Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)

Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)
Bab 135.


__ADS_3

Yudha terus memandangi Zahra yang sedang menidurkan si kembar. Ia dapat melihat rasa sayang Zahra pada Alexa dan Axel. Ia tak sedikitpun merasa terganggu dengan kehadiran kedua bayi ini.


"Sayang aunty.... sudah dua minggu aunty nggak melihat kamu, tambah cantik dan genteng saja.. Yudha lihat sini ia tersenyum.. lucu banget"ujar Zahra.


Yudha mendekat ke kereta dorong si kembar dan ia memang melihat sikembar yang tampak sangat gembira, seakan ia sudah sangat mengenal Zahra.


"Aku mau menghubungi mama dulu, biar jemput si kembar"


"Nggak perlu sayang... biar si kembar malam ini tidur bersama kita saja ya... "pinta Zahra


"Zahra... mana ada sih malam pertama pengantin tidur dengan ponakan"


"Sayang... besokan masih bisa malam pertamanya... "rayu Zahra sambil memeluk Yudha


"Kamu ya... sekarang sudah nggak malu lagi merayu aku.. apa karena ada maunya saja.. "


"Kamu lihat deh wajah si kembar... ia tampak sangat senang di sini.. apa kamu tega melihatnya menangis jika kita meminta mama menjemput.. aku tahu kok caranya menidurkan si kembar dengan cepat"


"Tapi sayang... walau pun si kembar sudah tidur... nggak mungkin kita sambung olah raga malamnya, kan ada si kembar diatas tempat tidur bersama kita... ntar kalau kehimpit.. bisa mengamuk Kak Tian"


"Yudha... kan masih ada malam malam berikutnya buat kita berdua. Besok besok Kak Tian belum tentu mengizinkan si kembar tidur bersama kita.. jadi kita harusnya bersyukur juga Kak Tian memberi izin malam ini"


"Sayang... kamu terlalu baik. Pantas si kembar betah bersamamu. Kamu sudah pantas memiliki anak... semoga Tuhan mempercayakan kita suatu saat nanti memiliki keturunan.. "


"Aamiin....sekarang kita pindahan sikembar keatas tempat tidur ya"


"Oke... istri ku yang cantik dan baik hati "


Yudha mengambil Alexa dari kereta dorong dan memindahkan ke atas kasur. Sedangkan Axel digendong Zahra.


Mereka tidur berempat di kasur itu. Sikembar mereka tidurkan ditengah ,Yudha dsisi kiri dan Zahra disisi kanan tempat tidur. Seperti gambaran keluarga yang harmonis.


#################


Pagi harinya seluruh keluarga berkumpul di restoran hotel. Mereka akan sarapan bersama seluruh keluarga.


Semua sudah berkumpul di satu meja besar dan panjang. Hidangan sarapan juga sudah disediakan. Hanya menunggu Yudha dan Zahra.


"Dasar pengantin baru.. pasti kesiangan deh bangunnya"ujar Bumi yang juga ikutan sarapan.


"Kamu besok juga pasti begitu, mama sudah nggak sabar menunggu menantu mama dari kamu... harus cantik dan baik seperti Alya dan Zahra ya.. "


"Pengin Bumi ya seperti itu... siapakah nggak pengin dapat istri cantik dan baik... "


Bi Nah dan Bi Sum masuk ke restoran, karena mereka juga diminta sarapan bersama sekalian.


"Bi Nah... Bi Sum.. si kembarnya mana"tanya Alya heran melihat Bi Nah dan Bi Sum masuk tanpa ada si kembar.


"Bibi nggak tahu non"jawab bi Sum

__ADS_1


"Loh... bukannya si kembar bersama bibi"tanya Alya lagi.


"Bukan non... malam tadi Tuan Tian membawa si kembar pergi dari kamar bibi.. "


"Kak Tian... mana Alexa Dan Axel.. "tanya Alya cemas.


"Kamu mengapa kelihatan cemas begitu sayang... "


"Tentu saja aku cemas Kak... Alexa Dan Axel kakak titip dengan siapa"


"Dengan orang yang bisa dipercaya.. "


"Siapa Kak... dimana"


Tian menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia akan menjawab ketika Yudha dan Zahra muncul dengan mendorong kereta si kembar.


"Selamat Pagi semuanya.. . maaf telat"ucap Zahra


Alya makin kaget melihat kedua anaknya ada bersama Yudha dan Zahra.


"Mengapa Alexa dan Axel Ada bersama kalian"ucap Alya kaget


"Tanya tuh sama kak Tian.. ia yang ngerjain aku dan Zahra.. "ucap Yudha sambil manyun


"Maksudnya apa ini Kak... "tanya Alya


"Tadi malam Kak Tian menitipkan si kembar bersama kami kak Alya"ujar Zahra


Tian hanya cengengesan melihat semua keluarga kaget.


"Kak Tian... ngapain titip si kembar dengan Yudha dan Zahra.. mereka kan pengantin baru, masa harus diganggu dengan tangisan anak anak"ucap Alya


"Yudha dan Zahra kan sayang dengan sikembar seperti anaknya sendiri, pasti tidak akan merasa terganggu dengan kehadiran si kembar... bukan begitu Zahra"


"Ya.. kak"


"Tuh Yudha... Zahra saja nggak keberatan "


"Mana mungkin ia bilang keberatan... pastilah segan... Kak Tian saja yang gila.. coba kalau Kak Tian yang jadi pengantin baru,malam pertamanya gagal karena dititipi ponakan"ujar Yudha


"Ya biar saja.. aku tetap ena ena... kalau mereka menangis ya biarkan saja... anggap musik buat penambah semangat berolah raga malamnya"


"Itu Kak Tian... tapi aku ini lelaki penyayang, biak hati, ganteng dan tidak sombong, tidak akan bisa melakukan kuda kudaan didepan ponakanku, apalagi sampai membiarkan ia menangis"


"Kasihan benar anak mama... jadi malam pertamanya gagal ya sayang"ucap mama


"Ha.. ha... makanya jangan terlalu bersemangat... ada aja kan pengganggu jadinya.. "ucap Bumi


"Ketawa saja terus... senang banget lihat gue gagal malam pertamanya"ujar Yudha kesal

__ADS_1


"Yudha... sudahlah.. Aku juga senang kok tidur bersama Alexa dan Axel"ucap Zahra


"Sayang kalau kamu iya bisa senang... aku tak senang..karena aku harus dengan susah payah menidurkan kembali siotong yang terlanjur bangun.. harus mandi jadinya"


"Main tunggal dong dikamar mandi... ha.. ha"ucap Bumi meledek


"Ini semuanya kerjaan Kak Tian... awas suatu saat akan aku balas... disaat Kak Tian mau berhubungan.. .. aku ganggu"


"Memangnya kamu tahu kapan aku mau main kuda kudaan.. "


"Tahu lah... pasti tiap malam maunya begitu"


"Sayang mama... mengapa nggak menghubungi mama.. biar mama yang jagain si kembar "


"Zahra nggak boleh ma. Malu sama mama katanya"


"Mengapa malu Zahra... kamu sekarang sudah jadi menantu mama"


"Tapi aku memang nggak apa apa ma.."


"Sudah sayang... jangan kesal lagi... masih bisa nanti malamkan malam pertamanya.. kamu masih bisa menginap disini lagi. Kami semua akan kembali kerumah jadi nggak ada yang akan mengganggu kamu"ujar mama


"Kamu bisa melakukan malam pertama kamu sampai pagi... tanpa gangguan"ucap Tian


"kamu juga Tian... ngerjain Yudha terus.. "ujar mama


"Aku bukan ngerjain ma.. aku takut nanti Alexa dan Axel menangis malam malam... karena mereka belum biasa dengan bi Nah dan bi Sum"


"Memang nya kamu dan Alya kemana tadi malam"


"Mau melakukan malam pertama juga.. "


"Malam pertama.. "tanya mama heran


"Iya ma... malam pertama sejak si kembar dilahirkan, kan baru tadi malam aku kembali main kuda kudaan lagi dengan Alya"


"Astaga bro... Lu enak main kuda kudaan dengan Alya.. tapi Yudha harus gagal naiknya.. ha.. ha. "tawa Bumi


"Kamu ya.... mesumnya tidak ada habisnya... sampai ngorbanin malam pertama adikmu"


"Hei .....lu tak boleh marah... kalau Lu masih marah, kunci rumah yang gue beliin tak jadi gue beri ".ancam Tian


"Kak Tian selalu saja bisanya ngancam...Rumah itu kan kado dari Kak Tian... tak boleh ditarik lagi... harus tetap diberi walau aku masih marah"


"Sudahlah sayang... kita makan lagi.. nanti dingin sarapannya... mama pastikan nanti malam kamu tak akan gagal lagi buat malam pertamanya"


Akhirnya semua mulai menyantap hidangan yang telah tersedia sejak tadi.


********************************

__ADS_1


Terima kasih untuk semua yang telah setia membaca novel ini.


__ADS_2