
Bumi mendengarkan detak jantung bayi walau diusia kandungan enam minggu belum begitu jelas. Ia juga menunjukan embrio bayi yang ada dua diperut Alya yang menunjukan bayi yang dikandungnya kembar.
Setelah puas dengan layar monitor, Bumi meminta Alya duduk kembali.
"Jadi karena Alya yang mengandung anak kembar, hormon didalam tubuhnya juga tinggi, ini sangat berpengaruh terhadap mood yang cepat berubah, cepat lelah, dan morning sickness yang juga akan berlebih dari ibu hamil anak tunggal"
"Maksud lu apa... gue nggak ngerti"
"Begitu bapak Tian yang terhormat, jika pagi hari Alya akan merasakan mual dan muntah yang agak berlebih itu biasa, dan juga jika perubahan sikap Alya,marah,sedih dan gembira secara tiba tiba lu harus maklum, itu semua karena hormon ditubuhnya yang meningkat."
"Lu kan dokter, beri obat biar Alya tak muntah muntah"
"Tiann... mual dan muntah diawal kehamilan itu biasa dialami ibu hamil, tak ada obatnya"
"Buat apa ada dokter kandungan jika tak ada obatnya"
"Itu terjadi secara alami pada ibu hamil,tidak ada obatnya Tuan Tiaann.. "ucap Bumi frustrasi
"Berapa lama Alya akan merasakan mual muntah itu"
"Biasanya selama tiga... "
"Tiga hari ya... berarti hanya sampai besok"potong Tian
"Bukan tiga hari Tian.. tapi tiga... "
"Tiga apa.. tiga puluh hari maksud lu"kembali Tian memotong ucapan Bumi.
"Jadi selama tiga puluh hari Alya akan mual dan muntah... dan itu tak ada obatnya... apa nanti Alya tidak akan apa apa... mengapa wanita hamil harus mual dan muntah. Apa itu tidak mempengaruhi kehamilannya"ucap Tian dengan tanpa jeda
Bumi menggaruk kepalanya yang tak gatal melihat Tian...
"Aku boleh tanya dokter Bumi... "ucap Alya
"Mau tanya apa... "
"Apa setiap wanita hamil merasakan mual dan muntah... tapi mengapa dulu aku tak merasakannya... "
"Maksudnya... kamu pernah hamil"
"Dulu Alya pernah hamil anakku juga... tapi keguguran"
__ADS_1
"Dulu... maksud lu... kalian pernah dulu tinggal bareng sebelum pernikahan sekarang dan Alya hamil"tanya Bumi
"Bukan seperti yang lu pikirkan... lu pikir gue sebebas itu dengan Alya. Dulu aku pernah menikah dengan Alya sekitar empat tahun lalu dan Alya sempat hamil tapi keguguran. Kami berpisah setelah Alya keguguran"
"Jangan jangan Alya ini wanita yang lu cari cari dulu keberadaan nya"
"Hhmmmm..... "
"Gila.. gue baru tahu, ternyata lu bisa jadi bucin juga. Gue ingat lu mabuk mabukan sambil teriak teriak bilang minta maaf....setiap malam ke klub mencari keberadaan Alya... lu hebat Alya... bisa membuat seorang Tian si Casanova menjadi bucin... ha... ha.. ha.... "Bumi tertawa terbahak bahak... sambil memegang perutnya
"Kak Tian itu bucin parah... sama aku saja bisa cemburu"ucap Yudha
"Apaaa.... lu sama Yudha saja cemburu.. apa lagi sama gue... ha.. ha... . gue doain lu tambah bucin karena Alya hamil sekarang... "
Alya hanya diam melihat Bumi dan Tian berdebat. Tampak keakraban mereka. Alya tak mengira Tian yang dulu arogan, perlahan sifatnya itu berkurang,terlihat dari sikapnya terhadap karyawannya dan juga kenalannya yang lain.
"Lu minta mati ya... sekarang lu jawab pertanyaan gue tadi... apa tak mempengaruhi nanti ke kandungan jika Alya muntah terus... buat apa sih lu jadi dokter kalau tak bisa beri obat buat Alya... "
"Lu dengar baik baik ya... ngidam terjadi pada awal kehamilan... tepatnya trimester pertama kehamilan... sekitar tiga bulan.... "
"Jadi selama tiga bulan Alya akan merasakan mual dan muntah... lu jangan main main ya. Lu mau gue pecat jadi dokter, sekarang lu harus resepkan obat agar Alya tak merasakan mual dan muntah selama itu... "
"Ciiuhhh.....sekarang gue meragukan lu... apa lu benar benar dokter kandungan... mengapa lu tak tahu obatnya... bukankah setiap penyakit ada obatnya... "
"Tiaannnn.... mual dan muntah pada ibu hanil bukan penyakit... siapa pun dokternya tidak akan tahu obatnya, hanya ada obat untuk menguranginya bukan menghilangkan.. ... "Ucap Bumi setengah teriak sambil menjambak rambutnya frustrasi
"Yudha... lu bawa Tian keluar sekarang.. biar gue bicara ama Alya saja... "
"Apaaa.... lu memang minta mati ya... mengapa lu harus bicara berdua saja dengan Alya"
"Karena kak Tian terlalu beg* ...tak juga bisa mengerti padahal sudah dijelaskan berkali kali... makanya baca buku tentang kehamilan kalau mau punya anak tuh... "ujar Yudha
"Kak... Alya tidak akan apa apa.....walau harus mengalami mual dan muntah.. karena itu juga banyak dialami sama wanita hamil lainnya... "ujar Alya.
"Sayang... benar kamu tak akan apa apa... bagaimana kamu bisa bilang begitu, dulu kamu nggak merasakan mual dan muntah..."
"Iya kak... .Alya pernah melihat ibu tempat Alya bekerja dulu, sampai ia nggak bisa melakukan apa apa karena sering merasa mual dan muntah. Tapi bayinya lahir sehat"
"Tuh Alya tahu... yang penting tetap makan walau sedikit, makan buah dan sayur... biar janin tumbuh sehat... "
"Sekarang resepkan lah obat buat Alya... pusing kepala ku melihat dan mendengar ucapanmu itu... "ucap Tian
__ADS_1
"Bukan sebaliknya... kepala gue yang pusing menjelaskan berulang kali dengan lu... "
"Oh.. jadi... lu merasa keberatan menjelaskan itu semua dengan gue... lu mau gue potong gaji lu... "
"Tiaan... lu janji mau naikan gaji gue bukan memotong gaji gue... "
"Cuiihhh.... gue berubah pikiran... rugi rumah sakit ini menaikan gaji dokter seperti lu.. mending gaji dokter lain yang gue naikan.. "
"Yudha... gue mohon... bawa segera kakak lu sebelum gue jadi gila... "
"Hei... kata kata gue tak bisa dibantah... jadi kalau lu mau gaji lu naik... lu harus cari tahu obat apa untuk menghilangkan ngidam Alya.."
"Itu belum seberapa... gue doakan Alya ngidam yang buat lu susah... "
"Hei... lu tunggu ya gue sembuh... gue bunuh lu"
"Alya... ini resep obat dan vitamin buat bayi lu... jika ada keluhan lu bisa ke sini buat konsultasi... jika tak sempat bisa hubungi ponsel gue... ini nomor gue"Bumi menyodorkan kartu namanya..
"Hei... buat apa lu beri kartu nama lu dengan Alya... lu pikir bisa dekati Alya.. "
"Kak Bumi... bisa nggak besok jadwalkan buat CT scan ulang kepala kak Tian... aku rasa ada yang salah pada operasi kemarin, takut otaknya bergeser sedikit... habis sekarang kak Tian banyak bacot"ucap Yudha
"Lu... yang banyak bacot... lu mau gue buat perusahaan lu bangkrut ya... "
"Jika perusahaan aku bangkrut... aku tinggal minta modal lagi dengan kak Tian"
"Kamu kira aku mau memberi modal buatmu lagi... "
"Sudah kak... kayak anak kecil saja... bertengkar terus... Terima kasih dokter Bumi... kami permisi dulu"
"Ya... semoga kamu dan bayimu sehat sampai hari kelahiran"
"Aamiin... selamat malam... "pamit Alya dan meninggalkan ruang kerja Bumi
******************************
Terima kasih buat semua pecinta novel ini.
Mampir juga ya di novel terbaruku
ANTARA AKU,KEKASIHKU DAN SAHABATNYA
__ADS_1