
Chang Rui yang mendengar ini langsung merasa bahwa semuanya menjadi berputar, seolah olah dia telah dilemparkan dari sebuah gedung yang tinggi.
Perasaan ini, tidak akan bisa ditemui dua kali. Orang orang tidak tahu bahwa Chang Rui adalah nama aslinya.
Sementara orang di depannya ini tau, siapa orang ini ? Apakah seorang Dewa ? Chang Rui kehilangan kata katanya untuk membalas.
"Kamu pasti salah orang, namaku bukan Chang Rui. " Ucap Chang Rui dengan suara yang sangat pelan.
"Semakin kamu menyangkal maka semakin aku percaya bahwa kamu adalah Chang Rui. " Ucap Nangong Li menekan Chang Rui di atas ranjang.
Chang Rui yang terkejut bahwa Nangong Li sangat dekat dengannya langsung ingin memberontak tapi titik akupuntur nya masih dikunci oleh Nangong Li.
"Kita sama sama pria dan wanita lajang, tidak baik untuk berada di dalam ruangan yang tertutup apalagi sangat dekat seperti ini. Mari bicarakan masalah ini baik baik. " Ucap Chang Rui dengan takut ketika merasa bahwa Nangong Li mendekatkan wajahnya ke wajah Chang Rui.
Pada titik sedekat ini bahkan Chang Rui bisa mendengarkan dan merasakan nafas milik Nangong Li.
"Aku tidak mau membicarakan ini baik baik, kamu bisa mengatakan apa ? " Tanya Nangong Li dengan suara yang serak.
Nangong Li yakin seratus persen bahwa orang dibawahnya ini adalah Chang Rui, mengingat bahwa dia membawa pedang pendek yang diberikan olehnya.
Lalu, wanita ini sangat gugup ketika mendengar dia menyebutkan nama Chang Rui. Hanya saja, satu satunya yang membuat Nangong Li ragu adalah kenapa tanda bintik merah kecil di pipi Chang Rui telah menghilang ?
"Aku akan mengatakan identitas ku yang sebenarnya padamu ! Lepaskan titik akupuntur ku dulu !" Seru Chang Rui dengan rencana jahat.
Nangong Li melepaskan kungkungannya pada Chang Rui lalu melepaskan pengunci titik akupuntur milik Chang Rui.
Dengan gerakan yang lincah, Chang Rui menekan jarinya di titik akupuntur gerak milik Nangong Li. Nangong Li jatuh tanpa keseimbangan kedalam pelukan Chang Rui.
Chang Rui mendudukkan Nangong Li dengan hati hati lalu mengunci pintu. Chang Rui tertawa nakal dan menyentuh wajah Nangong Li dengan kedua tangannya.
"Kamu sangat tampan, kenapa begitu jahat padaku ? Tidak baik untuk terlalu jahat padaku. " Ucap Chang Rui sambil cemberut.
"Aku adalah Yu Cheng Qing, Putri dari Dinasti Yuan. Jika aku tidak salah menebak maka kamu adalah Nangong Li bukan ? Kamu adalah Paman Kekaisaran Dinasti Qing, kan ?" Tanya Chang Rui.
__ADS_1
"Jika aku menyandera mu, apakah aku bisa menghasilkan banyak uang?" Tanya Chang Rui lagi dengan antusias sekaligus tertawa nakal.
"Aku tidak memiliki apapun, walaupun aku bergelar sebagai wali dari Kaisar muda. Tapi, aku sebenarnya adalah orang miskin, bagaimana jika aku menawarkan tubuh ku untuk memuaskan mu ?" Tanya Nangong Li dengan senyum yang mempesona.
"Kamu sangat tercela sekali, aku tidak menyangka bahwa Paman Kekaisaran dari Dinasti Qing sangat menggemaskan. " Keluh Chang Rui sambil tertawa.
Chang Rui mengelus pipi Nangong Li dengan perlahan, Chang Rui mengira bahwa dia telah membawa kucing masuk kedalam kandangnya.
Tidak menyangka bahwa yang dia bawa bukanlah kucing kecil yang imut, melainkan seorang harimau dewasa yang siap untuk menerkam nya kapan saja.
"Apakah kamu tahu apa julukan ku di Dinasti Qing ?" Tanya Nangong Li.
Chang Rui menggelengkan kepalanya dengan acuh tak acuh dan Nangong Li tertawa puas dengan jawaban itu.
"Bagus sekali, akan lebih baik jika kamu tidak pernah tahu tentang itu. " Ucap Nangong Li.
"Kamu adalah seorang Paman Kekaisaran, kenapa sampai setua ini masih lajang ?" Tanya Chang Rui dengan penasaran.
"Menikah dua kali ?!" Seru Chang Rui dengan terpanah ketika mendengar penuturan ambigu milik Nangong Li.
Jika orang yang mendengarnya disini maka pasti akan memiliki pikiran yang sama, pasti Nangong Li sudah memiliki dua istri, bukankah begitu ?
Tapi, kenyataannya sebenarnya agak aneh dan tidak seperti yang dibayangkan oleh kebanyakan orang.
"Ya, aku sudah menikah dua kali. " Ucap Nangong Li dengan wajah tanpa rasa bersalah ketika mengatakannya.
Nangong Li tahu bahwa Chang Rui salah paham dengan kata katanya tapi tidak berusaha untuk memperbaiki nya sampai Chang Rui bertanya padanya.
"Jika begitu, bukankah kamu sudah memiliki dua istri ? Terkutuklah, Nangong Xi sialan itu ! Dia ingin menjodohkan ku dengan mu, dia mengatakan bahwa kamu tidak memiliki istri !" Seru Chang Rui dengan emosi.
"Tidak memiliki istri tidak berarti aku belum pernah menikah. Istri pertamaku, dia telah meninggal sementara istri keduaku telah menghilang entah kemana. Apakah kamu mau menjadi istri ketiga ?" Tanya Nangong Li dengan tenang.
"Kau.... kau.... kau ?! Bajingan ! Aku tidak mau lagi bermain main denganmu. " Seru Chang Rui dengan salah tingkah dan wajah yang memerah.
__ADS_1
"Tunggu sebentar, jika kamu adalah seorang Putri, kenapa kamu hanya menggunakan sutra kelas tiga ? Sementara yang digunakan oleh Anggota Kekaisaran selalu Sutra kelas satu ?" Tanya Nangong Li dengan tajam.
"Aku sedang dalam penyamaran, tentu saja tidak bisa menggunakan sutra kelas satu. " Ucap Chang Rui dengan dingin.
Chang Rui benar benar merasa waspada dengan orang ini, orang ini benar benar berbahaya.
"Jika begitu , kenapa tidak menemani aku lebih lama ? Lagipula titik akupuntur ku dikunci olehmu, kenapa kamu terlalu khawatir dengan beberapa kata kataku ?" Tanya Nangong Li dengan percaya diri.
Chang Rui merasa bahwa ketakutan merayapi hatinya ketika mendengarkan kata kata Nangong Li ini.
"Aku merasa bahwa tidak ada gunanya untuk berbicara lebih lama dengan mu. " Balas Chang Rui.
"Kamu ingin menangkap Pedagang Hu atas kerja samanya dengan pejabat disini bukan ?" Tanya Nangong Li yang menghentikan langkah Chang Rui.
Chang Rui menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah Nangong Li dengan tatapan tajam.
"Bagaimana kau bisa tahu soal ini ?" Tanya Chang Rui.
"Jika kamu mengukur Dinasti Qing hanya dengan melihat Nangong Xi, maka kamu salah besar. Nangong Xi hanyalah sebuah pion yang mudah untuk di singkirkan. Lebih baik berhati hati, jangan terbuai akan kemewahan yang dimiliki oleh Kaisarmu. " Ucap Nangong Li dengan seringaian.
Chang Rui memiringkan kepalanya dan menaruh pedang pendeknya di leher Nangong Li.
"Jika kau berani macam macam maka aku akan membunuh mu !" Seru Chang Rui dengan mata yang melotot.
"Silakan saja jika kau berani. "Ucap Nangong Li dengan nada menantang.
Chang Rui menatap dengan sinis sebelum akhirnya kembali menyimpan pedang pendek miliknya.
Chang Rui memutuskan untuk berjalan pergi dan ketika dia sampai di ambang pintu, Nangong Li kembali mengatakan sesuatu.
"Apakah kamu tahu......... darimana asal pedang pendek itu ?" Tanya Nangong Li dengan tepat menusuk di titik sakit Chang Rui.
Chang Rui tidak pernah tahu darimana asal pedang pendek ini, hati Chang Rui di penuhi oleh ketakutan yang dimunculkan oleh tindakan misterius milik Nangong Li.
__ADS_1