
Cuiyun untuk sejenak terdiam dan tiba tiba menundukkan kepalanya lalu menangis tanpa suara.
"Nona, kamu telah mengorbankan banyak hal. Bagaimana orang yang duduk di atas bisa begitu kejam ?" Tanya Cuiyun dengan sangat sedih.
Cuiyun mengacu kepada Kaisar Yu Lian yang memiliki hati sangat dingin, kata kata Yu Lian sendiri telah membuat Chang Rui sadar.
Dia dan Yu Lian di takdirkan untuk saling melawan bahkan jika ini, dia masih harus menjalankan tugasnya jika memang ada Orang Bar Bar yang datang untuk menyerang.
"Tidak ada gunanya menangis, kita tidak akan bisa mengubah keadaan walaupun kamu menangis sampai air matamu kering. Satu satunya hal yang bisa kamu lakukan adalah tetap berusaha. Setelah ini, kita kembali maka kamu harus melatih bela diri." Ucap Chang Rui.
"Aku tidak bisa melindungi kalian berdua selamanya, bisa saja aku tidak bertahan sampai minggu depan. Jadi, aku akan mengajari kalian sebaik mungkin. Kita hidup di perbatasan, tidak aman. Tidak boleh kehilangan waspada. " Lanjut Chang Rui dengan serius dan khawatir.
Bukannya dia tidak ingin hidup dengan tenang, tapi tidak ada pilihan lain. Jika dia setuju untuk memberikan pajak maka orang orang di Kota Wu tidak akan bisa memakan apapun lagi dan tidak ada biaya perawatan apapun lagi yang bisa dilakukan untuk Kota Wu.
Chang Rui tidak ingin hal tersebut terjadi. Perjalanan menuju Kota Wu cukup lama sebelum akhirnya tiba di Kota Wu.
Chang Rui tampak terkejut karena itu telah berubah menjadi Kota yang tampak sama sekali baru, begitu indah dan megah.
Setiap rumah terlihat elegan dan berwarna warni, tawa orang orang terdengar dan tampak lebih terawat dan damai.
Sayang sekali bahwa masih tidak ada tembok yang tinggi disini. Bahkan beberapa prajurit yang menemani nya berseru dengan kagum.
"Betapa indah nya Kota Wu, tidak sama seperti ketika aku datang kemari 3 tahun lalu. " Ucap salah satu prajurit yang berjalan di samping kereta.
Lalu Fu Jin Yang dan Jiu Qing berjalan keluar untuk menyambutnya dan Chang Rui berjalan turun dari kereta kuda.
"Bagaimana dengan semuanya ? Apakah berjalan lancar ?" Tanya Chang Rui.
"Lebih lancar daripada yang telah ku kira, pada saat ini pemutaran uang di antara orang orang telah merata dan uang yang dibutuhkan bahkan tidak sebesar yang aku pikirkan. " Ucap Jiu Qing dengan antusias.
__ADS_1
"Sebagus itu ?" Tanya Chang Rui dengan terkejut.
Dan kedua bawahannya mengangguk dengan semangat.
"Kali ini aku membawa begitu banyak prajurit, untuk sementara Tuan Tuan harap tidak keberatan untuk tinggal di tenda lalu kami akan membangun sebuah tempat untuk kalian. " Ucap Chang Rui kepada para Prajurit.
"Ya." Jawab mereka tanpa keberatan karena memang biasanya mereka tidur di tenda.
Tapi, bagi Chang Rui, itu adalah hal yang memalukan. Prajurit adalah jantung sebuah Kekaisaran, bagaimana bisa diperlakukan dengan begitu rendah ?
"Tolong bantu aku turunkan semua barang yang telah aku bawa. " Ucap Chang Rui.
Lalu, semuanya dibawa ke dalam kediaman Walikota dan Chang Rui membuka berpuluh puluh peti penuh dengan Tael itu.
"Disini, aku membawa hampir 10 Juta Tael. Kamu harus menggunakannya dengan serius dan hati hati. " Lanjut Chang Rui.
Karena sebagian uang yang dia dapatkan sudah di gunakan olehnya untuk membeli peralatan dan persenjataan.
"Darimana kamu mendapatkan uang sebanyak ini ? Siapa yang kamu bawa itu ?" Tanya Jiu Qing.
"Aku mendapatkannya hasil membersihkan Keluarga Lan, apakah ada yang salah dengan hal ini ?" Tanya Chang Rui dengan santai.
"Kediaman Menteri Lan, Lan Yang dan Putranya, Lan Ming ?!" Tanya Jiu Qing sambil melotot dan Chang Rui hanya mengangguk saja dengan santai.
"Bagaimana kamu bisa mengambil resiko yang begitu besar untuk dirimu sendiri seperti itu !" Seru Jiu Qing dengan kesal sekaligus khawatir.
"Kenapa aku tidak bisa mengambilnya untuk diriku sendiri ?" Tanya Chang Rui dengan acuh tak acuh.
"Baiklah..... lalu siapa anak yang mengikuti mu itu ?" Tanya Jiu Qing.
__ADS_1
"Lan Qing, putra dari Lan Ming dan cucu Lan Yang. " Jawab Chang Rui yang membuat Jiu Qing jantungan.
"Apakah kamu sudah gila ?! Bagaimana jika dia mengkhianati mu ?" Tanya Jiu Qing.
"Kenapa begitu khawatir, apakah kamu kira aku adalah orang yang bodoh ? Walaupun aku masih muda tapi aku memiliki banyak kemampuan dan pengalaman. " Ucap Chang Rui sambil menunjukkan ketiga gelang abunya dan Jiu Qing langsung mengerti.
"Oh ya, aku ingin kamu membuat benteng di bagian depan. Semula aku berpikir hanya membuat gerbang, tapi karena kita berada di perbatasan maka kita setidaknya harus memiliki dinding setinggi 10 meter dan benteng 15 meter." Ucap Chang Rui.
"Dengan uang sisa kemarin dan pajak yang berlaku maka kami sudah mengumpulkan 1 juta Tael ditambah dengan milikmu menjadi 11 Juta, seharusnya sudah cukup untuk membangun ini semua. " Ucap Jiu Qing sambil mengira ngira.
"Menurut perhitungan ku, maka seharusnya hanya habis sekitar 3 sampai 4 juta Tael dengan 500 orang yang bekerja selama 6 bulan lamanya, jika menghitung dengan lebih teliti maka mungkin bisa mempersingkat waktu. " Saran Chang Rui.
"Memang benar, kita setidaknya harus memegang 5 Juta Tael untuk simpanan jika tidak maka jika ada kebutuhan mendesak, akan sulit bagi kita untuk memenuhinya. " Balas Jiu Qing.
Keduanya adalah orang yang sama sama terpelajar dan sangat mengerti dengan setiap aspek dari hal ini.
"Pendapatan setiap orangnya sebulan sekitar 50 sampai 300 Tael, jika menetapkan pajak maka akan sulit bagi mereka untuk bertahan hidup. Bagaimana ini ?" Tanya Chang Rui.
"Menurut pengamatan ku, jika tidak maka kita harus memberikan pajak yang relatif dengan kata lain menyesuaikan dengan pendapatan. " Jawab Jiu Qing.
"Pemerintah sebelumnya menetapkan setengah dari pendapatan adalah untuk membayar pajak, jika Nona meminta mereka membayarkan penghasilan mereka 15 sampai 20 persen maka mereka akan senang. " Lanjut Jiu Qing.
Chang Rui memikirkan ini sebelum akhirnya mengerti dengan maksud Jiu Qing, hal ini memang bagus.
"Baiklah, karena sudah ditentukan seperti itu. Maka Kota Wu yang lama tidak akan lagi menjadi Kota Wu yang sama. Ini adalah Kota yang sama sekali baru. " Ucap Chang Rui dengan penuh tekad.
Keduanya menyusun setiap pengeluaran yang bisa mereka keluarkan setiap bulan, masing masing menghitung sampai sampai dahi mereka penuh dengan kerutan.
Sampai 3 jam masih juga belum selesai dengan masalah ini, memang benar di katakan bahwa Uang adalah pondasi.
__ADS_1
Buktinya, Chang Rui bahkan bekerja sekeras ini.