REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
262. Butuh Bantuan


__ADS_3

Chang Rui dan Nangong Li sedang bersantai sebelum akhirnya gelangnya bercahaya dengan begitu terang, mungkin karena seseorang bawahannya membutuhkan bantuan.


"Sepertinya tidak terlalu baik, aku mendapatkan sinyal dari Jiu Qing, sepertinya ada serangan di Kota Wu. Aku harus segera datang dan melihatnya. " Ucap Chang Rui lalu keluar dari Kolam Yin Yue dan dalam sekejap tubuhnya berubah menjadi kering lagi.


"Aku akan ikut denganmu. " Ucap Nangong Li dengan buru buru untuk merapihkan pakaiannya.


"Tidak perlu, sebaiknya kamu pergi ke Dinasti Qing dan melihat tempatmu apakah baik baik saja. Aku takut jika hanya mengandalkan Long Yu maka dia akan kerepotan, jangan sampai saudara iparku kerepotan. " Ucap Chang Rui dengan candaan mengingat bahwa Long Yu akan bersama dengan Jiu Hua dan Jiu Hua sendiri adalah adik angkat Chang Rui.


"Baiklah , baiklah. Aku akan lebih tenang jika mendengarmu dalam kondisi ini, aku yakin Orang bar bar belaka tidak akan pernah bisa melukaimu. " Ucap Nangong Li.


"Jika kamu lupa, aku ini abadi. Di hadapan manusia fana maka aku adalah abadi, jika aku bertemu dengan Iblis maka aku akan kesulitan. " Ucap Chang Rui.


"Jika kamu menemui Iblis maka kamu harus melepaskan tanda ke langit dengan Qi mu, aku akan datang secepat mungkin. " Nasehat Nangong Li.


"Baiklah, tenang saja. Aku tidak begitu bodoh untuk menghadapi semuanya sendirian. Aku termasuk orang yang sadar diri dengan kemampuan ku. Jika tidak sanggup, apakah aku akan memaksakan nya dan mati dengan konyol ? Apakah itu terdengar seperti aku ? " Tanya Chang Rui dengan tawa kecil.


"Baiklah, baiklah aku percaya padamu. Mengingat perangaian mu maka seharusnya kamu tidak begitu bodoh untuk mengambil semua resiko sendirian. " Canda Nangong Li dan keduanya mengeluarkan sayap mereka dan terbang ke arah yang berbeda.


Dinding tipis yang terbuat dari energi alam ini langsung ditembus oleh Chang Rui dan Nangong Li, mereka terbang ke arah yang berlawanan karena mereka memang tidak satu tujuan.


Chang Rui mengepakkan sayapnya yang lebar dengan penuh kebanggaan, dikatakan bahwa semakin besar sayapnya maka semakin terhormat Dewi tersebut.


Chang Rui melihat bahwa sayapnya tidak kalah dari milik Huang Lingyi, itu berarti bahwa dia tidak kalah dari Huang Lingyi dari segi apapun.


Pantas saja Dewa dan Dewi lain langsung menundukkan kepala mereka dalam dalam dan menyambutnya dengan ramah.

__ADS_1


Ternyata dia memiliki kedudukan yang begitu tinggi, dulu Chang Rui hanyalah seorang anak yang tidak dipandang.


Orang orang hanya tahu tentang Ibunya, bayangan Ibunya terlalu besar sampai sampai menutupinya ke dalam sudut tergelap yang tidak bisa dilihat oleh siapapun.


Tidak peduli seberapa bersinar dia, masih tertutupi oleh Ibunya. Sampai pada saat ini, barulah Chang Rui merasa bahwa dia memiliki sinarnya sendiri.


Chang Rui tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mencapai Kota Wu di karenakan kecepatannya yang sangat tinggi.


Sesampainya disana, Chang Rui mendarat dengan mulus dan melihat bahwa disini sudah hampir hancur setengah di bagian depan.


Chang Rui bisa melihat bahwa orang orang bertarung dengan sekuat tenaga mereka, Chang Rui menyadari bahwa ini adalah serangan bandit.


Tapi, bandit tidak mungkin begitu kuat sampai sampai pasukan Kota Wu tidak bisa melawan. Chang Rui mengeluarkan sayapnya dan mengibaskan mereka sampai jatuh ke belakang.


Mereka melihat bayangan putih yang muncul di punggung Chang Rui tapi itu hanya sekilas dan tidak jelas yang membuat mereka bertanya tanya.


Orang orang ini akan melakukan bunuh diri dengan menggigit bungkus racun yang tersembunyi di antara gigi depan mereka.


Chang Rui dengan cepat memerintahkan penahanan mereka lalu mematahkan rahang mereka.


Orang yang tersisa tidak banyak, paling hanya ada 6 yang tersisa disini. Sisanya sudah dikalahkan oleh pasukan Kota Wu, hanya saja setengah dari gerbang Kota Wu sudah runtuh di karenakan serangan kali ini.


"Bawa mereka ke penjara, aku akan menginterogasi mereka. " Ucap Chang Rui.


"Nona, apa itu tadi ?" Tanya Fu Jin Yang.

__ADS_1


"Sesuatu yang sangat penting bagiku, aku akan mengatakannya pada kalian nanti jika saatnya sudah tiba. " Jawab Chang Rui dengan ringan.


Setelah agak sepi dan para tahanan ini dibawa ke penjara, Chang Rui akan berjalan menuju penjara sebelum akhirnya ditahan oleh Jiu Qing dengan diam diam dan memastikan bahwa tidak ada orang lain yang menguping.


"Nona, apakah kamu mau membantuku ?" Tanya Jiu Qing dengan serius.


Chang Rui tidak pernah melihatnya seserius ini jadi Chang Rui berpikir bahwa ini menyangkut masalah adiknya yang kemarin, Zhuge Mei.


"Apakah ini masalah adikmu ? Aku bisa saja melepaskannya asalkan kamu bisa memastikan bahwa dia tidak akan membuat ulah. " Jawab Chang Rui.


"Tidak, aku tidak ingin melepaskan dia. Dia harus hidup di pengasingan dan merenungkan kesalahannya sendiri, itu adalah hal yang harus dia tanggung. Ini adalah hal lain yang lebih sederhana aku pikir. " Ucap Jiu Qing dengan ragu ragu.


"Apa yang kamu ingin aku bantu ? Aku pasti akan berusaha untuk membantumu sebisaku. " Ucap Chang Rui dengan kasihan karena melihat Jiu Qing begitu khawatir dan gelisah.


"Aku ingin kamu membantuku dan bertindak sebagai kakakku, karena aku tidak memiliki keluarga lain selain Zhuge Mei yang setengah gila, aku ingin melamar seorang gadis dari keluarga baik baik. Ayahnya adalah seorang tabib yang terkenal di desa lain, dia terkenal adalah orang yang hebat. Jadi, aku tidak berani untuk melamarnya. " Ucap Jiu Qing dengan gelisah dan Chang Rui tiba tiba tertawa mendengar hal ini.


Chang Rui berpikir bahwa hal ini adalah hal yang sangat penting atau menyangkut nyawa seseorang ternyata Jiu Qing pada akhirnya jatuh cinta juga dengan seorang gadis.


"Tenang saja, kamu tampan dan masih muda, juga hebat dalam seni bela diri. Wanita muda mana yang akan menolakmu ? Aku akan menemanimu setelah aku mengurus hal ini, aku akan mempersiapkan diri terlebih dahulu. Apakah kalian sudah saling mengenal ?" Tanya Chang Rui.


"Belum, aku belum tahu namanya , hanya saja ketika kemarin aku berburu dan terluka oleh harimau, dia membawaku menemui ayahnya untuk diobati dan mereka adalah keluarga yang sangat kompak. Aku ingin menanyakan namanya tapi karena aku terlalu gugup jadi aku tidak menanyakan namanya. " Jawab Jiu Qing dengan malu.


Chang Rui mengulurkan tangannya dan menepuk pundak Jiu Qing untuk menenangkan pria itu.


"Ya sudahlah, terima saja. Kita akan mencoba untuk melamarnya, apakah dia menerimanya atau tidak maka itu kembali lagi pada keberuntungan mu. " Ucap Chang Rui.

__ADS_1


__ADS_2