
Pagi hari ketika bangun tidur, Tian tak melihat Alya di kamar. Ia mencari ke kamar mandi juga tidak ada Alya. Ketika Tian akan melangkah keluar kamar ia melihat Alya yang berjalan dari balkon sambil memegang pinggangnya..
"Kenapa sayang.. sakit ya pinggangnya.. "
"Ya kak.. dari subuh sudah terasa sakit, tapi kadang hilang... kadang terasa kak.. "
"Mungkinkah kamu mau melahirkan sayang"
"Nggak tahu kak... mungkin juga ya"
"Kak Tian panggil Zahra dulu ya buat periksa kamu"
"Ya kak... "
Tian menghubungi Zahra memintanya ke atas langsung kekamarnya. Tian mengatakan pinggang Alya yang merasakan sakit.
Zahra berlari keatas. Sampai di depan kamar Tian ia mengetuk pintunya..
"Pak Tian.. ini saya Zahra... boleh saya masuk"
"Silakan... nggak dikunci.... "
Zahra membuka pintu dan berjalan dengan tergesa...
"Bu Alya biar saya periksa dulu ya tensi ibu"
Zahra memeriksa tensi Alya. Dan bertanya frekuensi sakit pinggang yang Alya rasakan. Ia juga memeriksa sudah ada bukaan belum.
"Bu Alya mau melahirkan ini pak... sudah bukaan dua... sebaiknya langsung bawa rumah sakit. Ini cepat seminggu dari HPL... "
"Baiklah saya akan minta supir siapkan mobil dulu "
"Sebaiknya pak Tian juga menghubungi dokter Bumi, agar mempersiapkan operasi buat bu Alya.. "
"Baiklah Zahra... "
__ADS_1
"Bu Alya.. ibu tenang saja.. jangan terlalu panik. Saya ambil dulu pakaian ibu dan bayi yang telah saya siapkan kemarin di kamar bayi dulu"
"Iya Zahra... "
Setelah mengambil pakaian buat Alya dan bayinya Zahra meminta Tian membantu memapah Alya..
Tian yang cemas langsung saja menggendong Alya..membawanya masuk mobil dan meminta supir melajukan kendaraannya.
"Kak..kok ada air mengalir.. Aku pipis ya... "ucap Alya malu
Zahra yang duduk di jok depan mendengar itu langsung memandang kebelakang...
"itu air ketuban bu Alya... pak bisa nggak dipercepat "ucap Zahra pada supir.
"Apa ini berbahaya Zahra.. "
"Nggak apa pak... jangan terlalu kuatir. Bu Alya juga harap tetap tenang... "
Setelah sampai dirumah sakit, Zahra mengambil brankar dan meminta Tian menggendong Alya dan langsung dibawa masuk ruang observasi buat operasi.
"Sayang...kamu harus kuat. Kak Tian percaya kamu bisa menjalani semuanya.. Kak Tian sayang banget ...kamu harus berjuang.. "
"Ya kak... "
"Kakak akan menemani kamu terus.. jadi jangan takut.. "Tian mengecup dahi dan pipi istrinya..
Bumi yang akan melakukan operasi mendatangi Alya dan Tian
"Lu yakin mau ikut masuk keruang operasi.. "tanya Bumi
"Ya.. gue harus menemani Alya.. "
"Tapi gue harap selama di dalam lu tenang dan hanya boleh berada di dekat kepala Alya.. jangan coba coba mengintip dokter yang sedang melakukan operasi karena selain mengganggu,gue tak ingin lu jadi ngeri dan takut melihat proses operasinya"
"Baiklah... "
__ADS_1
"Sekarang lu bersihkan tangan lu dan ganti pakaian lu dengan yang steril.. gue masuk dulu bawa Alya... "
Mama Mega datang setelah Alya masuk ruang operasi, ia tak sempat memberi semangat buat menantunya. Mama mega langsung menghubungi Yudha
"Hallo... Yudha ..mama sekarang sedang di rumah sakit"
"Siapa yang sakit ma.. "
"Alya.. "
"Kenapa Alya ma... "
"Alya mau melahirkan... sekarang sudah ada diruang operasi.. kamu nggak pulang sayang"
"Katanya seminggu lagi Alya melahirkan... aku belum menyelesaikan kerjaan ku ma... masih ada sedikit lagi karena rencananya aku pulang dua hari lagi.. "
"Kamu selesaikan sekarang ya nak... besok pulanglah.. kamu mau bertemu dengan ponakan kamu kan.. sepasang bayi kembar"
"Tentu ma... aku juga nggak sabar ingin melihat kak Tian dan Alya junior"
"Baiklah... cepat kamu selesaikan juga hari ini kerjaanmu, dan langsung berangkat besok"
"Oke.. ma.. Semoga semua lancar ma"
Mama mematikan sambungan ponselnya. Ia kembali duduk dekat Zahra.
"Zahra berapa lama operasinya... "
" Nggak lama kok ma... cuma 45 menit proses mengeluarkan bayi rahim setelah itu tinggal proses jahitan buat rahim dan sayatan untuk operasi"
Zahra memang memanggil mama dengan mama Mega atas permintaannya. Ia akan sangat marah jika Zahra memanggilnya ibu. Mama Mega sudah menyukai Zahra sejak pertama bertemu
*****************************
Terima kasih untuk semua yang tetap setia membaca novel ini. Mampir juga ya di novel terbaruku ANTARA AKU, KEKASIHKU DAN SAHABATNYA serta ELEGI CINTA LANGIT DAN PELANGI
__ADS_1