
Azka manajernya Faiza merasa sedikit heran dengan perubahan sikapnya. Faiza yang sejak dia jadikan model adalah cewek yang periang dan ramah.
Tapi Faiza hari ini begitu berbeda. Ia tampak sedikit pendiam.
"Bagaimana pak Azka... sudah di baca kontaknya"Tian
"Saya sebetulnya setuju saja dengan isi kontrak. Tapi saya harus bicarakan dulu dengan Faiza. Karena anda meminta Faiza harus hadir dalam setiap promosi baik dalam kota maupun luar kota selama setahun ini. "Azka
"Apa kah anda keberatan jika Faiza selalu hadir"Tian
"Faiza masih ada beberapa kontrak buat iklan dan pemotretan. Jadi jadwalnya saya takut bentrokan"Azka
"Kami akan sesuaikan jadwalnya dengan kontrak yang terlebih dahulu telah di tanda tangani"Tian
"Dan juga anda tahu... Faiza masih menetap di Singapura.. itu akan memakai okomodasi yang besar"Azka
"Anda bisa meminta honor yang sesuai... "Tian
"Baiklah saya akan kembali besok. Saya harus bicarakan ini sama Faiza. "Azka
"Baik pak Azka.. saya menunggu berita baik dari anda... "Tian menjabat tangan Azka dan mengantarnya sampai ke lobby kantor.
Tampak Faiza menunggu di sofa sambil memainkan ponselnya.
"Faiza... kita bisa pamit sekarang"Azka
"Udah selesai ya.... "Faiza
"Ya... yuk... "Azka memeluk pinggang Faiza. Tian memperhatikan semua yang dilakukan Azka.
"Pak Tian... saya pamit dulu. Terima kasih"Faiza menjabat tangan Tian
__ADS_1
"Terima kasih kembali... saya harap kita dapat bekerja sama"Tian
###############
"Faiza.... kamu telah membaca semua isi kontrak"Azka
"Az... aku sebenarnya senang aja dapat kontrak dengan bayaran besar seperti ini... tapi.. "Faiza
"Kenapa... apa ada isi kontrak yang tidak kamu setujui"Azka
"Az.... apa aku takut aku tak bisa sering ke kota dan negara ini"Faiza
"Mengapa... pak Tian mau membayar berapapun yang diminta. Sebenarnya aku agak merasa sedikit heran... mengapa ia menyetujui apapun syarat kontrak dari kita, seakan ia menginginkan benar kamu jadi model produknya "Azka
"Aku tak tahu Az.... "Faiza menjawab lirih
"Apa karena kamu mirip dengan wanitanya, seperti yang ia katakan"Azka
"Entahlah Az.... menurutmu gimana. Apa kita ambil kontraknya"Faiza
"Terserah kamu aja Az.... aku percaya kamu. Kalau kamu rasa ini sangat menguntungkan, biar saya tanda tangani"Faiza
"Baiklah... ini silahkan kamu tanda tangani"Azka
Faiza menanda tangani kontrak itu dengan ragu.
"Azka tak boleh tahu kalau Tian adalah bagian dari masa laluku. Aku harus menghadapinya... aku harus buktikan kalau aku bisa hidup tanpa Tian. Apa lagi ini honor kontraknya besar, bisa menambah tabunganku buat membayar hutangku kepadanya"Faiza membatin.
Faiza Alya Aziza itulah nama asliku. Aku mengganti nama panggilanku yang biasanya Alya menjadi Faiza karena ingin mengubur masa lalu ku yang kelam.
Alya bagiku adalah wanita yang lemah. Aku tak mau menjadi Alya lagi. Dengan nama panggilan Faiza .....aku seolah hidup kembali.
__ADS_1
Flashback
Setelah aku pergi meninggalkan villa Tian. Aku mencoba hidup baru. Aku tahu jika aku masih berada di kota ini, kenangan pahit aku bersama Tian tak akan bisa aku lupakan.
Sehingga aku memutuskan memulai hidup baru di negara tetangga dengan bekal uang yang cukup banyak Tian berikan.
Pilihanku jatuh ke negara tetangga Singapura.
Aku pergi ke negara itu melalui jalur laut. Dari ibukota Jakarta aku berangkat dengan bus menuju pulai Sumatera tepatnya propinsi Riau.
Setelah sampai diibukota Riau... Pekanbaru. Aku berangkat memakai kapal menuju pulau Batam. Di Batam aku mengurus semua administrasi untuk bisa pergi ke negara Singapura.
Aku bekerja di sebuah cafe... sampai akhirnya ketemu Azka... ia melihat wajahku yang menurutnya mempunyai tampang menjual. Ia mengajakku ikut agensi modelnya. Dan mulai memolesku. Ditangannya aku memperoleh kepopuleran.
Aku dan Azka banyak di gosipkan mempunyai hubungan khusus. Aku tahu Azka mempunyai perasaan cinta padaku. Tapi aku tak bisa membalasnya karena aku masih trauma dengan cintaku yang kandas bersama Yudha dan Tian.
Flashback off
"Kenapa... dari tadi kamu kelihatan diam aja. Apa kamu sakit.... "Azka memegang dahi Faiza atau Alya dengan telapak tangannya.
"Nggak panas kok... atau ada yang kamu sembunyikan. Kamu lagi ada pikiran"Azka
"Cuma sedikit pusing aja... "Faiza
"Kalau gitu kamu istirahat aja... Besok kita harus ke kantor Tian"Azka
"Kamu juga harus istirahat ..."Faiza
"Baiklah... selamat malam"Azka mengecup dahi Faiza dengan lembut....
*******************
__ADS_1
Jangan lupa like..... koment dan vote
Terima Kasih