REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
177. Orang Iri


__ADS_3

Chang Rui menatap orang orang yang disandera tadi untuk memastikan bahwa tidak ada yang terluka.


"Kami tidak apa apa , terima kasih terhadap Walikota Chang ! " Seru para warga dengan sangat semangat.


Selama ini, tidak ada yang membela mereka bahkan jika mereka mengajukan gugatan. Hakim akan langsung membuang berkas tanpa melihat isinya lagi.


Mereka sudah berkali kali menggugat Walikota sebelumnya, Chang Yue Qing. Tapi, selalu berakhir dengan sia sia.


"Nona adalah orang yang baik ! Tidak seperti yang sebelumnya !" Seru salah satu anak kecil yang polos.


Ibunya langsung menutup mulut anaknya dan tampak ketakutan lalu segera berlutut.


"Mohon maaf atas kata kata jahat dari anak yang tidak terdidik ini, harap Nona tidak membawanya ke dalam hati. " Ucap Ibu itu sambil memaksa anaknya untuk berlutut.


Sementara anak perempuan itu masih tidak ingin berlutut dan hanya menatap Chang Rui dengan kedua mata besarnya dengan polos dan murni, seolah olah belum melihat kejamnya dunia.


"Betapa indahnya matamu, siapa namamu adik kecil ?" Tanya Chang Rui sambil berjongkok agar menyamakan tingginya dengan anak kecil itu.


"Margaku Xue, namaku Hua !" Seru anak perempuan itu dengan girang.


"Berapa umurmu tahun ini ?"Tanya Chang Rui.


"Ehmm.... tahun ini aku berumur 10 tahun. " Ucap anak perempuan itu.


"10 tahun ? Kamu sangat lucu, untuk anak seumuran mu. " Puji Chang Rui dan membantu Ibu dari anak itu untuk berdiri.


"Katakan apa maksudmu tidak sebaik yang sebelumnya ?" Tanya Chang Rui.


"Itu..... kakek dibawa dengan paksa untuk mengikuti militer padahal dia sudah tua, sehingga dia meninggal, hiks. Kakek adalah orang yang paling sayang padaku selain Ibu dan Nenek. Nenek menjadi kesepian dan akhirnya mengikuti jejak kakek karena terlalu sedih. " Keluh Xue Hua dengan air mata yang tampak sangat bersinar seolah olah itu adalah berlian.

__ADS_1


"Bukankah kalian bisa mengajukan gugatan ? Istana mengeluarkan hukum bahwa pemuda dibawah 12 tahun dan orang tua diatas 60 tahun tidak boleh bertarung ?" Tanya Chang Rui ikut sedih ketika melihat penderitaan dari Xue Hua.


"Mohon maafkan atas kelancanganku, Nona. Hakim disini sudah bekerja sama dengan mantan Walikota, benar benar tidak bisa diandalkan. " Ucap Nyonya Xue tidak tahan lagi untuk tetap diam sementara keluarga mereka sudah menderita selama ini.


"Kalian sudah menderita, Nyonya Xue. Xue Hua adalah orang yang penurut, bagaimana jika sering untuk datang ke tempatku ?" Tanya Chang Rui.


"Kami berterima kasih atas rahmat baik dari Nona Chang !" Seru Ibu dan anak itu dengan girang.


Chang Rui menjadi lebih senang karena orang orang berhenti untuk memanggilnya sebagai Yu Cheng Qing dan memanggilnya Chang Rui.


Jiu Qing mendekati Chang Rui dan Chang Rui membisikkan sesuatu lalu Jiu Qing mengangguk dan pergi untuk melakukan permintaan yang diberikan oleh Chang Rui.


"Apa yang diminta oleh Nona Chang pada bawahan mu ?" Tanya Nangong Li mendekatinya.


"Hanya beberapa tugas kecil, untuk menyingkirkan orang orang yang merasa iri. " Balas Chang Rui dengan santai.


"Ada orang yang merasa iri dengan Nona Chang ?" Tanya Nangong Li.


Chang Rui seharusnya membuat orang orang tua itu merasakan kengerian lewat peristiwa yang menimpa Lan Yang agar mereka tidak mampu untuk macam macam.


Lagipula, alasan Chang Rui mengatakan bahwa bandit itu bukanlah Bandit gunung adalah karena senjata yang mereka gunakan.


Bandit biasanya menggunakan pedang panjang yang tipis dan berkualitas buruk sementara mereka ini menggunakan pedang yang terbuat dari besi bagus dan ada ukiran di pangkal pedang.


Chang Rui terkejut dan membalik balikkan mayat mereka lalu melihat bahwa dibalik pakaian jerami yang mereka gunakan terdapat pakaian pelayan.


"Long, keluarga Long benar benar percaya diri.. Berpikir bahwa tidak akan ada yang tahu akan perbuatan mereka. Di pengadilan bertingkah laku dengan sangat baik seolah olah adalah orang yang berbudi luhur, tapi disisi lain adalah orang yang menusuk dari belakang. " Ucap Chang Rui dengan sinis dan melihat pedang itu.


Ada sebuah ukiran berbentuk Long yang sangat samar tapi bisa dilihatnya dengan jelas.

__ADS_1


"Jika aku tidak salah, maka seharusnya minggu depan adalah ulang tahun Nyonya besar Long. Aku akan memberikan kejutan pada mereka, Jin Yang ! Bungkus mereka semua dan masukkan ke dalam peti besar. Berikan sedikit wewangian yang sudah aku racik. " Ucap Chang Rui sambil melemparkan pewangi di pinggangnya dan Fu Jin Yang langsung mengambil alih hal ini.


"Apakah Nona Chang akan datang ?" Tanya Nangong Li.


"Ya, apakah Tuan Nangong juga mendapatkan undangan ?" Tanya Chang Rui.


"Itu benar, memang aku mendapatkan undangan. Apakah Nona Chang ingin berjalan bersama kesana ?" Tanya Nangong Li dan Chang Rui menggelengkan kepalanya dengan ringan.


"Jangan, jika tidak maka Tuan Nangong akan mendapatkan masalah besar karena berjalan bersama ku. Ini benar benar tidak layak. " Ucap Chang Rui dengan hati hati menolak Nangong Li.


"Baiklah, aku mengerti maksud baik Nona Chang. Lalu, apakah Nona Chang akan membunuh setiap anggota keluarga Long ?" Tanya Nangong Li.


"Itu tergantung pada mereka , jika dalam satu minggu ini mereka mengirim orang lain lagi, maka jangan salahkan aku karena kejam. " Ucap Chang Rui dengan tatapan dingin.


"Nona Chang sangat tegas dan kejam, bahkan pria tidak bisa menandingi. " Ucap Nangong Li.


"Aku tidak tahu apakah Tuan Nangong datang untuk memuji atau menyindir ku. " Balas Chang Rui.


Chang Rui memilih untuk melihat sikap Keluarga Long, mereka sebelumnya tidak pernah memiliki perselisihan.


Tapi, memutuskan untuk memilih jalan ini, bukan salahnya karena marah. Jika tidak, maka akan ada berapa banyak penduduk Kota Wu yang menjadi korban ?


Entah kenapa , seperti yang dikatakan oleh Chang Rui sebelumnya, tampaknya karena kecerdasannya yang luar biasa telah membuat semua orang menjadi iri dengannya dan menginginkan nyawanya.


Jiu Qing membawa 30 orang untuk mendobrak masuk kediaman Hakim Xu yang sejak awal telah menjadi orang yang angkuh dan tidak pernah ingin keluar untuk menyambut Chang Rui.


Xu Yang adalah pria tua yang sudah berumur 70 tahun dan memiliki 9 Istri, selalu memandang rendah wanita dan hanya melihat wanita sebagai hiburan dan alat untuk menghasilkan keturunan.


Jika tidak bisa menghasilkan keturunan maka tidak layak untuk menjadi istrinya, Jiu Qing adalah orang yang di didik dengan pelatihan militer sejak muda sehingga tidak sulit untuk mendobrak masuk.

__ADS_1


"Apa maksud kalian untuk melakukan hal ini ?!" Teriak seorang pelayan yang menjaga pintu.


"Apa maksud kami ? Seharusnya, kami yang mengatakan hal ini kepada Hakim Xu. " Balas Jiu Qing dengan dingin dan tatapan nya setajam pisau.


__ADS_2