Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)

Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)
Bab 33. Pertengkaran Tian dan Yudha


__ADS_3

Pergelangan kaki Alya yang sakit hanya di beri obat dan kompres. Setelah pulang dari rumah sakit Yudha mengantar Alya sampai ke hotel tempat ia menginap.


Alya kembali di gendong Yudha sampai ke kamarnya.


"Kamu kembalilah Yud.. biarkan aku sendiri. Pesta Tian. masih berlangsungkan.... Nanti keluarga mencarimu... "Alya


"Aku akan kembali segera. ...Kamu menginap di sini ya. Apa Tian yang meminta.. "Yudha


"Mengapa Tian memintaku menginap disini... ini hotel pilihanku sendiri... "Alya


"Oh....aku kira kamu menginap disini karena Tian. ....Kalau begitu aku pamit"Yudha


"Terima kasih Yud... hati hati.. "Alya


Yudha berjalan meninggalkan hotel sambil berpikir...


"Aku pikir Alya menginap disini karena kemauan Tian. Berarti Alya tidak mengetahui ini hotel nya Tian... "Yuda membatin


##########


Alya terbangun ketika merasakan panas matahari yang masuk melalui celah jendela kaca.


"Uh... sudah siang rupanya... "Alya bergumam sendiri


"Ternyata kau tukang tidur juga. Sudah sesiang ini baru terbangun. ...."Tian berucap sambil minum kopi di sofa dalam kamar Alya


Alya kaget mendengar ada suara orang lain didalam kamarnya


"Kamu......bagaimana kamu masuk ke kamarku...


"Apa yang tak bisa aku lakukan.... "Tian


"Aku percaya Tuan Tian yang terhormat. Sebaiknya anda cepat keluar sebelum ada yang melihat anda di kamar saya. Itu akan merusak reputasi anda. Bukankah anda telah mempunyai tunangan... "Alya


"Aku tak peduli....."Tian


"Terserah anda... Dari dulu juga anda mana bisa di bantah... "Gumam Alya sambil mencoba berdiri.


Alya lupa kakinya masih keseleo. Dan Alya menjerit karena merasakan kakinya yang sakit ketika menginjak lantai


"Aww.... sial... aku lupa kaki ku keseleo"gumam Alya.


Alya kembali mendudukan dirinya di tepi tempat tidur. Ia berdiri perlahan dan berjalan tertatih menuju kamar mandi. Tian yang melihatnya langsung menggendong dan membawa ke kamar mandi.


"Turunkan aku.... "Alya meronta.


"Diam... nanti bisa jatuh....."Tian menurunkan Alya dekat wastafel.

__ADS_1


"Keluarlah... aku mau mandi... "Alya


"Mandilah... mengapa malu. Aku juga sudah sering melihat tubuh polos mu"ucap Tian datar


"Dasar mesum... keluarlah cepat... kakiku sakit berdiri lama... "Alya


"Aku bantu kamu mandi...."Tian mendekat kearah Alya dan ingin membantu membuka pakaiannya..


"Keluar dan menjauhlah... kakiku yang sakit. Bukan tanganku... aku masih bisa buka pakaianku... "Alya


"Oke.... padahal aku sudah rindu melihat tanda di perutmu.... "Bisik Tian di telinga Alya


"Dasar lelaki mesum.... "Alya segera menutup pintu kamar mandi


Setelah selesai mandi Alya baru menyadari ia tak membawa baju ganti. Ia mengintip keluar melihat apakah Tian masih di kamar. Setelah ia memperhatikan tak tampak Tian. Alya keluar dengan hanya memakai handuk setengah batas paha.


"Seksi.... "ucap Tian yang datang dari balkon.


Alya cepat berlari ke arah kasur untuk mengambil selimut. Karena kakinya yang sakit, ia terjatuh kekasur dan handuknya lepas. Alya kaget dan cepat menutup tubuhnya dengan selimut.


"Ha... ha... kenapa... malu... "Tian mendekat ke kasur.


"Keluarlah...... aku mau ganti pakaian. Mengapa kamu masih disini. Nanti tunangan mu mencari... "Alya


"Aku memang menunggumu... ingin mengajak makan siang ... "Tian


"Aku bisa menggendongmu....."Tian


Terdengar suara ketukan dipintu... Tian berjalan membukanya. Ternyata Yudha yang datang.


"Kamu... mengapa ada di sini... "Yudha


"Kamu pikirkan aja sendiri... "Tian


"Siapa yang datang Tian... "tanya Alya


"Alya.... aku masuk ya..... "Yudha


"Kamu Yudha.... ada apa.... "Alya.


"Mengapa kamu membalut tubuhmu dengan selimut... kamu sakit... "Yudha medekat ingin memegang dahi Alya


"Jangan mendekat.... aku tak sakit... "Alya


"Kamu jangan mendekat... dia malu nanti kamu tahu apa yang terjadi... "Tian


"Maksud mu apa.... "Yudha

__ADS_1


"Ia baru siap mandi... masih polos..... "Tian berucap datar


"Apa betul kamu baru habis mandi Alya... "Yudha


"Ya Yud... tapi kamu jangan salah sangka."Alya


"Memang kamu takut Yudha berpikir apa. Ia pasti bisa menebak apa yang terjadi antara lelaki dan perempuan sekamar sampai harus mandi segala.... "Tian


"Kamu jangan mengarang... tak ada apapun yang terjadi...."Alya


"Sudahlah... kamu mengapa malu sama Yudha. Apa kamu mau aku membantumu memakai baju seperti aku menolong membuka pakaianmu tadi..... Yudha sebaiknya kamu keluar... Alya sangat malu jika ada orang lain... "Tian


"Cukup Tian... kamu yang harus keluar... aku mau ganti baju. Yudha kamu keluarlah dulu... "Alya


"Baiklah Alya... setelah ganti pakaian kita makan siang ya... "Yudha


"Oh.. sayang sekali Yudha... . Alya udah janji makan siang denganku.... "Tian.


"Sudahlah... aku tidak mau makan siang diluar. Kaki ku masih sakit"Alya


"Kalau gitu aku temani kamu makan siang disini"Tian


"Kamu jangan keterlaluan Tian... apa kamu sudah amnesia... kamu lupa kalau Alya bukan siapa siapa kamu lagi.... dan juga sekarang kamu sudah bertunangan... kamu jangan membuat malu keluarga dan dirimu sendiri... "Yudha


"Sudahlah... Yudha kamu juga pulanglah... aku mau istirahat. Kamu Tian... jangan pernah datangi aku lagi... aku tak mau nanti tunangan mu marah padaku... "Alya


"Baiklah Alya... sore nanti aku kembali lagi..... aku pamit dulu.. "Yudha


"Maaf Yudha... hati hati di jalan.. "Alya


"Tak apa... pastikan kamu istirahat dengan baik... "Yudha memandang sinis kearah Tian.


"Mengapa kamu masih disini... Alya mau istirahat... "Yudha berkata sambil keluar dari kamar


"Jangan urus aku.... "Tian


"Kamu mengapa belum pulang juga... "Alya.


"Aku akan menolongmu mengambil pakaian dan memesan makanan dulu... "Tian


Alya pasrah... percuma meminta Tian pergi. Lelaki itu terlalu keras kepala.


*****************


Jangan lupa like... koment dan vote


Terima Kasih...

__ADS_1


__ADS_2