Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)

Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)
Bab 137. End...


__ADS_3

Seluruh keluarga Tian akhirnya pergi liburan bersama. Dari bandara Soekarno hatta mereka menuju Batam.


Sampai di Batam Tian tidak langsung membawa keluarganya ke pulau Bintan. Mereka menginap dulu di hotel Golden Prawn.


Malam harinya Tian makan di restoran Gorden Prawn yang letaknya berada di tepi laut menambah suasana nyaman.


Di restoran ini terkenal dengan makanan seafoodnya. Yang menjadi ciri khas di Batam adalah makanan gonggong.


Gonggong adalah sejenis makanan laut yang berbentuk kerang, biasanya dimasak dengan direbus dan dimakan dengan irisan cabe rawit campur kecap.



"Kak Tian ini apa... "tanya Alya.


"Ini yang namanya kerang gonggong, kamu coba deh, enak banget"


"Apa nggak berbahaya Kak... makan ini"tanya Yudha


"Memangnya berbahaya kenapa .."tanya Tian serius.


"Apa nanti setelah makan itu kita nggak menggonggong jadinya"ucap Yudha


"Kepala lu... gue sudah serius tadi.. "ujar Tian


Semua tertawa mendengar ucapan Yudha.


Mereka kembali menyantap hidangan dari mulai kepiting, udang, cumi dan ikan bakar.


"Ma... jangan terlalu semangat makannya"ucap Yudha


"Kenapa nak.. "


'Ingat nanti kolesterol naik.. "


"Eh.. betul juga. Terima kasih ya nak udah ingatkan.. kamu memang anak mama yang terbaik"


"Jadi aku nggak baik ma... "ucap Tian


"Kamu juga baik, apa lagi kalau tambahan uang bulanan buat mama.. "

__ADS_1


"Maunya mama... "


Setelah makan malam, mereka keliling kota Batam. Mama mengajak melihat serta membeli tas dan dompet di mal.


Keesokan harinya barulah mereka berangkat menuju pulau bintan dengan menggunakan kapal ferry.


Perjalanan ditempuh lebih kurang satu jam, sampai di pulau Bintan mereka langsung menuju objek wisata Treasure Bay.


Treasure Bay Lagoi merupakan kolam renang terbesar di Asia Tenggara. Luasnya mencapai 6,3 hektar. Dan memiliki panjang 800 meter.


Luas permukaannya setara dengan 50 kolam renang untuk ukuran olimpiade. Daya tampung airnya mencapai 115 juta kubik. Dengan kedalaman terjauh adalah 2,5 meter.


Mereka menghabiskan waktu tiga hari di pulau bintan, menjelajah tempat tempat wisata yang ada disana... termasuk pergi ke lagoi.


Semua tampak gembira menikmati liburan. Yudha berharap selama liburan ini yang hanya diisi dengan bermain dan menghabiskan malam dengan berusaha tiap malam buat Yudha dan Zahra untuk mendapatkan keturunan.


"Sayang... semoga setiap benih yang aku tanam dirahimmu... suatu saat akan berhasil menjadi janin"


"Semoga Kak.... "


"Bagaimana jika kita kembali berusaha lagi"


Zahra yang sudah bisa mengimbangi permainan Yudha, membalas lum*tan suaminya itu.


Mendapat balasan dari Zahra membuat Yudha makin bersemangat, ciuman dan lum*tan itu makin menuntut. Mereka saling membelit lidah, mengecap dan menghisap.


Setelah merasa pasokan udara yang berkurang, Zahra mendorong dada Yudha agar melepaskan pagutan bibir mereka.


Mereka pun menghirup udara rakus. Yudha menurunkan kepalanya,ia mulai menghisap, dan menggigit leher jenjang istrinya. Meninggalkan jejak kemerahan.


Ciuman dan gigitan itu turun kedada,dan juga banyak meninggalkan jejak kepemilikan.


Tangan Yudha mulai bergerak membuka pakaian istrinya. Semua yang melekat dituduh istrinya telah dilecuti. Sehingga sekarang Zahra sudah polos.


Yudha melakukan penyatuan tubuh mereka, dan itu dilakukan berulang kali sampai pagi.


Pagi harinya mereka harus kembali ke Batam. Sampai di Batam langsung kembali ke Jakarta menggunakan pesawat pribadi yang khusus dicarter Tian, mengingat si kembar yang sudah tampak kelelahan.


"Gue yang rencana mau bulan madu kedua.. tapi Lu yang akhirnya bersenang senang.. tiap malam Lu bisa kuda kudaan... lah gue cuma dua kali"ujar Tian

__ADS_1


"Loh. ....emang ada larangan buat Kak Tian main tiap malam "


"Mana bisa gue main tiap malam, jika ada si kembar tidur ditengah antara gue dan Alya"


"Kan si kembar bisa titip dengan mama atau bu Nah dan bi Sum"


"Alya yang nggak mau merepotkan kalau tiap malam harus menitipkan Alexa dan Axel"


"Ya itu mah derita Lu... "ledek Yudha


"Apa Lu bilang... "


"Ma... lihat deh Kak Tian... masa dia nggak bisa main tiap malam, aku yang dimarahin dan diamuknya"ucap Yudha ketika Tian ingin memukulnya


"Dasar bocah Lu... itu saja mengadu"


Itulah Tian dan Yudha... walau usia mereka bukan anak anak lagi, tapi kelakuan mereka masih seperti anak anak..


Apalagi sejak meraka memiliki istri, manja nya bertambah.. tambah..


Yudha dan Zahra masih terus mengusahakan program untuk memilik momongan.


Zahra terkadang merasa kasihan melihat suaminya yang tampak sangat mendambakan keturunan. Walaupun jika ditanya Yudha tak pernah mengakuinya.


"Aku sudah sangat merasa bahagia memiliki istri seperti kamu, jika pun sampai akhir hayat aku tidak diberi kepercayaan memiliki keturunan, aku tidak apa apa... kamu jangan pernah merasa bersalah . Dari pertama sudah aku katakan... aku mencintaimu.. sepenuh hatiku... aku akan menerima Apapun itu kekurangan yang ada pada dirimu... "


Itulah yang selalu Yudha katakan pada Zahra. Dan memang ia tak pernah menuntut Zahra memberikan keturunan.


Mereka tetap bahagia, jika pergi jalan mereka terkadang membawa Alexa dan Axel ikut serta. Mereka menyayangi si kembar layaknya anak mereka sendiri.


****************************


Terima kasih buat semua pembaca setia novel ini. Untuk kisah Alya dan Tian hanya sampai disini. Kisah cinta Yudha dan Zahra akan dilanjutkan di part 2. Mohon maaf jika ada banyak terdapat kekurangan dalam penulisan dan kata kata... sekali lagi terima kasih buat dukungan semuanya... yang telah memberi like... koment dan vote. Tetap jadikan favorit ya.. karena lanjutannya nanti tentang kisah cinta Yudha dan Zahra


Jangan lupa mampir di novel aku yang berjudul ELEGI CINTA LANGIT DAN PELANGI


ceritanya lebih menarik lagi.


Pelangi gadis yang hidup dipanti asuhan tanpa tahu siapa ibu bapaknya. Ia ditinggalkan di panti asuhan sejak berumur 3 hari. Setelah dewasa ia harus bekerja keras untuk membantu bunda pengurus panti mencari uang buat biaya hidup anak anak panti. Selain bekerja di kantor, malam harinya ia bekerja sebagai guru les. Disanalah ia mengenal Langit. Hingga suatu malam Langit mabuk dan memerkosa Pelangi.

__ADS_1


Langit yang tak tahu Pelangi hamil pergi keluar negeri untuk meneruskan kuliahnya. Pelangi mencari tahu keberadaan Langit pada orang tuanya, tapi orang tuanya malah mengancamnya setelah tahu Pelangi hamil anaknya Langit, sehingga Pelangi harus pergi jauh untuk mempertahankan darah dagingnya. Setelah lima tahun mereka bertemu kembali. Langit begitu heran melihat anak Pelangi yang begitu mirip dengannya ketika kecil... bagaimana kisah selanjutnya.. apakah Pelangi dan Langit bisa bersatu


__ADS_2