Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)

Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)
Bab 19. Keguguran


__ADS_3

Alya merasa perutnya rasa diaduk aduk. Ia tak bisa menahan sakitnya. Alya segera menuju lantai atas ke kamarnya ingin beristirahat


Semakin lama sakit yang Alya rasa makin terasa. Ia merasa ada yang mengucur di kakinya.


Alya melihat kakinya... tampak darah mengalir begitu banyak. Alya panik. Ia mencoba berjalan kearah pintu untuk minta pertolongan.


"Bi Sum.... tolong... tolong bi"teriak Alya


Bi Sum yang mendengar teriakan Alya bergegas menuju ke lantai atas.


"Astaga non Alya... apa yang terjadi "ucap bi Sum kaget dan cemas melihat darah mengucur deras di kaki Alya.


"Bi....tolong bii....... "ucap Alya dan akhirnya tak sadarkan diri


"Non Alya.... Mang ujang... mang ujang" teriak bi sum.


Mang Ujang datang tergesa mendengar teriakan bi Sum.


"Mang tolong non Alya di bawa ke rumah sakit. Cepat Mang... "bi Sum


"Ada apa ini bi Sum...... "Mang Ujang menggendong Alya dan membawanya masuk ke mobil. Mang Ujang mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi menuju rumah sakit terdekat.


###############


Alya lagi ditangani dokter. Mang Ujang dan bi Sum menunggu di luar ruang IGD.


Cukup lama dokter menangani Alya. Akhirnya setelah cukup lama dokter keluar dari ruang IGD.


"Siapa keluarga pasien Alya.... "tanya dokter


"Saya pelayannya dok. Suaminya lagi diluar kota. Saya sudah coba menghubungi tapi tak bisa"bi Sum


"Kalau begitu... ibu saja yang ikut saya ke ruang kerja. Ada yang akan saya sampaikan"dokter

__ADS_1


"Baik dok... "ucap bi Sum mengikuti dokter tersebut.


"Silakan duduk bu.... "dokter


"Ya dok... terima kasih"bi Sum duduk dihadapan dokter


"Begini bu... apa sebelumnya bu Alya ada mengkomsumsi obat.... "bi Sum


"Ada dok... kalau nggak salah obatnya dari dokter di rumah sakit X"bi Sum


"Bukan obat itu... obat yang bisa menggugurkan kandungan"dokter


"Maksud dokter... saya tak mengerti"bi Sum


"Begini bu.... kami tidak bisa mempertahankan kandungan bu Alya karena darah yang begitu banyak keluar akibat mengkonsumsi suatu obat tertentu"dokter


"Jadi ..non Alya keguguran dok"bi Sum


"Baiklah dok...kalau begitu saya pamit dulu dok.. terima kasih"bi Sum


"Terima kasih kembali bu... "dokter.


###############


Tian datang kerumah sakit dengan tergesa. Ia langsung terbang dengan pesawat begitu mendapat kabar Alya masuk rumah sakit.


"Tuan Tian... kapan sampai"ucap bi Sum begitu melihat Tian masuk keruangan.


"Bagaimana Alya bi.... "Tian


"Non Alya belum sadarkan diri. Karena terlalu banyak mengeluarkan darah. Tapi dokter bilang non Alya udah melewati masa kritis. Tuan Tian... dokter berpesan anda harus menemuinya... "bi Sum.


"Baiklah bi... saya akan ke ruangan dokter dulu"Tian

__ADS_1


Tian mengetuk pintu ruang dokter dan dipersilakan masuk. Tian memperkenalkan dirinya suami bu Alya.


"Duduklah pak.. ada yang harus saya omongkan ama bapak"dokter.


"Apa yang terjadi sama istri saya dok... "Tian


"Maaf sebelumnya.. jika apa yang saya omongkan kurang berkenan... "dokter


"Maksud dokter"Tian


"Istri anda mengalami keguguran. Janin didalam kandungannya tak dapat tertolong"dokter


"Apa saya boleh tahu dok... mengapa istri saya sampai keguguran. Karena kata pelayan dirumah.. istri saya siangnya masih baik baik saja... tapi tiba tiba sore terjadi pendarahan. Padahal istri saya tidak terjatuh"Tian


"Setelah saya periksa istri anda dengan seksama... sepertinya keguguran yang terjadi pada janin yang dikandungnya karena kesengajaan... "dokter


"Saya tak ngerti apa yang dokter bilang, istri saya sengaja menggugurkan kandungannya"Tian


"Sepertinya istri anda mengkonsumsi obat yang dapat menggugurkan kandungan dalam dosis tinggi. Itulah penyebab keguguran nya"dokter


Tian mendengar perkataan dokter tampak sangat marah, ia tak percaya Alya tega menggugurkan buah hati mereka


"Jika kau memang tak menginginkan anak itu, mengapa kau tak membiarkan saja sampai ia lahir. Aku akan menjaganya dengan kasih sayang. Apa segitu bencinya kau padaku, sehingga kau tega membunuh darah dagingku. Padahal itu juga anakmu"bathin Tian


Ia meninggalkan ruangan dokter dengan emosi yang sangat besar.


"Andi... hubungi pengacara kita. Buatkan surat cerai saya. Saya akan menceraikan Alya"Tian menghubungi andi segera.


******************


Jangan lupa like... koment dan vote


Terima Kasih

__ADS_1


__ADS_2