Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)

Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)
Bab 31. Perasaan Yudha


__ADS_3

"Kemana kamu selama ini Alya.... "Yudha memulai percakapan setelah sekian lama mereka hanya membisu.


"Aku ada di Singapura.... "Alya


"Kamu kerja di sana.... "Yudha


"Ya...kalau tak kerja gimana bisa makan.. ."Alya


"Kerja dimana.. mengapa harus sejauh itu kerjanya.. "Yudha


"Karena hanya di negara itu aku diterima apa adanya. ...."Alya


"Oh... ya kita makan dulu. Kamu pasti dah lapar.. "Yudha


Alya dan Yudha makan tanpa ada suara. Yudha sesekali mencuri pandang ke arah Alya.


"Kamu tampak sangat cantik sekarang Alya. Aku tak akan melepaskanmu lagi... aku akan merebut hatimu kembali"Yudha membatin


"Sekarang kamu menetap di Singapura... "Yudha


"Ya... "jawab Alya singkat


"Kamu kesini ada perlu apa... maaf bukan aku bermaksud ingin tahu.. "Yudha


"Aku memang sengaja datang ke sini untuk mencicil hutangku dengan Tian... "Alya


"Oh... boleh aku tahu kamu menginap dimana... dan boleh aku meminta nomor ponselmu... "Yudha


"Boleh.... sini ponselmu.... biar ku simpankan nomor ku"Alya


"Terima kasih... Alya jika ada pekerjaan di sini apa kamu mau menetap di kota ini lagi... "Yudha


"Aku tak tahu Yud.... apa aku bisa menetap di sini lagi. Karena kota ini menyimpan banyak kenangan buruk... yang ingin aku lupakan semuanya"Alya


"Alya... aku sudah memiliki perusahaan sendiri... kamu bisa menjadi sekretaris pribadi ku"Yudha


"Akan aku pikirkan dulu.... "Alya. Terdengar suara ponsel dari dalam tas Alya.


"Maaf Yud... aku angkat teelpon dulu ya... "Alya


"Aku akan secepatnya pulang Azka.... "Alya


"................"


"Kamu tak perlu menyusul... aku bisa menjaga diri. Aku akan kembali untuk pemotretan bulan depan.... "Alya


".............."


"Aku juga merindukanmu.... terima kasih.. "Alya menutup pembicaraan di ponselnya


"Siapa Azka.... "Yudha sedikit cemburu mendengar Alya berbicara dengan lembutnya.


"Manajernya aku.... "Alya

__ADS_1


"Manajer.... kerja mu apa Alya sehingga memerlukan seorang manajer... "Yudha


"Aku... tapi kamu jangan meledekku ya... Aku bekerja sebagai model... "Alya


"Wow... ternyata kamu seorang model. Pantas gayamu jauh berbeda saat ini. Dan kamu tampak tambah cantik... Aku pasti akan menjadi fans fanatik mu mulai saat ini... "Yudha


"Kamu bisa aja... kamu masih sama seperti Yudha yang dulu. Yudha yang ramah dan suka becanda"Alya


"Dan juga masih sangat mencintaimu sampai saat ini. Alya apa kita bisa memulai hubungan seperti dulu lagi.... "Yudha


"Aku belum memikirkan punya hubungan yang serius untuk saat ini"Alya


"Kita bisa memulainya sebagai teman atau sahabat... aku tidak akan memaksamu... "Yudha


"Yudha... kamu ganteng... pintar... baik... dan anak orang kaya... pasti sangat mudah bagimu mendapati wanita yang kamu inginkan."Alya


"Dari dulu hingga saat ini hatiku masih milikmu Alya. Aku sangat senang ketika mendengar kau bercerai dengan Tian. Aku mencarimu... tapi kamu seperti menghilang di telan bumi. Aku frustrasi sehingga aku memilih kuliah di luar negeri. "Yudha


"Maafkan aku Yud... "Alya


"Aku yang seharusnya minta maaf... karena dulu pernah berkata kasar..."Yudha


"Sudahlah... aku sudah lupakan itu. Maaf... aku harus kembali ke hotel. "Alya


"Aku antar ya.... "Yudha


"Baiklah... terima kasih"Alya


"Kapan rencananya kamu kembali ke Singapura. ..."Yudha


"Bagaimana kalau kamu kembali setelah pertunangan Tian. Kamu maukan jadi wanita pendampingku di hari pertunangan kakakku"Yudha


"Tian akan bertunangan.... "Alya


"Ya... apa kamu mempunyai perasaan terhadap Tian. Kamu menikah karena terpaksakan. Kamu tak sanggup hadir... "Yudha


"Oh... bukan. Baiklah aku akan menemanimu.... "Alya.


"Kalau begitu besok siang kita ke butik langganan mama... aku akan membeli gaun buatmu... "Yudha


"Nggak perlu repot Yud... "Alya


"Aku tak merasa direpotkan... Yuk aku antar kamu pulang"Yudha


###########


"Gimana dengan yang ini... kamu pasti terlihat tambah cantik dengan gaun putih ini"Yudha


"Tapi ini terlihat sedikit seksi... "Alya


"Aku suka melihatmu seksi... tapi jangan deh. Aku akan cemburu melihat mata lelaki yang melirikmu nanti"Yudha


"Kamu bisa aja. Siapa sih yang mau melirik wanita seperti aku.. "Alya

__ADS_1


"Yudha... kamu disini juga... ama siapa nih. Pacarmu... "terdengar suara dari belakang mereka. Alya dan Yudha membalikan badannya.


Tian tampak kaget melihat Alya bersama Yudha.


"Oh kak ipar... kenalkan ini Alya... "Yudha


"Alya.... bukankah kamu Faiza... model yang dulu pernah kerja sama dengan Tian"Sandra


"Ya Alya atau Faiza sama saja... karena namaku Faiza Alya Aziza... "Alya


"Oh... kamu mencari gaun juga.... "Sandra


"Ya kak... buat acara pertunangan kakak. Alya pendampingku nanti... "Yudha


"Oh.. senangnya. Kamu udah ada pendamping sekarang... Tian kamu harus mengucapkan selamat buat Yudha dan Alya"Sandra


Tian hanya diam tanpa ada reaksi. Itu berlalu menuju kursi tamu di butik itu dan langsung duduk.


"Maaf... kamu tahu Tian kan Alya... jangan tersinggung "Sandra


"Oh tak apa. Kamu tak perlu minta maaf"Alya


"Aku permisi ya... menyusul Tian"Sandra


"Silakan... "Alya


"Kamu coba gaun ini... aku duduk di sofa itu menunggu mu. Jangan lupa lihatkan padaku... "Yudha duduk di dekat Tian


Alya masuk ke kamar ganti dan mencoba gaun yang dipilihnya. Setelah berganti gaun itu... ia keluar memperlihatkan di hadapan Yudha.


Tian dan Yudha terpaku memandang Alya yang berjalan ke arah mereka. Gaun itu pas di badan Alya... membuat ia tampak sangat cantik.


"Gimana Yud. Pas kah dengan badanku... "Alya


"Pas banget... kamu tampak cantik banget. Aku suka.... "ujar Yudha semangat.


"Ambil yang ini aja berarti Yud... aku ganti lagi ya... "Alya. Setelah mengganti pakaiannya Alya kembali menghampiri Yudha


"Yud... aku bayar dulu ya...."Alya


"Kamu menyinggung ku Alya... aku yang memintamu memilih dan membeli gaun... berarti aku yang akan membayarmu. Kamu bisa pilih yang lain lagi... aku menunggumu"Yudha


"Sudah satu ini aja... bukankah kamu harus kembali kerja "Alya


"Aku sudah menyelesaikan semua pekerjaan ku jadi hari aku akan menemanimu sehari penuh... "Yudha


"Hhmmmm.... "deheman Tian.


"Oh... maaf aku lupa ada orang... Sayang kita pergi makan aja ya... "Yudha sengaja memanggil Alya sayang agar Tian cemburu. Ia menggandeng tangan Alya menuju kasir.


Tian menahan emosinya melihat Yudha yang seakan sengaja membuatnya marah dan cemburu.


*******************

__ADS_1


Jangan lupa like... koment dan vote


Terima Kasih


__ADS_2