REINKARNASI DEWI PENGOBATAN

REINKARNASI DEWI PENGOBATAN
162. Alergi Kacang Panjang


__ADS_3

Chang Rui duduk ditempatnya dan memandang kearah sekitar terutama kearah Lan Yang. Chang Rui melihat bahwa Lan Yang tidak menyentuh makanannya.


"Tuan Lan, apa yang terjadi ? Apakah ada yang salah ?" Tanya Chang Rui dengan senyum tipis.


"Tidak ada yang salah. " Ucap Lan Yang dengan datar dan keras kepala.


Sebagai seorang tetua disini, dipermalukan oleh gadis kecil membuat Lan Yang tidak terima walaupun sudah tahu dia menderita alergi kacang panjang.


Memang seperti itulah niat Chang Rui, semakin keras kepala seseorang maka semakin mudah untuk dijebak.


"Guru ! Anda tidak bisa makan itu !" Seru Yu Qingyun.


"Diam !" Bentak Lan Yang.


Chang Rui tertawa dalam hati, siapa yang menyangka bahwa kedua orang yang membuat nya susah ini adalah guru dan murid ?


Chang Rui benar benar tidak menyangka hal ini, lalu memasang wajah polos dan menatap Yu Qingyun.


"Apa yang terjadi Saudari Qingyun ? Apakah ada yang salah dengan makanan yang aku ambil ? Atau Tuan Lan takut bahwa aku meracuni makanan mu. " Ucap Chang Rui sambil memiringkan kepalanya sedikit yang menunjukkan kepolosannya.


"Guru tidak bisa makan-" Ucapan Yu Qingyun terpotong oleh tatapan tajam milik Yu Lian.


Karena Lan Yang sendiri yang sudah mengatakan akan memakan semua yang diambil oleh Chang Rui sampai habis, maka dia harus menerima nasibnya.


Jika Lan Yang memilih untuk menolak makan, tentu saja tidak akan ada yang berani memaksa tapi martabatnya sudah tiada.


Kata kata seorang pejabat sepertinya lebih berat daripada 1 juta Tael , tapi jika bisa berubah begitu cepat maka tidak akan ada yang percaya lagi dengan kata katanya.


Yu Qingyun menatapnya dengan penuh kebencian sementara dia hanya menebarkan senyum tulus dan polos layaknya seorang anak kecil.


Ini juga akan membantunya nanti, dia sudah berjanji untuk membawa pulang uang, tentu saja dia harus merancang skema miliknya dari sekarang.


"Bagaimana Tuan Lan ? Apakah semuanya baik baik saja ?" Tanya Chang Rui.

__ADS_1


"Ya..... " Balas Lan Yang dengan wajah masam.


Lan Yang terus menghabiskan semua makanannya dan menatap ke arah semua orang dengan tatapan pusing.


"Hamba ini sudah tua dan tidak tahan terhadap angin musim dingin, harap Yang Mulia memaklumi kekurang ajaran ku, hamba ini pamit pulang terlebih dahulu. " Ucap Lan Yang sambil menunduk dalam lalu berjalan keluar dari dalam aula Kekaisaran dibantu oleh kedua pelayan nya di kanan dan kiri.


Setelah Lan Yang pergi, Yu Qingyun langsung berdiri dan menunjuknya dengan marah.


"Guru alergi kacang panjang dan kamu memaksa nya ! Benar benar bajingan sejati !" Bentak Yu Qingyun.


Chang Rui memasang wajah syok berat dan tampak ketakutan dibawah amarah Yu Qingyun yang meledak ledak.


"Aku tidak tahu bahwa Tuan Lan menderita alergi, dia juga tidak mengatakannya. Aku juga tidak memaksanya untuk makan. Kenapa Saudari Qingyun begitu kasar padaku ? " Tanya Chang Rui dengan wajah memelas seolah olah disini dia adalah korbannya.


Wajah Yu Qingyun memerah, ingin mengelak tapi tidak ada tempat untuk mengelak lagi karena semua orang telah mendengar kata kata kasarnya.


Semua orang terkejut melihat Yu Qingyun yang biasanya lembut dan manja tampak sangat kasar seolah olah berubah menjadi orang yang berbeda.


Bisik bisik mulai terdengar sementara Chang Rui melemparkan senyum penuh kemenangan kearah Yu Qingyun supaya wanita itu merasa malu.


Di masa lalu, Yu Qingyun tidak peduli bahkan jika Yu Cheng Qing merasa putus asa dan menangis seharian.


Maka kali ini Chang Rui yang akan membuatnya menangis terisak isak sebagai gantinya. Ada sesuatu yang disebut dengan hukum karma di dunia ini.


Karena Yu Qingyun telah mempermalukan Yu Cheng Qing dengan sengaja dimasa lalu maka dia akan membalasnya hari ini.


"Tidak apa apa jika Saudari Qingyun ingin melampiaskan amarah nya padaku, bagaimanapun aku kurang pengetahuan dan membuat Tuan Lan menderita seperti ini. " Ucap Chang Rui dengan lembut dan kepala menunduk.


Semua orang tidak bisa tidak terharu dan ikut sedih, siapa yang tidak tahu bahwa Yu Cheng Qing dikurung sejak muda.


Jangankan mengetahui alergi setiap orang, sudah beruntung jika Yu Cheng Qing mengetahui nama ayahnya sendiri.


Semua orang mulai mengutuk Yu Qingyun pelan pelan, bagaimanapun mereka berada di hadapan Kaisar dan tidak boleh berkomentar sembrono tentang Yu Qingyun.

__ADS_1


Yu Qingyun yang menyadari bahwa dirinya mulai kehilangan dukungan dari orang orang, tiba tiba merasa terpojok dan memandang sekitarnya dengan tatapan ketakutan.


"Kau ! Kau berbohong ! Tidak biasanya kau begitu lembut dan lemah ?! Jangan bermain peran di hadapan semua orang ! Biarkan semua orang tahu kebusukan mu !" Teriak Yu Qingyun sambil menjambak rambut Chang Rui.


Chang Rui mulai mengeluarkan tangisan dan berusaha menahan tangan Yu Qingyun , Chang Rui menekan menggunakan tenaga dalamnya.


Menghancurkan tulang dari dalam tanpa menimbulkan jejak di kulit. Yu Lain tidak menyangka bahwa Yu Qingyun akan senekat itu dalam mengambil tindakan.


"Hentikan !" perintah Yu Lian.


Pengawal mulai memisahkan keduanya dan Chang Rui terduduk sambil menundukkan kepalanya, tampak murung.


""Qingyun ! Kembali ke halaman mu dan merenungi kesalahan mu ! Sebagai gantinya kamu harus menyalin 100 kali tata tertib Istana !" Bentak Yu Lian dengan wajah yang memerah karena malu.


Setiap orang akan menganggapnya sebagai orang yang tidak bisa mendidik putrinya sendiri dan membiarkan putrinya tumbuh menjadi kuda liar.


Yu Qingyun tampak tidak percaya bahwa dirinya telah mendapatkan hukuman dan mulai menangis dengan keras di depan semua orang.


"Aku tidak ingin di hukum ! Ini bukan kesalahanku melainkan kesalahan wanita murahan ini !" Bentak Yu Qingun tidak terima dan menunjuk Yu Cheng Qing.


"Apa maksud dari kata kata Saudari Qingyun tadi ?! " Tanya Chang Rui dengan tidak terima.


Plakkk !!!


Sebuah tamparan dilayangkan oleh Yu Lian, jika hanya berdua maka tidak apa apa Yu Qingun mengatakan hal kasar itu.


Tapi ini di depan semua orang, harus ditaruh dimana semua wibawa nya ? Yu Lian benar benar murka sementara Yu Qingyun tampak tidak percaya dengan rasa sakit yang dia terima.


Selama ini dia dibesarkan layaknya seorang Putri dan sekarang dia harus menderita hal memalukan ini di depan semua orang, kebenciannya untuk Yu Qingyun langsung meningkat.


"Kamu dan ibumu sama saja, sama sama wanita murahan !"Bentak Yu Qingyun sebelum pergi.


Yu Lian yang mendengar kata kata ini tampak agak khawatir dengan keselamatan Yu Qingyun terutama ketika melihat tatapan Yu Cheng Qing yang sudah berubah menjadi jauh lebih dingin.

__ADS_1


Tatapan yang begitu asing dan mampu untuk membuatnya merasa merinding dengan semua hal yang tidak masuk akal ini.


__ADS_2