REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
193. Kembali Ke Kota Wu


__ADS_3

Sesampainya di Kota Wu, mereka menyiapkan apa yang seharusnya diberikan kepada orang orang Desa Hongli dan Cui San serta keluarganya telah ditahan di Kota Wu.


Chang Rui sendiri yang memerintahkan penangkapan mereka dan tidak ada satupun yang dilepaskan baik tua dan muda, karena mereka selama ini telah sangat menikmati hidup maka Chang Rui akan menunjukkan apa yang dimaksud dengan kehidupan yang sesungguhnya.


Lalu, Chang Rui duduk di kursi miliknya dengan tenang lalu membaca beberapa buku. Sudah beberapa hari sejak dia mengutus orang untuk pergi ke Dinasti Qing tapi tidak ada kabar sampai saat ini, tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi.


Chang Rui membaca buku yang menjelaskan tentang obat obatan dan ramuan herbal untuk mengobati orang orang dengan tanaman seadanya.


Chang Rui terus mempelajarinya dan ternyata sudah tidak tidur selama dua hari, sampai kedua matanya membengkak seperti seekor panda, ketika dia keluar langsung mengejutkan pelayan yang lewat.


"Ahhhh !" Teriak pelayan itu yang membuat Jiu Qing dan Cuiyun langsung berlari ke arah mereka.


"Siapa ?!" Teriak Jiu Qing dengan terkejut.


"Ini aku, sialan. Kamu bahkan sudah tidak mengenaliku lagi ? Aku baru saja tidak keluar dari kamar selama 2 hari dan kamu sudah melupakan ku ?" Tanya Chang Rui dengan kesal karena dia mengantuk.


Tapi, pada akhirnya dia dipapah oleh Cuiyun untuk masuk ke dalam kamar tidurnya.


"Nona sebaiknya berbaring terlebih dahulu dan beristirahat. " Ucap Cuiyun dengan kasihan melihat nona nya dalam kondisi ini.


"Aku akhirnya sudah menemukan solusi nya, semua orang tidak perlu khawatir lagi. " Gumam Chang Rui sebelum akhirnya tertidur dengan lelap.


Cuiyun keluar dengan hati hati dan menutup pintu tanpa suara, ketika dia keluar susah ada Jiu Qing dan Fu Jin Yang yang berkumpul di depan pintu ingin menanyakan kondisi Chang Rui.


"Bagaimana dengan kondisi Nona ? Apakah dia baik baik saja ? Dia sudah tidak tidur sejauh ini. " Ucap Fu Jin Yang dengan sedih.


"Nona baik baik saja hanya kelelahan, dia mengatakan bahwa dia telah menemukan solusi untuk semuanya dan semua orang tidak perlu khawatir serta takut lagi. Nona memang memiliki jiwa yang besar dan perhatian tapi tidak memiliki perhatian yang cukup untuk dirinya sendiri. "Keluh Cuiyun.

__ADS_1


"Bukankah itu sudah menjadi tugas kita sebagai bawahan nya untuk membantunya merawat diri, karena dia perhatian pada kita maka kita akan perhatian padanya. Bukankah itu baik ?" Tanya Fu Jin Yang dengan polos.


"Kamu menyebutkannya dengan begitu sederhana seolah olah itu adalah hal yang sangat sederhana. Kamu benar benar membuka pandanganku. " Ucap Jiu Qing dengan sinis.


Jiu Qing selalu sinis jika dalam hal hal seperti ini, bisa dikatakan bahwa Jiu Qing merasakan iri bahwa Chang Rui memiliki begitu banyak orang yang khawatir padanya.


Jiu Qing adalah salah satu contoh orang yang memiliki mulut kasar tapi hati lembut, mulutnya berkata tidak tapi sebenarnya dia merasa khawatir dengan kondisi kesehatan Chang Rui.


Orang seperti Jiu Qing terkadang hanya bisa terus menerus memendam perasaannya sendiri dalam diam dan tidak memiliki kemampuan untuk menunjukkannya kepada orang lain.


Sementara Nangong Li tidak kelihatan sejak kembali ke Kota Wu, orang orang menduganya tertidur sama seperti Chang Rui karena kelelahan.


Tapi, ini sudah dua hari berlalu dan Nangong Li masih belum melangkah keluar dari kamarnya hanya meminta makanan di antarkan ke kamarnya.


Sementara disisi lain, makanan diantarkan dan pintu dibuka sedikit lalu menerima makanan yang diberikan oleh pelayan.


Ketika semuanya selesai, seorang pria muncul dibalik pelayan itu.


"Apakah Nangong Li yang membuka pintunya ?" Tanya Jiu Qing.


"Sepertinya ya. Tubuhnya hampir sama hanya saja tidak pasti, karena hanya terbuka sedikit dari celah pintu itu. " Ucap Pelayan.


"Baiklah, kamu bisa pergi. Aku harus memastikan bahwa pria itu masih hidup, siapa yang tahu jika dia tiba tiba mati didalam kamar tanpa ada yang tahu. Pada saat itu maka Chang Rui akan sedih dan marah, aku tidak ingin dia merasakan itu. " Ucap Jiu Qing dengan dingin lalu berbalik pergi.


Sementara di dalam kamar, seorang pria yang bukan Nangong Li mengenakan pakaian Nangong Li dan menurunkan makanan yang dibawanya.


Jika bukan Nangong Li, maka siapa lagi yang bisa mendapatkan persetujuan untuk menyamar sebagai dirinya disini.

__ADS_1


Itu adalah Long Yu yang memiliki tubuh kurang lebih hampir sama dengan Nangong Li , selama rambutnya sedikit diturunkan dan dia agak gila maka itu sudah bisa dikatakan sebagai kembaran Nangong Li.


"Kenapa kamu memintaku menyamar sebagai dirimu ? Apakah ada orang yang kamu curigai di dekat Chang Rui ?" Tanya Long Yu dengan serius sementara Nangong Li yang asli sedang duduk di tempat yang remang remang dan membaca buku dengan cahaya penerangan dari lilin.


"Apa ? Ada orang yang aku curigai ? Semuanya adalah budaknya, apa yang perlu di khawatirkan ?" Tanya Nangong Li tanpa mengalihkan pandangan.


"Lalu, kalau begitu kenapa kamu memintaku untuk menggantikan mu ? Apakah kamu menemukan sesuatu ?" Tanya Long Yu lagi.


"Tidak." Jawab Nangong Li.


"Lalu kenapa ?!" Tanya Long Yu dengan kesal.


"Tidak ada alasan khusus, aku hanya malas untuk bergerak ke depan. Apa yang salah dengan hal tersebut ?" Tanya Nangong Li sambil mengangkat kepalanya untuk menatap wajah Long Yu dan Long Yu akhirnya akan meledak.


"Kamu benar benar menyia nyiakan usahaku. " Seru Long Yu berusaha untuk menekan nada suaranya.


"Sebenarnya tidak sepenuhnya menyia nyiakan, aku penasaran dengan status orang yang ada di sampingnya itu. Aku mendengar bahwa ketiga orang itu adalah keturunan bangsawan, dua diantaranya ingin balas dendam sementara yang lain keluarganya dihancurkan dan dipaksa tunduk. " Ucap Nangong Li mendapatkan informasi bawahan Chang Rui semudah membalikkan tangan.


Jadi, jika Chang Rui khawatir dengan Nangong Li maka itu bisa disebut sia sia, Nangong Li selalu memiliki pembawa berita di sekitarnya.


Bahkan jika dia duduk didalam sebuah ruangan dan mengasingkan diri selama satu tahun masih tidak akan tertinggal informasi sedikitpun.


"Jika aku tidak salah, salah satunya adalah Lan Qing bukan ? Putra dari Bangsawan Lan yang dibantai kemarin ?" Tanya Long Yu dengan heran.


"Memang benar, itu adalah Menteri Lan. Pria tua itu sudah lama membuat masalah dan Chang Rui membersihkannya juga bukan hal yang aneh, entah kesialan apa yang diterima oleh Pria tua itu sampai sampai harus menyinggung Chang Rui. " Jawab Nangong Li dengan acuh tak acuh.


"Lalu, bagaimana dengan keduanya yang tersisa ?" Tanya Long Yu.

__ADS_1


"Latar belakang mereka lebih luar biasa daripada Lan Qing. " Ucap Nangong Li.


__ADS_2