Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)

Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)
Bab 18. Rencana Licik Sari


__ADS_3

Sari mendatangi mama Mega dikediamannya. Ia mengajak mama Mega untuk mendatangi Alya di villa Tian.


Tian hari ini harus keluar kota selama dua hari untuk mengurus bisnisnya. Ini waktu yang tepat buat memberi pelajaran kepada Alya.


Mama Mega yang di bujuk Sari dengan menangis dan membuat cerita yang palsu menjelekan Alya akhirnya menuruti Sari.


##############


Kedatangan mama Mega mengagetkan bi Sum. Tidak biasanya Nyonya Mega datang tanpa ada Tian.


"Nyonya.......mengapa datang tak memberi saya kabar dulu"Bi Sum


"Mengapa mama harus memberitahu bi Sum. Bukankah ini juga villa mama"jawab sari ketus


"Maksud bi Sum... biar bibi bisa masakin makanan kesukaannya nyonya"bi Sum


"Tidak perlu bi Sum... saya datang untuk menemui seseorang"Mega


"Oh... Tuan Tian lagi tak dirumah Nyonya. Lusa baru kembali"bi Sum


"Kami mau menemui Alya... mana ia"Sari


"Oh non Alya lagi istirahat di kamar.. "Bi Sum


Sari masuk dan menuju kamar pelayan mencari Alya.


"Dimana wanita murahan itu bi... "Sari


"Ia ada di kamar tuan Tian non"bi Sum


"Apa selama ini wanita tuh... tidur sekamar dengan Tian bi.. "Mega


"Ya... nyonya... "bi Sum


"Bisa bi Sum panggilkan... saya mau bicara"Mega


"Baik nyonya... saya permisi memanggil non Alya dulu"bi Sum

__ADS_1


###############


"Tok... tok..... non Alya... permisi. Apa saya boleh masuk"bi Sum


"Silakan masuk bi... "Alya


"Non dibawah ada ibundanya Tuan Tian ingin bertemu anda"Bi Sum


"Ibu nya Tian.... mau bertemu saya. Ada apa ya bi.. "Alya gugup dan cemas mendengar ibunya Tian yang ingin bertemu dengannya.


"Baik bi... saya ganti pakaian. Bi Sum bisa duluan turun, saya menyusul nanti"Alya


Alya menuruni tangga pelan. Ia merasa heran.. mengapa ibunya Tian menemuinya. Tian tidak pernah berkata kalau ibunya akan datang.


Mama Mega melihat kearah langkah kaki yang menapaki tangga. Memperhatikan Alya yang menuruni tangga sambil tersenyum kearahnya.


"Alya... wanita yang sangat sederhana tapi tetap memancarkan kecantikan alami. Pantas Tian menyukai dan menikahinya"Bathin mama Mega


"Siang bu.... "ucap Alya menyalami mega dan mencium telapak tangannya.


Mega senang melihat Alya yang sopan. Tapi ia masih tak bisa merestui anaknya yang diam diam menikah dan Alya juga bukan dari kalangan kaya, ia tak mau nanti malu punya menantu tak sederajat.


"Maaf bu... saya menikah dengan Tian tiga bulan yang lalu"Alya


"Saya tak bisa berbasa basi. Saya akui kamu cukup cantik .Tapi kamu bukanlah tipe wanita yang saya inginkan buat jadi menantu. Kamu tahukan kalau Sari ini calon istri Tian. Mungkin karena itu Tian tak mengumumkan pernikahan kalian karena ia udah punya calon istri yang sesuai dengannya. "Mega menarik nafas sebelum melanjutkan pembicaraan nya.


"Saya akan memaafkan kesalahan dan kekhilafan Tian yang menikahimu. Saya minta kamu sekarang menjauh dari Tian. Saya akan memberimu uang buat kamu bisa menghidupi anakmu kelak"Mega


"Ma... Sari tak yakin anak yang di kandung wanita ini anak Tian. Karena Tian mengenalnya di klub malam. Mama tahukan wanita seperti apa yang mau kerja diklub malam"Sari


"Tapi ini saya yakini anak Tian. Saya tidak pernah berhubungan dengan lelaki manapun. Saya sudah menikah sama Tian tiga bulan dan kandungan saya baru dua bulan... jika non meragukannya"Alya


"Mungkin kau melakukannya dengan orang lain setelah menikah dengan Tian"Sari


"Nona... bagaimana saya bisa menemui orang lain jika keluar dari villa ini aja saya tak boleh"Alya


"Sekarang kamu jujur... mengapa Tian mau menikahi mu"Mega

__ADS_1


"Jawab dengan jujur... karena sebenarnya kami telah tahu alasannya tapi kami juga ingin mendengar langsung dari mulutmu"Sari


"Tian meminta saya menikah dengannya karena saya mempunyai hutang dengan Tian dan setelah hutang itu lunas saya baru dibebaskan Tian"Alya


"Jadi Tian menikahi kamu hanya untuk sementara sebagai pembayar hutangmu"Mega


"Kalau begitu saya akan memberimu uang sebanyak hutangmu ama Tian dan ditambah bonus buat biaya hidupmu"Sari


"Tapi non... saya harus menanyakannya dengan Tian dulu. Karena didalam rahim saya ada anak Tian"Alya


"Ma... wanita ini licik bukan. Ia sengaja menjerat Tian dengan kehamilannya. Bukankah saya dengar kamu tidak menginginkan perkawinan ini. Mengapa kamu tidak mau berpisah"Sari


"Maaf bu... non... saya akan berpisah jika Tian menginginkannya"jawab Alya.


Alya yang mendapat perhatian dari Tian akhir akhir ini memang sedikit sudah mulai menyukai lelaki itu.


Sari yang mendengar itu mulai tersulut emosi. Ia ingin mencelakai bayi dalam kandungan Alya. Ia tak ingin calon bayi itu akan menghalangi niatnya menikah dengan Tian.


"Jadi kamu tak mau berpisah dengan Tian. Baiklah jika itu maumu. Kami akan menerima keputusan mu. "Sari.


Sari pergi ke dapur dan membuat jus buat Alya. Ia memasukan pil yang dapat menggugurkan kandungan dengan dosis yang tinggi dan sisa dari pil diletakannya di laci kamar Tian setelah ia membuatkan jus buat Alya.


"Sebagai permintaan maaf saya... saya buatkan kmu jus biar anak dalam kandunganmu sehat"Sari


"Kamu baik banget sayang. Kamu dengan besar hati menerima Alya... Alya walau kamu telah menikah dengan Tian itu tak mengurungkan niat saya untuk tetap menikahkan Sari dengan Tian. Kamu harus sadar... kamu hanya istri simpanan. Jadi jangan pernah berharap kamu tampil di muka umum.. "Mama Mega


"Kamu dengar itu Alya... mama akan tetap menjadikan saya menantu. Jadi kamu harus bisa menerimanya jika Tian menikah dengan saya"Sari


Alya hanya diam... ia merasa perutnya sedikit mulas. Ia terus memegangi perutnya.


"Kenapa Alya... kamu sakit perut. Kalau gitu kami pamit dulu. Kamu bisa istirahat. Yuk ma kita pamit pulang"ajak Sari.


Sari mengajak mama Mega pulang tanpa pamit terlebih dahulu dengan bi Sum. Ia tak mau nanti Alya kesakitan didepan Mega. Ia tak mau nanti mama Mega membantu Alya ke rumah sakit.


**************


Jangan lupa like... koment dan vote

__ADS_1


Terima Kasih


__ADS_2