Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)

Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)
Bab 53...Kepulangan Alya dari rumah sakit


__ADS_3

"Kamu mau pulang kemana Alya... "Tian


"Ke apartemen saya lah pak... emang saya ada rumah dan tempat tujuan lain... "Alya


"Bagaimana kalau kamu untuk sementara tinggal dirumahku... "Tian


"Jangan pak... saya nggak mau nanti jadi timbul masalah... "Alya


"Itu rumahku... terserah aku. Tak ada yang bisa melarang siapa yang akan ku bawa masuk. Kamu juga nggak harus serumah. Kamu bisa tinggal di paviliun..."Tian


"Terima kasih... pak. Saya sudah banyak merepotkan bapak... "Alya


"Alya... jika kamu tinggal dirumahku ...kamu lebih dekat ke kantor dan juga kamu tak perlu harus naik lift dan tangga... "Tian


"Pak... biar saya di apartemen aja.... "Alya


"Baiklah... nanti kalau kamu berubah pikiran... kmau bisa hubungi saya... "Tian


"Baik pak... "Alya


Tian membuka pintu mobil dan membantu Alya masuk ke mobil. Ia mengantar Alya sampai masuk ke apartemennya..


"Lihatlah... kamu tampak kesulitan... setiap hari kamu harus naik turun lift dan tangga. Belum lagi mencari taksi buat ke kantor. Kamu yakin bisa sendiri. ....Makanmu siapa yang masakin... "Tian


"Pak Tian... saya sudah terbiasa hidup dengan kesulitan... ini belum seberapa dengan yang pernah ku alami dan kujalani. Terima kasih atas niat baik pak Tian. Maaf pak... saya tak bisa buat apa apa... karena apartemen ini telah lama ditinggali. Takut semua sudah kadaluwarsa... "Alya


"Tidak apa apa... Biar saya pesan makanan buat kamu makan malam. Kamu mulai kerjanya minggu depan aja... kamu istirahat aja dulu.... "Tian


"Besok saya masuk kerja aja pak... sudah cukup lama saya beristirahat.... "Alya


"Terserah kamu aja... saya sudah pesankan makan malammu... saya permisi... "Tian


"Terima kasih banyak pak Tian.... "Alya

__ADS_1


##################


Alya memasuki gedung perkantoran dengan hati hati. Banyak mata memandang heran ke arah dirinya...


"Selamat pagi bu alya... saya kira ibu sudah resign. Karena telah lama tak tampak... ternyata ibu sakit. Apa yang terjadi... "ucap salah seorang karyawan ketika Alya ingin memasuki lift.


"Bu Alya... ibu naik lift yang satu nya aja. Ini terlalu ramai... takut membuat ibu kesulitan"ucap Andi menghampiri Alya. Andi mengajak Alya naik lift khusus untuk pak Tian.


"Terima kasih pak Andi... saya pakai lift yang ini aja... "tolak Alya. Karena karyawan yang lain sudah tampak memandanginya sejak Andi menghampirinya.


"Tapi bu Alya..... "Andi


"Tak apa apa pak Andi. Sekali lagi terima kasih atas tawarannya... "Alya langsung memasuki lift yang pintunya terbuka.


Ketika menginjak kakinya diruang kerjanya... banyak mata yang memandang heran kearahnya.


"Selamat Pagi bu Alya... saya kira anda resign. Telah lama tak ada kabar. Kami semua tak tahu ibu sakit... jadi maafkan kami yang tak ada menjenguk ibu ketika dirawat... "ucap Mira. Salah satu karyawan.


"Oh... kalau begitu... selamat bekerja kembali bu Alya... "Mira


Alya duduk di meja yang biasa ia tempati.


"Maaf bu Alya... meja ibu sudah ada yang menepati... "ucap Mira


"Maksud kamu... "Alya


"Hei... siapa yang datang ini. Saya kira kamu sudah resign. Telah hampir sebulan saya kerja baru tampak wajahmu. Ini meja kerja sekarang... kamu bisa cari meja yang lain.. Apa yang terjadi... sehingga kamu jadi cacat begini. Apa kamu masih bisa bekerja dengan keadaan seperti sekarang... "ucap Sandra yang baru datang.


"Maaf bu Sandra... ini meja kerja saya... mengapa saya harus mencari meja yang lain... "Alya


"Kamu lupa siapa saya... saya ini tunangan pemilik perusahaan ini.. bos kamu. Jadi dimanapun saya mau tempati... terserah saya... "Sandra


"Baiklah Bu Sandra. Saya permisi dulu... mau ambil barang barang saya.... "Alya

__ADS_1


"Semua barangmu telah saya minta petugas kebersihan memindahkan di gudang... "Sandra


"Bu Sandra... anda tidak boleh terlalu lancang begini. Mengapa barang saya anda pindahkan tanpa seizin saya... "Alya


"Sudah saya jelaskan bukan... semua terserah saya... ini juga akan menjadi perusahaan saya setelah saya menikah dengan Tian... "Sandra


"Hhhmmmmm..... ada apa ini.. "ucap Tian diantara keramaian


"Tian... saya tidak boleh menempati meja ini sama Alya... "Adu Sandra


"Maaf bu Sandra bukan saya tidak boleh anda menempati meja ini... yang saya tanyakan... mengapa ibu memindahkan barang barang saya ke gudang tanpa izin saya... "Alya


"Saya kan nggak tahu kalau kamu masih bejerja, saya pikir kamu sudah berhenti... "Sandra


"Apa kamu sudah bertanya sebelum memindahkan barang Alya. Seharusnya kamu bertanya dulu, sekarang kamu bisa minta petugas yang memindahkan barang barang Alya... untuk mengembalikan ke Alya lagi... "ujar Tian datar


"Tapi Tian... sebagian sudah saya suruh buang... "Sandra


"Sandra... kamu sudah keterlaluan. Tanpa bertanya kamu sudah sembarangan mengambil keputusan. Saya tidak mau ini terulang lagi... bagi siapapun... "ucap Tian


"Tian... kamu yang keterlaluan... saya ini tunanganmu... jadi saya berhak juga atas kantor ini... "Sandra


"Hanya tunangan... bukan pemilik perusahaan ini. Sebaiknya kamu membedakan hal pribadi dengan pekerjaan... jika kamu masih mau bekerja disini... maka bekerjalah secara profesional... "Tian pergi meninggalkan tempat itu... masuk ke ruang kerjanya.


"Kamu.... jangan ngelunjak ya.... hanya karena kamu hari ini dibela Tian... kamu harus sadar posisi mu dimana... "Sandra lalu beranjak mencari petugas kebersihan yang dimintanya memindahkan barang barang Alya


"Baru saja ingin memulai bekerja... sudah ada masalah. Bagaimana seandainya bu Sandra tahu selama ini pak Tian yang menjaga saya... bisa bisa mengamuk tuh bu Sandra... "bathin Alya


*********************


Jangan lupa like... koment dan vote


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2