Terpaksa Nikah

Terpaksa Nikah
Hotel


__ADS_3

"Claire bisa kamu katakan apa maksud ungkapan mu itu" Bob dan Claire, mereka hanya bicara berdua disebuah tempat, Bob sengaja jauh-jauh datang menemuinya.


"Mengapa kamu datang? Kamu tidak takut ada paparazi" celoteh Claire.


"Katakan saja" , sebelum datang Bob sudah memastikan tempatnya aman . Dia datang tak seorang .


"Aku ingin tetap kita menjalin hubungan"


"Hubungan ? Hubungan seperti apa yang kamu maksud?"


"Cinta, sepasang kekasih"


"Gila" gumam Bob dalam hati , menyerengeh.


"Kamu yakin?"


"Ya" ,


"Meski kariermu nanti hancur?"


"Ya"


Bob menyerengeh lagi , "Kamu tidak tahu bagaimana kejamnya dunia , menghujatmu ,memakimu disaat kamu jatuh!?"


"Apa maksudmu?"


"Jika kamu masih bertahan jadi kekasih, berarti kamu siap disebut pelakor, wanita simpanan , dan wanita .."


"Stoop" Claire sedikit berteriak.


"Aku tidak perduli, aku hanya akan bersembunyi dibelakangmu"


"Claire, kamu wanita tangguh , cantik dan keren, aku memandangmu begitu"


"Tidak , aku hanya ingin bersamamu"


"Katakan pada dunia , jika itu tidak benar"


"Tidak mau"


"Claire, hukumlah aku , silahkan lakukan seperti mau mu ,tapi jangan permainkan hidupmu begini"


"Maksudmu?"


"Sakiti aku, yang telah menyakiti hatimu , tampar aku, tusuk aku jika perlu"


"Tidaaak" Claire segera berdiri, tak ingin debat lagi.


"Aku akan bilang lebih parah lagi jika aku ingin Bob"


"Maksudmu?"


"Aku tidak akan melepasmu , Nata aku akan membalasnya, kamu harus segera menceraikannya jika tak ingin ia terluka"


"Kamu"


"Bukankah dulu kalian bilang sudah berpisah Hah?? , dan sekarang kamu buktikan, jika tak ingin di cap pria pembohong , yang memainkan hati perempuan" Claire mengamuk , juga menangis.


"Apa yang akan kamu lakukan padanya?"


"Bukan aku yang akan dihujat, dan ditinggalkan , tapi dia Nata , aku akan membuat dirinya malu , hanya untuk menatap pada dunia"


"Claire , mengapa kamu melampiaskan amarah padanya?!"


"Kenapa??bukankah kamu menyuruhku melakukan seperti mau ku, kamu adalah milikku sampai saat itu kamu masih milikku, sebelum dia kembali datang dan mengacaukannya , aku seorang Claire , tidak terima diperlakukan begini , aku tidak pernah kehilangan kekasih apalagi memperebutkannya" teriak Claire penuh amarah.

__ADS_1


"Ingat itu, ceraikan dia" Claire pun pergi meninggalkan Bob.


"Mengapa kini aku yang berbalik diancam" gumam Bob dalam hati.


Bob mengakui dirinya salah, awal jumpa dengan Claire dia tidak terus terang , berkata jujur padanya . Hingga masalahnya seperti ini . Tapi Bob tidak pernah menduga Claire sekuat itu mempertahankan hubungannya .


Kini Claire benar-benar , dia tidak sedang bermain-main . Dia segera terbang menemui Nat.


Menunggunya diparkiran tempat Nata bekerja.


Nat , berjalan seorang, masuk kedalam mobilnya , tanpa tahu jika Claire menguntitnya . Hingga ditempat sepi , Claire terus melajukan mobilnya dengan cepat , mengecoh jalannya Nat,


"Siapa dia, apa mau nya" Nat tak memahami dengan mobil yang mengajak dirinya mengebut, kejar-kejaran . Claire terus membunyikan klakson dan menyorotnya dengan lampu yang panjang.


Mata Nat mulai silau melihatna dari arah kaca spion .


"Tiiiiid ... Tiiiid ... Tid" Natapun terkecoh , kurang konsentrasi dan tak sengaja stirnya lurus saat jalanan berbelok .


Braakkk , mobil Nat menabrak pohon dan pembatas jalan.


Claire segera turun melihat Nata yang pingsan didalam.


"Keluar" Claire , memukul -mukul kaca jendela mobilnya .


Nat sedikit tersadar, namun kepalanya tak kuat menahan pusing.


"Cepat keluar" teriak Claire sangat kesal .


Natpun perlahan membuka pintunya , karena mobil yang sudah mengeluarkan asap.


"Plaaak" diluar Claire malah menamparnya.


"Kamu, beraninya kamu datang kembali pada kehidupan Bob ! , Maumu apa Hah?" teriaknya.


"Tolong hentikan" rintih Nata.


Tiiiiid .. (klason yangbtak sengaja tertekan)


"Ah" Claire terkejut karena terlelap oleh pikirannya sendiri.


"Tidak, aku harus bicara dengannya baik-baik"


"Renata" panggil Claire, saat Nata hendak masuk kedalam mobilnya.


"Selamat malam" tegur Claire.


"Kamu , Claire" melihat Claire yang masih full make up.


"Maaf aku langsung kemari ,tanpa menghapus riasanku , hatiku sedang tidak tenang, dan aku ingin bicara berdua denganmu"


"Baik" Nata menyanggupinya.


Mereka duduk didalam mobil , masih diparkiran mobil .


"Maaf tidak sopan , mengajakmu bicara disini" seru Claire.


"Tidak apa"


"Sejujurnya aku sangat marah padamu Nat, karena kamu tiba-tiba hadir lagi dikehidupan Bob"


Nata mengangguk.


"Aku sudah lama menjalin hubungan dengan Bob , dan kami saling tertarik satu sama lain, aku tahu Bob pria yang bertanggungjawab , dan sangat menyayangi anaknya, tapi ini tak adil jika dia tidak menghiraukan hubungan kami" terisak menangis.


"Aku tahu, aku lah yang salah, aku tahu kalian berpacaran" ,Claire menatap dengan tatapan memohon.

__ADS_1


"Aku , aku akan menceraikannya"


"Tapi aku tidak mau pemicunya adalah aku"


"Tidak! Jangan khawatir sebelumnya pun aku datang untuk mengurus cerai"


"Ya" Claire meraih tangannya , dan memohon


"Kumohon" .


"Aku akan segera pulang, maaf aku harus pergi" Nat mencoba pamit.


"Ya ,baiklah , terimakasih Nat" , Natapun keluar dari mobil Claire . Claire pun segera menancap gas.


"Ibu hari ini aku tidak akan pulang"


"Apa ?? Kamu akan kemana?"


"Aku , aku akan tidur ditempat lain , tempat terpisah dengan Bob, tolong jaga anak-anakku malam ini"


"Nat, hallo Nat" , sebelum pergi Nata menyempatkan diri untuk menghubungi Ibu dan memberinya kabar.


.


Bob sangat panik , dan mencarinya kemana -mana , termasuk ke rumah Unge .


Dan Bob tidak terkejut melihat Alex bersamanya.


"Tunggu" panggil Alex,


"Maafkan aku kawan" ,Bob tidak menghiraukan ucapannya.


"Datanglah kepernikahan kami, aku akan mengundangmu" seru Alex . Dan Bob pun segera pergi.


.


"Nat ayo jawablah!"


Bob mulai kesal . Handphone Nata tidak aktip.


Bob mulai kebingungan , dia duduk sendiri merenung didalam mobilnya , ia hanya terakhir melihat Nata masuk kedalam mobilnya pergi dan sebelumnya ada seseorang yang menemuinya , namun wajahnya tak terlihat jelas. Dan mereka berpisah saat itu juga diparkiran .


"Tunggu.. Aku harrus tahu siapa orang itu, mungkin itu ada hubungannya"


Bob kembali meminta satpam memutar rekaman cctvnya.


"Tunggu tolong diperjelas" orang itu tetap tidak terlihat, bahkan mobil yang ia parkir, dan kendarai tidak tersorot cctv.


Bob menduga-duga jika itu seorang pria. Karena dia tinggi, memakai hoodie juga sepatu boots , dan celana panjang.


Bob kembali kerumah dengan marah ,


"Cari dan sisir kesemua tempat, bahkan hotel-hotel dan penginapan manapun yang ada disini, aku yakin dia tidak akan sampai meninggalkan kota ini" tegas Bob bicara pada Al.


Al segera mengutus beberapa orang .


Setelah beberapa jam , dan waktu hampir menunjukkan jam 5 pagi , kabarpun datang , Bob semalaman terjaga, tak sedetikpun memejamkan matanya.


"Bos ini" sebuah alamat ,dan hotel yang cukup sederhana .


Bob segera datang , meminta kunci cadangan dan izin menerobosnya masuk .


"Istriku sayang, alih-alih bersenang-senang kamu hanya menginap di hotel bintang 3"


Nata terkejut dan bangun dari tidurnya ,

__ADS_1


"Mengapa kamu bisa ada disini?" , tanyanya.


"Tidurlah , akupun ngantuk" Bob tidur disamping dan memeluknya.


__ADS_2