Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)

Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)
Bab 35 Season Dua


__ADS_3

Alya berjalan masuk menuju cafe yang telah ia sepakati dengan Ani buat bertemu. Ia melihat Ani sudah duduk menunggunya.


"Maaf sayang.. aku yang janji tapi aku yang telat datangnya"ucap Alya


"Nggak apalah.. kamu selalu begini. Seperti dengan orang lain saja. Kamu mau pesan apa... aku sudah pesan minum duluan nih, sambil menunggu kamu"


"Samakan aja dengan pesanan kamu"


Ani memanggil pelayan dan menyebutkan pesanan mereka.


"Apa nih yang ingin kamu tanyakan. Aku sudah sangat penasaran banget"


"Kamu masih ingat dengan teman model kita yang bernama Clarissa putri"


"Mengapa.. kamu masih marah dengannya..masih dendam aja"


"Siapa yang dendam... aku dari dulu tidak pernah membencinya, cuma aku tak suka caranya memaksakan cinta. "


"Dulu aku pikir semua itu karena kamu sangat mencintai Azka, kamu cemburu dengan Clarissa.. "


"Aku menyayangi Azka seperti kakak aku sendiri. Sampai ia menutup mata, belum pernah ia menyakiti hatiku. Ia terlalu baik. Aku aja yang belum pernah dapat membalas semua kebaikan Azka"ucap Alya menangis karena teringat almarhum Azka


"Kamu jangan sedih. Azka sudah tenang di alam sana dan aku yakin ia dapat tempat terindah, karena ia lelaki yang baik"


"Kamu tahukan jika Clarissa memiliki seorang putri dari hasil perselingkuhannya dengan pak Alex"


"Ya.. putri yang dulu pernah ia akui sebagai anak Azka. Kamu juga kan yang membuat Clarissa akhirnya mengakui kebohongannya. Jika ia hamil bukan anak Azka tapi anak pak Alex"


"Mana mungkin aku membiarkan Azka difitnah Clarissa. Aku tahu siapa Azka, ia tak mungkin menidurinya. Azka sangat menghormati setiap wanita. Ia tak mungkin mau menodai wanita manapun"


"Bagaimana dulu akhirnya kamu bisa membongkar kebohongan Clarissa "


"Aku tanpa sengaja mendengar pembicaraannya dengan pak Alex. Ia minta izin untuk menikah dengan Azka. Tapi pak Alex tak terima karena ia yang selalu menemani Clarissa tiap malamnya. Aku lalu menemui pak Alex dan mengatakan saat ini Clarissa hamil, ia minta pertanggungjawaban Azka. Aku katakan ia menjebak Azka dengan memberi obat tidur sehingga ia lalu memotret mereka lagi tanpa busana. Aku minta pak Alex mau tes DNA ketika kehamilan Clarissa cukup untuk melakukan itu. Jika ternyata memang itu anak Azka, aku dan Azka mau keluar dari agensi itu sebagai sangsinya. "


"Dan ternyata itu memang anak pak Alex"


"Hhmmm... "

__ADS_1


"Mengapa kamu tiba tiba ingin tahu tentang putrinya itu"


"Apa kamu tahu dan kenal dengan putri Clarissa.. "


"Ya.. sekarang putrinya lagi naik daun. Tapi aku curiga ia sama dengan ibunya, menghalalkan segala cara agar bisa terkenal"


"Apa putrinya bernama Cindy Clarissa "


"Ya.. kamu juga mengenal putrinya. Kamu masih sering lihat lihat model yang lagi naik daun.. bukankah agensi mu diurus Tony sampai saat ini"


"Aku takut jika memang anaknya menuruni sifat dan kelakuan ibunya"


"Mengap kamu yang jadi kuatir jika putrinya memiliki sifat sepertinya "


"Saat ini Axel lagi dekat dengan putri Clarissa"


"Aapaa... nggak salah kamu Al. "


"Itulah aku jadi kuatir. Aku takut jika kak Tian tahu latar belakang keluarganya kak Tian akan marah dengan Axel dan memutuskan hubungannya dengan paksa. Jika Axel mau.. jika tidak, aku takut daddy dan anak bertengkar gara gara itu"


"Tapi bagaimana pun kamu harus tetap menyelidiki gadis itu. Karena ia juga termasuk cepat naiknya. Dalam setahun ia sudah bisa kontrak eksklusif dengan agensi Y dan juga merambah menjadi model internasional "


"Apakah Clarissa masih menjadi istri simpanan pak Alex"


"Ya.. tapi hanya simpanan bukan istri. Karena statusnya mereka tak pernah menikah. Clarissa menikah dengan fotografer.. kamu ingat dengan Hendri.. "


"Ya.. aku ingat. Saat aku masih jadi model ia masih sebagai asisten fotografer "


"Clarissa menikah dengan Hendri tapi masih saja berhubungan dengan Alex"


"Mengapa kamu bisa tahu itu"


"Itu sudah menjadi rahasia umum. Ia menikah dengan Hendri hanya sebagai status, agar putrinya bisa memiliki seorang ayah. Tapi ia tetap berhubungan dengan Alex dan Hendri tahu itu."


"Apa putrinya tahu jika ia anak Alex"


"Aku rasa tidak.. jika putrinya tahu ia anak seorang manajer pastilah ia akan mengatakan pada semua orang. Karena aku tahu anaknya selalu malu mengatakan siapa ayahnya. Setiap wawancara yang menanyakan tentang siapa ayahnya pasti tidak pernah dijawab. Atau karena tak boleh dan dilarang Clarissa karena jika istri Alex tahu bisa habislah hidupnya"

__ADS_1


"Ya.. aku tahu. Harta Alex itu semuanya milik istrinya"


"Kamu harus cari tahu, sudah sejauh mana hubungan Axel dengan Cindy. Semoga saja Cindy memang tulus mencintai Axel bukan karena tahu Axel anak siapa"


"Axel seperti nya sangat mencintai Cindy"


"Apa kamu sudah tanyakan itu"


"Ya.. aku pernah meminta ia memilih antara aku dan pacarnya, ia mengatakan tak akan pernah bisa memilih, karena ia mencintai aku dan pacarnya. Dengan porsinya yang berbeda. Ia tak akan pernah mau memilih dan jangan paksa ia memilih"


"Kamu sudah pernah bertemu dengan Cindy"


"Belum.. nanti malam Axel mau membawanya kerumah"


"Kamu bisa lihat sikap dan perilakunya nanti malam. Kamu bisa menilainya bukan.. "


"Aku takut Ani.. aku takut Axel hanya dimanfaatkan seprti ibunya yang menjebak Azka"


"Kamu jangan takut dulu.. jika kamu melihat sikapnya memang kurang baik, kamu bisa perlahan memberi pengertian. Atau kamu bisa manfaatkan kekuasaan suamimu buat buktikan Cindy itu pantas atau tidak buat Axel.Kamu bisa menyelidikinya melalui orang orang Tian"


"Aku takut melibatkan Tian.. kamu tahukan ia orangnya sangat keras. Aku takut jika Axel nanti mencoba pertahankan Cindy, daddy dan anak itu yang jadi bertengkar. Aku tak mau itu terjadi"


"Tapi kamu harus melakukan itu, kamu harus menyelidiki sebelum Axel jadi korbannya "


"Kamu benar Ani, aku harus bertindak sebelum terlambat. Ani.. sebenarnya aku ingin Bunga yang jadi pacarnya Axel. Tapi Axel selalu saja menganggap Bunga hanya sebagai adiknya"


"Cinta itu tidak bisa dipaksakan Al. Jika memang Axel tidak mencintai Bunga.. kita tidak bisa memaksakan semuanya "


"Ani.. kamu mau bantu aku buat selidiki semuanya.. kamu yang lebih mengenal orang orang yang berkecimpung didunia model daripada aku.. "


"Aku akan membantu kamu.. "


"Terima kasih An"


"Semoga saja Axel belum terlalu mencintai gadis itu. Aku tak mau kejadian Azka yang dijebak terulang kembali dengan Axel. Aku bukannya dendam dengan Clarissa ,tapi aku hanya ingin Axel dapat yang terbaik.... "


***********************

__ADS_1


Terima kasih buat semua pembaca setia novel ini. Mampir juga ke novel terbaru aku yang berjudul SAHABATKU MADUKU (air mata Melati). Terinspirasi dari kisah nyata.


__ADS_2