
Pada akhirnya, Nangong Li memutuskan untuk membawa Chang Rui ke tempat Cuiyun dan yang lainnya.
"Kenapa Nona bisa menjadi seperti ini?!" Seru Cuiyun dengan terkejut ketika melihat kondisi Chang Rui.
Nangong Li tidak langsung menjawab dan hanya menatap Chang Rui dengan tatapan sendu.
"Dia sedang kurang sehat dan jatuh ketika di perjalanan pulang. " Ucap Nangong Li pada Cuiyun.
Cuiyun ingin mengatakan bahwa Nangong Li telah membohonginya karena Nonanya adalah orang yang tangguh.
Tidak mungkin jatuh tanpa sebab, apalagi hanya karena kelelahan. Tapi, Cuiyun menyadari bahwa tidak ada luka apapun ditubuh Chang Rui.
Jadi, dia tidak memiliki bukti untuk menuduh bahwa Nangong Li telah membihonginya.
"Baiklah jika begitu maka aku akan merawat Nona, bagaimana dengan tujuan selanjutnya dari Tuan Nangong ?" Tanya Cuiyun.
"Aku mungkin akan pergi malam ini, ada hal penting yang harus aku lakukan. Aku akan meninggalkan pesan untuk Nona mu. " Jawab Nangong Li.
Nangong Li berjalan ke meja nakas dan menuliskan sesuatu, Cuiyun tidak berani mengintip karena itu adalah hal yang sangat tidak sopan.
Terlebih lagi, Nangong Li memiliki status yang lebih tinggi darinya, tentu saja dia harus menghormati Nangong Li.
"Ini adalah surat untuk Nona mu, kamu harus merawat Nona mu dengan baik. " Ucap Nangong Li.
"Tuan Nangong bisa tenang, bahkan tanpa di perintah sekalipun, Cuiyun bersedia untuk merawat Nona tanpa memandang waktu. " Ucap Cuiyun sambil menundukkan kepalanya.
Nangong Li mengangguk dan menatap Chang Rui sekali lagi lalu tersenyum tipis sebelum akhirnya berjalan keluar.
"Jaga diri anda baik baik, Tuan Nangong. " Ucap Cuiyun dengan sopan.
Nangong Li berjalan keluar dengan pakaian yang basah kuyup, hujan deras telah berhenti seolah olah hanya datang sejenak untuk mengguyur dirinya dan Chang Rui.
Menenangkan pikiran yang masih membara, dendam yang masih berkobar, Nangong Li menghela nafasnya dengan lelah ketika memandang langit gelap tanpa bintang.
"Apakah kamu yakin untuk berjalan pergi malam ini ?" Tanya Long Yu dari belakang.
__ADS_1
"Kenapa tidak ? Apakah kamu takut bahwa aku sakit setelah di guyur hujan ?" Tanya Nangong Li dengan asal asalan.
"Aku takut, bukan aku yang takut melainkan kamu. Kamu takut bahwa Chang Rui akan terbangun dengan ingatannya dan mengingat semuanya , kamu takut bahwa kamu tidak bisa sedekat ini lagi dengannya. " Ucap Long Yu dengan tepat menebak isi hati Nangong Li.
Langkah kaki Nangong Li berhenti sejenak dan dia terkekeh ringan sambil menundukkan kepalanya.
"Kamu benar, aku takut bahwa dia bangun dengan ingatan yang lengkap dan berdiri sambil mengacungkan jari kepadaku, sejak saat itu maka aku tidak akan bisa mendekatinya lagi. Aku hanya bisa melihatnya dari jauh, hanya bisa menjaganya dalam kegelapan. " Ucap Nangong Li.
"Apakah kamu merasa bahwa dengan kamu menjauh dari pandangannya akan membuatnya merasa lebih baik ?" Tanya Long Yu.
"Ya, seharusnya dengan tidak adanya aku di pandangannya maka akan membuatnya merasa lebih jauh dengan ingatannya sebelumnya, lagipula ini baik untuknya, dia penuh dengan kesedihan sebelumnya, sekarang aku hanya berharap dia bahagia. " Jawab Nangong Li.
Nangong Li dan Long Yu benar benar pergi malam itu, tapi meninggalkan kabar besar bagi semua orang.
Terutama bagi Chang Rui yang baru bangun di pagi hari, itu adalah kabar bahwa Kediaman Pedagang Hu dan Kediaman Walikota telah dibakar habis pada tengah malam.
Tidak ada yang selamat dari kejadian itu, Chang Rui bahkan belum sempat menyentuh kediaman Walikota.
Tapi, sudah ada orang yang mendahuluinya, apakah mungkin adalah orang yang sama dengan yang membantunya di malam hari itu ?
Cuiyun memiliki ekspresi yang berubah ketika Nonanya menanyakan hal ini lali menjawab dengan cara yang canggung.
"Nona, Tuan Nangong telah pergi semalam. " Ucap Cuiyun.
Prangggg !
Tanpa sadar, cangkir teh di tangannya lolos dari genggamannya dan jatuh menghantam tanah dengan keras.
"Sudah pergi semalam ?" Tanya Chang Rui dengan tatapan tidak percaya.
"Kenapa dia tidak mengatakannya terlebih dahulu padaku ? Kenapa dia harus pergi pada malam itu juga ?" Tanya Chang Rui dengan bertubi-tubi.
Siapapun yang melihat wajah Chang Rui bisa menyadari dengan mudah bahwa Chang Rui kecewa dengan Nangong Li.
"Dia mengatakan bahwa kami adalah teman, bahwa kami harus terbuka satu sama lain tapi pada akhirnya dia pergi tanpa peringatan, ini benar benar......... " Chang Rui tampak benar benar kecewa.
__ADS_1
"Nona tidak perlu terlalu kecewa, karena Tuan Nangong meninggalkan sebuah pesan untuk Nona. " Ucap Cuiyun membuka suaranya.
Chang Rui menerima surat tersebut dan menyadari bahwa di dalamnya hanya ada sangat sedikit kata.
'Aku pikir kita tidak cocok untuk menjadi teman, kamu begitu mulia sementara aku hanyalah seseorang yang berasal dari Kekaisaran kecil, aku berharap kita tidak bertemu lagi di masa depan. '
Chang Rui membaca pesan itu dengan kesal dan merobek robek kertas yang ada di tangannya, Nangong Li telah mempermainkannya !
Mata Chang Rui memanas dan air mata akan jatuh tapi Chang Rui menahan semuanya dengan tenang dan tekad yang kuat
"Baiklah jika kamu ingin tidak bertemu lagi denganku maka aku akan mengabulkannya !"Seru Chang Rui dengan marah.
"Nona jangan marah, itu tidak baik untuk kesehatan mu. Mungkin ada kesalah pahaman di antara Nona dan Tuan Nangong." Ucap Cuiyun dengan hati hati.
"Jika seseorang mengatakan tidak ingin bertemu denganmu lagi, bagaimana itu bisa menjadi sebuah kesalah pahaman ?" Tanya Chang Rui dengan lelah.
Chang Rui merasa bahwa dirinya telah di permainkan oleh Nangong Li dan ini membuatnya tidak senang.
"Tuan Nangong seharusnya tidak berniat jahat, hanya saja ketika dia menulis surat, matanya agak berkilauan seperti berkaca kaca, ketika dia memandang Nona sebelum dia pergi, juga itu adalah tatapan yang sendu. Nada suaranya juga sangat sedih, seolah olah tidak ingin meninggalkan Nona. Hanya saja, dia mengatakan bahwa ada Tugas penting yang mengharuskannya untuk pergi malam itu juga. " Ucap Cuiyun.
"Tapi, dia menulis sendiri bahwa dia tidak ingin lagi bertemu denganku. Apakah mungkin Kekaisarannya mengancam untuk menjauhiku ? Bagaimanapun hubungan Dinasti Yuan dan Dinasti Qing telah memanas belakangan ini. " Ucap Chang Rui dengan analisanya.
"Mungkin saja begitu. " Ucap Chang Rui untuk menyenangkan hati Nonanya.
"Jika begitu, bukankah Nangong Li akan terancam ?! Dia tidak memiliki kekuatan nyata, bagaimana jika dia mendapatkan hukuman karena hal ini ?" Tanya Chang Rui dengan khawatir.
"Tidak akan secepat itu , Tuan Nangong adalah seorang Paman Kekaisaran, hukumannya tidak mungkin terlalu berat atau sesuatu yang tidak dapat di tanggung. Ada baiknya untuk tidak mencampuri urusan Dinasti lain, jika tidak maka kita akan mendapat masalah besar karena mengurusi hal ini. " Peringat Cuiyun.
Chang Rui memikirkan ini dan hanya bisa berdoa bahwa Nangong Li akan baik baik saja di perjalanan.
Pada saat ini, kekuatannya tidak bisa dikatakan luar biasa, dia juga tidak memiliki pendukung yang solid.
Dia harus mengandalkan dirinya dari segala hal, dan juga ada orang yang mengandalkannya seperti Cuiyun.
Sehingga, setiap langkah yang akan dia ambil ke depannya harus di pertimbangkan dengan hati hati, karena itu tidak hanya menyangkut nyawanya sendiri.
__ADS_1