REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
116. Membuat Keributan


__ADS_3

"Seandainya kamu bersedia menoleh ke belakang sejenak, semua ini tidak akan terjadi. " Gumam Chang Rui pada Liu Chang yang berada di luar.


Liu Chang yang sedang duduk di luar tidak bisa mendengar apa yang dikatakan oleh Chang Rui dan hanya bisa merenung, memikirkan tindakannya dalam penyesalan.


"Cuiyun, tolong antar Kasim Liu ke depan !" Perintah Chang Rui dengan suara yang lantang.


"Tidak perlu, aku akan berjalan sendiri. Terima kasih atas waktu yang telah diberikan oleh Putri Cheng Qing, mohon maafkan omong kosongku hari ini. " Ucap Liu Chang di depan pintu.


Chang Rui tidak menjawab dan melihat kepergian Liu Chang, Chang Rui menyandarkan kepalanya dengan lelah.


Sulit sekali untuk menjalani ini, dia harus bermain dengan beberapa peran sekaligus dan sekarang dia harus menangani orang semacam Liu Chang.


"Nona Cheng Qing, seandainya kamu disini maka kamu pasti akan menerima Liu Chang. Tapi, sayangnya yang berada disini adalah aku, Chang Rui. Aku memiliki perasaan yang berbeda denganmu. " Ucap Chang Rui dengan pelan.


Chang Rui menghela nafas sebelum akhirnya berdiri dan berlatih seni bela diri lagi, setiap gerakan terasa sangat familiar seolah olah dia telah pernah melakukannya di masa lalu.


Tidak lama, Cuiyun mengetuk pintu setelah berbincang dengan seseorang.


"Apa yang terjadi ?" Tanya Chang Rui pada Cuiyun yang baru saja berjalan masuk.


"Ini...... Dinasti Qing diserang oleh orang bar bar, kebetulan ketiga jenderal sedang di perbatasan, sehingga tidak ada yang bisa memimpin pasukan bantuan dari Dinasti Yuan." Ucap Cuiyun.


"Jadi, apa hubungannya dengan ku ?" Tanya Chang Rui dengan acuh tak acuh.


"Tidak, Kaisar memerintahkan untuk tidak keluar dari halaman pekarangan, dengan begitu maka tidak akan ada masalah. " Ucap Cuiyun menyampaikan pesan.


"Uh, begitu perhatian dan takut aku terluka. Aku pikir aku akan terbang sampai ke langit ketujuh. " Ejek Chang Rui dengan terang terangan.


"Jika dia meminta aku duduk diam maka aku akan mengunjungi nya, kebetulan sekali bahwa aku akan menonton kekacauan ini. " Ucap Chang Rui.

__ADS_1


"Nona ! Bagaimana jika kamu orang yang ditunjuk ?" Tanya Cuiyun dengan khawatir.


"Lalu, bagaimana jika aku ditunjuk ? Aku akan pergi. " Ucap Chang Rui dengan bangga.


Sementara disisi lain, Nangong Li sedang duduk di depan sebuah peta yang penuh dengan titik buram.


"Nangong Li, bagaimana ini akan berakhir ? Satu adalah Tempat kelahiranmu, sementara yang lain adalah akar milikmu. Nangong Xi begitu licik dan berusaha untuk menjebak mu dengan ini. " Ucap Long Yu dengan geram.


"Lalu, kenapa ? Orang tua itu tidak bisa diandalkan dan tidak bisa mengerti apa yang aku katakan, ada pilihan apa lagi ?" Tanya Nangong Li sambil tertawa.


"Kamu sudah sepenuhnya gila !" Seru Long Yu.


"Kenapa aku tidak bisa menjadi gila ? Nangong Xi bahkan rela untuk mengorbankan seluruh pasukannya untuk menjatuhkan ku, maka aku akan menunjukkan apa yang dimaksud dengan ambang kehancuran. " Ucap Nangong Li dengan dingin.


"Bagaimana dengan pasukan bantuan dari Dinasti Yuan ?" Tanya Long Yu.


"Aku menebak bahwa dia tidak akan mengirim pasukan bantuan dengan tulus. Atau bahkan tidak akan mengirimkan pasukan bantuan sedikitpun. Jika begitu, maka aku akan membuat orang yang sangat dia sayangi berjalan keluar. " Ucap Nangong Li.


Cuaca menjadi berada dibawah 20 derajat, sangat dingin , tapi Nangong Li berjalan tanpa rasa menuju Istana.


Sesampainya di sana, Nangong Li langsung masuk ke tempat Janda Permaisuri.


"Janda Permaisuri, kita lama tidak bertemu bukan ?" Tanya Nangong Li.


"Apa yang akan kamu lakukan disini ? Bukankah sebaiknya kamu mengurusi hal di depan untuk menyelamatkan nyawa mu ?" Tanya Janda Permaisuri dengan sinis.


"Janda Permaisuri, kamu terlalu dingin. Bukankah yang diluar itu adalah mantan kekasihmu, tidakkah kamu ingin berjalan keluar dan menyapanya ? Atau bahkan mengatakan cinta lama dengannya ?" Tanya Nangong Li sambil tertawa terbahak bahak dan berjalan mengelilingi Ibunya.


"Kamu dulu sangat agung, tapi dibawah pemerintahan Nangong Xi, terjebak ditempat yang dingin ini sendirian tanpa penopang. Betapa menyedihkan nya, kamu pernah mengurus Dinasti ini dan menjadi orang nomor dua yang paling dihormati, tapi sekarang orang orang mulai melupakanmu. Kamu harus duduk disini dengan kaki terlipat untuk berdoa kepada Dewa. " Ucap Nangong Li dengan manipulatif.

__ADS_1


"Pernahkah kamu bertanya tanya pada dirimu sendiri, apakah Nangong Xi juga melakukan hal yang sama untukmu ? Apakah dia mendoakanmu, apakah dia masih mengingatmu ?" Tanya Nangong Li.


Nangong Li benar benar puas ketika melihat wajah Janda Permaisuri yang telah sepenuhnya berubah.


"Dunia ini berputar, kamu mengatakan bahwa ini adalah hari kehancuranku, tapi kenyataannya. Nangong Xi membawa kehancuran ini pada dirinya sendiri. Di tengah krisis semacam ini, aku bisa merebur simpati dari rakyat dan mengatakan bahwa Nangong Xi tidak bertanggung jawab pada posisinya." Ucap Nangong Li dengan senyum jahat.


"Kamu tidak akan berani untuk melakukan itu. " Ucap Janda Permaisuri.


"Kenapa tidak berani ? Permaisuri pada saat ini belum memiliki penerus, pada saat ini adalah aku penerus takhta yang sebenarnya. Pada saat ini, keluarga Permaisuri telah berada ditanganku, dia mau tidak mau harus bekerja untukku. Janda Permaisuri, apakah kamu terkejut ?" Tanya Nangong Li.


"Apakah kamu berpikir bahwa hari ini akan datang padamu ?" Tanya Nangong Li.


"Aku akan melihat bagaimana kau masih berani untuk melakukan ini !!" Teriak Janda Permaisuri lalu menarik jepit rambutnya dan menaruh di lehernya sendiri.


Nangong Li bahkan tidak tergerak dengan hal ini, seolah olah hatinya telah berubah menjadi dingin.


"Kamu telah memandang tinggi dirimu, kamu hanya melahirkanku, selain itu kita tidak memiliki hubungan lain. Jadi, jangan terlalu menganggap tinggi dirimu sendiri , kita tidak saling berhutang satu sama lain. " Ucap Nangong Li dengan seringaian sebelum akhirnya berjalan pergi.


Nangong Li berjalan menuju belakang dan seorang anak laki laki berlari ke arahnya lalu memeluk kakinya dengan erat.


"Anak baik. " Ucap Nangong Li sambil mengelus kepala anak laki laki itu.


Lalu seorang wanita cantik yang lemah lembut datang ke depan tampak menundukkan tubuhnya.


"Terima kasih atas bantuan dari Tuan Nangong, berkat bantuan dari Tuan Nangong, keluarga kami akhirnya dilepaskan dari tahanan oleh Nangong Xi. " Ucap wanita itu.


"Janda Permaisuri sudah lama mengasingkan diri dan tidak tahu bahwa kamu telah memiliki seorang putra berumur 3 tahun, pada saat aku menggulingkan tahkta milik Nangong Xi, dia akan menjadi Kaisar muda, Permaisuri harus membimbingnya dengan baik. " Ucap Nangong Li dengan pelan.


"Tuan Nangong, izinkan aku bertanya sesuatu yang kurang sopan. Kenapa kamu tidak ingin mengambil tahkta ini bahkan jika kamu bisa ?" Tanya Permaisuri dengan bingung.

__ADS_1


"Karena... menjadi Kaisar tidak semenyenangkan itu, sejak awal aku tidak memiliki niat untuk menjadi Kaisar. " Ucap Nangong Li sebelum akhirnya berbalik dan berjalan pergi.


"Aku pikir, aku hanya menginginkan Chang Rui disini. " Gumam Nangong Li dengan suara yang sangat pelan sehingga hanya dia yang bisa mendengar ini.


__ADS_2