
Sejak Sandra tahu Alya menjadi sekretaris Tian... ia selalu datang ke kantor. Ia tak peduli walaupun Tian acuhkan.
Siang ini Sandra sengaja mengajak Yudha datang ke kantor Tian.
"Siang Alya... apa Tian ada... "Sandra
"Ada ...bu Sandra silakan aja masuk.. "Alya
"Siang Alya... sejak kapan kamu kerja disini.. "Yudha
"Sudah tiga bulan... "Alya
"Kamu tak diapa apakan kak Tian kan..."Yudha
"Sejauh ini Tian masih memperlakukan dengan wajar.. nggak ada yang perlu ditakutkan.. kamu ada perlu ama Tian"Alya
"Kami mau makan siang bareng... sekalian kamu ikut ya... "Yudha
"Aku... oh terima kasih Yudha. Kalian pergi aja... aku nggak perlu ikut.. "Alya
"Kak Sandra mau mentraktir kita makan... kan ini hari ulang tahunnya... "Yudha
"Bukankah besok juga pesta ulang tahunnya... jadi aku cukup datang ke sana... sekarang nggak perlu. Kalian kan keluarga... aku takut nanti canggung jadinya.. "Alya
"Kamu jangan takut gitu... kan ada aku.. "Yudha
"Alya... mari kita pergi. Yudha sudah katakan... kalau aku mengajakmu makan siangkan... "Sandra berkata sambil merangkul Tian
"Terima kasih bu Sandra... saya makan siang di kantin kantor aja... "Alya
"Alya... tak baik menolak undangan makan orang yang berulang tahun... "Sandra
"Tapi... bu... "Alya
"Ayolah Alya... nggak mungkin kami pergi bertiga. Aku nanti yang canggung jadinya.. "Yudha.
"Baiklah... "Alya
###############
"Kamu mau aku potongkan daging steaknya sayang.... "ucap Sandra manja ke Tian
"Aku bisa sendiri.... "Tian
"Alya... besok kamu jangan lupa ya datang.... bawa pasangan kamu ya.. "Sandra
__ADS_1
"Saya tak ada pasangan bu Sandra... ".Alya
"Yudha juga belum ada pasangan... kamu bisa menjadi pasangan Yudha seperti waktu tunanganku.. "Sandra
"Ide yang bagus... berarti besok kamu aku jemput sore ya... kita ke butik dulu.. "Yudha
"Nggak perlu Yud... aku bisa datang sendiri"Alya
"Aku tak menerima penolakan... "Yudha.
Setelah makan Alya kembali ke kantor. Tian menemani Sandra ke butik langganan nya. Ia akan fitting baju ulang tahun nya. Yudha juga kembali ke kantornya...
################
Alya datang didampingi Yudha. Ia memakai gaun merah tanpa lengan yang berbelah tinggi sampai ke tengah pahanya. Alya tampak sangat cantik dan seksi.
"Alya kita ketempat kak Sandra dulu yuk.. ngucapin ulang tahun... "Yudha
"Baiklah... "Alya
"Selamat ulang tahun Bu Sandra.... semoga semua keinginan ibu terkabul... "Alya menyalami Sandra dan kedua orang tuanya dan mama mega juga Tian.
"Ini pasanganmu Yudha... cantik "Tanya mamanya Sandra
"Bukan ma... Alya ini sekretarisnya Tian dan kebetulan teman sekolahnya Yudha.. "Sandra
"Mama Mega mana mungkin merestui kalau Yudha menjalin hubungan dengan Alya... ia sudah janda ma.. "Sandra
"Oh... kamu sudah janda diusia sangat belia begini... "Mama Sandra
"Ya tante... saya hanya seorang janda dan juga berasal dari keluarga tak mampu... tak mungkin bersanding dengan Yudha... bukan begitu Yudha dan pak Tian... "Alya
"Aku tak pernah berpikir begitu Alya... "Yudha
"Kenapa kamu bisa pisah dengan suamimu... "mama Sandra masih kepo dengan kehidupan Alya.
"Karena suaminya sudah tak cinta lagi... suaminya yang menceraikan... "mama mega
"Cukup... apa apaan kamu Sandra... mama juga. Ini pesta bukan tempat buatnya membicarakan masalah pribadi orang.dan mempermalukan orang.. "Tian
"Maaf... saya permisi... "ucap Alya pergi dengan rasa sakit hati dan malu.
"Kenapa kamu begitu marah Tian... "mama Sandra
"Karena Sandra sudah keterlaluan... hanya karena kita merasa kaya... janganlah menghina dan memandang rendah orang lain.. lagi pula itu masalah pribadinya mengapa kalian ingin tahu... "Tian meninggalkan Sandra menuju sudut ruangan.
__ADS_1
"Alya... maafkan mama dan kak Sandra ya.. "Yudha
"Sudahlah Yud... apa yang mereka katakan emang benar... Aku hanya seorang janda dan juga miskin.. tak pantas berjalan denganmu... "Alya.
"Tapi aku tak peduli semua itu.. jika kamu memang mau... aku bersedia nikah denganmu.. "Yudha
"Yudha... itu tak mungkin... apa kata orang orang nanti jika mereka tahu aku ini mantan istri kakakmu... "Alya
"Aku tak peduli Alya... "Yudha.
"Aww..... "pekik Alya tertahan karena seseorang yang menyenggolnya menumpahkan ait minum yang dipegang ke baju Alya
"Maaf... mbak... aku tak sengaja. Mari kubantu bersihkan di toilet"ucap wanita yang menabrak Alya
"Yud... aku ke toilet dulu ya... "Alya
"Oke... aku tunggu di sini ya. Jangan lama lama " Yudha
Alya berjalan ke toilet mengikuti wanita yang menabraknya tadi. Sesampai di kamar mandi itu... pintu di kunci seseorang dari luar...
"Hei... siapa di luar... mengapa di kunci.. "teriak Alya
"Selamat malam pel*cur..."ucap tiga orang wanita yang keluar dari dalam toilet dan mendekati Alya
"Siapa kalian... apa mau kalian... "alya merasa ada sesuatu yang tak beres
"Kau... dasar jal*ng...beraninya mendekati Yudha dan Tian... "seseorang menarik rambut Alya dengan kerasnya
"Aduh... lepaskan sakit... "ucap Alya. Tapi ia tak bisa melawan karena dua wanita yang lain sudah memegang kedua tangannya.
"Ini air comberan yang cocok buatmu... "ucap orang itu menyirami tubuh Alya dengan air yang berbau busuk itu
"Kalian... beraninya main keroyokan... siapa kalian... apa mau kalian... "Alya
"Mau kami... jauhi Yudha dan Tian.. kalau kamu tak ingin kami berbuat yang lebih kejam. Ini belum apa apa. Ini hanya peringatan... "ucapnya sambil menjambak dan membentur kepala Alya kedinding.
Alya merasa pusing karena benturan yang cukup kuat. Sehingga tubuhnya lunglai.
'"Sudah cukup untuk saat ini.. tinggalkan aja ia disini... "mereka pun meninggalkan Alya yang terduduk dilantai menahan sakit di kepalanya.
Alya mencoba bangkit dan berdiri. Ia keluar dari kamar mandi dengan perlahan menuju keluar dari gedung tempat berlangsungnya pesta ulang tahun Sandra.
Alya pulang dengan menggunakan taksi. Ia pulang tanpa pamit dengan Yudha. Karena ia tak ingin lebih malu lagi. Bajunya basah dengan bau yang menyengat... dan rambutnya sudah berantakan.
*********************
__ADS_1
Jangan lupa like... koment dan vote
Terima kasih