Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)

Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)
Bab 56. Aku bukan Simpanan


__ADS_3

Pagi ini Sandra dan Alya di panggil ke ruang kerja Tian.


"Selamat pagi pak.... ada perlu apa bapak memanggil saya..apa ada yang bisa saya bantu. "Ucap Alya begitu sampai dihadapan Tian


Sandra yang juga dipanggil langsung duduk di sofa.


"Siapa yang menyuruhmu duduk... "Tian


"Tian... jangan terlalu kaku gitu... aku kan tunanganmu... apa aku harus menyapamu juga... "Sandra


"Ini di kantor... jadi kamu harus mengikuti peraturannya... tolong bedakan hal pribadi dan kerjaan... "Tian


"Baiklah... selamat pagi pak Tian.... "Sandra


"Kalian tahu mengapa aku memanggil.... "Tian


"Maaf pak... saya tak tahu... "Alya


"Jika saya memanggil kalian pagi pagi berarti kalian melakukan kesalahan.... "Tian


"Maaf pak... apa salah saya... "Alya


"Salah saya apa.... "Sandra


"Sandra.... mana berkas yang saya minta kamu kerjakan kemarin... "Tian


"Oh... itu.... ada pak... "Sandra


"Apa sudah selesai kau kerjakan... "Tian


"Seharusnya sudah... biar saya coba periksa lagi pak... "Sandra


"Iniii... .... "Tian melempar berkas itu


kehadapan Sandra


"Oh... iya... dari mana bapak mendapatkannya... "Sandra mengambil berkas itu dan memeriksanya


"Dari meja Alya. Kamu niat apa nggak bekerja. Saya memintamu mengerjakannya.. bukan Alya... "Tian


"Saya tidak pernah memintanya mengerjakan... Alya yang mau menolong saya... pak"ucap Sandra


"Ya pak Tian... saya aja yang ingin membantu... "Alya

__ADS_1


"Saya mempekerjakan semuanya dengan tanggung jawab masing masing. Dan saya bukan tak boleh menolong rekan kerja lain. Tapi itu bisa di lakukan jika kerjaan kalian memang telah selesai... "Tian


"Maafkan saya pak.... "Alya


"Ini terakhir kali saya melihatnya. Kamu Sandra... jika kamu tak niat untuk bekerja.. kamu bisa tinggalkan pekerjaan ini. Aku tak pernah memintamu buat bekerja.... "Tian


"Maaf... "Sandra


"Sekarang kalian bisa keluar... "Tian


"Sekali lagi maafkan saya pak... saya permisi.... terima kasih.. "ujar Alya dan melangkah keluar.


"Apa maksud mu mempermalukan aku... Tian"ucap Sandra setelah Alya keluar


"Saya tidak pernah mempermalukanmu.... "Tian


"Kamu bisa menasehati atau memarahiku... tapi jangan didepan karyawanmu... "Sandra


"Sandra... aku sudah berulang kali mengatakan padamu... bedakan kepentingan pribadi dan kerjaan... kamu dikantor hanyalah karyawanku... sama seperti karyawan lain. Jika melakukan kesalahan... aku akan menegurnya... "Tian


"Sudahlah.... aku tak mengerti dengan jalan pikiran mu... aku permisi... "Sandra keluar dengan hati gusar.


Begitu keluar dari ruang kerja Tian... Sandra langsung menuju meja kerja Alya


"Apa maksudmu mengadu ke Tian... "Sandra


"Jika bukan kamu yang mengatakan.... dari mana Tian tahu... "Sandra


"Pak Tian melihat saya lembur tadi malam... jadi ia memeriksa apa yang sedang saya lakukan... dan ia membuka semua berkas yang sedang saya kerjakan. Dari situ ia tahu semuanya"Alya


"Maksudmu... kamu tadi malam lembur dan Tian juga ikut lembur... "Sandra


"Bukan begitu bu Sandra... saya tidak tahu dari mana pak Tian datang.. saya ketiduran. Begitu saya membuka mata.. pak Tian sudah berdiri di meja kerja saya... "Alya


"Aku tak mau mendengar ceritamu. Saya harap mulai detik ini kamu jauhi Tian... jika kamu masih mau hidup... aku tak main main. Jika kamu menghalangi pernikahanku... kamu terima saja balasanku.... "Sandra berkata pelan...


"Ingat kamu bisa bekerja disini hanya karena kamu mantan istrinya... jika tidak kamu tak akan bisa masuk perusahaan ini... kamu hanyalah tamatan sekolah menengah atas dengan paket C...Setelah aku menjadi istri Tian... jangan harap kamu masih bisa bekerja"Lirih Sandra


Setelah mengucap itu ia kembali ke meja kerjanya. Ia mengerjakan pekerjaannya dengan hati yang masih emosi.


"Jadi tadi malam kalian bersama di kantor ini. Kamu tidak bisa merebut Tian dariku... aku tak boleh kalah dengan mu.... aku lebih segalanya darimu... "Bathin Sandra


Ketika jam istirahat tiba Alya pergi ke kantin dengan Mira. Mereka makan hidangan yang disediakan kantin. Setelah selesai Alya meminta Mira ke kantor duluan... karena ia ingin ke kamar mandi terlebih dahulu.

__ADS_1


"Mira... kamu duluan aja. Saya ingin ke kamar mandi dulu.. "Alya


"Biar saya menunggu di sini bu Alya.. "Mira


"Nggak usah... nanti kamu capek menunggu saya... "Alya


"Tidak apa apa bu Alya... saya akan menunggu anda sampai selesai... "ujar Mira


"Baiklah... terima kasih... "Alya


Alya masuk perlahan ke dalam kamar mandi. Didalam ternyata ada Sandra dan karyawan yang dekat dengannya.


"Kamu... kebetulan kamu ada di sini.... "Sandra mengambil air bekas pel lantai dan menyiramnya ke Alya. Karyawan yang datang dengan Sandra tidak berani menolong. Ia takut dipecat, karena ia tahu Sandra tunangan Tian


"Bu Sandra... kenapa anda menyirami saya... apa salah saya... "Alya


"Kamu jangan pura pura bodoh.... kamu pikir kamu bisa mempermalukan saya di depan Tian.... oh ya kamu... silahkan keluar. Tinggalkan saya berdua... "Sandra


"Saya tidak pernah mempermalukan anda. Jika anda merasa saya salah... saya mohon maaf... "Alya


"Kamu jangan pernah berharap dapat kembali dengan Tian. Tian menikahi mu dulu itu hanya karena keslahan... ia hanya menjadikanmu simpanan... tanpa ingin orang lain mengetahuinya. Kamu hanyalah pemuas nafsunya... tidak untuk dijadikan istri yang sesungguhnya... ingat Alya... kamu itu hanyalah sebagai wanita simpanan pemuas nafsunya.... "Sandra


"Aku bukan simpanan... bu Sandra... kami menikah secara resmi. Mungkin pernikahan itu tak pernah diharapkan oleh Tian dan keluarganya... tapi aku tetaplah istri sahnya... dan mau tak mau anda harus tetap mengakui kalau saya adalah mantan istrinya... "Alya


"Kamu.... dasar wanita jal*ng...."Sandra mendorong Alya sampai ia terjatuh. Dan meninggalkannya.


Alya mencoba berdiri... tapi kakinya terasa sakit. Ia menelpon mira meminta tolong. Mira segera menuju toilet. Mira kaget melihat Alya yang terduduk dilantai.


"Bu Alya..apa yang terjadi... ibu terjatuh. ibu kenapa bisa basah begini... apa saya panggilkan perawat klinik perusahaan membantu ibu berjalan... "Mira membantu Alya berdiri.


"Jangan... kamu tolong saya saja sampai ke depan parkiran dan panggilkan taksi... saya pulang saja... "Alya


"Tapi bu Alya... kaki anda harus diperiksa terlebih dulu... takut ada apa apanya... "Mira


"Saya pulang saja dulu... mau ganti pakaian saya... "Alya


"Bu Alya... bagaimana ibu bisa pulang sendiri.....kaki ibu sakit begini. Atau saya antar ibu sampai rumah dan bawa kerumah sakit... "Mira


"Kalau gitu... kamu bawa saya ke klinik saja... "Alya


"Baik bu... "Mira memapah Alya menuju klinik perusahaan...


**************************

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca... berupa like dan koment


Terima Kasih


__ADS_2