REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
112. "Siapa nama Tuan ini ?"


__ADS_3

Baru saja Chang Rui akan keluar, Chang Rui bertemu dengan seorang pria yang berpakaian sangat mewah dan tampak sangat indah.


Dia telah pernah bertemu dengan orang ini sebelumnya, orang ini adalah orang yang di lihatnya di gerbang Kekaisaran sebelumnya.


Chang Rui menundukkan kepalanya dengan sopan yang menunjukkan bahwa dia adalah orang yang sopan.


"Ini pastilah Putri Cheng Qing, bukan ? "Tanya pria ini.


"Siapa nama Tuan ini ?" Tanya Chang Rui dengan senyum tipis.


"Aku adalah Nangong Xi, Kaisar Dinasti Qing." Ucap pria itu sambil tersenyum dengan sopan.


Jelas jelas itu adalah wajah yang sangat sopan tapi Chang Rui merasakan kebencian mendalam di dalam hatinya.


"Ternyata Yang Mulia Kaisar Dinasti Qing, Cheng Qing telah tidak sopan. Mohon pamit kepada Yang Mulia. " Ucap Chang Rui sebelum akhirnya berjalan pergi.


Berbagai pemikiran memenuhi dirinya, siapa pria itu ? Kenapa begitu mendengar nama pria itu, dia benar benar ingin menarik pedangnya dan membunuh pria itu ?


"Nona, apakah anda mengenal Nangong Xi itu ?" Tanya Cuiyun dari belakang.


Chang Rui dengan ragu menggelengkan kepalanya, nafasnya masih berantakan seolah olah dia benar benar tidak bisa mengendalikan diri nya.


Orang orang memiliki beberapa ingatan dari masa lalu, apakah ini salah satunya ? Chang Rui benar benar tidak mengerti dengan hal ini.


Sementara di sisi lain, Yu Qingyun telah diusir keluar oleh Yu Lian dan berniat untuk berbicara dengan Nangong Xi di balik pintu tertutup.


"Bagaimana ? Apakah Ayahanda telah setuju dengan hal yang putra ini usulkan ?" Tanya Nangong Xi.


Yu Lian menggelengkan kepalanya dengan tenang.


"Bahkan jika dia adalah seorang putri yang terbuang, masih tidak layak baginya untuk menikah dengan seorang paman dari Kekaisaran kecil yang bahkan tidak bisa menyelamatkan diri dari orang bar bar. " Ucap Yu Lian dengan dingin.


Nangong Xi yang sedang berlutut diam diam mengepalkan tangannya sampai seluruh kukunya menembus kulitnya dan berdarah.


"Ayah benar, putra ini telah terlalu impulsif sebelumnya dan tidak memikirkan hal ini dengan hati hati. " Balas Nangong Xi dengan senyum palsu.

__ADS_1


"Tentu saja , aku tidak akan memikirkan hal ini untukmu. " Ucap Yu Lian.


Di Dinasti Qing yang sepi tanpa pemimpin, seorang pria sedang berkuda dan berlatih memanah dengan mata yang tertutup kain hitam.


Lalu pria itu turun dengan wajah dinginnya dan membuka penutup matanya , semua orang bisa melihat bahwa orang yang ada di balik kain itu adalah seorang pria yang sangat tampan dengan wajah yang di berkati oleh Surga.


Bahkan Nangong Xi tidak bisa dianggap sepersepuluh dari pria ini, siapa lagi jika bukan Nangong Li ?


"Selamat, kamu telah memanah sejauh 24 meter dengan mata tertutup dan mendapatkan 10 poin, poin sempurna. " Ucap Long Yu dari belakang sambil bertepuk tangan.


"Hm." Balas Nangong Li.


Long Yu tampak tidak terganggu dengan hal ini dan tampak biasa saja, mungkin ini adalah hal yang biasa.


Pada kenyataannya, sejak Chang Rui menghilang entah kemana, Nangong Li yang semula sudah dingin berubah menjadi lebih dingin.


Jadi, setelah berbulan bulan sejak kehilangan Chang Rui, Long Yu berubah menjadi terbiasa dengan sikap aneh milik Nangong Li.


"Apa yang kamu inginkan sebelumnya sudah aku siapkan, pada saat sebelum Nangong Xi kembali, dia akan mendapatkan kabar ini. " Ucap Long Yu.


"Apakah kamu berniat untuk mendatangi Ketua suku Bar bar ?" Tanya Long Yu.


"Hm."


"Itu iya atau tidak ?" Tanya Long Yu lagi.


"Hm."


"Tidak bisakah kamu mengatakan dengan jelas ? Dasar bodoh !" Bentak Long Yu dengan kesabaran yang habis.


"Dasar sialan, apa yang sedang kau lakukan ?" Tanya Nangong Li dengan marah.


Lalu terlihat bahwa Nangong Li sedang mengepang surai kudanya seperti yang suka di lakukan oleh Chang Rui.


"Aku pikir otakmu sudah sepenuhnya rusak. " Keluh Long Yu.

__ADS_1


"Bukankah itu sudah dari kecil ?" Tanya Nangong Li dengan acuh tak acuh.


"Bajingan itu memiliki 3 Istri sah dan 17 Selir, dia sudah tua dan tidak produktif lagi. Jadi putra tertuanya yang mengurus semuanya, aku akan mendatanginya dan menagih beberapa hutang lama. " Ucap Nangong Li.


Orang yang dimaksud sebagai putra tertua adalah kakak tirinya, bisa dibilang seperti itu tapi Nangong Li tidak ingin mengakuinya.


Orang yang disebut putra tertua ini sudah berumur lebih dari 40 tahun sementara Ayah dari putra tertua ini berumur lebih dari 70 tahun.


Sungguh miris, Ibu Suri pada saat ini, bahkan menjalin hubungan dengan pria yang lebih tua dua puluh tahun darinya.


Sudah tahu bahwa Ju Yu, nama milik Ketua Orang bar bar pada saat ini adalah orang yang suka bermain wanita tapi tetap saja memilih untuk melakukan hubungan dengan Ju Yu.


Nangong Li tidak mau mengakui ibu dan ayahnya, dari keduanya, tentu saja tidak ada yang layak baginya.


Keduanya adalah baru penghancur baginya bukan baru pendukung untuknya. Dia akan menunjukkan bagaimana dia akan menangani kedua orang yang telah membuat dirinya hancur itu.


Putra tertua Ju Yu, Ju Yi. Akan menjadi ketua selanjutnya, Ju Yu memiliki 7 putra resmi dan 2 putri resmi.


Yang tidak resmi, mungkin tidak terhitung jumlahnya di luar sana. Salah satunya adalah Nangong Li, putra yang tidak resmi.


Ini hanya salah satu contoh, tidak tahu ada berapa banyak contoh lain di luar sana. Nangong Li benar benar tidak memiliki keterikatan apapun dengan Ju Yu.


Mereka telah bertemu sebanyak tiga kali, pertama kali di halaman Permaisuri yang pada saat ini telah menjadi Ibu Suri.


Kedua dimedan perang, dan ketiga ketika dia mendapatkan kelumpuhannya. Pada festival lampion pada saat itu, dia berjalan untuk menyegarkan kepalanya, siapa yang menyangka bahwa dia akan bertemu dengan seorang gadis yang sangat konyol ?


Menawarkan tanghulu padanya yang merupakan orang asing tanpa rasa takut, bekerja dengan begitu keras tapi tidak takut untuk berbagi dengan orang lain.


Siapa yang menyangka bahwa mereka akan bertemu lagi di masa depan, itu adalah takdir. Tapi pada saat ini mereka berpisah, itu adalah takdir juga.


Nangong Li terdiam sejenak dan memikirkan semuanya dengan hati hati, selama ini dia tidak pernah bisa mengendalikan dirinya sendiri.


Pada akhirnya , dia telah membuat Chang Rui pergi karena sifatnya. Sejujurnya , Nangong Li tidak suka dengan kegilaannya ini.


Tapi, itu adalah salah satu penyelamatnya, dengan terus tertawa maka orang orang akan menganggapnya tanpa titik lemah.

__ADS_1


Dengan begitu, barulah Nangong Li bisa menghadapi semua orang. Selama ini, Nangong Li telah tumbuh dibawah tekanan dari berbagai arah , bahkan Permaisuri yang pada saat itu seharusnya menjadi orang terdekat Nangong Li telah berubah menjadi musuh paling menakutkan bagi Nangong Li.


__ADS_2