Terpaksa Nikah

Terpaksa Nikah
Bertemu di Mall


__ADS_3

"Ahh" Ibunya Bob teriak karena kaget , "Ibu" Sharon membantu membersihkannya .


"Maaf, maafkan putra saya nyonya" Alex segera meminta maaf, dan meminta Raka mengikutinya


"Raka cepat minta maaf"


"Maaf nyonya" , terdengar suara anak kecil yang begitu imut. Ibunya Bob menatapnya dengan sekilas .


"Sudah , sudah tidak apa " Ibunya Bob pergi mencari toilet bersama Sharon . Raka nampak murung karena merasa bersalah.


"Ayo, tidak apa" bujuk Alex , Alex mengajaknya masuk ke toko mainan .


"Sayang ,akhirnya kamu datang juga" Ibu bernafas lega setelah melihat Bob datang .


"Kemarilah , temani Sharon Ibu ada urusan ,pakaian Ibu kotor " Ibu terus berceloteh , dan pergi meninggalkan Bob.


"Ibu" Bob memanggilnya , ia tak memahami sikap Ibu akhir-akhir ini , yang sering meninggalkannya begitu saja bersama Sharon.


Sharon tersipu malu , diam menunggu Bob menyapanya .


Bob sangat enggan melakukan perjodohan ini .


Namun ia tidak tahu bagaimana ia harus bicara, untuk menolaknya.


Para pelayan menunjukkan pilihan terbaiknya , "Silahkan anda pilih modelnya" kata pelayan itu.


Bob melihat pada Sharon , " Pilihlah yang kamu suka"


"Ya , baik" Sharon menjawabnya dengan begitu lembut , meskipun Bob bersikap dingin padanya.


Sharon menunjuk pada sebuah model.


"Aku tidak pernah mengira jika Ibu benar -benar serius merencanakan ini semua " Bob bergumam dalam hati, sembari menatap Sharon.


"Aku tidak menyukainya " , kata itu keluar dari hatinya.


Tak disengaja Renata berjalan melewati toko perhiasan tersebut , dan Bob sekilas melihatnya.


Deg , jantungnya tiba-tiba berhenti , kedua matanya terus mencari ,wanita tadi, wanita yang mirip Nata .


"Maaf saya tinggal sebentar" , Bob segera pergi kearah mana wanita itu pergi .


Dia berjalan dengan cepat , berlari mencari diantara orang -orang yang ada disana ."Dia , tadi dia" , Bob melupakan apa yang wanita tadi kenakan . Ia masih penasaran apakah itu Nata. Sayang Bob tidak menemukannya "Cepat sekali" keluhnya .


Alex memanggil Nata , ia menelponnya.


"Hallo" ,tiba -tiba Bob mendengar suaranya dari arah belakangnya , Bob pun segera berbalik, menoleh kearah suara itu ,dan "HHhhh hhh" suara nafas Bob yang masih berderu karena berlarian mencarinya .


"Nata" Bob menyebut namanya , dan mendekapnya .

__ADS_1


Renata sangat terkejut, mengapa bisa kebetulan bertemu Bob.


"Hallo Nata" Alex masih memanggilnya ditelpon.


Nata terdiam , ada yang ia pikirkan . Ia pun segera mendorong Bob dari pelukannya.


"Maaf saya tidak mengenal anda"


Bob yang terisak , tidak memahami apa yang telah terjadi , ia pun berpikir apakah ini benar Nata, atau ilusi ? .


"Nata" Bob menyebut namanya sekali lagi .


Renata masih bingung menyikapinya . Namun ia harus tahu dulu , alasan mengapa ia dengan mudahnya disingkirkan dan dilupakan . Apa kesalahannya hingga ada orang yang ingin mencelakainya . Renata khawatir Raka akan terbawa celaka seperti dirinya . Hanya bernaung disamping Alex lah, ia bisa aman hingga sekarang .


"Apakah ini nyata ?" Bob bertanya pada Nata juga dirinya sendiri.


Renata , tidak perduli dan mengacuhkannya .


"Tunggu" Bob menghentikan langkah nya , Nata diam, tidak berpaling, ia terus berjalan berpura-pura tidak tahu apapun . Bob sangat kecewa .


"Mama" tiba-tiba Raka memanggilnya , ia berdiri bersama Alex . Bob melihat kearah suara itu ,yang memanggilnya.


Renata terkejut, melihat Alex dan Raka yang memanggilnya , Raka melambaikan tangannya pada Nata.


Bob segera berdiri setelah terduduk bersimpuh . Bob ia melihat Alex , "Itu Alex, mengapa ada dia?"


Jleb , seperti ada yang menusuk jantungnya .


Tap tap tap , Bob dengan cepat menarik lengan Nata, "Ahhh" Renata sangat terkejut .


"Hhhhah" Bob bernafas sangat panjang, dan terengah- engah . Bob menunjukkan tatapan marah nya . Ia arahkan juga pada Alex . Kedua mata Alex terbelalak melihatnya , ia tak menduga baru saja ia tinggal beberapa hari di negara S, ia sudah bertemu Bob.


"Akhirnya ,aku menemukanmu".


Beberapa orang melihatnya , "Apa yang terjadi , apa yang terjadi" riuh mereka penasaran.


Raka yang marah melihat Mamanya dikasari orang asing . Ia pun berteriak " Mama" berlari pada Nata , dan mendorong Bob .


"Jangan ganggu Mama" , Raka bocah kecil itu berlagak ,menantang ayah kandungnya .


Bob tercengang, "Siapa anak laki-laki ini"


Renata tidak ingin Bob segera menyadari nya , ia pun segera menangkap Raka dan membawanya pergi . Bob berusaha mencegahnya. Dan Alex merasa ia tidak bisa berdiam diri saja .Ia pun mencegah Bob , melindungi Nata dan Raka, menghalangi nya.


Bob sangat marah, dan muak melihat Alex . Ia pun meninju wajahnya .


"Aah" semua orang teriak , terkejut melihatnya . Orang yang dikenal hebat dalam dunia bisnis bertengkar disebuah mall.


Petugas keamanan nampak berlari , hendak melerai mereka. Bob dan Alex pun dilerai .

__ADS_1


"Kita bisa selesaikan baik-baik ,silahkan ikuti kami" Bob yang sangat marah , menatap pada Nata.


"Aku hanya butuh penjelasan darinya" ,matanya terus tertuju pada Nata , petugas keamanan itu tak dapat berbuat banyak . Bob pun kesal dan pergi , sembari berbisik pada Alex saat berjalan melewatinya ,


"Ini belum selesai , aku akan mencari mu nanti".


Bob pun pergi , namun ia tak berhenti menatap dengan marah pada Nata.


Sharon yang masih ditoko perhiasan, nampak kebingungan , ia masih menunggu Bob. ia tidak tahu apa pun, yang baru saja terjadi .


Dua orang masuk ke toko perhiasan tersebut , mereka berbisik membicarakan apa yang baru saja terjadi , terdengar mereka membicarakan cinta segitiga dan perselingkuhan .


Bob pun masuk ke toko tersebut , setelah mereka. Dan menarik lengan Sharon tanpa berkata -kata . Sharon merasa heran dengan sikap Bob yang tiba-tiba menariknya, ia begitu kasar gumamnya dalam hati.


Kedua orang itu yakin , bahwa Bob orang yang mereka lihat tadi ,mereka pun lanjut membicarakannya .


Sharon yang lembut , dia tidak melawan , maupun bertanya , ia hanya menurut dan mengikuti Bob.


Bob berhenti setelah diparkiran ,tepat dihadapan mobilnya . Nafasnya masih terengah-engah .


"Sharon" Bob memanggilnya


"Ya"


"Apakah kamu yakin ingin menikah denganku?" tanyanya.


Sharon sangat malu, hingga tak mampu menatapnya , namun ia menganggukan kepalanya .


Bob menghela nafas , dan melihatnya.


"Meskipun aku tidak akan membahagiakanmu?" tanyanya .


Sharon lemas mendengarnya


"Apa maksudmu?" tanya Sharon ,


"Bagaimana jika aku tidak menikahimu"


Sharon terdiam , menunduk dia sangat sedih . Melihat reaksi itu , Bob tidak tega.


"Ayo masuk, aku akan mengantarmu pulang" ,Bob tidak ingin melanjutkan pembicaraannya lagi , tidak ingin menyakiti Sharon lagi.


Saat mengemudikan mobilnya, Bob tak berhenti memikirkan Nata, kejadian tadi , Alex dan anak laki-laki yang memanggil Mama pada Nata .


Setelah lama larut dalam lamunannya, Bob pun menduga dan menyadari jika Raka adalah putranya . Ia yakin itu . Dengan cepat Bob mengantar Sharon.


Setibanya didepan rumah Sharon , Bob segera pergi sebelumnya ia pamit terlebih dahulu pada Sharon.


"Alex aku harus mencarinya", Bob menelpon Al mengabari jika ia bertemu Alex dan Nata.

__ADS_1


Al terkejut mendengarnya, Bob meminta bantuan Al untuk mencari tahu dimana Alex sekarang tinggal .


Setelah beberapa lama menunggu , AL memberitahu jika Alex tinggal di Apartemen baru miliknya ditengah kota. Bob segera pergi kesana untuk mencarinya .


__ADS_2