Terpaksa Nikah

Terpaksa Nikah
Dua wanita sama


__ADS_3

Drrrt ... drrttt


Bob mengambil Hp nya yang bergetar disaku celana.


Al memintanya untuk segera ke kantor, karena ada hal penting yang menunggunya.Bob pun segera pergi dan merapikan pakaiannya .


Diperjalanan Bob memikirkan wanita yang tidur bersamanya,


"Siapa wanita itu?" ada sedikit sesal tidak melihat rupa wanita itu , sebentar saja.


Dila bangun, Bob sudah tidak ada disampingnya . Ia meraba sisa tempatnya.


"Aku sangat lapar" melihat rumah yang begitu sepi,


"Kemana mereka?" mencoba mengingat .


"Hah, aku baru ingat, si Alex dan anak buahnya telah mengacau"


Dila tampak memakan sepotong roti .


"Nona , anda tidak ingin menghubungiku lagi, sekedar bertanya kabar? ,Dila tiba-tiba terkejut setelah membaca pesan.


"Dia si pembunuh bayaran!?" , mengacuh kan Hpnya.


dan terus memakan rotinya .


Drtttt.... drtttt, telpon bergetar berulang kali, ada panggilan masuk .


"Dia" jantung Dila berhenti setelah melihatnya.


Tap ... tap terdengar suara langkah mendekat . Dila merasa ada seseorang masuk , terperangah.


"Hai Nona"


"Aaa" Dila terkejut sangat histeris, rotipun terjatuh.


"Kamu ... bagaimana kamu bisa masuk" berdiri terpojok, pria itu terus berjalan mendekat . Pria itu menyerengeh saat merasa tidak yakin dengan apa yang dia lihat. Namun sangat jelas ia sedang menelpon Dila .


"Kamu mirip dia "


"Mau apa kamu kesini?" Dila ketakutan


"Karena kamu sekarang aku jadi buronan" menyerengeh kembali.


"Duduklah , jangan takut" , Dila masih memandanginya.


Pria itu menunjuk dengan matanya. Dila pun nurut.


"Untuk apa kamu datang kesini?"


"Meminta bayaranku"


"Apa?? kamu tidak berhasil melakukannya , dan kamu minta bayaran"


"Hei tapi aku sudah melakukan setengahnya" Pria itu mendekat dan menekan pada kursinya.


"Baik, baiklah berapa yang kamu minta" Dila sangat gugup.


Pria itu menyentuh rambut Dila yang indah, dan rupa secantik Nata.


"Kamu mirip dia" mencium helaian rambutnya.


"Hentikan"


"Hahaha , rupa ini begitu cantik dan menggoda, anggap saja aku sedang minta gantinya "


Dila ingin menampar, namun pria itu menahan lengannya.


"Aggghhh" Dila berusaha berontak ,


"Pria gila lepaskan aku" , pria itu dengan ganas melampiaskan amarah dan nafsunya .


*******


"Bajingan" Dila berhasil disetubuhinya .

__ADS_1


"Apakah kamu puas?" Psychopath gila itu menindasnya .


"Akan ku pastikan kamu membusuk dipenjara" teriak Dila.


"Maka kamupun akan ikut membusuk bersamaku" pria itu menarik rambutnya.


Dila kesakitan, "Tolong lepaskan aku, kumohon"


"Aku melepasnya karena aku puas" ,


Pria itu masih keheranan, diapun terkekeh ,


"Kamu menghilang beberapa hari ini, untuk ini" membelai wajahnya yang cantik.


Dila menangkisnya,


"Hahahaha" pria itu tertawa keras, mencemoohnya


"Kamu jadi gila karena obsesi padanya?" melihat pada foto pernikahan yang terpajang.


"Dia suamimu? jadi kamu cemburu karena suamimu mencintai wanita itu?!".


Pria itu terkekeh lagi, Dila tampak menyedihkan.


"Apakah suamimu kurang memuaskanmu? atau nyaris tidak menyentuhmu?"


"Diammmm!!!" Dila berteriak marah.


"Syuuut ... jangan marah" pria itu tertawa lagi


"Wanita cantik jangan marah"


"Aaaaaaaaaaaa" Dila berteriak sangat panjang.


Pria itu menutup mulutnya.


"Aku tertarik padamu, aku bisa memuaskanmu"


"Pria itu sungguh menjengkelkan" gumam Dila dalam pikirannya.


"Kyaaaaaaa" Dila berteriak kembali ,setelah penjahat itu pergi .


"Bajingan" Dila sangat marah dan menangis.


"Mengapa malah dia" merenggut pakaiannya sendiri.


*******


Bob masih mempertanyakan siapa wanita itu, Bob menelpon Dila.


"Halo" jawab Dila


"Kamu dimana?" tanyanya


"Dirumah" ,Bob serentak berdiri dan mematikan telponnya.


"Jadi wanita itu benar Dila", Bob masih penasaran , mengapa wanita itu tampak Nata dari belakang, mengingat rambutnya yang sama .


"Benar bisa saja dia merubah rambutnya, jadi tampak sama, selama ini aku belum pernah bertemu dengannya lagi, terakhir kami menikah" gumamnya.


Bob tak ada kembali kerumah itu lagi .


Dila merasa kesepian, ia terbaring diranjangnya terus memikirkannya. Dila meneteskan air matanya, dan melihat botol minuman yang sudah hampir habis ia tenggak.


"Hehehe" menyerengeh sendiri, "Aku tampak gila sekarang".


Kreeet, Dila terperanjat mendengar suara dari dalam rumahnya. Berjalan keluar untuk melihat, lampu diruangannya dibiarkan sengaja remang, berjalan perlahan tanpa ia sadari ada pria itu dibelakangnya.


Greeb , pria itu menangkapnya.


"Haaaah" Dila terperangah melihatnya.


"Emmmm" mulut Dila didekapnya.


"Jangan berontak, diamlah" pria itu ternyata sudah lama mengawasi Dila yang selalu tidur sendirian .

__ADS_1


"Emmmm" ,Dila berusaha berontak .


"Tolong, dia sipemerkosa " Dila sadar setelah jelas melihat rupanya .


"Aghhhh" mulut Dila terikat kain. Ia tampak memohon.


"Apa yang ingin kamu katakan?"tanya penjahat itu, melihat Dila yang naas, kedua tangannya terikat diranjang.


"Aku bersedia melayanimu, lepaskan ikatanku" ,Pria itu menyerengeh tak ingin percaya .


Kedua kalinya Dila diperkosa. Pria itu melepasnya, setelah ia puas dan meninggalkan Dila yang telah lemas dan tak berdaya.


"Pria itu sepertinya kesepian, dia sama halnya denganku, sepertinya aku bisa memanfaatkan keadaannya , dan aku tidak rugi" Dila menyerengeh , sebenarnya dila pun merasa puas dengan malam-malam itu . Itu tidak buruk baginya .


******


"Bob sayang sekali kamu belum melihatku" serengeh Dila menatap pada kaca ,


"Saatnya aku menjebak dia" gumamnya.


Malam demi malam ia lewati bersama bajingan jahat itu , Dila tidak berhenti bermain panas , hingga dia benar-benar bisa hamil.


Tap ... tap Dila berjalan naik ke kantornya Bob, saat itu malam. Bob masih lembur .Al pulang lebih awal karena Bob yang suruh.


Bob terkejut melihat Renata tapi Dila.


Bob tidak percaya, "Nata ??? dia tidak pernah menemuiku memakai pakaian minim , dengan lipstik merah, dan gaya berjalannya" Bob berdiri melihatnya tanpa bicara.


"Sayang ini sudah malam" menunjukkan dadanya yang seksi.


Bob masih ragu, dan dia yakin itu tidak mungkin Nata, Bob menatapnya dengan jelas , menyerengeh


"Siapa kamu" tanyanya .


"Kamu tidak tertarik padaku" membelainya .


"Hentikan" menangkisnya .


Dila berusaha lemah, "Mengapa kamu jahat padaku"


Bob bangun dari tempat duduknya , melihat tangannya .


"Aku merindukanmu" Dila memeluknya .


Bob yang sudah lama tidak melakukannya, sedikit tergoda dengan rupa itu .


"Rambut ini?!" Bob menyentuhnya .


"Ummmh" Bob menciumnya, ia melampiaskan kekosongan dalam hati dan jiwanya . Ia membayangkan Nata dalam diri Dila . Rupa yang menyerupai Nata. Bob tampak gila karena rupa itu, tanpa ia sadari ia telah menyetubuhi Dila .


********


"Aku sudah menyetujui pernikahan ini denganmu, tapi maafkan aku" Nata terduduk lemas dibawah kaki Alex.


"Aku baru menyadarinya , jika kini aku hamil anak Bob"


Alex terkejut mendengarnya, nampak terperangah .


"Aku tidak bisa melayanimu, aku tidak bisa mengkhianatimu, ceraikan aku" .


Alex marah , "Omong kosong apa ini? ,apa yang kamu katakan?"


Renata terus terisak menangis. "Tidak ini benar!"


"Bohong !!?" Alex teriak.


"Maafkan aku, aku tidak tahu jika aku sedang hamil"


Renata yang telah pingsan dihari pernikahannya, dan telah sah. Diperiksa oleh petugas kesehatan ditempat, dan ia berkata pada Nata jika ia sedang hamil dihadapan Ibu dan Raka yang dipangkunya.


Alex sedikit kecewa , "Bangunlah, aku akan menyayangi anakmu seperti dia anakku sendiri"


"Tapi" ,Nata berusaha menyanggahnya , namun Alex pergi begitu saja.


"Ibu" , Ibu datang memeluknya.

__ADS_1


__ADS_2