REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
256. Hukuman Pelayan


__ADS_3

" Tampaknya, orang ini memiliki kepala yang keras juga. Aku tidak tahu siapa yang membiarkan nya untuk tumbuh dengan begitu tanpa aturan, apakah Istana ini telah merosot begitu jauh, Ayah ?" Tanya Chang Rui dengan santai dan duduk di salah satu kursi yang seharusnya dimiliki oleh Permaisuri.


"Cheng Qing !" Seru Yu Lian dengan peringatan ketika melihatnya duduk di kursi Permaisuri.


"Bukankah Permaisuri terus menerus mengatakan terobsesi dengan kitab suci dan ingin mengikuti jalan orang bijak, maka Ayahanda harus melepaskannya dan membiarkan Permaisuri untuk mengaisngkan diri di dalam Kuil terpencil dan mendapatkan pencerahan. Jika dibiarkan terus menerus maka pelayan pelayan bodoh ini akan berubah menjadi tanpa aturan. " Ucap Chang Rui dengan penuh makna.


"Aku tidak perlu kamu mengatur ku. " Geram Yu Lian dengan suara pelan.


"Cepat atau lambat, aku pasti akan menyingkirkan sebagian orang yang berada di harem dan aku yakin bahwa kamu tidak akan bisa menghentikan ku. Ketahuilah, bahwa dendamku terkait kematian keluargaku masih akan ku balaskan satu persatu. Pada saat itu, maka kamu tidak akan ada jalan mundur !" Bisik Chang Rui dengan dingin.


"Kamu berani mengancamku dengan begitu terang terangan ? Apakah kamu tidak takut bahwa aku akan memerintahkan pemenggalan mu ?" Tanya Yu Lian.


"Aku pikir bahkan jika kamu hidup 100 tahun lagi, kamu masih tidak akan pernah bisa melakukan itu. Ingatlah bahwa kehidupanmu berada dalam genggamanku, baik Permaisuri atau orang lain, tidak akan ada yang bisa membantumu. " Jawab Chang Rui.


Chang Rui sengaja menebar teror seperti ini didalam hati Yu Lian, karena Yu Lian adalah orang yang akan memikirkan sesuatu secara luar dan berlebihan maka bisa dipastikan bahwa Yu Lian tidak akan bisa tidur nyenyak setelah mendengar kata katanya hari ini.


Seperti yang diminta oleh Yu Cheng Qing, dia tidak boleh membunuh Yu Lian dengan kedua tangannya sendiri dengan begitu maka dia akan membuat Yu Lian menjadi gila dalam penyesalan dan itu akan berubah menjadi lebih buruk dari kematian.


Tapi, sebelum itu maka Chang Rui akan membalaskan semua dendam yang dimiliki oleh Chang Bin Ri, dimana semua orang yang ada di harem ini pasti terlibat dalam kematiannya.


Chang Bin Ri adalah orang yang hidup di medan perang bersama dengan ayahnya, dipastikan memiliki fisik yang kuat dan sehat.


Bagaimana bisa meninggal setelah melahirkan dan melahirkan tubuh Yu Cheng Qing dalam keadaan yang sangat lemah, sampai sampai hampir lumpuh seluruh tubuhnya.

__ADS_1


Chang Rui sendiri kadang kadang suka merasa bahwa tubuhnya mendingin dan tubuhnya agak gemetar, itu adalah salah satu efek samping penggunaan tubuh Yu Cheng Qing.


Chang Rui mau tidak mau merasa kasihan dan memutuskan jika ada waktu maka dia akan memperbaiki tubuh ini agar Yu Cheng Qing tidak kecewa dengan hal ini.


Yu Lian sendiri adalah orang yang takut mati, menyadari bahwa Chang Rui bisa kapan saja menaruh pedang di lehernya, maka Yu Lian mau tidak mau menurut dengan Chang Rui.


"Panggil Permaisuri kemari, dia seharusnya orang yang mempertanggung jawabkan semua ini !" Perintah Yu Lian.


"Bagus.... jadi aku tidak perlu terlalu repot untuk mendatangi kediamannya, bagaimanapun itu terlalu melelahkan dan lebih tepatnya aku terlalu malas untuk itu. " Ucap Chang Rui dengan malas.


"Kamu tidak boleh membunuhnya bahkan jika kamu ingin membalas dendam. " Peringat Yu Lian dengan gugup, seumur hidupnya dia belum pernah di ancam sampai seperti ini, terutama oleh putrinya sendiri.


"Itu tergantung, apakah dia melakukan banyak dosa dimasa lalu atau tidak, jika dia melakukan banyak kesalahan maka seharusnya dia sudah mati sejak lama. " Ucap Chang Rui dengan acuh tak acuh.


Pelayan ini hanyalah salah satu pionnya, dia semula berpikir bagaimana cara untuk mencari masalah dengan Permaisuri.


Siapa yang menyangka bahwa hal ini akan datang begitu cepat dan dia bahkan diberikan jalan yang terbuka lebar untuk menangani hal ini.


Pelayan pelayan bodoh ini tanpa diperkirakan telah menyeret Permaisuri kedalam masalah besar.


Benar kata Chang Rui, sebelumnya Permaisuri terlalu malas untuk mengurusi orang orang pelayan ini jadi dia memanjakan mereka tanpa peraturan atau hal hal lain yang seharusnya ada.


"Jadi, apakah kamu mengakui semua kata katamu tadi ? Kenapa kamu tidak mengakui perbuatan mu sejak awal ? Apakah kamu beprikir bahwa Kaisar tidak akan menghukummu ? Hanya dengan beberapa trik kecil di balik lengan pakaian mu itu dan kamu berencana untuk melawan ku ? Apakah Permaisuri yang memerintahkan hal ini ?" Tanya Chang Rui.

__ADS_1


"A... aku.... aku, aku tidak tahu. " Jawab pria itu dan Chang Rui menjatuhkan wajahnya dengan malas.


Orang orang ini benar benar menyebalkan dan meminta cambukan untuk menghukum pelayan.


"Pelayan ini harus dihukum 30 kali cambukan jika harus melihat di data tapi karena aku dan dia adalah orang yang sering bertemu satu sama lain sebelumnya maka aku akan berbaik hati dan mengurangi menjadi 20 kali cambukan, apakah Ayahanda setuju dengan hukuman ku ?" Tanya Chang Rui.


"Lakukanlah apa yang kamu ingin lakukan, aku tidak bisa melarang mu. " Jawab Yu Lian.


"Tidak, tidak, tolong jangan ! Tuan Putri , aku bersumpah bahwa aku hanya akan melayani mu dengan baik. Aku tidak akan melayani orang lain lagi, aku akan memuji mu setiap hari. " Mohon Pelayan itu sambil menangis tapi Chang Rui adalah seorang wanita berhati dingin, bagaimana dia bisa terpengaruh dengan bujukan seperti itu. Orang orang ini telah mencari musuh yang salah sampai sampai harus seperti ini.


Chang Rui tentu saja akan memanfaatkan kesempatan yang ada dan ketika Permaisuri datang dengan pakaian polosnya, Chang Rui mulai mencambuk pelayan pria itu dengan kuat, dia bahkan tidak menahan kekuatannya sama sekali.


Seolah olah dia melakukan ini dengan niat membunuh alih alih memberikan hukuman dengan efek jera.


"Apa yang membuat pelayan ku harus dohukuk seperti itu, Yang Mulia ?" Tanya Permaisuri.


"Ini semua disebabkan oleh mereka yang tidak patuh dan bersikap sombong di hadapan orang Kekaisaran, dia bahkan bertindak semena mena, jadi aku menegaskan pelayan ini. " Jawab Chang Rui tanpa takut sama sekali.


"Bukankah Tuan Putri seharusnya bertanya kepadaku dan memberikanku ruang memutuskan pilihan tentang hukum apa yang akan diberikan pada pelayan ini ?!" Tanya Permaisuri dengan emosi.


"Permaisuri tidak perlu emosi, aku mendengar bahwa Permaisuri begitu sibuk belakangan ini jadi aku membantu Permaisuri untuk menegaskan para pelayan pelayan tanpa sopan santun ini. "


"Aku harap, Permaisuri tidak tersinggung dengan tindakan ku ini. " Lanjut Chang Rui.

__ADS_1


__ADS_2