
Pagi pagi Axel sudah sampai diperusahaan daddy nya yang saat ini ia pimpin. Karyawan memberi hormat dan menyapanya.
Axel hanya membalas dengan anggukan tanpa senyum apa lagi suara.
Karyawan wanita yang masih singel pada menggosipkan Axel begitu ia telah masuk ke ruangan nya.
"Pak Bos ganteng banget ya.. andai ia jadi suami aku pasti aku tak perlu makan deh.. dengan memeluk nya setiap hari aja sudah kenyang nih perut"
"Apa hubungannya dipeluk dengan perut kenyang.. apa bisa hanya dipeluk kenyang"ujar salah seorang karyawan lelaki yang mendengar karyawan wanita pada menggosip
"Bisa dong.. karena menikah dengannya aja sudah membuat aku bahagia.. jadi tak perlu makan "
"Matilah jadi nya.... "
"Andai ia mengajaku kencan.. akan aku traktir kalian semua.. "ucap yang lain
"Mungkin jika pak Bos tersenyum padaku.. aku bisa langsung pingsan.. "
"Pada alay bin lebay semua karyawan wanita sekarang, sejak pak Axel jadi pimpinan"ujar seorang lelaki
"Bilang aja Lu sirik.. karena nggak ada yang omongin dan gosipin.. "ujar seorang wanita
"Sudah....sudah... bubar semua. Kerja.. kerja.. apa kalian mau pak Bos marah dan memecat kalian karena kerjanya hanya bergosip saja.. "ujar salah seorang yang menjadi ketua dari divisi disini.
Di dalam ruangannya Axel menghubungi Cindy kekasihnya.
"*Halo sayang.. apa kabar"
"Kabarku baik... "
"Kamu masih marah ya... "
"Bukannya kamu yang marah denganku.. padahal aku membatalkan janji bukan karena aku tak mau pergi denganmu tapi karena aku ada kerjaan.. Kamu sudah janji akan mendukung karier ku.. tapi buktinya"
"Maaf sayang.... aku sudah lama tak pergi berdua denganmu.. aku sangat berharap kemarin kamu bisa menemani aku.... tapi lagi lagi batal karena kamu harus kerja.. aku kan sudah bilang... kamu berhenti saja jadi model.. kita menikah.. aku akan memberikan semua yang kamu inginkan"
"Axel... berapa kali kita harus membahas ini. Aku tak bisa meninggalkan semua ini.. kontrakku masih ada dua tahun lagi.. "
"Berapa aku harus membayar ganti rugi jika kamu membatalkan kontrak kerjamu.. aku akan membayarnya... "
"Axel ini bukan hanya masalah uang.. tapi aku tak bisa meninggalkan karier aku begitu saja. Untuk sampai ke tahap sekarang ini aku harus berjuang mati matian... aku tak mau meninggalkannya begitu saja "
"Kamu lebih memilih karier mu dari pada aku... "
"Bukan begitu Axel... kamu tahu aku sangat mencintaimu.. tapi aku juga sangat menyukai pekerjaan aku saat ini.. "
"Sudahlah Cin.. sepertinya pembahasan ini tak akan pernah selesai... kamu bekerja lah lagi.. aku juga harus meeting, jangan lupa makan"
Axel mematikan sambungan ponselnya. Ia meninju meja kerjanya keras membuat baku tangannya memerah.
"Apa sih susahnya meninggalkan. pekerjaanmu itu. Aku akan memberimu uang sebanyak yang kamu dapat dari kerjamu itu.. "gerutu Axel sendirian.
__ADS_1
Tak berapa lama masuk asisten pribadinya, ponakan dari om Andi asisten pribadi daddy nya.
Saat ini om Andi dipercaya oleh Tian untuk menjalankan salah satu cabang perusahaannya. Ia orang yang sangat Tian andalkan dan dipercayainya.
"Maaf pak.. meeting segera di mulai"ujar Rendi ponakan dari om Andi itu
"Kamu duluan saja Rendi. Nanti aku menyusul... "
"Baik pak... saya permisi"
"Ya.. silakan "
Setelah selesai meeting Axel langsung pulang kerumahnya. Ia meminta Rendi mengurus jika ada yang harus ditanda tangani.
Sampai rumah Axel langsung membuka dasi dan kemeja yang melekat ditubuhnya dan hanya menyisakan celana panjang, ia langsung tidur. Kebiasaan Axel sama Tian jika tidur tidak memakai atasan.
Alexa masuk ke kamar Axel ingin meminjam laptop Axel. Karena laptopnya tertinggal di butik.
Begitu masuk kamar,Alexa kaget karena Axel sudah pulang.
"Lu ngagetin gue... gue kira hantu kesiangan."
"Mana ada hantu seganteng gue.. "
"Kok Lu sudah pulang.. Lu malas ya kerja.. ntar gue bilang daddy"
"Bilang saja.. biar gue diganti. Gue bersyukur tak jadi pemimpin. Lu pikir senang apa menjalankan perusahaan daddy yang sudah ternama dan gue harus mempertahankan itu."
"Mengapa Lu tak menolaknya"
"Lu lagi putus cinta ya.. "
"Memangnya kenapa Lu tanya itu.. "
"Habis dari tadi Lu kelihatan sensitif banget kayak yang lagi dapat"
"Banyak bacot Lu.. Lu mau apa.. "
"Gue ini cece Lu... ngomongnya nggak ada sopannya"
"Cece cuma beda berapa menit... "
"Tapi bagaimanapun gue ini cece Lu"ucap Alexa sambil menjitak kepala Axel
"Mau apa Lu masuk kamar gue... "
"Gue mau pinjam laptop Lu"
"Nggak boleh.. Lu kan ada laptop"
"Laptop gue tinggal di butik.. "Alexa langsung menuju meja kerja Axel yang ada didalam kamarnya.
__ADS_1
Alexa duduk dikursinya dan langsung membuka laptop Axel. Ia tahu password Axel selalu menggunakan tanggal lahir mommy nya. Ia terlalu mencintai mommy.. itu yang selalu Axel bilang, kalau ditanya mengapa semua barang barang yang digunakan menggunakan pasword yang sama.
"Foto siapa ini... Lu sudah punya pacar.. Lu bisa juga ya foto foto mesra. Gue kira Lu itu dingin seperti es, tak bisa mencintai dan dicintai.. "
"Awas Lu.. jangan otak atik laptop gue... "ucap Axel langsung bangun dan mematikan laptopnya.
"Gue bilang daddy sama mommy kalau Lu banyak foto mesumnya .."
"Foto mesum apa.. Lu jangan ngarang ya"
"Itu foto di apartemen sambil cium pipi dan foto dikolam renang.. lagi mandi peluk peluk.. dimana lu foto tuh.. jangan bilang itu waktu lu libur ke Singapura"
"Diam deh Lu.. "
"Gila Lu ya.. diam diam menghanyutkan.. buaya juga Lu. Sok dingin.. ternyata mainnya sudah jauh..."
"Gue ini sudah dewasa.. apa salahnya punya pacar"
"Nggak ada salahnya.. "
"Lalu... "
"Ya... gue cuma mau bilang sama daddy aja, kalau ia akan punya menantu"
"Terserah Lu..."
"Pantas Lu sering marah marah dengan Bunga.. tapi menurut gue cantik Bunga deh dari pada pacar lu"
"Biarin... yang penting gue cinta. Lu aja yang bilang ia tak cantik. Bagaimanapun ia seorang model dan sekarang ia lagi meniti karier menjadi model internasional "
"Gue kurang jelas... boleh gue lihat lagi. Memang nya siapa sih namanya.. kalau memang ia model terkenal pasti gue kenal lah. Gue juga kan banyak kenal model.. "
"Cindy Clarissa.. kenal lu"
"Serius Lu.. jadi pacar Lu.. Cindy.. model yang lagi naik daun itu.. "
"Ya.. "
"Tapi ia sombong... gue kurang suka"
"Itu karena Lu tak mengenalnya"
"Kalau gitu lu kenalin deh dengan gue... "
"Nggak mau, nanti Lu kerjain"
"Takut banget sih gue ngerjain pacat lu... mommy.. daddy... Axel sudah punya pacar.. banyak foto mesumnya"teriak Alexa sambil berlari keluar dari kamar Axel
"Alexa... awas Lu ya... "teriak Axel dari dalam kamar.
"Alexa.. awas kalau Lu bicara yang macam macam dengan mommy apa lagi daddy... "
__ADS_1
*********************
Terima kasih