
Setelah tiga bulan berlalu akhirnya Alya dan Tony kembali ke Jakarta. Ia membuka agensi model.
Agensi model yang di pimpin Alya sudah berjalan dua bulan. Telah ada beberapa model yang bernaung di agensinya.
Satria dan Tian masih bersaing merebut hati Alya.
"Alya... besok adik dan mama ku kembali. Kamu bisa nggak ikut jemput, sekalian aku mau kenalin ama keluarga ku... "Satria
"Maaf... Sat. Besok aku ada pertemuan dengan salah satu pimpinan majalah remaja.. "Alya
"Bagaimana kalau malamnya....kamu ada acara... "Satria
"Sepertinya nggak.... "Alya
"Kalau gitu besok malam kita makan malam sama adikku...Aku akan kenalkan sama kamu"Satria
"Baiklah... besok kita ketemu dimana... "Alya
"Biar aku jemput kamu sekalian...."Satria
"Nggak usah... Alya langsung ke tempat tujuan aja.... "Alya
"Besok aku beri tahu dimana tempatnya... "Satria
################
Satria dan adiknya sudah menunggu Alya. Satria ingin mengenalkan siapa wanita yang telah merebut hatinya.
Ia telah mengatakan kepada keluarganya tentang Alya. Ia ingin menjalin hubungan serius dengan Alya.
"Kak... aku mau ke toilet dulu sebentar... "pamit adiknya Satria
"Jangan lama lama ya... karena wanita yang akan kakak kenalkan ama kamu udah sampai... "Satria
"Tunggu bentar aja... kebelet pipis banget nih... "adik Satria
"Kakak yakin kamu nanti akan cepat akrab dengan nya... "Satria
Baru beberapa saat adiknya Satria pergi, Alya tiba.
"Selamat malam Sat.... "Alya
"Malam... Alya... silakan duduk"Satria
"Mana adikmu Sat... "Alya
"Lagi ke toilet sebentar... setelah nanti kamu mengenalnya....kamu bisa menilai mana yang salah antara adikku dengan Tian. Bukan maksudku menjelekan Tian... "Satria
Alya hanya tersenyum mendengar ucapan Satria. Ia memang ingin mengenal adik Satria ...agar ia tahu kesalahan apa yang telah Tian lakukan sehingga membuat Satria tidak bisa memaafkan kesalahan Tian.
Adik Satria yang baru saja dari toilet tak jadi menghampiri ke meja tempat kakaknya dan Alya. Ia kaget melihat siapa wanita yang bersama Satria.
__ADS_1
"Tak mungkin... itu tak mungkin Alya kan. Ia tampak lebih cantik dari yang dulu.... tapi aku tak akan pernah bisa melupakan wajah wanita itu... ia yang telah menyebabkan Tian mencampakanku... sampai kapanpun aku tak bisa memaafkan kesalahannya... "Bathin Sari. Adik Satria yang ternyata adalah Sari mantan tunangan Tian
Ia menghubungi kakaknya,mengabari tak bisa bergabung buat makan malam.
"Kak... seperti nya aku tak bisa makan malam dengan teman wanita mu. Aku ada hal yang sangat penting... siapa nama teman kak Satria.. "Sari
"Kamu sekarang dimana Sari.... sebentar aja kakak kenalkan ama Alya.. "Satria
"Alya... jadi nama teman wanita kak Satria ...Alya"Sari
"Ya Sar.... kamu harus kenalan dengan Alya. Ada yang ingin kak Satria minta kamu ceritakan tentang Tian sama Alya... "Satria
"Lain kali aja kak... aku pasti ketemu sama Alya. Aku juga ingin cerita yang banyak dengan kak Satria mengenai Tian dan Alya... Besok Sari tunggu dirumah... "Sari
"Dari ucapanmu...sepertinya kamu telah mengenal Alya... "Satria.
"Besok kak Satria juga tahu.... Sari pamit dulu"Sari
"Maaf...Alya terpaksa lama menunggu dan Sari nggak bisa ikutan makan malamnya karena ada keperluan mendadak dan ia harus pergi.. "Satria
"Nggak apa apa Sat. lain kali bisa kenalan"Alya
Alya dan Satria akhirnya makan malam berdua.
#################
Keesokan siang nya Tian berkunjung ke agensi yang dipimpin Alya... Ia memerlukan seorang model buat promosi produk pakaian jadi dari perusahaannya.
"Siang kak...silakan duduk, apa ada yang bisa Alya bantu"Alya
"Alya... apa kamu bersedia menjadi model buat produk perusahaan kakak... "Tian
"Bisa aja kak... tapi jadwalnya harus disesuaikan dulu.... "Alya
"Kamu mau kalau kak Tian yang jadi pasangannya... "Tian
"Hhaa... apa kak Tian nggak malu jadi model... seorang CEO menjadi model produk perusahaan nya sendiri... "Alya
"Kalau pasangannya kamu kak Tian nggak malu dan akan selalu bersedia... "Goda Tian
"Modus... "Alya
"Modus sedikit nggak apa apalah... kapan kak Tian akan teken kontraknya... "Tian
"Sabar dong kak... Alya harus menyesuaikan dengan jadwal Alya terdahulu...Oh ya kak.... apa kak Tian mengenal adiknya Satria... "Alya
"Ya... kenal. Kami pernah bertunangan... "Tian
"Sandra... "Alya
"Bukan... .."Tian
__ADS_1
"Apa Alya mengenalnya... eh... maksud Alya....apa Alya pernah ketemu... "Alya
"Kamu pengen tahu apa pengen tahu banget.... "ucap Tian sambil memanyunkan mulutnya
"Hhhmmmm..... "deheman Satria mengagetkan Tian dan Alya
"Satria... ada perlu apa... "Alya
"Aku ingin mengajakmu makan siang di rumah ku.... aku mau mengenalkan kembali dengan adikku... "Satria
"Maaf Satria... aku dan Alya lagi membicarakan kontrak kerja... dan sekalian bawa ia makan siang... Jadi mohon maaf mungkin Alya tidak bisa pergi denganmu... "Tian
"Apa sekarang kamu sudah menjadi juru bicara buat Alya... mengapa sering kali aku bertanya dengan Alya kamu yang menjawabnya... "Satria
"Maaf Sat... kak Tian benar... "Alya
"Tapi kamu harus bertemu dengan adikku Alya... biar nanti adikku yang akan ceritakan siapa sebenarnya Tian.. "Satria
"Kamu yakin jika alya ketemu adikmu... ia akan membenciku... bukan sebaliknya. Aku sarankan... bagaimana jika kita makan malam berempat nanti... biar kamu juga tahu kesalahan adikmu... "Tian
"Kamu masih aja selalu merasa diri tak bersalah.... "Satria
"Aku tak akan membela diriku... percuma kamu juga tak akan percaya... karena kamu pasti lebih mendengar apa kata dan penjelasan adikmu... "Tian
"Satria... kak Tian... apapun masalah yang pernah terjadi antara adik kamu dan Tian... Alya tidak mau tahu. Jadi Alya harap jangan bawa bawa Alya"Alya
"Maaf Alya ...aku tak bermaksud membawamu dalam masalah Tian dan adekku"Satria
"Tapi Satria.. aku rasa Alya pasti akan terbawa dalam masalah antara aku dan adikmu "Tian
"Maksudmu.... "Satria
"Kamu bisa tanyakan dengan adikmu... "Tian
"Kak Tian... Satria... jika memang ada masalah antara kalian berdua... coba lah selesaikan dulu.... jangan bawa Alya..."Alya
"Maaf Alya jika ini mengganggu... aku permisi dulu. Tapi aku masih tetap mengharapkan kamu bisa berkenalan dengan keluargaku.... "Satria
"Jika aku ada waktu akan aku usahakan... maaf Satria tapi aku tak bisa menjanjikan kapannya.. .. "Alya
"Nggak apa apa Alya... hati hati dengan Tian... "Lirih Satria
Tian memandangi Satria dengan wajah yang geram... .. menahan emosinya. Ia tak ingin memperlihatkan kemarahannya didepan Alya...
***********************
Terima kasih buat yang telah membaca novel ini dan juga ucapan terima kasih buat yang telah menjadikan novel ini favorit.... memberi like... koment dan vote
Mampir juga dinovelku CINTA TAK PERNAH SALAH
__ADS_1