu mudah. Chang Rui menarik pedang pendeknya dan menyelesaikan kedua orang ini.


Ketika dia berjalan masuk, itu tampak sangat sepi sampai akhirnya Chang Rui melihat didalamnya ada Pelayan Nangong Li yang bernama Long Yu, sedang berjalan di depan sebuah ruangan.


"Apakah kamu yang telah menulis surat untukku ?"Tanya Chang Rui.

__ADS_1


"Ya, memang aku yang menulis surat pada Nona Chang. Alasan aku menulis ini adalah karena tidak ingin Nona Chang khawatir, siapa yang menyangka bahwa Nona Chang sampai datang kemari. " Ucap Long Yu dengan helaan nafas.


"Dimana Nangong Li ditahan ? Penjaga di depan itu, sama sekali tidak terlalu hebat, bagaimana hal ini bisa menjadi penghalang bagi Nangong Li ?" Tanya Chang Rui.


"Tidak, bukan itu yang menjadi masalah melainkan Tuan sendiri yang menanggung hal ini jadi dia memberikan hukuman pada dirinya sendiri karena tidak ingin mengikuti perang. " Jawab Long Yu.


"Bagaimana mungkin bisa seperti itu ? Aku akan mencarinya, apakah kamu tahu dimana dia ?" Tanya Chang Rui.


"Jangan, jangan masuk. Tuan tidak ingin diganggu oleh orang lain ketika di dalam meditasinya, harap Nona Chang -" Ucapan Long Yu terputus ketika Chang Rui telah menerobos ke dalam terlebih dahulu.


Chang Rui melihat bahwa ada ruangan bawah tanah, Chang Rui turun dan sampai akhirnya ke depan pintu dimana Chang Rui merasa bahwa kepalanya menjadi semakin sakit, Chang Rui berlutut di tanah dan memaksa dirinya untuk merangkak ke depan.


Ketika dia membuka pintu, sebuah benda hitam pekat menempel di lehernya, Chang Rui terkejut ketika mendapatkan serangan tidak terduga ini.


Hanya saja, Chang Rui benar benar tidak tahu, siapa orang di depannya.


"Siapa ?!" Tanya geraman dibalik kegelapan, Chang Rui akhirnya tahu bahwa itu adalah Nangong Li yang berdiri di dalam kegelapan.


Chang Rui merasa bahwa kepalanya akan meledak, ketika dia ingin menjawab, Chang Rui terpaku terlebih dahulu.


"Apakah kita pernah bertemu ?" Tanya Chang Rui dengan lemah.


"Chang Rui ?" Tanya Nangong Li dengan terkejut.


"Kenapa harus membohongi ku sejauh ini ?" Tanya Chang Rui.


Suara Chang Rui begitu lirih, benar benar hampir tidak memiliki daya.Nangong Li sendiri tampak panik dan memeluk tubuh Chang Rui.


Chang Rui pada akhirnya mendapatkan semua ingatannya, Chang Rui benar benar merasa terkejut dengan semua ingatan yang ada ini.


"Aku salah, aku tahu aku salah. Apa yang kamu butuhkan ? Aku akan memberikanmu semuanya, tolong jangan tinggalkan aku lagi. "Ucap Nangong Li dengan panik.


Chang Rui tidak menanggapi kata kata Nangong Li sementara ada begitu banyak ingatan yang muncul di kepalanya.

__ADS_1


__ADS_2